Showing posts with label Kriminal. Show all posts
Showing posts with label Kriminal. Show all posts

Satresnarkoba Polres Batang Bekuk Pengedar Shabu Jaringan Pantura Batang

August 22, 2017 Add Comment
Pekalongan News
TAS alias Simbah (37) warga  Kelurahan Mayangan Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan seorang pengedar  shabu, Simbah ditangkap di jalan raya Warungasem- Wonotunggal  masuk Desa Masin Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang.
Kabupaten Batang
Satresnarkoba Polres Batang Polda Jawa Tengah berhasil membekuk seorang pengedar  shabu yang termasuk jaringan di wilayah pantura Batang.

Pelaku tersebut berinisial TAS alias Simbah (37) warga  Kelurahan Mayangan Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Simbah ditangkap di jalan raya Warungasem- Wonotunggal  masuk Desa Masin Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kasatresnarkoba Polres Batang AKP Hartono, mengatakan,
"Pelaku kami tangkap dini hari pada awal bulan agustus lalu. Dari tangan pelaku petugas menyita I paket shabu," ungkap Kasatresnarkoba AKP Hartono pada Selasa (22/8/17) siang. 
Kasatresnarkoba AKP Hartono menuturkan, awalnya Tim Satresnarkoba Polres Batang mendapat informasi adanya transaksi peredaran shabu di wilayah Kecamatan Warungasem. Dari hasil penyelidikan mencurigai seseorang di jalan raya tersebut.
"Pada saat digledah, kami temukan paket shabu siap edar yang disimpan di dalam saku celana pelaku," jelas AKP Hartono.
Selain mengamankan tersangka dan menyita 1 (satu) paket shabu juga mengamankan 1(satu) lembar kertas grenjeng rokok, 1(satu) bekas bungkus rokok djarum super, 1(satu) buah hp merk samsung warna hitam, 1(satu) bungkus korek kayu bergambar kucing.
"Akibat perbuatan tersebut, pelaku bisa dijerat dengan pasal 114 ayat(1) subsider pasal 112 ayat(1) UU RI No.35 th.2009 tentang Narkotika," tandas Kasatresnarkoba Polres Batang AKP Hartono.
Setelah diinterogasi, TAS (37) mengakui perbuatanya dan barang shabu itu adalah pesanan seseorang," akunya.

Hingga saat ini petugas tengah mengembangkan kasus ini untuk memburu bandar shabu.

Pelaku Pembuat Dan Pengedar Uang Palsu Berhasil Ditangkap Polsek Tulis

August 04, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Pelaku SB,39 seorang pelaku pembuat dan pengedar uang palsu dengan barang bukti menyerupai uang asli 
Kabupaten Batang
Polsek Tulis Polres Batang berhasil mengungkap peredaran uang palsu setelah berhasil menangkap seorang pelaku pembuat dan pengedar uang palsu dengan barang bukti menyerupai uang asli senilai Rp 50.000 yang dengan sengaja membelanjakan uang kertas palsu pecahan Rp.50 ribu di sejumlah warung  di wilayah Tulis Batang.
“Sejak 2 bulan lalu uang palsu senilai Rp.5 juta  telah digunakan pelaku dan  81 lembar foto copy menyerupai uang asli pecahan Rp. 50 ribu belum digunakan dan dipotong potong,” kata Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kapolsek Tulis AKP  I Wayan Sono didampingi Kanit Reskrim Ipda Sugiyana pada Jum'at (4/8/17).
Pelaku ditangkap pada Rabu (2/8/17) malam didaerah tulis , pelaku berinisial SB,39, asal Kel. Pulau Kelapa, Kec. Kepulauan Seribu Utara, DKI, Jakarta.

Lebih lanjut Kapolsek Tulis AKP I Wayan Sono menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga, bahwa pada Rabu 2 Agustus 2017 dalam kurun waktu sekitar pukul 18.30 WIB di warung  Suparno yang terletak di desa Wringingintung Kec. Tulis, Kab. Batang, tersangka telah membeli barang berupa 1 ( satu ) bungkus rokok dengan menggunakan selembar uang pecahan palsu lima puluh ribuan.

Kemudian sekitar pukul 18.45 WIB di warung milik Kastumi  yang terletak di desa Wringingintung Kec. Tulis Kab. Batang, tersangka telah membeli sebotol minuman kratingdaeng dengan menggunakan selembar uang tunai pecahan palsu lima puluh ribuan.

Setelah itu, sekitar pukul 19.00 WIB di warung milik korban Wiji yang terletak di Desa Botolambat Kec. Kandeman, Kab. Batang, tersangka telah membeli barang berupa sebungkus rokok dengan menggunakan selembar uang pecahan lima puluh ribuan  palsu.
Suparno yang menyadari bahwa uang yang digunakan untuk membeli  satu bungkus rokok di warungnya adalah palsu, lalu ia membuntuti pelaku.
"Dan pada saat pelaku berada di warung Wiji, Ia berteriak uang itu palsu. Seketika itu pelaku yang mendengar  teriakan tersebut langsung kabur masuk kedalam kebun tanaman tebu milik warga dan meninggalkan sepeda motornya,” beber Kapolsek.
Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung melakukan pengepungan dan tidak berapa lama pelaku keluar.

Menurut pengakuan pelaku,” ia telah menggunakan uang palsu dan membelanjakanya  di sejumlah warung sejak 2 bulan lalu dan uang palsu tersebut ia buat sendiri di rumahnya dengan cara manual foto copy,” aku SB.
Setelah mendengar pengakuan tersangka, penyidik menggeledah rumah istri sirinya di daerah Bandar.

Dari tangan pelaku dan di rumah tersebut, polisi menyita uang asli dari pengembalian membelanjakan uang palsu senilai dua ratus sembilan puluh delapan ribu rupiah (Rp 298.000,-). 81 lembar  foto copy uang menyerupai uang asli  Rp. 50 ribu belum dipotong , printer merk canon, kertas HVS , tinta dan 1 lembar uang asli Rp. 50 ribu sebagai master pencetak dan satu unit motor Mio sementara 3 lembar uang palsu pecahan lima puluh ribuan.(Rp 50.000,-) diamankan dari 3 pemilik warung sebagai barang bukti.
“Akibat perbuatan pelaku akan dijerat dengan pasal 244, 245 KUHPidana dan UU RI No 7 tahun 2011 tentang mata uang,” tandas AKP I Wayan Sono.
Saat ini petugas masih melakukan pendalaman untuk pengembangan kasus ini.

Polsek Batang Kota Berhasil Menangkap Bandar Judi Kopyok

July 26, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Was alias Cikre (29) berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Batang Kota Polres BatangFoto Dok Humas Polres Batang
Kabupaten Batang 
Warga Desa Denasri Wetan Kabupaten Batang berinisial Was alias Cikre (29) berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Batang Kota Polres Batang. Pasalnya Cikre tertangkap tangan memainkan judi dadu saat dilakukan penggrebekan di Dukuh Kebanyon Kelurahan Kasepuhan Batang, Senin (24/7/17) sekitar pukul 01.00 WIB.

