Batang

Daerah

Kab Pekalongan

Berita Terbaru

Bripda Bella Ikuti Kompetisi Taekwondo International Di Bangkok

November 15, 2018 Add Comment
Bripda Bella Kanti Asih (20), siap mengharumkan institusi Polri karena terpilih mewakili Indonesia dalam kompetisi Open Tournament Thai Taekwondo International Championship 2018 di Bangkok Thailand
Batang – Bripda Bella Kanti Asih (20), anggota Polwan Polres Batang siap mengharumkan institusi Polri karena terpilih mewakili Indonesia dalam kompetisi Open Tournament Thai Taekwondo International Championship 2018 di Bangkok Thailand yang dihelat dari tanggal 8 sampai 12 November 2018.
"Alhamdulillah atas seizin bapak Kapolres saya bekesempatan berangkat ke Thailand untuk mewakili Indonesia pada kompetisi Open Tournament Thai Taekwondo International Championship 2018 di Bangkok Thailand,saya berharap bisa membuat harum Institusi Polri dan Indonesia dalam kompetisi ini," kata gadis asli Batang itu. 
Sebelumnya segudang prestasi telah ditorehkan dara kelahiran 20 Juli 1998 ini. Diantaranya Juara 3 U 49 KG Putri Rektor UNDIP CUP 2016,Juara 1 Kyorugi Under 48 Junior Putri Kelas Pemula Magelang Open Taekwondo Championship Walikota Cup V Se Jawa Bali dan Juara 1 Indonesian Youth 2017 and Sport Festival IV 2016.

Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga mengatakan sangat mendukung kiprah anggotanya untuk berprestasi setinggi mungkin. Apalagi ini putri asli Batang yang berusaha mengharumkan nama Batang dan Indonesia di kancah Internasional.
Di ajang tersebut, Bella akan bertanding dikelas 54 kg. Bersama 10 atlet lainnya, ia berjanji untuk bertanding semaksimal mungkin dengan target masuk final.
"Segenap keluarga besar Polres Batang mendukung Bella untuk bisa berusaha semaksimal mungkin. Bertanding tanpa beban saja dan selalu tetap fokus," kata Kapolres.

Srikandi Bhayangkara Polres Batang Sabet Medali Perak Di Bangkok

November 15, 2018 Add Comment
Perjuangan keras Srikandi Bhayangkara Polres Batang Bripda Bella Kanti Asih (20) di kompetisi Open Tournament Thai Taekwondo International Championship 2018 di Bangkok Thailand

Batang - Perjuangan keras Srikandi Bhayangkara Polres Batang Bripda Bella Kanti Asih (20) di kompetisi Open Tournament Thai Taekwondo International Championship 2018 di Bangkok Thailand yang berakhir Senin (12/11), akhirnya menyabet medali perak. 

