Showing posts with label Kriminal. Show all posts
Showing posts with label Kriminal. Show all posts

Dua Residivis Curanmor Berhasil Ditangkap Polsek Tulis

September 15, 2017 Add Comment
Polsek Tulis  berhasil membekuk dua residivis kambuhan. Keduanya ditangkap setelah melakukan percobaan pencurian sepeda motor dengan kekerasan
Batang
Polsek Tulis Polres Batang  berhasil membekuk dua residivis kambuhan. Keduanya ditangkap setelah melakukan percobaan pencurian sepeda motor dengan kekerasan ,sekaligus mengamankan sebuah senjata api rakitan menyerupai revolver beserta amunisi. 


Kapolsek Tulis I Wayan Sono mengatakan bahwa dua residivis berinisial APF (35), warga Kelurahan Bulu Lor Kecamatan Semarang Utara dan AS(39) warga Desa Kedungmalang Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang ditangkap pada Senin (11/9) malam.
"Dua pelaku diketahui telah melakukan tindak percobaan pencurian sepeda motor Honda Beat milik korban, Lukman (25) warga Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang," ungkap Kapolsek Tulis AKP I Wayan Sono pada Kamis (14/9/17).
Pelaku APF (38) adalah seorang residivis kasus pencurian dengan kekerasan dan AS (39) seorang residivis kasus narkoba yang belum lama keluar dari Rutan Slawi.

Lebih lanjut Kapolsek menuturkan sebelumnya saat melewati Jalan Desa Depok korban menghentikan laju sepeda motornya pada Senin (11/9) malam sekitar pukul  22.00 WIB, karena ada barang bawaan yang terjatuh. 
Dalam menjalankan aksinya, dua pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega, tiba-tiba pelaku menghentikan laju sepeda motor milik korban.
"Setelah korban berhenti, pelaku APF langsung mengambil kunci kontak sepeda motor milik korban, namun korban berusaha mempertahankan dan pelaku mengeluarkan sepucuk senjata api rakitan menyerupai revolver dengan amunisi ramset yang berisi kelor," jelasnya.
Kapolsek Tulis Polres Batang AKP I Wayan Sono mengatakan pelaku APF sempat meletuskan senjata rakitan tersebut sebanyak tiga kali sehingga mengakibatkan 2 luka sobek pada pipi kiri korban, setelah korban tidak berdaya, karena perbuatannya diketahui warga, para pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan korban.
"Akan tetapi saat melarikan diri, sepeda motor yang dikendarai para pelaku sempat 2 kali terjatuh sehingga sepucuk senjata api rakitan yang dibawa pelaku juga terjatuh di lokasi didepan kantor Perkebunan di Desa Depok. Pada posisi jatuh yang kedua dipinggir jalan Dukuh Seprih Desa Juragan Kecamatan Kandeman itulah, kedua pelaku sampai meninggalkan sepeda motornya dipinggir jalan," terangnya.
Selang 4 jam kemudian, petugas Kepolisian dari Polsek Tulis dengan dibantu warga berhasil 
mengamankan kedua pelaku di bundaran Jalan raya Desa Tulis Kecamatan Tulis Kabupaten 
Batang. Selanjutnya kedua tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polsek Tulis.
"Barang bukti yang kami amankan yakni 1 pucuk senpi rakitan menyerupai revolver berikut amunisinya jenis ramset yang berisi kelor. Serta 1 unit sepeda motor Yamaha Vega yg merupakan sarana yang digunakan oleh tersangka,” ungkapnya.
Menurut Kapolsek Tulis Polres Batang, setelah mengamankan pelaku, pada Selasa (12/9) Jajaran Satreskrim Polres Batang dan Unit Reskrim Polsek Tulis, melakukan penggeledahan di rumah kontrakan milik tersangka APF, di kelurahan Poncol Kota Pekalongan.

"Kami menemukan sejumlah barang bukti pendukung, diantaranya peluru rakitan dan sejumlah alat untuk untuk merakit," beber Kapolsek. 

Setelah diinterogasi,"APF mengaku mendapatkan senjata tersebut dari temanya dengan membelinya seharga Rp. 1.300.000," akunya.
Kapolsek AKP I Wayan Sono mengatakan," kedua pelaku akan di jerat dengan pasal 1 ayat (1) Undang - Undang Darurat RI No 12 tahun 1951, pasal 365 jo 53 KUHPidana," tandas AKP I Wayan Sono. 
Saat ini kami tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kepemilikan senpi itu dan mengembangkan kasus ini,"pungkasnya.

Kepergok Mencuri,Dua Pelaku Pencuri Dompet Diringkus Polsek Batang Kota Bersama Warga

September 12, 2017 Add Comment
Kabupaten Batang
Nasib apes dialami AK (38) dan AH (27) keduanya warga Pringlangu kota Pekalongan terpaksa merasakan dinginya jeruji besi. 

Pasalnya AK dan AH setelah mencuri 1 buah dompet warna hitam merk Sophie Martin yang berisi uang Tunai Rp. 1.250.000,- kepergok warga. 

Tak ayal, AK da AH sempat menjadi bulan bulanan warga hingga bonyok. Untunglah, polisi segera datang mengamankan pelaku.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto membenarkan penangkapan tersebut.
 "Saat ini AK dan AH sudah kami amankan di Polsek Batang untuk kami mintai keterangan," kata Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto pada Senin (11/9/17).
Kapolsek menuturkan, AK dan AH beraksi di Dk. Pejintenan kelurahan Karangasem Selatan Kec/Kab.Batang sekitar pukul 10.00 WIB membuntuti Endah Septianingsih (korban) hingga kerumahnya setelah berbelanja.   
"Modusnya,sebelumnya kedua tersangka sengaja ke daerah Batang  naik sepeda motor Suzuki Satria Fu Nopol : DK 5513 UT warna hitam  berboncengan  untuk mencari sasaran ( mencuri/ mengambil dompet di dalam jok sepeda motor ) . Saat itu kedua tersangka sampai  ke jalan RE Martadinata dan melihat  seorang perempuan  (Endah Septianingsih) sedang berbelanja di salah satu Toko klontong di Jl. RE Martadinata Dk. Ngarakan Kel. Karangasem Utara Kec/kab. Batang," jelas kapolsek.
Lanjut Kapolsek mengungkapkan, kemudian AK berbelok / berbalik arah kearah selatan dan berhenti diseberang jalan toko kelontong tersebut. Kedua tersangka selanjutnya  mengawasi korbannya yang sedang berbelanja. Setelah selesai berbelanja , terlihat Endah Septianingsih memasukan sebuah dompet warna hitam ke dalam jok sepeda motornya ( Vario 125 Nopol G 3845 BH ).  Selanjutnya Endah Septianingsih pergi naik sepeda motor tersebut dan masuk kedalam gang.
"Kemudian  kedua tersangka  mengikutinya hingga sampai di rumah korban. Terlihat saat itu korban memarkir sepeda motornya di teras depan rumah menghadap ke timur  . Saat itu kedua tersangka pun  ikut memasukan sepeda motornya   ke dalam teras rumah dan berhenti  parkir di dekat pintu gerbang  rumah tersebut menghadap ke barat," terang Kapolsek. 
Setelah terlihat korban masuk kedalam rumah kemudian kedua tersangka turun dari sepeda motor dimana  AH  berpura pura mengajak ngobrol seseorang yang kebetulan ada di tempat tersebut untuk mengalihkan perhatian, sementara AK  mendekati sepeda motor vario tersebut, selanjutnya kaki kanannya menginjak step sebelah kiri dan tangan kirinya  menarik / membuka paksa jok sepeda motornya hingga terdapat lobang selanjutnya tangan kanannya masuk melalui lobang jok tersebut dan mengambil dompet tersebut diatas. 
"Setelah berhasil di ambil , dompet tersebut  di masukan ke dalam tas yang sudah di siapkan, AK  saat itu berpura pura telephone seseorang untuk mengalihkan perhatian sambil menuju ke sepeda motornya namun ternyata perbuatannya  diketahui orang lain yang akhirnya belum sempat melarikan diri, kedua tersangka  diteriaki maling," beber AKP Bambang. 
Selain menangkap pelaku juga mengamankan barang bukti berupa 1 ( satu ) buah dompet warna hitam merk Sophie Martin berisi uang Tunai Rp. 1.250.000,- dan KTP atas nama Endah Septianingsih alamat. Dk. Pejintenan Rt.01/VI Kel. Karangasem Selatan Kec/Kab. Batang, 1 ( satu ) buah tas cangklong warna biru, 1 ( satu ) unit spm Suzuki Satria Fu Nopol : DK 5513 UT warna hitam berikut STNK, 1 ( satu ) buah HP merk Bleckjelly.
"Akibat perbuatan itu, pelaku bisa dijerat dengan pasal 363 KUHPidana," tandas Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto.
Saat diinterogasi,  pelaku mengakui telah melakukan perbuatan tersebut sebanyak 15 kali di wilayah pantura," akunya.