Dalam penggrebekan ini, Unit Reskrim Polsek Batang Kota berhasil mengamankan satu orang diduga bandar dadu beserta barang bukti untuk dibawa ke Mapolres Batang.
“Pelaku tertangkap tangan saat bermain judi dadu dan saat ini sudah kami periksa,” kata Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono melalui Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto, pada Rabu (26/7/17).
Kapolsek Batang Kota Polres Batang AKP Bambang Sugiyanto menjelaskan, penggerebekan ini berawal, sebelumnya petugas  mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya  perjudian dadu di Dukuh. Kebanyon Kel. Kasepuhan Batang.
“Lalu kami lakukan penyelidikan, setelah dirasa benar, saya bersama Unit Reskrim beserta anggota mendatangi lokasi dan langsung melakukan penggrebekan,” jelas Bambang.
Setibanya di lokasi, beberapa orang di kebun/pekarangan kosong tengah asyik mengadu nasib dengan dadu. Mereka yang mengetahui kedatangan petugas sontak lari kocar kacir.
Beruntung polisi berhasil menangkap seseorang diduga pelaku.
"Dari penggerebekan ini berhasil kita amankan, Was alias Cikre sebagai bandar dadu, sementara temanya melarikan diri," paparnya
Selain menangkap  pelaku  juga mengamankan barang bukti berupa 3 ( tiga ) buah mata dadu warna hitam berbentuk kubus 2 ( dua ) buah tempurung kelapa warna hitam dan merah berikut tatakan yang terbuat dari kayu berbentuk lingkaran warna hijau dan hitam, 1 ( satu ) buah bekas exbanner karpet ukuran 1x1 m, 4 ( empat ) buah lilin berikut tatakannya yang terbuat dari pecahan genting
Uang tunai Rp. 927.000,00, 1 ( satu ) buah dingklik, 3 ( tiga ) pack lilin.
"Pelaku akan kita persangkakan Pasal 303 KUHP tentang Perjudian," tandas Kapolsek Batang AKP Bambang Sugiyanto.
Saat ini petugas tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri.

AP alias Pendek Diringkus Satresnarkoba Polres Batang Karena Mengedarkan Ratusan Pil Koplo

July 25, 2017 Add Comment
Polres Batang
AP alias Pendek (29) warga Dukuh Perod Desa Sempu Kecamatan Limpung Kabupaten Batang terpaksa digelandang Polisi. Pasalnya AP alias Pendek ditangkap tim Satresnarkoba Polres Batang ketika mengedarkan Pil Koplo.
Kabupaten Batang

AP alias Pendek (29) warga Dukuh Perod Desa Sempu Kecamatan Limpung Kabupaten Batang terpaksa digelandang Polisi. Pasalnya AP alias Pendek ditangkap tim Satresnarkoba Polres Batang ketika mengedarkan Pil Koplo.

Diduga pelaku ditangkap diarea parkir sepeda motor masuk Dukuh/Desa Sempu Kecamatan Limpung Kabupaten Batang,  Senin (17/7/17) sekitar pukul 15.30 WIB.
“Pelaku sudah kami amankan dan lakukan pemeriksaan,” kata Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kastresnarkoba AKP Hartono, pada Selasa (25/7/17).
AKP Hartono, menjelaskan bahwa awalnya tim opsnal Satresnarkoba mendapat informasi adanya peredaran obat atau pil dekstro dan trihex yang meresahkan masyarakat. Mendapat informasi tersebut, lalu kami lakukan penyelidikan dan pada saat di lokasi mencurigai gerak gerik pelaku.
“Tim menemukan beberapa paket pil siap jual yang dibawa oleh tersangka,” papar Hartono.
Dari tangan tersangka berhasil mengamankan ratusan butir “Pil Koplo”.  
Barang bukti yang diamankan berupa  67(enam puluh tujuh) paket @ 9(sembilan) butir total 603(enam ratus tiga) butir pil warna kuning dekstro, 49(empat puluh sembilan) paket @4(empat)butir total 196(seratus sembilan puluh enam) butir pil warna putih/ trihexyphenidil, 1(satu) buah hp merk samsung warna putih, 1(satu) buah hp merk Oppo warna putih, Uang tunai Rp.200.000,-(dua ratus lima ribu rupiah) dan 1(satu) buah tas cangklong warna loreng.
“Akibat perbuatan tersangka akan dijerat dengan pasal 196 subsider 197 UU RI No.36 th.2009 tentang Kesehatan,” tandas AKP Hartono.
Sementara itu, saat ini petugas tengah mengembangkan kasus ini.

Satreskrim Polres Batang Berhasil Membekuk 3 Pelaku Judi Tiongpi

July 25, 2017 Add Comment
Satreskrim Polres Batang berhasil menggrebek perjudian Tiongpi di Dukuh Sidomulyo Desa Klidang wetan Kabupaten Batang,  Jum'at (21/7/17) sekitar pukul  14.00 WIB.

Dalam peggrebekan ini, Tim Opsnal Sat Reskrim mengamankan tiga pelaku beserta barang bukti untuk dibawa ke Mapolres Batang.

“Ketiga pelaku tertangkap tangan saat bermain judi Tiongpi dan saat ini sudah kami periksa,” kata Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kasat Reskrim AKP Suhadi, pada Selasa (25/7/17).
Kasat Reskrim Polres Batang, AKP Suhadi menjelaskan, penggerebekan ini berawal ketika mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya  perjudian jenis Tiongpi di wilayah Desa  Kllidang Wetan Batang.

“Lalu kami lakukan penyelidikan, setelah dirasa benar, KBO Reskrim beserta anggota mendatangi lokasi dan langsung melakukan penggrebekan,” jelas Suhadi.
Setibanya di lokasi, tiga orang di teras rumah salahsatu warga tersebut tertangkap tangan tengah asyik mengadu nasib dengan kartu remi.
"Dari penggerebekan ini berhasil kita amankan, Kas (47), Sar (47) dan Sla (40) ketiganya warga Dukuh Dampyak Desa Depok Batang" paparnya.
Selain menangkap  pelaku  juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp. 480.000,-, 3 (tiga) set kartu remi dan 1 (satu) buah kursi kecil atau dingklik (jawa-red).
"Mereka akan kita persangkakan Pasal 303 KUHP tentang Perjudian," tandas Kasat Reskrim AKP Suhadi.

Supir Truk Yang Menewaskan Satu Keluarga, Diamankan Personel Satlantas Polres Batang Dari Tempat Pelariannya Di Lampung.