Atlet Indonesia berhasil memboyong 3 emas 2 perak pada kejuaraan tersebut. Para atlet Indonesia bersaing dengan 1126 atlet lain dari negara Hongkong, India, Malaysia, China, Korea, Iran dan Thailand.
“Hasil ini tentu sangat saya syukuri. Meskipun juara dua, ini menjadi bekal dan motivasi bagi saya untuk lebih baik di turnamen yang akan datang,” kata Bella melalui Via telepon, Selasa (13/11).
Kompetisi yang diselenggarakan di The Sport Mall Ngamwongwarn Venue Bangkok Thailand, Bella turun di kategori class under 53 kg. Sejak awal pertandingan, Ia harus berjuang keras karena harus menghadapi atlet tuan rumah yang didukung penuh suporter. Di laga final, Ia harus mengakui keunggulan atlet asal China. 
“Alhamdulillah tidak ada kendala berarti. Hanya saja saat membaca bagan pertandingan sempat kesulitan karena bertuliskan huruf Thailand. Jadi waktu pertandingan baru tahu kalau lawan pertama dari Thailand. Yang jelas agak bikin grogi. Tapi karena Pelatih terus memberi semangat semua pertandingan dapat diselesaikan," ujarnya. 
Hasil ini sesuai target yang diberikan pelatih kepada Bella yaitu wajib masuk final. Namun Bella tidak merasa puas diri karena masih ingin meraih prestasi lebih tinggi dapat menyabet medali emas diajang taekwondo tingkat Internasional.
“Tentu prestasi yang saya dapatkan ini tidak terlepas berkat dukungan dan doa keluarga dan masyarakat di seluruh penjuru tanah air dan juga tentu Bapak Kapolres Batang yang sudah sangat mendukungnya. Prestasi ini saya persembahkan untuk keluarga, Indonesia dan institusi Polri,” katanya. 
Sementara Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga merasa bangga pada prestasi yang ditorehkan anggotanya ini. Kapolres meyakini dengan usia Bella yang terhitung muda, masih banyak kesempatan meraih berbagai prestasi. Kuncinya jangan cepat berpuas diri. Terus gigih berlatih meskipun memiliki tanggung jawab sebagai Polwan. 
“Selamat untuk Prestasi Bella, patut kita apresiasi perjuangannya. Dan harapan saya kedepan akan muncul seorang Bella di seluruh pelosok negeri yang akan mampu membela dan mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah dunia,” tutur Kapolres Batang.

Capaian 100 Persen, TMMD Sengkuyung III Kota Pekalongan Resmi diTutup

November 13, 2018 Add Comment
Kota Pekalongan - Tentara Manunggal membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2018 resmi di tutup oleh Dandim 0710 pekalongan letkol Inf Muhammad Ridha, dengan capaian kinerja 100 persen,selasa(13/11/18)

Penutupan TMMD tahap III dilaksanakan di Lapangan soko duwet kecamatan pekalongan selatan, Dihadiri oleh staf ahli walikota Ketua TP PKK Kota Pekalongan Hj, Khusnul Khotimah. Dan Secara simbolis penutupan ditandai dengan Penanggalan tanda peserta TMMD dan penyerahan kembali alat kerja bakti berupa cangkul dan sekop dari anggota TNI,POLRI dan Linmas Kepada Inspektur Upacara

Selaku Dansatgas tmmd sengkuyung tahap III kodim 0710 Pekalongan Kapten Wiyoto menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap III 100 persen rampung sesuai target .

TMMD Sengkuyung tahap III menyasar fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik yakni pekerjaan talud   serta pembuatan jalan sepanjang 305 meter dengan lebar 4 meter  . Sedangkan untuk non fisik berupa penyuluhan kepada warga. Diantaranya penyuluhan wawasan kebangsaan , dampak penyalahgunaan narkoba , penyuluhan HIV Aids, penyuluhan KB, penanggulangan bencana daerah, pelestraian budaya gotong royong dan partisipasi masyarakat, pencegahan KDRT dan kekerasan seksual. 


Selaku inspektur upacara penutupan Dandim 0710 pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha mengatakan, Program TMMD mendorong semangat gotong royong antara TNI, POLRI, LINMAS dan masyarakat. Dengan rampungnya pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap III diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat .

" Melalui Program TMMD dapat mendorong semangat gotong-royong antara TNI, POLRI, LINMAS dan masyarakat. Dengan rampungnya pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2018 ini diharapkan, dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,"Terang Dandim.


Untuk pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) sengkuyung tahap III tahun 2018 sendiri dimulai dari 15 oktober hingga 13 november 2018 .