Saat ini Unit Reskrim Polsek Batang Kota Polres Batang  masih melakukan pendalaman dan mengembangkan kasus ini.

Reskrim Polsek Bandar Berhasil Membekuk Pencuri Genset

September 06, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Unit Reskrim Polsek Bandar berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pencurian 1 unit mesin Genset listrik yang terjadi pada bulan agustus lalu di bengkel dan toko ban "Nata Ban"
Kabupaten Batang
Unit Reskrim Polsek Bandar Polres Batang berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pencurian 1 unit mesin Genset listrik yang terjadi pada bulan agustus lalu di bengkel dan toko ban "Nata Ban" masuk Dukuh Sidomulyo Desa Bandar Kecamatan Bandar Kabupaten Batang. Pelaku bernama SSP alias  Cipuk (23) warga  Dukuh Sidomulyo, Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kapolsek Bandar Iptu Imam Sudrajat, mengatakan membenarkan penangkapan terhadap pelaku.
"Pelaku kami tangkap dirumah temanya masih di wilayah Bandar senin (4/9) siang dan saat ini, pelaku sudah kami tahan dan periksa," ungkap Kapolsek Bandar Iptu Imam Sudrajat, pada Rabu (6/9/17).     
Lebih lanjut Kapolsek Bandar Polres Batang Iptu Imam Sudrajat menjelaskan, awal kejadian pada Kamis 24 Agustus 2017 sekitar pukul 08.00 WIB Ana Puryani (51) warga Dukuh Sidomulyo, Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang bermaksud membuka bengkel dan toko ban "Nata Ban" miliknya, akan tetapi setelah di buka didapati genset yang ada di dalam toko sudah tidak ada. 
"Modusnya, pelaku datang pada malam hari di saat bengkel sudah tutup, lalu memanjat rumah kosong yang berdempetan dengan bengkel. Kemudian masuk melalui jendela yang menghubungkan dengan  bengkel, setelah itu pelaku mengambil genset yang ada didalam bengkel dan membawanya melalui rumah kosong lalu membuka kunci slot rumah kosong dari dalam dan membawa genset keluar," jelas Imam Sudrajat.
Saat diinterogasi pelaku mengakui perbuatanya dan dilakukan bersama temannya (belum tertangkap) dan ia juga mengaku belum mendapatkan hasil dari penjualan genset tersebut.
"Ia mengakui dalam kurun waktu awal agustus sampai sebelum tertangkap sudah melakukan pencurian sebanyak 4 kali di tempat yang sama, yaitu mencuri ban truk/mobil dan uang hasil penjualan ban truk/mobil sebelumnya ia gunakan untuk kebutuhan sehari-hari," akunya.
Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan  barang bukti  1 unit genset merk DAIHO type EM 1500D. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp.3 juta.
"Kami sudah mengantongi identitas teman pelaku yang belum tertangkap. Akibat perbuatanya, pelaku bisa dijerat dengan pasal 363 KUHPidana," tandas Kapolsek Bandar Iptu Imam Sudrajat .
Disela sela memantau kegiatan penyidikan, Kapolsek Bandar menghimbau kepada masyarakat khususnya di wilayah Bandar agar berhati hati dalam menaruh barang berharga miliknya,taruh barang berharga ditempat yang aman supaya terhindar dari aksi pencurian," imbuh Kapolsek Bandar Iptu Imam Sudrajat.


Polisi saat ini masih melakukan pendalaman dan mengejar pelaku yang lain.

Polsek Limpung Berhasil Bekuk Pelaku Judi Togel

September 03, 2017 Add Comment
Polsek Limpung Polres Batang berhasil membekuk pelaku perjudian jenis togel. Pelaku bernama Su (38) warga Dukuh Sarirejo Desa Banaran Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang, Jum'at (25/8/17) sekitar pukul 19.30 WIB di rumahnya.

Kapolres Batang Polda Jawa Tengah AKBP Juli Agung Pramono melalui Kapolsek Limpung AKP Raharja mengungkapkan, 
" Tersangka sudah kami amankan dan periksa," ungkap Kapolsek Limpung AKP Raharja didampingi Kanit Reskrim Ipda Wargo dan Ps. Kasi Humas Aiptu Ernawan pada Minggu (3/9/17).
Ia menuturkan penangkapan terhadap tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat yang resah adanya perjudian nomor togel jenis Hongkong dan Kuda lari yang dilakukan tersangka.
"Modusnya dengan cara para pembeli datang sendiri menemui tersangka sebagai pengecer untuk membeli nomor togel dimana pembeli tersebut ada yang langsung bilang dan juga ada yang sudah membawa secarik kertas yang bertuliskan nomor togel yang akan dipasang beserta jumlah nominal uangnya," jelas AKP Raharja.
Lanjut Kapolsek, kemudian oleh tersangka pesanan nomor togel tersebut dari pembeli langsung ditulis dikupon yang sudah disediakan rekapan tersebut nantinya disetorkan kepada bandar berikut uang pembeliannya.