July 21, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Sopir truk  MS (48 ) yang melarikan diri berhasil diamankan personel Satlantas Polres Batang dari tempat pelariannya di Lampung.
Kabupaten Batang
Akhirnya, Sopir truk Tronton Mitsubisi dengan Nopol BE-9925-CM yang melarikan diri berhasil diamankan personel Satlantas Polres Batang dari tempat pelariannya di Lampung.

Sopir MS (48 ) saat dimintai keterangan di ruang Kasatlantas berkata, dirinya lari karena merasa bingung dan takut atas kejadian itu,  sehingga memutuskan kabur, ke arah barat atau kembali ke rumahnya di Lampung.
“Setelah kejadian saya langsung lari, mencari tumpangan truk. Kebetulan orang Lampung juga, tapi tidak kenal sebelumnya, akhirnya sampai ke rumah orangtua angkat di Natar,” jelasnya Kamis sore, (20/7).
Dirinya mengakui bahwa kendaraannya tidak berfungsi maksimal, karena rem blong. Ketika menjelang di tikungan Plelen, truknya beberapa kali menghantam kendaraan lain, dan terakhir menimpa sekeluarga anggota polisi Polres Batang tersebut.
“Rem saya blong, truk hilang kendali saat jalan lebar, banyak kendaraan seperti bus dan kendaraan lain yang sempat kena srempet, namun kendaraan kecil terakhir yang kena, karena truk saya semakin oleng sehingga jatuh,” tukasnya.
Lanjutnya, terakhir dirinya baru istirahat di daerah Pemalang, dilihat secara fisik dirinya masih merasa bugar dan dari tempat kejadian hitunganya tidak terlalu jauh, karena sudah istirahat.

Selanjutnya, MS juga mengakui bahwa beban muatannya melebih KIR truk, jika seharusnya hanya maksimal 26 ton, namun tepung sagu yang rencananya akan dikirim dari Lampung ke Pati, berat total 36  ton, atau kelebihan beban 12 ton.
Atas kejadian tersebut, MS, juga turut menyesal, dan juga minta maaf kepada keluarga korban, karena merenggut nyawanya.

Kasatlantas Polres Batang AKP M. Adiel Aristo,S.I.K., mengatakan, bahwa dirinya sangat bersyukur bisa segera mengamankan sang sopir. Hingga tepat sepekan, ditemukan di persembunyiannya.
“Kami bersyukur, akhirnya bisa mengamankan sang sopir, sehingga bisa lebih mudah dalam menuntaskan kasus kecelakaan yang terjadi sepekan kemarin di Plelen Gringsing Batang,” ujar Kasatlantas Polres Batang AKP M Adiel Aristo, Kamis sore (20/7).
Dijelaskan Aristo, sopir sebenarnya bisa ditemukan tepat sepekan kejadian tersebut, atau hari Selasa siang, namun baru Rabu malam bisa dibawah ke Batang untuk dimintai keterangan. Sopir diamankan, setelah dengan sengaja menelpon istrinya, dan keluarga lapor kepada Satlantas.

Setelah dapat nomor telepon sopir, dan dilacak, diketahui berada di daerah Metro. Dengan berkordinasi Polres Batang dengan Polres Lampung Selatan dan Polsek Natar,  MS akhirnya bisa diamankan di Mapolsek setempat. Dan anggota Satlantas langsung menuju ke Lampung, untuk segera mengamankan dan di bawa ke Batang.

Dua Penjudi Togel Berhasil Diringkus Satreskrim Polres Batang

July 06, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Satreskrim Polres Batang  berhasil meringkus dua pelaku judi Togel (Toto Gelap) jenis Hongkong yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah Gringsing
Kabupaten Batang
Satreskrim Polres Batang  berhasil meringkus dua pelaku judi Togel (Toto Gelap) jenis Hongkong yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah Gringsing. Kedua pelaku tertangkap tangan ketika sedang melayani pelanggan, Selasa (4/7/17) sekitar Pukul 20.30 WIB.

Pelaku bernama BS ( 29 ) warga Dukuh Jendogo Desa Krengseng Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang dan M (58) warga Dukuh Rejosari Desa Lebo Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang.
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kasat Reskrim AKP Suhadi , mengatakan bahwa pihak Kepolisian telah menangkap diduga dua pelaku judi togel.
"Kedua pelaku sudah Kami amankan dan mintai keterangan," kata Kasat Reskrim pada Kamis (6/7/17) sore.
Penangkapan  itu setelah ada laporan warga  yang merasa resah karena adanya penjualan togel di wilayah tersebut. Mendengar informasi itu, petugas lalu melakukan penyelidikan.
"Kita lakukan penggrebekan, alhasil, berhasil menangkap BS (29)," jelas AKP Suhadi.
Dari keterangan BS (29), bahwa hasil penjualan judi togel hongkong disetorkan kepada M (58). Tanpa menunda waktu selanjutnya petugas menangkap M saat berada dirumahnya.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa uang tunai Rp.922.000 (sembilan ratus dua puluh dua ribu rupiah), dua lembar kertas rekap penjualan togel, dua lembar kertas ramalan togel dan dua buah bolpoin merk pilot warna hitam.
"Akibat perbuatanya, pelaku akan dijerat dengan pasal 303 KUHPidana," tandas Kasat Reskrim.

Satresnarkoba Polres Batang Bekuk 5 Pengedar Sabhu Dan Ganja

July 02, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Satresnarkoba Polres Batang berhasil membekuk 5 tersangka pengedar narkoba golongan satu jenis sabhu dan ganja yang termasuk jaringan di wilayah pantura Batang.
Kabupaten Batang 
Satresnarkoba Polres Batang berhasil membekuk 5 tersangka pengedar narkoba golongan satu jenis sabhu dan ganja yang termasuk jaringan di wilayah pantura Batang.