Usai melaksanakan upacara penutupan Dandim Muhammad Ridha, bersama tamu undangan lainnya berkesempatan memberikan bantuan kursi roda bagi masyarakat yang mengalami sakit Disabilitas dan di akhiri dengan penanaman pohon di sisi lapangan.(red/rusg)

Dibangun Melalui TMMD Akses Jalan Soko Duwet Sudah Dapat diNikmati Warga

November 13, 2018 Add Comment
Kota Pekalongan - Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III, selama satu bulan lamanya , sasaran fisik tmmd sengkuyung tahap III Kodim Pekalongan, kini sudah bisa di rasakan masyarakat soko duwet usai di resmikan secara langsung oleh Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha , selasa , (13/11/18)

Jalan yang sebelumnya ialah area persawahan, kini sudah menjadi jalan yang bisa menjadi akses trasportasi warga dari hasil gotong-royong kemanunggalan antara TNI dan Masyarakat . Ahmad Carsan warga sokoduwet mengaku berterimkasih atas di bukanya akses jalan untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat khususnya Desa Soko Duwet,kecamatan pekalongan Selatan Kota Pekalongan.

" Sebelumnya di tempat tersebut ialah area persawah milik warga dan sangat gelap , namun usai adanya kegiatan TMMD dari kodim Pekalongan sudah ada jalan yang layak dan jalan menjadi terang,"ujar Ahmad Carsan.


Hal senada juga di sampaikan Zulaikah diriinya merasa bersyukur dengan jalan tersebut aksesnya untuk pergi ke mana-mana jauh lebih mudah  dan lebih dekat, warga berharap kedepan bisa di perpanjang lagi untuk jalanya , serta di harapkan TNI semakin jaya dan  Manunggal dengan Rakyat

Dandim 0710 Pekalongan Resmikan Jembatan Ranpur

November 13, 2018 Add Comment
Pekalongan - Komandan Kodim 0710 Pekalongan Kolonel Infanteri M. Ridha  meresmikan Jembatan Ranpur yakni jembatan penghubung antara Desa Randumuktiwaren Kecamatan Bojong dengan Desa Purworejo Kecamatan Sragi yang beberapa waktu lalu sempat rusak dan telah selesai direnovasi, Selasa (13/11).

Jembatan gantung dengan panjang 80 x 1,2 meter direnovasi atas kerjasama Kodam IV/Diponegoro Dan PT Telkom Wilayah Pekalongan di Desa Randumuktiwaren Kecamatan Bojong.

Dandim 0710 /Pekalongan, Letkol Inf  M. Ridha S menuturkan, berdasarkan kesepakatan warga dan juga kepala desa nama jembatan yang direnovasi dinamakan Ranpur yakni merupakan singkatan Randumuktiwaren dan Purworejo sesuai dengan fungsi jembatan ini yakni menghubungkan masyarakat di dua desa tersebut. "renovasi jembatan ini selesai selama satu bulan, dan berhasil berkat kerjasama antara TNI dengan masyarakat dengan difasilitasi oleh PT Telkom," terangnya. 
Menurutnya masih ada dua jembatan yang perlu diperbaiki dan pihaknya berharap ada pihak-pihak tertentu yang mau membantu merenovasi. "dengan adanya perbaikan ini bisa di manfaatkan masyarakat sebagaimana mestinya," ucapnya.

Sementara itu, GM Witel Pekalongan, Nanang
Setio Utomo menuturkan, PT Telkom merupakan BUMN jadi setiap keuntungan yang didapatakan akan dikembalikan oleh negara kepada masyarakat. "mudah-mudahan dengan direnovasinya jembatan ini dapat memudahkan mobilitas warga dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Dan semoga bermanfaat bagi warga di dua kecamatan yang terhubung," harapnya.

Salah satu warga desa Carboah mengucapkan terimakasih atas direnovasinya jembatan. Sebelumnya para warga takut melewati jembatan karena kondisinya sangat memprihatinkan. "jembatan ini sebelum direnovasi kondisinya sudah rusak dan banyak lubang, sehingga warga takut terjatuh jika melintas. Kami ucapkan terimakasih kepada TNI dan PT Telkom yang telah memperbaiki jembatan ini," tuturnya.