Selain menangkap tersangka petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp. 1.523.000,- (satu juta lima ratus dua puluh tiga rubu rupiah), 29 (dua puluh sembilan) lembar potongan keras karbon, 7 (tujuh) bendel kupon kuda lari, 7 (tujuh) bendel kupon Hongkong, 1 (satu) bendel kupon colok HK, 1 (satu) bendel kupon colok KL, 9 (sembilan) lembar kupon pembelian HK, 10 (sepuluh) lembar kupon Togel yang sudah keluar, 1 (satu) buah buku rekapan, 2 (dua) lembar kertas rekapan nomor yang sudah keluar, 3 (tiga) lembar kertas ramalan Arjuna.

Tersangka mengaku baru setengah bulan menjalankan perbuatan itu dan ia juga mengaku mendapat keuntungan sekitar RP.150 ribu setiap harinya," aku tersangka.

"Akibat perbuatan tersebut, tersangka bisa dijerat dengan pasal 303 KUHPidana," tandas Kapolsek Limpung Polres Batang AKP Raharja.

Pelaku Judi Togel Dibekuk Unit Reskrim Polsek Batang Kota

August 28, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Fah (47) warga Jl. RE Martadinata,  Katibayan,  Proyonanggan Utara, Kec.Batang, Kab. Batang terpaksa digelandang Polisi. Pasalnya tertangkap tangan melakukan perjudian nomor buntut Hongkong Prize ( togel ).
Kabupaten Batang 
Fah (47) warga Jl. RE Martadinata,  Katibayan,  Proyonanggan Utara, Kec.Batang, Kab. Batang terpaksa digelandang Polisi. Pasalnya tertangkap tangan melakukan perjudian nomor buntut Hongkong Prize ( togel ). Fah berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Batang Kota, Kamis (24/8/17) malam.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono melalui Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto membenarkan penangkapan tersebut,” benar kami telah menangkap seorang  pelaku sebagai pengecer nomor buntut Hongkong Prize (togel),” kata Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto pada Senin (28/8/17).

Menurut Kapolsek Batang Kota, penangkapan Fah (47) berdasarkan adanya informasi dari masyarakat yang resah dengan maraknya aktivitas perjudian di Jl. RE Martadinata, Dk. Katibayan, Kel. Proyonanggan Utara, Kec.Batang, Kab. Batang.
“Modus pelaku yakni  dengan cara para pembeli datang sendiri menemui tersangka untuk membeli nomor togel  dimana pembeli tersebut ada yang langsung bilang dan juga ada yang sudah membawa secarik kertas yang bertuliskan nomor togel yang akan dipasang beserta jumlah nominal uangnya,” jelas Kapolsek.
Lanjut Kapolsek, kemudian oleh tersangka pesanan nomor togel tersebut dari pembeli langsung ditulis dikertas rekapan yang sudah disediakan,  rekapan tersebut nantinya disetorkan kepada bandar berikut uang pembeliannya.


Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa Uang tunai Rp. 292.000,00 ( dua ratus sembilan puluh dua ribu rupiah), 5 ( lima ) lembar kertas coretan pembelian nomor togel bertuliskan angka pesanan, 1 ( satu ) bandel buku rekapan pembelian nomor togel bertuliskan angka pesanan, 2 ( dua ) buah Balpoint warna hitam dan biru, 1 ( satu ) buah kaleng bekas roti merk Columbia berisi potongan potongan kertas kecil, 1 (satu) buah penggaris, 15 (lima belas) lembar kertas karbon.
“Pelaku sudah kami tahan dan periksa untuk ungkap pelaku lain. Fah (47) bisa di jerat dengan pasal 303 KUHPidana tentang perjudian,” tandas AKP Bambang Sugiyanto.

Pengedar Ratusan Pil Koplo Berhasil Dibekuk Satresnarkoba Polres Batang

August 23, 2017 Add Comment
MR (32) Pengedar ratusan Pil Koplo warga Kelurahan Bandengan Kota Pekalongan berhasil ditangkap Satresnarkoba Polres Batang,  MR(32) berhasil ditangkap di jl Raya Warungasem Wonotunggal masuk Desa Gapuro Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang.

Kasatresnarkoba AKP Hartono mengatakan,
” Pelaku kami tangkap pada pertengahan bulan agustus ini dan saat ini sudah kami amankan dan periksa,” kata AKP Hartono pada Rabu (23/8/17).
Lanjut Kasatresnarkoba Polres Batang AKP Hartono menjelaskan bahwa sebelumnya petugas mendapat informasi dari masyarakar bahwa di Jalan raya Warungasem Wonotunggal tepatnya di jalan Desa Gapuro Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang sering ada trasaksi jual beli Pil yang tidak memiliki ijin edar.
“Kemudian kita tindak lanjuti dengan cara melakukan penyelidikan di tempat tersebut. kemudian pada hari Minggu (13/8/17) sekitar  pukul 13.00 WIB melihat  orang yang sedang bertransaksi  pil di pinggir jalan, lalu oleh Tim Satresnarkoba Polres Batang di lakukan penangkapan,” beber AKP Hartono.
Selain menangkap pelaku juga mengamankan barang bukti berupa : 1  paket besar Pil warna kuning dalam plastik klip transparan yang didalam plastik hitam berjumlah 744 butir, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio  dan Handphone merek I-cery warna putih kombinasi merah.
“Akibat perbuatan itu, pelaku bisa dijerat dengan pasal 197 subsider pasal 196 UU RI No.36 th.2009 tentang  Kesehatan,” tandas Kasatresnarkoba Polres Batang AKP Hartono.

Bawa Kabur Motor Dan Melakukan Penipuan, Iyan Berhasil Dibekuk Polsek Tulis

August 23, 2017 Add Comment
Iyan Alias S warga Kelurahan Karanganyar Kecamatan Tugu Kota Semarang terpaksa di gelandang polisi. Pasalnya S (20) diduga melakukan penipuan dan penggelapan dengan membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Vario No Pol G 2168 GV warna hitam tahun 2016 milik Kliwon (45) warga Desa Beji Kecamatan Tulis Kabupaten Batang.

S (20) berhasil ditangkap Polsek Tulis Polres Batang pada Senin  (14/8/17) sekitar pukul 09.00 WIB di tempat kerjanya di Kawasan Industri Candi Semarang.

Kapolsek Tulis AKP I Wayan Sono didampingi Kanit Reskrim Ipda Sugiyana menjelaskan,
”Pelaku sudah kami amankan dan periksa,” jelas AKP I Wayan Sono pada Rabu (23/8/17).
Lebih lanjut Kapolsek Tulis Polres Batang AKP I Wayan Sono menjelaskan, waktu kejadian 30 April 2017 sekitar pukul 15.00 WIB di Desa Juragan Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang, sepeda motor Honda Vario milik Kliwon di bawa oleh anaknya yang bernama Zaenal Khilmi (12). Berawal ketika Zaenal Khilmi berkenalan dengan pelaku  yang mengaku bernama Iyan.
“Pelaku kemudian meminjam kunci kontak dengan alasan akan mengambil sebuah Jaket Jamper yang sebelumnya dititipkan oleh pelaku di dalam bagasi jok sepeda motor, lalu membawa kabur sepeda motor tersebut,” beber AKP I Wayan Sono.
Setelah diinterogasi, S (20) mengakui perbuatanya dan juga mengaku telah menjual sepeda motor tersebut dengan memanfaatkan media sosial facebook pada seseorang yang beralamatkan di Mranggen Kabupaten Demak.
“Saya menjual sepeda motor itu pada seseorang di Mranggen  melalui facebook seharga Rp.3,8 juta,” akunya.
Menanggapi hal itu, Kanit Reskrim Polsek Tulis Polres Batang Ipda Sugiyana bersama anggota melakukan pencarian barang bukti di wilayah Mranggen dan berkoordinasi dengan Polsek setempat dan Polsek sekitarnya.