Kelima tersangka tersebut  bernama AA Alias Gombloh  (23) warga Kel.Medono Pekalongan , TF alias Tole (26) Kel.Medono Pekalongan , MF alias Uzan (21) Kel.Medono Pekalongan ,RS (37) alias Kuping Kel.Kergon, MM (29) alias Thado asal Tegaldowo Kec.Tirto. Kab.Pekalongan. Kelima tersangka dibekuk ditempat dan jam yang berbeda.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kasat Resnarkoba AKP Hartono mengatakan,
“tersangka kami tangkap pada awal bulan Juni lalu. Dari tangan tersangka kami berhasil mengamankan 31 paket ganja dan 1 paket sabhu,” ungkap Kasat Resnarkoba AKP Hartono pada Minggu (2/7/17).
Kasat Resnarkoba AKP Hartono menuturkan, kronologi kejadiannya, Satresnarkoba mendapat informasi akan ada transaksi shabu di warung sebelah barat salah satu cafe di pantura  Batang, kemudian tim Satresnarkoba melakukan penggebrekan.
"Awalnya petugas menangkap AA Alias Gombloh  (23) selanjutnya dikembangkan dan ia mengakui bahwa shabu tersebut berasal dari Tole dan Uzan, dia membeli seharga Rp 400.000(empat ratus ribu rp) dan sebelumnya bertiga menggunakan shabu tersebut di wilayah Pekalongan," beber AKP Hartono.
Lanjut Hartono, lalu kita lakukan pengembangan lagi sekitar pukul 05.00 WIB berhasil mengamankan RS alias Kuping beserta ganja yang di simpan dibelakang pintu rumahnya dan sesuai pengakuanya ganja di peroleh dari MM dengan membeli seharga Rp 2.700.00 (dua juta tujuh ratus ribu rupiah).
Selain sabhu dan ganja, polisi juga mengamankan barang bukti lain, seperti beberapa handphone, sedotan alat hisap, plastik klip dan gunting.
"Akibat perbuatan tersebut, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider 112 ayat (1) subsider pasal 127 dan pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 th 2009 tentang Narkotika," tandas AKP Hartono.
Kami masih lakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku lain.

Polsek Gringsing Berhasil Temukan HP Di Dalam Bus

June 30, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Jajaran Polsek Gringsing Polres Batang dengan Respon cepat berhasil menemukan  handphone  yang diduga disembunyikan pengutil di dalam bus pahala kencana
Kabupaten Batang
Jajaran Polsek Gringsing Polres Batang dengan Respon cepat berhasil menemukan handphone yang diduga disembunyikan pengutil di dalam bus pahala kencana No Pol B 7832 IZ, kemarin malam (29/06/2017).

Korban kemudian menyampaikan kepada sopir bis bahwa telah kehilangan hpnya setelah bangun tidur, kemudian sang sopir memasukan bus di halaman Mapolsek Gringsing dan melaporkan kejadian tersebut pada petugas piket.

Kapolsek Gringsing Polres Batang AKP Sugiyanto mengatakan, kejadian berawal bus pahala kencana dari tangerang dengan tujuan ke Malang, namun setelah sampai di rumah makan Sendangwungu, Bambang S Warga Mekarsari Tangerang merasa kehilangan handphonenya setelah bangun tidur.

"Ya, kami telah mendapati laporan dari sopir bus Pahala Kencana bahwa ada salah satu penumpang bus kehilangan hpnya, Penumpang kita turunkan lalu kami geledah dalam bus tersebut," kata Kapolsek Gringsing Polres Batang AKP Sugiyanto.

Handphone samsung grand 2 berhasil kita diketemukan,  ternyata oleh pelaku ditaruh di dalam  bantal tempat duduk dekat kamar mandi  jelas Kapolsek Gringsing.
“Kami mengimbau agar para penumpang berhati hati dalam menaruh barang bawaan dan tetap waspada," imbuh AKP Sugiyanto.

Sungguh Terlalu Ibu Mana Yang Tega, Membuang Bayinya Didepan Pintu Paud

June 24, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Bayi perempuan ditemukan warga didepan  pintu PAUD Al Hidayah desa Kalibalik Banyuputih, Kabupaten  Batang
Kabupaten Batang  
Sesosok  bayi perempuan ditemukan warga didepan  pintu PAUD Al Hidayah desa Kalibalik Banyuputih, Kabupaten  Batang, Sabtu (24/6/17) sekitar pukul 02.45 WIB.

Sungguh tega perbuatan orangtua yang telah membuang bayinya di  pintu PAUD Al Hidayah desa Kalibalik Banyuputih, Kabupaten  Batang.

Penemuan bayi ini berawal saat seorang warga bernama Firmansyah (24) petugas parkir Masjid Baiturrohim desa Kalibalik, dini hari tadi sedang berada di masjid yang tidak jauh dari lokasi pembuangan bayi.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono  melalui Kapolsek Limpung Polres Batang AKP Raharja menjelaskan, bayi perempuan diperkirakan berumur 2 bulan, memiliki panjang badan 56 cm, BB : 4,8 kg, lingkar dada : 36 cm, lingkar kepala 36 cm di temukan di didepan pintu PAUD Al Hidayah desa Kalibalik / Banyuputih, Kabupaten  Batang. Ketika ditemuka memakai baju dan celana  panjang warna putih kombinasi orange. Anting - anting dari benang, kaos kaki warna pink, celana dalam warna kuning.
"Saat ini petugas masih menyelidiki siapa yang diduga membuang bayi tersebut," jelas Kapolsek Limpung AKP Raharja pada Sabtu (24/6) siang.
Saat itu saksi  melihat ada seorang perempuan Sewaktu Firmansyah jaga parkir dihalaman masjid Baiturrohim desa Kalibalik melihat ada seorang perempuan, umur sekira 25 tahun, memakai kaos warna hijau, celana jean, duduk - duduk di bangku halaman masjid sambil menggendong bayi,  selanjutnya orang tersebut berjalan ke komplek SDN 01 Kalibalik, namun sekitar 15 menit berikutnya pemudik yang sedang istirahat dimasjid Baiturrahim desa Kalibalik mendengar tangisan bayi dari komplek SDN 01 Kalibalik.
"Karena merasa curiga, lalu saksi melakukan pengecekan kearah tangisan bayi, ternyata didepan pintu PAUD Al Hidayah  komplek SDN 01 Kalibalik ditemukan seorang bayi perempuan itu," beber Kapolsek.
Selanjutnya bayi tersebut oleh saksi  dibawa kerumah Muntiari (56) warga setempat.
"Kondisi bayi ini cukup sehat. Namun demikian, untuk memastikan kesehatan, bayi  malang itu dibawa ke Puskesmas Banyuputih," tukasnya.
Kapolsek menyatakan, untuk mendapatkan perawatan yang intensif, sementara bayi dirawat di RSUD Limpung Batang dalam kondisi sehat dan normal sembari menunggu penyelidikan lebih lanjut.

Tuntun Beat Warna Hitam Opong Dihajar Warga

June 19, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Har (27) alias ompong pelaku pencurian kendaraan bermotor milik Imaroh Warga yang melihat perisitiwa itu kemudian menghajar pelaku hingga babak belur. Untung dalam waktu yang tidak lama, petugas kepolisian datang dan mengamankan pelaku untuk dibawa ke mapolres Batang
Kabupaten Batang

Nasib sial dialami Har (27) alias ompong pelaku pencurian kendaraan bermotor milik Imaroh yang beralamat di Dracik Kuncen Proyonanggan Selatan Kabupaten Batang.

Saat melakukan aksinya Har (27) di ketahui oleh kakak korban Suparjo (29), yang kemudian segera keluar rumah dan menghampiri pelaku yang sedang duduk diatas Sepeda motor Beat Warna Hitam 

Saksi korban mengatakan dirinya melihat dua pelaku berkendaraan sepeda motor berhenti depan rumahnya, kemudian, salah satu pelaku curanmor, Har(27) turun dari sepeda motor dengan perilaku yang mencurigakan. 
"Saat itu, pelaku menoleh ke kanan dan ke kiri melihat kondisi lingkungan. Saya yang sudah menaruh curiga terhadap dua pelaku terus mengawasi gerak-gerik mereka yang diketahui kemudian menuntun sepeda motor Beat Warna Hitam milik adiknya untuk dibawa pergi,"ujar Korban. 
Suparjo mengatakan setelah melihat kejadian itu, dirinya berteriak 'maling' yang kemudian didengar oleh warga.
"Warga yang melihat perisitiwa itu kemudian menghajar pelaku hingga babak belur. Untung dalam waktu yang tidak lama, petugas kepolisian datang dan mengamankan pelaku untuk dibawa ke mapolres," katanya. 
Menurut Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono melalui Kasatreskim Polres Batang AKP Suhadi mengatakan bahwa saat ini kedua pelaku sudah diamankan oleh polisi untuk dimintai keterangannya. 

"Ya, pelaku sempat dihajar massa sebelum polisi datang. Selain mengamankan mengamankan 2 (dua) orang pelaku yang diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor Honda Beat warna Hitam Nomor Polisi G-6860BV milik Imaroh alamat Dracik Kuncen Kecamtan Proyonanggan Selatan, saat ini kasusnya ditangani oleh Satreskrim Polres Batang" , Kata AKP Suhadi Kasatreskrim Polres Batang.
Pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP dan saat sekarang masih menjalani pemeriksaan intensi di Unit 1 Sat Reskrim Polres Batang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Tersangka Har mengakui dirinya sebelum melakukan aksinya didahului dengan minum-minuman keras jenis Ciu yang dicampur obat batuk Komik
"Semula saya tidak ada niat untuk mencuri. Akan tetapi, saat melintas jalan raya Proyonanggan saya melihat sepeda montor lalu saya turun dan bermaksud mengambil sepeda motor itu," Ucap Pelaku.



Reskrim Polsek Tersono Tangkap Pencuri Motor Vario

June 16, 2017 Add Comment
Pekalongan News
AS (28)  terpaksa di gelandang polisi. Pasalnya dia diduga telah melakukan pencurian sepeda motor Honda Vario Nopol G 6530 DV milik Khaliri warga Dukuh Limbangan Desa Rejosari Barat Kecamatan Tersono Kabupaten Batang 
Kabupaten Batang 
AS (28) asal Dukuh Sidoagung, Desa  Adinuso Kecamatan Reban Kabupaten Batang terpaksa di gelandang polisi. Pasalnya dia diduga telah melakukan pencurian sepeda motor Honda Vario Nopol G 6530 DV milik Khaliri warga Dukuh Limbangan Desa Rejosari Barat Kecamatan Tersono Kabupaten Batang yang di parkir  diteras rumah, AS (28) ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Tersono Polres Batang  pada Jumat (9/6/17).

Kapolsek Tersono AKP Waluyo Hadi Purnomo mengatakan, bahwa Unit Reskrim Polsek Tersono Polres Batang berhasil mengungkap tindak pidana pencurian berupa satu unit sepeda motor. 
“Pelaku sudah kami amankan dan periksa,” ujar Kapolsek Tersono AKP WH. Purnomo, Kamis (15/6).
Kapolsek menuturkan, aksi pencurian berawal pada Jum'at 2 Juni 2017 sekitar pukul 18.00 WIB pelaku mencuri sepeda motor milik korban yang saat itu diparkir di teras rumah. Selanjutnya di bawa kabur ke arah selatan ( Ds. Sendang ). Ternyata pelaku yang merupakan tetangga korban, sebelumnya pelaku mengambil terlebih dahulu kunci kontak sepeda motor itu beberapa hari sebelum dicurinya. Namun apes, sesampainya di Dukuh Kebanggan Desa Sendang pelaku terjatuh dari sepeda  motor itu, lalu sepeda motor ditinggal begitu saja. Setelah itu korban dibantu warga melakukan pencarian dan hanya menemukan motornya saja. Selanjutnya perkara tersebut dilaporkan ke Polsek Tersono.
“Kami lakukan penyelidikan dan bukti bukti yang dikumpulkan mengarah ke pelaku, kemudian kami lakukan penangkapan,” jelas Kapolsek.
Selain menangkap pelaku juga mengamankan barang bukti  1 ( satu ) unit sepeda motor Honda Vario nopol : G 6530 DV warna hitam berikut kunci kontak.
“Akibat perbuatan tersebut, pelaku  akan dijerat dengan pasal 362 KUHPidana,” tandas AKP WH. Purnomo.

Reskrim Polsek Bandar Berhasil Bekuk dua Pemuda Tipu Dan Gadai Mobil Rental

June 14, 2017 Add Comment
Batang
Dua dari tiga pelaku penipuan dan penggelapan berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Batang Polres Batang .

kedua pelaku yakni MH (26) warga  Dukuh Kebanyon Kelurahan Kasepuhan, Batang dan  P alias Ipung (35) warga Desa Cepagan, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Keduanya ditangkap di daerah Subah, Jum’at (9/6).
“Dua pelaku penipuan dan penggelapan sudah kami amankan dan lakukan pemeriksaan,” jelas Kapolsek Batang AKP Bambang Sugiyanto pada Selasa (`13/6).
Kapolsek Batang menuturkan, aksi penggelapan mobil rental berawal pada Kamis, 1 Juni 2017 pukul 16.30 Wib,  MH datang kerumàh Nurul Akhyar dengan maksud meminjàm Mobil Grand Max No.Pol. G-8904-HC miliknya itu untuk dibawa ke Kuningan Jawa barat , selama 4 hari dengan sewa perhari sebesàr Rp. 250.000,-. 

Namun setelah Grand Max sudah  dikuasai oleh MH, lalu menghubungi P alias Ipung bersama temannya (Belum tertangkap). Mobil itu malah digadaikan kepada seseorang di Subàh Batang sebesàr Rp. 25 juta , dimana uang hasil gadai Grand Max  tersebut dibagi bertiga, MH sebesar Rp. 5 juta  dan P alias Ipung sebesar Rp. 3 juta  dàn sebesar Rp. 17 juta dibawa temanya (DPO).

Karena sudah lebih dari 4 hari mobil tersebut belum dikembalikan akhirnya Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batang.
Selain menangkap pelaku juga mengamankan barang bukti berupa Mobil Grand max G-8904-HC, kunci, STNK dan BPKB.
“Pelaku akan kami jerat dengan pasal 378 dan 372 KUHPidana,” tandas AKP Sugiyanto.
Saat ini petugas tengah mengembangkan kasus ini dan lakukan pengejaran terhadap DPO.