Menurut Kapolsek Tulis AKP I Wayan Sono melanjutkan, kemudian pada Selasa 15 Agustus 2017 Penyidik Polsek Tulis Polres Batang dihubungi oleh anggota Reskrim Polsek Genuk bahwa sepeda motor telah diketemukan.
“Keesokan harinya, anggota Reskrim Polsek Tulis di Pimpin Kanit Reskrim mengambil barang bukti sepeda motor dan  di lakukan cek fisik Noka Nosin didapatkan identik dengan laporan di atas,” terangnya.
Kapolsek menambahkan akibat perbutan pelaku, korban mengalami kerugian  Rp.15 juta.
”Dan pelaku bisa dijerat dengan pasal 378,372 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara,” tandas AKP I Wayan Sono.
Kapolsek Tulis Polres Batang AKP I wayan Sono mengimbau kepada para orangtua, agar anak anak yang belum memenuhi syarat penerbitan SIM, jangan dibekali dengan motor. Disamping belum memenuhi syarat juga masih labil sehingga mudah terperdaya para pelaku tindak kejahatan dalam melakukan aksinya.
“Untuk itu diharapkan para orangtua selalu mengawasi putra putrinya dalam pergaulannya,” imbuhnya.

Satresnarkoba Polres Batang Bekuk Pengedar Shabu Jaringan Pantura Batang

August 22, 2017 Add Comment
Pekalongan News
TAS alias Simbah (37) warga  Kelurahan Mayangan Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan seorang pengedar  shabu, Simbah ditangkap di jalan raya Warungasem- Wonotunggal  masuk Desa Masin Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang.
Kabupaten Batang
Satresnarkoba Polres Batang Polda Jawa Tengah berhasil membekuk seorang pengedar  shabu yang termasuk jaringan di wilayah pantura Batang.

Pelaku tersebut berinisial TAS alias Simbah (37) warga  Kelurahan Mayangan Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Simbah ditangkap di jalan raya Warungasem- Wonotunggal  masuk Desa Masin Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kasatresnarkoba Polres Batang AKP Hartono, mengatakan,
"Pelaku kami tangkap dini hari pada awal bulan agustus lalu. Dari tangan pelaku petugas menyita I paket shabu," ungkap Kasatresnarkoba AKP Hartono pada Selasa (22/8/17) siang. 
Kasatresnarkoba AKP Hartono menuturkan, awalnya Tim Satresnarkoba Polres Batang mendapat informasi adanya transaksi peredaran shabu di wilayah Kecamatan Warungasem. Dari hasil penyelidikan mencurigai seseorang di jalan raya tersebut.
"Pada saat digledah, kami temukan paket shabu siap edar yang disimpan di dalam saku celana pelaku," jelas AKP Hartono.
Selain mengamankan tersangka dan menyita 1 (satu) paket shabu juga mengamankan 1(satu) lembar kertas grenjeng rokok, 1(satu) bekas bungkus rokok djarum super, 1(satu) buah hp merk samsung warna hitam, 1(satu) bungkus korek kayu bergambar kucing.
"Akibat perbuatan tersebut, pelaku bisa dijerat dengan pasal 114 ayat(1) subsider pasal 112 ayat(1) UU RI No.35 th.2009 tentang Narkotika," tandas Kasatresnarkoba Polres Batang AKP Hartono.
Setelah diinterogasi, TAS (37) mengakui perbuatanya dan barang shabu itu adalah pesanan seseorang," akunya.

Hingga saat ini petugas tengah mengembangkan kasus ini untuk memburu bandar shabu.

Pelaku Pembuat Dan Pengedar Uang Palsu Berhasil Ditangkap Polsek Tulis

August 04, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Pelaku SB,39 seorang pelaku pembuat dan pengedar uang palsu dengan barang bukti menyerupai uang asli 
Kabupaten Batang
Polsek Tulis Polres Batang berhasil mengungkap peredaran uang palsu setelah berhasil menangkap seorang pelaku pembuat dan pengedar uang palsu dengan barang bukti menyerupai uang asli senilai Rp 50.000 yang dengan sengaja membelanjakan uang kertas palsu pecahan Rp.50 ribu di sejumlah warung  di wilayah Tulis Batang.
“Sejak 2 bulan lalu uang palsu senilai Rp.5 juta  telah digunakan pelaku dan  81 lembar foto copy menyerupai uang asli pecahan Rp. 50 ribu belum digunakan dan dipotong potong,” kata Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kapolsek Tulis AKP  I Wayan Sono didampingi Kanit Reskrim Ipda Sugiyana pada Jum'at (4/8/17).
Pelaku ditangkap pada Rabu (2/8/17) malam didaerah tulis , pelaku berinisial SB,39, asal Kel. Pulau Kelapa, Kec. Kepulauan Seribu Utara, DKI, Jakarta.

Lebih lanjut Kapolsek Tulis AKP I Wayan Sono menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga, bahwa pada Rabu 2 Agustus 2017 dalam kurun waktu sekitar pukul 18.30 WIB di warung  Suparno yang terletak di desa Wringingintung Kec. Tulis, Kab. Batang, tersangka telah membeli barang berupa 1 ( satu ) bungkus rokok dengan menggunakan selembar uang pecahan palsu lima puluh ribuan.

Kemudian sekitar pukul 18.45 WIB di warung milik Kastumi  yang terletak di desa Wringingintung Kec. Tulis Kab. Batang, tersangka telah membeli sebotol minuman kratingdaeng dengan menggunakan selembar uang tunai pecahan palsu lima puluh ribuan.

Setelah itu, sekitar pukul 19.00 WIB di warung milik korban Wiji yang terletak di Desa Botolambat Kec. Kandeman, Kab. Batang, tersangka telah membeli barang berupa sebungkus rokok dengan menggunakan selembar uang pecahan lima puluh ribuan  palsu.
Suparno yang menyadari bahwa uang yang digunakan untuk membeli  satu bungkus rokok di warungnya adalah palsu, lalu ia membuntuti pelaku.
"Dan pada saat pelaku berada di warung Wiji, Ia berteriak uang itu palsu. Seketika itu pelaku yang mendengar  teriakan tersebut langsung kabur masuk kedalam kebun tanaman tebu milik warga dan meninggalkan sepeda motornya,” beber Kapolsek.
Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung melakukan pengepungan dan tidak berapa lama pelaku keluar.

Menurut pengakuan pelaku,” ia telah menggunakan uang palsu dan membelanjakanya  di sejumlah warung sejak 2 bulan lalu dan uang palsu tersebut ia buat sendiri di rumahnya dengan cara manual foto copy,” aku SB.
Setelah mendengar pengakuan tersangka, penyidik menggeledah rumah istri sirinya di daerah Bandar.

Dari tangan pelaku dan di rumah tersebut, polisi menyita uang asli dari pengembalian membelanjakan uang palsu senilai dua ratus sembilan puluh delapan ribu rupiah (Rp 298.000,-). 81 lembar  foto copy uang menyerupai uang asli  Rp. 50 ribu belum dipotong , printer merk canon, kertas HVS , tinta dan 1 lembar uang asli Rp. 50 ribu sebagai master pencetak dan satu unit motor Mio sementara 3 lembar uang palsu pecahan lima puluh ribuan.(Rp 50.000,-) diamankan dari 3 pemilik warung sebagai barang bukti.
“Akibat perbuatan pelaku akan dijerat dengan pasal 244, 245 KUHPidana dan UU RI No 7 tahun 2011 tentang mata uang,” tandas AKP I Wayan Sono.
Saat ini petugas masih melakukan pendalaman untuk pengembangan kasus ini.

Polsek Batang Kota Berhasil Menangkap Bandar Judi Kopyok

July 26, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Was alias Cikre (29) berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Batang Kota Polres BatangFoto Dok Humas Polres Batang
Kabupaten Batang 
Warga Desa Denasri Wetan Kabupaten Batang berinisial Was alias Cikre (29) berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Batang Kota Polres Batang. Pasalnya Cikre tertangkap tangan memainkan judi dadu saat dilakukan penggrebekan di Dukuh Kebanyon Kelurahan Kasepuhan Batang, Senin (24/7/17) sekitar pukul 01.00 WIB.

Dalam penggrebekan ini, Unit Reskrim Polsek Batang Kota berhasil mengamankan satu orang diduga bandar dadu beserta barang bukti untuk dibawa ke Mapolres Batang.
“Pelaku tertangkap tangan saat bermain judi dadu dan saat ini sudah kami periksa,” kata Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono melalui Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto, pada Rabu (26/7/17).
Kapolsek Batang Kota Polres Batang AKP Bambang Sugiyanto menjelaskan, penggerebekan ini berawal, sebelumnya petugas  mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya  perjudian dadu di Dukuh. Kebanyon Kel. Kasepuhan Batang.
“Lalu kami lakukan penyelidikan, setelah dirasa benar, saya bersama Unit Reskrim beserta anggota mendatangi lokasi dan langsung melakukan penggrebekan,” jelas Bambang.
Setibanya di lokasi, beberapa orang di kebun/pekarangan kosong tengah asyik mengadu nasib dengan dadu. Mereka yang mengetahui kedatangan petugas sontak lari kocar kacir.
Beruntung polisi berhasil menangkap seseorang diduga pelaku.
"Dari penggerebekan ini berhasil kita amankan, Was alias Cikre sebagai bandar dadu, sementara temanya melarikan diri," paparnya
Selain menangkap  pelaku  juga mengamankan barang bukti berupa 3 ( tiga ) buah mata dadu warna hitam berbentuk kubus 2 ( dua ) buah tempurung kelapa warna hitam dan merah berikut tatakan yang terbuat dari kayu berbentuk lingkaran warna hijau dan hitam, 1 ( satu ) buah bekas exbanner karpet ukuran 1x1 m, 4 ( empat ) buah lilin berikut tatakannya yang terbuat dari pecahan genting
Uang tunai Rp. 927.000,00, 1 ( satu ) buah dingklik, 3 ( tiga ) pack lilin.
"Pelaku akan kita persangkakan Pasal 303 KUHP tentang Perjudian," tandas Kapolsek Batang AKP Bambang Sugiyanto.
Saat ini petugas tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri.

AP alias Pendek Diringkus Satresnarkoba Polres Batang Karena Mengedarkan Ratusan Pil Koplo

July 25, 2017 Add Comment
Polres Batang
AP alias Pendek (29) warga Dukuh Perod Desa Sempu Kecamatan Limpung Kabupaten Batang terpaksa digelandang Polisi. Pasalnya AP alias Pendek ditangkap tim Satresnarkoba Polres Batang ketika mengedarkan Pil Koplo.
Kabupaten Batang

AP alias Pendek (29) warga Dukuh Perod Desa Sempu Kecamatan Limpung Kabupaten Batang terpaksa digelandang Polisi. Pasalnya AP alias Pendek ditangkap tim Satresnarkoba Polres Batang ketika mengedarkan Pil Koplo.

Diduga pelaku ditangkap diarea parkir sepeda motor masuk Dukuh/Desa Sempu Kecamatan Limpung Kabupaten Batang,  Senin (17/7/17) sekitar pukul 15.30 WIB.
“Pelaku sudah kami amankan dan lakukan pemeriksaan,” kata Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kastresnarkoba AKP Hartono, pada Selasa (25/7/17).
AKP Hartono, menjelaskan bahwa awalnya tim opsnal Satresnarkoba mendapat informasi adanya peredaran obat atau pil dekstro dan trihex yang meresahkan masyarakat. Mendapat informasi tersebut, lalu kami lakukan penyelidikan dan pada saat di lokasi mencurigai gerak gerik pelaku.
“Tim menemukan beberapa paket pil siap jual yang dibawa oleh tersangka,” papar Hartono.
Dari tangan tersangka berhasil mengamankan ratusan butir “Pil Koplo”.  
Barang bukti yang diamankan berupa  67(enam puluh tujuh) paket @ 9(sembilan) butir total 603(enam ratus tiga) butir pil warna kuning dekstro, 49(empat puluh sembilan) paket @4(empat)butir total 196(seratus sembilan puluh enam) butir pil warna putih/ trihexyphenidil, 1(satu) buah hp merk samsung warna putih, 1(satu) buah hp merk Oppo warna putih, Uang tunai Rp.200.000,-(dua ratus lima ribu rupiah) dan 1(satu) buah tas cangklong warna loreng.
“Akibat perbuatan tersangka akan dijerat dengan pasal 196 subsider 197 UU RI No.36 th.2009 tentang Kesehatan,” tandas AKP Hartono.
Sementara itu, saat ini petugas tengah mengembangkan kasus ini.

Satreskrim Polres Batang Berhasil Membekuk 3 Pelaku Judi Tiongpi

July 25, 2017 Add Comment
Satreskrim Polres Batang berhasil menggrebek perjudian Tiongpi di Dukuh Sidomulyo Desa Klidang wetan Kabupaten Batang,  Jum'at (21/7/17) sekitar pukul  14.00 WIB.

Dalam peggrebekan ini, Tim Opsnal Sat Reskrim mengamankan tiga pelaku beserta barang bukti untuk dibawa ke Mapolres Batang.

“Ketiga pelaku tertangkap tangan saat bermain judi Tiongpi dan saat ini sudah kami periksa,” kata Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kasat Reskrim AKP Suhadi, pada Selasa (25/7/17).
Kasat Reskrim Polres Batang, AKP Suhadi menjelaskan, penggerebekan ini berawal ketika mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya  perjudian jenis Tiongpi di wilayah Desa  Kllidang Wetan Batang.