Polsek Bawang Bersama Warga Mengamankan Seorang Pemuda, Tertangkap Tangan Mencuri

June 14, 2017 Add Comment
Pekalongan News
AM (19) warga Desa Rejosari Timur Kecamatan Tersono Kabupaten Batang.perbuatanya ketahuan warga Pasalnya pemuda ini diduga telah melakukan pencurian dalam warung.
Kabupaten Batang
Nasib sial dialami AM (19) warga Desa Rejosari Timur Kecamatan Tersono Kabupaten Batang. Pasalnya pemuda ini diduga telah melakukan pencurian dalam warung dan perbuatanya ketahuan warga. Tak pelak, pelaku babak belur dihajar warga. Beruntung Polisi segera datang mengamankan pelaku.

Kapolsek Bawang Polres Batang AKP Gumana membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pemuda yang diduga telah melakukan pencurian dengan pemberatan.
“Pelaku sudah kami amankan selasa (13/6) dini hari dan periksa,” jelas Kapolsek Bawang pada Selasa (13/6) siang.
Kapolsek Bawang AKP Gumana menuturkan, aksi pencurian pada Selasa, 13 Juni 2017 sekitar pukul 01.00 WIB pada saat Wahyu Hartono (29) Perangkat Desa warga Dukuh Kebonsari Desa Bawang  Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang sedang berada di rumah di beritahu oleh seorang warga bahwa di warung miliknya  ada orang, selanjutnya Wahyu memberitahu ayahnya dan warga sekitar, kemudian bersama-sama menuju ke warung yang tidak jauh dari rumah, sampai di depan warung benar bahwa ada orang yang berada di dalam warung dan pintu bawah  terbuat dari lempeng kayu sudah pecah/sempal.

selanjutnya pelaku keluar dari warung dengan membawa hasil kejahatan berupa tas warna hitam yang berisi Tisu sebanyak 15 buah, biskuit Malkist 10 buah, Biskuit Better 3 buah, solasi kecil 18 buah, sampo sacet sunsil 14 buah, permen milkita 16 buah, minuman botol berbagai merk 8 buah, sirup botol fress 1 buah, korek gas 8 buah, kuku bima 1 pack, tangan kanan memegang pisau dapur dan tangan kiri memegang botol kosong, selanjutnya di amankan warga dan Polsek Bawang lalu di bawa ke Kantor Polsek Bawang.

Atas kejadian itu, wahyu mengalami kerugian kurang lebih sebedar Rp. 2 juta
“Akibat perbuatan tersebut, pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHPidana,” tandas AKP Gumana.                        

Jambret HP Di Pasar Batang Tak Berkutik, Saat dibekuk Polisi

June 08, 2017 Add Comment
Pekalongan News
MAZ (24) asal Simbang Wetan Kecamatan Buaran Kodya Pekalongan tak berkutik di tangan petugas  Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Batang dan Polsek Warungasem setelah melancarkan aksinya yakni menjambret di depan pasar sementara Batang Jl.Dr.Sutomo pada Minggu (4/6).
Kabupaten Batang
Seorang pria berinisial MAZ (24) asal Simbang Wetan Kecamatan Buaran Kodya Pekalongan tak berkutik di tangan petugas  Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Batang dan Polsek Warungasem setelah melancarkan aksinya yakni menjambret di depan pasar sementara Batang Jl.Dr.Sutomo pada Minggu (4/6).
"Pelaku sempat melarikan diri namun berhasil kami kejar dan tangkap di jalan raya Desa lebo Kecamatan Warungasem, Batang," jelas Kasat Reskrin AKP Suhadi Rabu (7/6).

Kasat Reskrim AKP Suhadi mengungkapkan, sewaktu Korban SI (23) warga Dukuh Ngebong Desa Tersono Kecamatan Tersono Kabupaten Batang sedang mengendarai sepeda motor berboncengan dengan temannya berhenti di Jl.dr.Sutomo Batang, tiba tiba datang pelaku dengan mengendarài sepeda motor mio tanpa plat nomor dari aràh utara mendekàti korban.

Lalu pelaku mengàmbil sebuah Handphone milik Korban merk Samsung seri J 7 yang saat itu dipegang korban, lalu pelaku melarikan diri kearah selatan dan dikejar oleh korban, bersamaan itu ada patroli gabungan Satreskrim, Satsabhara dan Polsek Warungasem akhirnya pelaku berikut barang bukti berhasil diamankan.

"Pelaku beraksi seorang diri dan dia juga merupakan  residivis 2 kali masuk penjara  tersangkut kasus curanmor dan perkelahian," ujar AKP Suhadi.
Selain menangkap pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa, Satu unit SPM Yamaha Mio warna putih tanpa plat Nomor.Sebuah HP merk Samsung seri J 7.

Menurut Kasat Reskrim dari hasil interogasi, bahwa barang bukti sepeda motor yang digunakan untuk melancarkan aksinya adalah hasil kejahatan mencuri bersama temannya di wilayah kabupaten Pekalongan, aku pelaku.
"Akibat perbuatannya, pelaku akan di jerat dengan pasal 362 KUHPidana," tandas AKP Suhadi.
Saat ini, Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengembangkan kasus ini.

14 Tersangka Shabu Dan Pil Koplo Diringkus Jajaran Satresnarkoba Polres Batang Dalam Kurun Waktu 2 bulan

May 27, 2017 1 Comment
Pekalongan News
Barang bukti Shabu sebanyak 17,24  gram yang dibagi dalam beberapa paket hemat, Pil 5.991butir pada gelaran perkara yang disampaikan Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono yang didampingi Wakapolres Kompol Widodo Ponco Sutanto, dan Kasatresnarkoba AKP Hartono pada awak media
Kabupaten Batang
14 orang tersangka pengedar shabu dan pil (dextro & hexymer) dalam kurun waktu 2 bulan terakhir berhasil diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Batang, hal tersebut disampaikan Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono yang didampingi Wakapolres Kompol Widodo Ponco Sutanto, dan Kasatresnarkoba AKP Hartono, pada  gelar perkara kepada awak media di Lobi Polres Batang, Jum'at (26/5) sore usai pemusnahan miras.
"Tersangka sudah kami amankan beserta barang bukti. Rincianya,Shabu sebanyak 17,24  gram yang dibagi dalam beberapa paket hemat, Pil 5.991butir,  terdiri dari 3.331 butir pil dexstromethorphan dan 2660 butir pil hexymer," Ujar  Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono.
Menurut Kapolres Batang, dari keterangan tersangka terakhir, dia mengaku jika mereka dikendalikan oleh 3 orang narapidana dari lapas pekalongan, 
14 Tersangka Shabu Dan Pil Koplo Diringkus Jajaran Satresnarkoba Polres Batang Dalam Kurun Waktu 2 bulan
Dalam kurun waktu 2 bulan terakhir 14 orang tersangka pengedar shabu dan pil (dextro & hexymer) berhasil diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Batangn
14 tersangka terdiri dari 8 laporan polisi yakni  4 kasus shabu dan 4 kasus pil, semua tersangka ini diamankan di tempat berbeda, ketika tengah bertransaksi dengan para pembeli.
"Para tersangka ini hanya menjalankan perintah dari narapidana untuk mengambil dan menjual kepada langganan mereka," jelas AKBP Juli Agung Pramono.
Kapolres Batang mengakui bahwa Pengungkapan kasus ini atas peran masyarakat yang telah memberikan informasi dan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan, Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa peralatan hisap, handphone dan sejumlah uang hasil penjualan.
"Akibat perbuatan tersebut, tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat(1) subsider 112 ayat(1) UU RI No. 35 Th. 2009 ttg Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan pasal 196 subsider  pasal 197 UU RI No.36 TH.2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maximal," Ujar AKBP Juli Agung Pramono.
Kapolres mengimbau dan mengajak, mari kita antisipasi para murid dan santri agar selalu di pantau dan dijaga agar mereka tidak terjangkit obat-obatan terlarang.
“ Kami juga telah bekerjasama dengan semua pihak untuk bersama-sama memberantas peredaran miras dan obat obatan terlarang," imbuh Kapolres.