“Lalu kami lakukan penyelidikan, setelah dirasa benar, KBO Reskrim beserta anggota mendatangi lokasi dan langsung melakukan penggrebekan,” jelas Suhadi.
Setibanya di lokasi, tiga orang di teras rumah salahsatu warga tersebut tertangkap tangan tengah asyik mengadu nasib dengan kartu remi.
"Dari penggerebekan ini berhasil kita amankan, Kas (47), Sar (47) dan Sla (40) ketiganya warga Dukuh Dampyak Desa Depok Batang" paparnya.
Selain menangkap  pelaku  juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp. 480.000,-, 3 (tiga) set kartu remi dan 1 (satu) buah kursi kecil atau dingklik (jawa-red).
"Mereka akan kita persangkakan Pasal 303 KUHP tentang Perjudian," tandas Kasat Reskrim AKP Suhadi.

Supir Truk Yang Menewaskan Satu Keluarga, Diamankan Personel Satlantas Polres Batang Dari Tempat Pelariannya Di Lampung.

July 21, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Sopir truk  MS (48 ) yang melarikan diri berhasil diamankan personel Satlantas Polres Batang dari tempat pelariannya di Lampung.
Kabupaten Batang
Akhirnya, Sopir truk Tronton Mitsubisi dengan Nopol BE-9925-CM yang melarikan diri berhasil diamankan personel Satlantas Polres Batang dari tempat pelariannya di Lampung.

Sopir MS (48 ) saat dimintai keterangan di ruang Kasatlantas berkata, dirinya lari karena merasa bingung dan takut atas kejadian itu,  sehingga memutuskan kabur, ke arah barat atau kembali ke rumahnya di Lampung.
“Setelah kejadian saya langsung lari, mencari tumpangan truk. Kebetulan orang Lampung juga, tapi tidak kenal sebelumnya, akhirnya sampai ke rumah orangtua angkat di Natar,” jelasnya Kamis sore, (20/7).
Dirinya mengakui bahwa kendaraannya tidak berfungsi maksimal, karena rem blong. Ketika menjelang di tikungan Plelen, truknya beberapa kali menghantam kendaraan lain, dan terakhir menimpa sekeluarga anggota polisi Polres Batang tersebut.
“Rem saya blong, truk hilang kendali saat jalan lebar, banyak kendaraan seperti bus dan kendaraan lain yang sempat kena srempet, namun kendaraan kecil terakhir yang kena, karena truk saya semakin oleng sehingga jatuh,” tukasnya.
Lanjutnya, terakhir dirinya baru istirahat di daerah Pemalang, dilihat secara fisik dirinya masih merasa bugar dan dari tempat kejadian hitunganya tidak terlalu jauh, karena sudah istirahat.

Selanjutnya, MS juga mengakui bahwa beban muatannya melebih KIR truk, jika seharusnya hanya maksimal 26 ton, namun tepung sagu yang rencananya akan dikirim dari Lampung ke Pati, berat total 36  ton, atau kelebihan beban 12 ton.
Atas kejadian tersebut, MS, juga turut menyesal, dan juga minta maaf kepada keluarga korban, karena merenggut nyawanya.

Kasatlantas Polres Batang AKP M. Adiel Aristo,S.I.K., mengatakan, bahwa dirinya sangat bersyukur bisa segera mengamankan sang sopir. Hingga tepat sepekan, ditemukan di persembunyiannya.
“Kami bersyukur, akhirnya bisa mengamankan sang sopir, sehingga bisa lebih mudah dalam menuntaskan kasus kecelakaan yang terjadi sepekan kemarin di Plelen Gringsing Batang,” ujar Kasatlantas Polres Batang AKP M Adiel Aristo, Kamis sore (20/7).
Dijelaskan Aristo, sopir sebenarnya bisa ditemukan tepat sepekan kejadian tersebut, atau hari Selasa siang, namun baru Rabu malam bisa dibawah ke Batang untuk dimintai keterangan. Sopir diamankan, setelah dengan sengaja menelpon istrinya, dan keluarga lapor kepada Satlantas.

Setelah dapat nomor telepon sopir, dan dilacak, diketahui berada di daerah Metro. Dengan berkordinasi Polres Batang dengan Polres Lampung Selatan dan Polsek Natar,  MS akhirnya bisa diamankan di Mapolsek setempat. Dan anggota Satlantas langsung menuju ke Lampung, untuk segera mengamankan dan di bawa ke Batang.

Dua Penjudi Togel Berhasil Diringkus Satreskrim Polres Batang

July 06, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Satreskrim Polres Batang  berhasil meringkus dua pelaku judi Togel (Toto Gelap) jenis Hongkong yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah Gringsing
Kabupaten Batang
Satreskrim Polres Batang  berhasil meringkus dua pelaku judi Togel (Toto Gelap) jenis Hongkong yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah Gringsing. Kedua pelaku tertangkap tangan ketika sedang melayani pelanggan, Selasa (4/7/17) sekitar Pukul 20.30 WIB.

Pelaku bernama BS ( 29 ) warga Dukuh Jendogo Desa Krengseng Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang dan M (58) warga Dukuh Rejosari Desa Lebo Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang.
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kasat Reskrim AKP Suhadi , mengatakan bahwa pihak Kepolisian telah menangkap diduga dua pelaku judi togel.
"Kedua pelaku sudah Kami amankan dan mintai keterangan," kata Kasat Reskrim pada Kamis (6/7/17) sore.
Penangkapan  itu setelah ada laporan warga  yang merasa resah karena adanya penjualan togel di wilayah tersebut. Mendengar informasi itu, petugas lalu melakukan penyelidikan.
"Kita lakukan penggrebekan, alhasil, berhasil menangkap BS (29)," jelas AKP Suhadi.
Dari keterangan BS (29), bahwa hasil penjualan judi togel hongkong disetorkan kepada M (58). Tanpa menunda waktu selanjutnya petugas menangkap M saat berada dirumahnya.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa uang tunai Rp.922.000 (sembilan ratus dua puluh dua ribu rupiah), dua lembar kertas rekap penjualan togel, dua lembar kertas ramalan togel dan dua buah bolpoin merk pilot warna hitam.
"Akibat perbuatanya, pelaku akan dijerat dengan pasal 303 KUHPidana," tandas Kasat Reskrim.

Satresnarkoba Polres Batang Bekuk 5 Pengedar Sabhu Dan Ganja

July 02, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Satresnarkoba Polres Batang berhasil membekuk 5 tersangka pengedar narkoba golongan satu jenis sabhu dan ganja yang termasuk jaringan di wilayah pantura Batang.
Kabupaten Batang 
Satresnarkoba Polres Batang berhasil membekuk 5 tersangka pengedar narkoba golongan satu jenis sabhu dan ganja yang termasuk jaringan di wilayah pantura Batang.