Bawa Ribuan Pil Dextro Pemuda Mabuk Digelandang Polisi

May 17, 2017 Add Comment
Pekalongan News
pemuda mabuk berinisial AS (24) warga Dukuh Sikalong Desa Adinuso Kecamatan Subah terpaksa digelandang polisi. Pasalnya dari  tangan pemuda ini kedapatan membawa ribuan pil Dextro saat terjaring operasi cipta kondisi, semalam.
Kabupaten Batang
Seorang pemuda berinisial AS (24) warga Dukuh Sikalong Desa Adinuso Kecamatan Subah terpaksa digelandang polisi. Pasalnya dari  tangan pemuda ini kedapatan membawa ribuan pil Dextro saat terjaring operasi cipta kondisi, semalam.
"Saat razia cipta kondisi kami temukan 1000 butir pil dextro yang dibawa AS, ketika itu dia dalam kondisi mabuk," jelas Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono melalui Kapolsek Gringsing Polres Batang AKP Sugiyanto, Rabu ( 17/5).
Kapolsek Gringsing Polres Batang AKP Sugiyanto menuturkan,  bermula ketika 3 anggota petugas piket  sedang melaksanakan patroli tepatnya ketika berada di jalan Mentosari, mendapati pengendara sepeda motor yamaha Vixon nomor Polisi  G 4551 ZC yang  sedang berhenti di tepi jalan, lalu petugas mendekati pengendara tersebut, namun pengendara itu malah menarik gas sehingga jatuh di kolong- kolong. 

Setelah di tolong petugas dan di bawa ke puskesmas dilakukan pengecekan dalam balik baju, ternyata terdapat dus kecil  paket dari  jaket JNE setelah  di buka oleh anggota dan petugas puskesmas di nyatakan Dexstro selanjutnya barang bukti  tersebut di amankan di Mapolsek Gringsing.
“Dari tangan AS, petugas mengamankan barang bukti berupa 1000 butir pil Dexstro,1 unit spm Vixon, 3 buah hp,uang tunai Rp.280 .000 sampai saat ini tersangka belum bisa dimintai keterangan karena kondisi masih linglung dan luka luka,” jelas Kapolsek AKP Sugiyanto.
Kapolsek Gringsing AKP Sugiyanto menambahkan, di duga pemuda ini mengkonsumsi pil koplo secara berlebihan.
"Setelah sadar nanti,  kami akan lakukan pemeriksaan," imbuh AKP Sugiyanto.

Mengaku Anggota Polisi Ternyata Melakukan Penculikan Disertai Tindakan Pemerasan

May 17, 2017 Add Comment
Polres Batang berhasil menangkap enam pelaku tindak pidana penculikan dan pemerasan yang terjadi pada Minggu 2 April 2017 di Desa Pasusukan Kecamatan Bawang,Kabupaten Bawang
Batang
Polres Batang berhasil menangkap enam pelaku tindak pidana penculikan dan pemerasan yang terjadi pada Minggu 2 April 2017 di Desa Pasusukan Kecamatan Bawang,Kabupaten Bawang.  
“Tindak pidana penculikan yang di sertai pemerasan di lakukan oleh delapan orang Pelaku yaitu TR, R, J, KS, NH dan MK, sementara  A dan H masih buron (DPO).  Dimana aktor intelektualnya seorang Pamong Desa di wilayah Kecamatan Bawang yakni TR  yang di bantu ketujuh rekannya,” Jelas AKBP Juli Agung Pramono  didampingi kasat Reskrim AKP Suhadi dan Kasubbaghumas AKP Warsito  saat gelar perkara  pada awak media di Halaman Sat Reskrim Polres Batang,Rabu (17/5).  
Awal mula kejadian tindak kejahatan tersebut di rencanakan di Alun – alun Limpung Sabtu 1 April 2017 sekitar pukul  23.00 WIB, tiga jam kemudian minggu dini hari pada 2 April pukul  01.00 WIB kelima tersangka melakukan eksekusi dengan menggunakan mobil minibus untuk mengecek rumah milik korban, setelah situasi aman pelaku mengetok pintu rumah korban yang di buka oleh Ibu korban.
“Empat tersangka masuk rumah setelah ibu korban membukakan pintu. Salah satu tersangka yaitu NH menuju kamar korban LY ( 32 ) dan langsung menodongkan senjata mainan ke kepala korban, kemudian tersangka mengaku anggota polisi dari Polda Metro Jaya, lalu di bawa kemobil dengan diikat tanganya dengan menggunakan tali plastik dan di tutup matanya serta mulutnya di lakban di bawa ke Brebes untuk bermalam di sebuah hotel,” jelas AKBP Juli Agung Pramono.
Kesokan harinya korban di bawa kembali ke Batang menuju ke rumah Makan di wilayah Kecamatan Gringsing, yang selanjutnya tersangka menelpon keluarga korban untuk meminta uang tebusan kepada keluarga korban.
“Keluarga korban di mintai uang tebusan sebesar Rp. 500 juta untuk di barter dengan anaknya, namun keluraga korban menawar hingga terjadi kesepakatan uang tebusan menjadi Rp. 300 juta,” beber AKBP Juli Agung Pramono.
Setelah menyerahkan uang tebusan di  rumah makan gerbang elok gringsing. Merasa curiga, keluarga Korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Bawang, yang kemudian Polsek Bawang melaporkanya ke Polres Batang. Dari hasil laporan dilakukan penelusuran dan olah TKP  ( Tempat Kejadian Perkara),“ dari hasil penelusuran di tempat hotel di Kabupaten Brebes ada KTP tersangka yang di tinggal, sehingga kita bisa menangkap enam tersangka dan dua masih DPO,” tutur AKBP Juli Agung Pramono.
“Dari total kerugian korban mencapi 300 juta namun kita berhasil mengamankan sekitar Rp.73 juta berupa uang tunai, mobil avanza, sejumlah perhiasan, handphone dan sepeda motor, dari kejahatan tersebut tersangka melanggar pasal 328 dan 368 jo 55 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun dan 9 tahun penjara,” tandas Kapolres Batang AKBP Juli agung Pramono.  
Saat ini petugas masih memburu 2 pelaku lain(DPO) dan pengembangan kasus ini.