Kelima tersangka tersebut  bernama AA Alias Gombloh  (23) warga Kel.Medono Pekalongan , TF alias Tole (26) Kel.Medono Pekalongan , MF alias Uzan (21) Kel.Medono Pekalongan ,RS (37) alias Kuping Kel.Kergon, MM (29) alias Thado asal Tegaldowo Kec.Tirto. Kab.Pekalongan. Kelima tersangka dibekuk ditempat dan jam yang berbeda.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kasat Resnarkoba AKP Hartono mengatakan,
“tersangka kami tangkap pada awal bulan Juni lalu. Dari tangan tersangka kami berhasil mengamankan 31 paket ganja dan 1 paket sabhu,” ungkap Kasat Resnarkoba AKP Hartono pada Minggu (2/7/17).
Kasat Resnarkoba AKP Hartono menuturkan, kronologi kejadiannya, Satresnarkoba mendapat informasi akan ada transaksi shabu di warung sebelah barat salah satu cafe di pantura  Batang, kemudian tim Satresnarkoba melakukan penggebrekan.
"Awalnya petugas menangkap AA Alias Gombloh  (23) selanjutnya dikembangkan dan ia mengakui bahwa shabu tersebut berasal dari Tole dan Uzan, dia membeli seharga Rp 400.000(empat ratus ribu rp) dan sebelumnya bertiga menggunakan shabu tersebut di wilayah Pekalongan," beber AKP Hartono.
Lanjut Hartono, lalu kita lakukan pengembangan lagi sekitar pukul 05.00 WIB berhasil mengamankan RS alias Kuping beserta ganja yang di simpan dibelakang pintu rumahnya dan sesuai pengakuanya ganja di peroleh dari MM dengan membeli seharga Rp 2.700.00 (dua juta tujuh ratus ribu rupiah).
Selain sabhu dan ganja, polisi juga mengamankan barang bukti lain, seperti beberapa handphone, sedotan alat hisap, plastik klip dan gunting.
"Akibat perbuatan tersebut, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider 112 ayat (1) subsider pasal 127 dan pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 th 2009 tentang Narkotika," tandas AKP Hartono.
Kami masih lakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku lain.

Polsek Gringsing Berhasil Temukan HP Di Dalam Bus

June 30, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Jajaran Polsek Gringsing Polres Batang dengan Respon cepat berhasil menemukan  handphone  yang diduga disembunyikan pengutil di dalam bus pahala kencana
Kabupaten Batang
Jajaran Polsek Gringsing Polres Batang dengan Respon cepat berhasil menemukan handphone yang diduga disembunyikan pengutil di dalam bus pahala kencana No Pol B 7832 IZ, kemarin malam (29/06/2017).

Korban kemudian menyampaikan kepada sopir bis bahwa telah kehilangan hpnya setelah bangun tidur, kemudian sang sopir memasukan bus di halaman Mapolsek Gringsing dan melaporkan kejadian tersebut pada petugas piket.

Kapolsek Gringsing Polres Batang AKP Sugiyanto mengatakan, kejadian berawal bus pahala kencana dari tangerang dengan tujuan ke Malang, namun setelah sampai di rumah makan Sendangwungu, Bambang S Warga Mekarsari Tangerang merasa kehilangan handphonenya setelah bangun tidur.

"Ya, kami telah mendapati laporan dari sopir bus Pahala Kencana bahwa ada salah satu penumpang bus kehilangan hpnya, Penumpang kita turunkan lalu kami geledah dalam bus tersebut," kata Kapolsek Gringsing Polres Batang AKP Sugiyanto.

Handphone samsung grand 2 berhasil kita diketemukan,  ternyata oleh pelaku ditaruh di dalam  bantal tempat duduk dekat kamar mandi  jelas Kapolsek Gringsing.
“Kami mengimbau agar para penumpang berhati hati dalam menaruh barang bawaan dan tetap waspada," imbuh AKP Sugiyanto.

Sungguh Terlalu Ibu Mana Yang Tega, Membuang Bayinya Didepan Pintu Paud

June 24, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Bayi perempuan ditemukan warga didepan  pintu PAUD Al Hidayah desa Kalibalik Banyuputih, Kabupaten  Batang
Kabupaten Batang  
Sesosok  bayi perempuan ditemukan warga didepan  pintu PAUD Al Hidayah desa Kalibalik Banyuputih, Kabupaten  Batang, Sabtu (24/6/17) sekitar pukul 02.45 WIB.

Sungguh tega perbuatan orangtua yang telah membuang bayinya di  pintu PAUD Al Hidayah desa Kalibalik Banyuputih, Kabupaten  Batang.

Penemuan bayi ini berawal saat seorang warga bernama Firmansyah (24) petugas parkir Masjid Baiturrohim desa Kalibalik, dini hari tadi sedang berada di masjid yang tidak jauh dari lokasi pembuangan bayi.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono  melalui Kapolsek Limpung Polres Batang AKP Raharja menjelaskan, bayi perempuan diperkirakan berumur 2 bulan, memiliki panjang badan 56 cm, BB : 4,8 kg, lingkar dada : 36 cm, lingkar kepala 36 cm di temukan di didepan pintu PAUD Al Hidayah desa Kalibalik / Banyuputih, Kabupaten  Batang. Ketika ditemuka memakai baju dan celana  panjang warna putih kombinasi orange. Anting - anting dari benang, kaos kaki warna pink, celana dalam warna kuning.
"Saat ini petugas masih menyelidiki siapa yang diduga membuang bayi tersebut," jelas Kapolsek Limpung AKP Raharja pada Sabtu (24/6) siang.
Saat itu saksi  melihat ada seorang perempuan Sewaktu Firmansyah jaga parkir dihalaman masjid Baiturrohim desa Kalibalik melihat ada seorang perempuan, umur sekira 25 tahun, memakai kaos warna hijau, celana jean, duduk - duduk di bangku halaman masjid sambil menggendong bayi,  selanjutnya orang tersebut berjalan ke komplek SDN 01 Kalibalik, namun sekitar 15 menit berikutnya pemudik yang sedang istirahat dimasjid Baiturrahim desa Kalibalik mendengar tangisan bayi dari komplek SDN 01 Kalibalik.
"Karena merasa curiga, lalu saksi melakukan pengecekan kearah tangisan bayi, ternyata didepan pintu PAUD Al Hidayah  komplek SDN 01 Kalibalik ditemukan seorang bayi perempuan itu," beber Kapolsek.
Selanjutnya bayi tersebut oleh saksi  dibawa kerumah Muntiari (56) warga setempat.
"Kondisi bayi ini cukup sehat. Namun demikian, untuk memastikan kesehatan, bayi  malang itu dibawa ke Puskesmas Banyuputih," tukasnya.
Kapolsek menyatakan, untuk mendapatkan perawatan yang intensif, sementara bayi dirawat di RSUD Limpung Batang dalam kondisi sehat dan normal sembari menunggu penyelidikan lebih lanjut.

Tuntun Beat Warna Hitam Opong Dihajar Warga

June 19, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Har (27) alias ompong pelaku pencurian kendaraan bermotor milik Imaroh Warga yang melihat perisitiwa itu kemudian menghajar pelaku hingga babak belur. Untung dalam waktu yang tidak lama, petugas kepolisian datang dan mengamankan pelaku untuk dibawa ke mapolres Batang
Kabupaten Batang

Nasib sial dialami Har (27) alias ompong pelaku pencurian kendaraan bermotor milik Imaroh yang beralamat di Dracik Kuncen Proyonanggan Selatan Kabupaten Batang.