Reskrim Polsek Bandar Berhasil Meringkus Pelarian Kasus Penganiayaan.

May 14, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Buseng diringkus Unit Reskrim Polsek Bandar Polres Batang di jalan Desa  Sikidang masuk wilayah Desa Pucanggading Kecamatan Bandar Batang,  Rabu (10/5/17) pasalnya Sis alias Buseng sudah hampir 10 bulan pelarian karena kasus penganiayaan. 
Kabupaten Batang
Nasib sial dialami Sis alias Buseng (32 ) warga Dukuh Kauman Bandar Kabupaten  gara gara  mabuk dan  jatuh dari sepeda motor Buseng diringkus Unit Reskrim Polsek Bandar Polres Batang di jalan Desa  Sikidang masuk wilayah Desa Pucanggading Kecamatan Bandar Batang,  Rabu (10/5/17) pasalnya Sis alias Buseng sudah hampir 10 bulan pelarian karena kasus penganiayaan. 

Buseng diduga telah melakukan penganiayaan terhadap RK ( 20 ) warga Dukuh Beji  Desa Sengare Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan.
Kapolsek Bandar AKP Yusi Andi Sukmana menuturkan bahwa Unit Reskrim Polsek Bandar Polres Batang berhasil mengamankan terduga pelaku Penganiayaan. 
"Pelaku sudah kami amankan dan mintai keterangan," jelas Kapolsek Bandar, Minggu (14/5).
Lebih lanjut Kapolsek Bandar AKP Yusi mengungkapkan, mula kejadian
pada hari Minggu tanggal 24 Juli 2016 di jalan Desa masuk wilayah Dukuh Bandar selatan Kabupaten Batang  dimana Korban dan saksi, melihat perempuan berjalan sendirian, lalu korban dan saksi mengikutinya, namun sewaktu perempuan tersebut masuk gang korban dan saksi hendak berkenalan, tiba tiba di datangi laki- laki  tidak dikenal yang mengaku pacar perempuan itu.
"Korban dan Saksi diajak masuk ke gang dan ternyata sudah ada banyak pemuda yang sedang berkumpul nongkrong diantaranya Pelaku," terang Kapolsek.
Menurut Kapolsek dari hasil interogasi, setibanya di tempat tersebut Pelaku langsung menghampiri korban dan  menarik rambut korban dengan tangan kirinya, kemudian tangan kanan pelaku yang dikepalkan memukul kearah wajah korban sebanyak 4 (kali) mengenai dahi kanan dan kiri serta pipi korban hingga korban terjatuh, hal ini dilakukanya sendiri dengan tangan kosong. 

Beruntung kejadian tersebut dilerai oleh warga setempat, atas kejadian tersebut korban mengalami luka memar di dahi kanan dan kiri serta memar di pipi, dan berobat di Puskesmas Bandar, selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Bandar," beber Kapolsek Bandar.
"Akibat perbuatan tersebut, pelaku akan dijerat pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan," tandas AKP Yusi Andi Sukmana.
Kapolsek Bandar menambahkan. bahwa Sis alias Buseng merupakan residivis yang sudah 3 kali masuk penjara yaitu 2 kali kasus pencurian  dan 1 kali kasus penganiayaan.
"Pelaku kita tangkap berawal adanya laporan warga adanya kecelakaan, setelah di lakukan pengecekan ternyata terduga pelaku penganiayaan dan saat itu dalam keadaan mabuk," ungkap Kapolsek Bandar.


Reskrim Polsek Bandar Bekuk Terduga Pelaku Penadahan 1 unit Daihatsu Xenia

May 14, 2017 Add Comment
Pekalongan News
IK alias  Sinok (30) perempuan warga Kauman  Wiradesa dibekuk Unit Reskrim Polsek Bandar Polres Batang, alasannya karena IK adalah terduga pelaku penadahan 1  unit Daihatsu Xenia dengan No.Pol. G-8575-FC,
Kabupaten Batang 
IK alias  Sinok (30) perempuan warga Kauman  Wiradesa dibekuk Unit Reskrim Polsek Bandar Polres Batang, alasannya karena IK adalah terduga pelaku penadahan 1  unit Daihatsu Xenia dengan No.Pol. G-8575-FC,  atas nama M. Fadhil warga Dukuh Krajan Desa Wonokerto, Kecamatan  Bandar, Kabupaten Batang, barang bukti hasil kejahatan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan (tersangka penggelapan sudah diproses sebelumnya) dirumahnya, Rabu (10/5/17). 
"Pelaku sudah kami periksa  dan amankan ," jelas Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kapolsek Bandar AKP Yusi Andi Sukmana Minggu (14/5).
Lebih lanjut, Kapolsek Bandar AKP Yusi Andi Sukmana mengungkapkan,  awal mula kejadian pada Selasa (6/12/2016) di Dukuh Krajan Desa Wonokerto Kecamatan Bandar, Batang, pelaku bersama dengan suaminya  (Belum tertangkap) menerima gadai 1 unit  Daihatsu Xenia No.Pol. G-8575-FC  yang diketahuinya barang  diduga hasil dari kejahatan dari AK, 27, (sudah ditangkap) senilai sepuluh juta rupiah, setelah itu oleh Pelaku 1 unit  Daihatsu Xenia  kembali digadaikan kepada Su, warga Desa Siwalan, dengan nilai lima belas juta rupiah sehingga pelaku mendapatkan keuntungan sebesar lima juta rupiah dari hasil gadai unit KBM itu dan uang tersebut habis digunakan untuk kepentingan pribadi jelas Kapolsek Bandar.

Selain mengamankan pelaku juga menyita barang bukti berupa, 1 unit  Daihatsu Xenia  warna silver metalik No.Pol. G-8575-FC, tahun 2004/
" Pelaku akan kami jerat dengan pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara," tandas AKP Yusi Andi Sukmana.
Saat ini petugas tengah melakukan pendalaman untuk pengembangan dan mengejar pelaku lain. Karena diduga pelaku merupakan kelompok atau jaringan yang sudah beraksi di berbagai wilayah di pekalongan dan sekitarnya.