Saat melakukan aksinya Har (27) di ketahui oleh kakak korban Suparjo (29), yang kemudian segera keluar rumah dan menghampiri pelaku yang sedang duduk diatas Sepeda motor Beat Warna Hitam 

Saksi korban mengatakan dirinya melihat dua pelaku berkendaraan sepeda motor berhenti depan rumahnya, kemudian, salah satu pelaku curanmor, Har(27) turun dari sepeda motor dengan perilaku yang mencurigakan. 
"Saat itu, pelaku menoleh ke kanan dan ke kiri melihat kondisi lingkungan. Saya yang sudah menaruh curiga terhadap dua pelaku terus mengawasi gerak-gerik mereka yang diketahui kemudian menuntun sepeda motor Beat Warna Hitam milik adiknya untuk dibawa pergi,"ujar Korban. 
Suparjo mengatakan setelah melihat kejadian itu, dirinya berteriak 'maling' yang kemudian didengar oleh warga.
"Warga yang melihat perisitiwa itu kemudian menghajar pelaku hingga babak belur. Untung dalam waktu yang tidak lama, petugas kepolisian datang dan mengamankan pelaku untuk dibawa ke mapolres," katanya. 
Menurut Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono melalui Kasatreskim Polres Batang AKP Suhadi mengatakan bahwa saat ini kedua pelaku sudah diamankan oleh polisi untuk dimintai keterangannya. 

"Ya, pelaku sempat dihajar massa sebelum polisi datang. Selain mengamankan mengamankan 2 (dua) orang pelaku yang diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor Honda Beat warna Hitam Nomor Polisi G-6860BV milik Imaroh alamat Dracik Kuncen Kecamtan Proyonanggan Selatan, saat ini kasusnya ditangani oleh Satreskrim Polres Batang" , Kata AKP Suhadi Kasatreskrim Polres Batang.
Pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP dan saat sekarang masih menjalani pemeriksaan intensi di Unit 1 Sat Reskrim Polres Batang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Tersangka Har mengakui dirinya sebelum melakukan aksinya didahului dengan minum-minuman keras jenis Ciu yang dicampur obat batuk Komik
"Semula saya tidak ada niat untuk mencuri. Akan tetapi, saat melintas jalan raya Proyonanggan saya melihat sepeda montor lalu saya turun dan bermaksud mengambil sepeda motor itu," Ucap Pelaku.



Reskrim Polsek Tersono Tangkap Pencuri Motor Vario

June 16, 2017 Add Comment
Pekalongan News
AS (28)  terpaksa di gelandang polisi. Pasalnya dia diduga telah melakukan pencurian sepeda motor Honda Vario Nopol G 6530 DV milik Khaliri warga Dukuh Limbangan Desa Rejosari Barat Kecamatan Tersono Kabupaten Batang 
Kabupaten Batang 
AS (28) asal Dukuh Sidoagung, Desa  Adinuso Kecamatan Reban Kabupaten Batang terpaksa di gelandang polisi. Pasalnya dia diduga telah melakukan pencurian sepeda motor Honda Vario Nopol G 6530 DV milik Khaliri warga Dukuh Limbangan Desa Rejosari Barat Kecamatan Tersono Kabupaten Batang yang di parkir  diteras rumah, AS (28) ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Tersono Polres Batang  pada Jumat (9/6/17).

Kapolsek Tersono AKP Waluyo Hadi Purnomo mengatakan, bahwa Unit Reskrim Polsek Tersono Polres Batang berhasil mengungkap tindak pidana pencurian berupa satu unit sepeda motor. 
“Pelaku sudah kami amankan dan periksa,” ujar Kapolsek Tersono AKP WH. Purnomo, Kamis (15/6).
Kapolsek menuturkan, aksi pencurian berawal pada Jum'at 2 Juni 2017 sekitar pukul 18.00 WIB pelaku mencuri sepeda motor milik korban yang saat itu diparkir di teras rumah. Selanjutnya di bawa kabur ke arah selatan ( Ds. Sendang ). Ternyata pelaku yang merupakan tetangga korban, sebelumnya pelaku mengambil terlebih dahulu kunci kontak sepeda motor itu beberapa hari sebelum dicurinya. Namun apes, sesampainya di Dukuh Kebanggan Desa Sendang pelaku terjatuh dari sepeda  motor itu, lalu sepeda motor ditinggal begitu saja. Setelah itu korban dibantu warga melakukan pencarian dan hanya menemukan motornya saja. Selanjutnya perkara tersebut dilaporkan ke Polsek Tersono.
“Kami lakukan penyelidikan dan bukti bukti yang dikumpulkan mengarah ke pelaku, kemudian kami lakukan penangkapan,” jelas Kapolsek.
Selain menangkap pelaku juga mengamankan barang bukti  1 ( satu ) unit sepeda motor Honda Vario nopol : G 6530 DV warna hitam berikut kunci kontak.
“Akibat perbuatan tersebut, pelaku  akan dijerat dengan pasal 362 KUHPidana,” tandas AKP WH. Purnomo.

Reskrim Polsek Bandar Berhasil Bekuk dua Pemuda Tipu Dan Gadai Mobil Rental

June 14, 2017 Add Comment
Batang
Dua dari tiga pelaku penipuan dan penggelapan berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Batang Polres Batang .

kedua pelaku yakni MH (26) warga  Dukuh Kebanyon Kelurahan Kasepuhan, Batang dan  P alias Ipung (35) warga Desa Cepagan, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Keduanya ditangkap di daerah Subah, Jum’at (9/6).
“Dua pelaku penipuan dan penggelapan sudah kami amankan dan lakukan pemeriksaan,” jelas Kapolsek Batang AKP Bambang Sugiyanto pada Selasa (`13/6).
Kapolsek Batang menuturkan, aksi penggelapan mobil rental berawal pada Kamis, 1 Juni 2017 pukul 16.30 Wib,  MH datang kerumàh Nurul Akhyar dengan maksud meminjàm Mobil Grand Max No.Pol. G-8904-HC miliknya itu untuk dibawa ke Kuningan Jawa barat , selama 4 hari dengan sewa perhari sebesàr Rp. 250.000,-. 

Namun setelah Grand Max sudah  dikuasai oleh MH, lalu menghubungi P alias Ipung bersama temannya (Belum tertangkap). Mobil itu malah digadaikan kepada seseorang di Subàh Batang sebesàr Rp. 25 juta , dimana uang hasil gadai Grand Max  tersebut dibagi bertiga, MH sebesar Rp. 5 juta  dan P alias Ipung sebesar Rp. 3 juta  dàn sebesar Rp. 17 juta dibawa temanya (DPO).

Karena sudah lebih dari 4 hari mobil tersebut belum dikembalikan akhirnya Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batang.
Selain menangkap pelaku juga mengamankan barang bukti berupa Mobil Grand max G-8904-HC, kunci, STNK dan BPKB.
“Pelaku akan kami jerat dengan pasal 378 dan 372 KUHPidana,” tandas AKP Sugiyanto.
Saat ini petugas tengah mengembangkan kasus ini dan lakukan pengejaran terhadap DPO.