Batang

Daerah

Kab Pekalongan

Berita Terbaru

Tak Ingin Generasi Muda Rusak, Dandim Pekalongan Gencar Berikan Wasbang

January 18, 2019 Add Comment
Pekalongan – Tidak ingin generasi muda rusak karena pergaulan bebas dan pengaruh narkoba, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, genjar memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan dan 4 pilar kebangsaan pada acara roadshow wawasan kebangsaan pada generasi muda. Untuk kali ini yang menjadi sasaran adalah, di SMP Satyawiguna Kota Pekalongan, jum'at (18/1)

Pembekalan wawasan kebangsaan tersebut digelar di Aula SMP Satyawiguna jalan salak no 31 sampangan kec Pekalongan Timur Kota Pekalongan. Kegiatan ini di selenggarakan oleh atas kerjasama antara Kesbangpol Kota Pekalongan, Kodim 0710/Pekalongan serta Dindik Kota Pekalongan yang di kemas dalam acara roadsow pembinaan wawasan kebangsaan dan 4 pilar kebangsaan bagi generasi muda Kota Pekalongan Tahun 2019.

Dalam kesempatan ini, Dandim Muhammad Ridha mengajak dan menghimbau agar sebagai generasi muda bisa menggantungkan cita - cita setinggi mungkin, dan tentunya untuk mencapai cita cita itu harus dengan cara berdisiplin dan selalu bersyukur. " Karena rasa syukurlah yang akan menjadikan kita merasa cukup, dan bila kita yakin dengan cita cita kita, pastinya kita akan selalu lebih bersungguh-sungguh dalam berusaha dan mengikuti setiap pelajaran yang di berikan oleh para pengajar,"ujar Dandim.

Tak ketinggalan pula, Dandim Ridha juga mengajak agar kita semua bijak dalam penggunaan medsos, terutama dalam  pemberitaan yang  tidak  jelas sumbernya. " Cukup sampai di kita saja suatu berita bila sumber berita itu tidak jelas, dan jangan jadikan diri menjadi bagian suatu masalah yang kita sendiri tidak tahu masalahnya," ajaknya.

Kenakalan remaja pun sudah mulai merambah dengan adanya penyalahgunaan pemakaian narkoba,  bahkan anak usia dinipun sudah banyak mengenal barang haram tersebut, hal ini akan merusak generasi muda bangsa Indonesia, dan mari kita selaku generasi muda penerus bangsa untuk katakan tidak untuk narkoba karena narkoba akan merusak masa depan bangsa,” pungkasnya.(red/pendim0710)

Upacara 17an , Bupati Pekalongan Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah

January 17, 2019 Add Comment
Kota pekalongan - Upacara Bendera 17-an di wilayah Kodim 0710/Pekalongan dilaksanakan setiap bulan dengan tempat upacara secara bergantian yaitu, di Kodim 0710/Pekalongan, Polres Pekalongan/Polres Pekalongan Kota dan Pemerintah Kota/Kab Pekalongan. Pada upacara 17an kali ini, Upacara Kemuspidaan dilaksanakan di lapangan Makodim 0710/Pekalongan dengan Irup Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH., M.Si, dan dihadiri Forkompinda Kab Pekalongan,Kamis,(17/1/19).

Mengawali amanatnya Bupati pekalongan Asip Kholbihi, menyampaikan dukungan sepenuhnya dengan kegiatan yang dilaksanakan tersebut, yaitu Upacara 17an kemuspidaan yang rutin digelar setiap tanggal 17 dalam setiap bulannya.

“ Saya mendukung penuh kegiatan seperti ini, yang sangat baik guna mempererat silaturahmi diantara unsur TNI, Polri yang ada di daerah dengan pemerintah daerah, serta sekaligus memantapkan kerjasama dan sinergitas dalam memajukan pembangunan dan menjaga kehidupan di kabupaten pekalongan yang senantiasa selalu kondusif,”papar Bupati.

Bupati juga mengingatkan, akan pentingnya menjaga kondusifitas wilayah. “ Keamanan dan kenyamanan kehidupan masyarakat itu harus selalu kita rawat dengan baik, apalagi saat ini kita sudah berada pada tahun politik atau tahun pemilu,”Imbuhnya.

Lebih lanjut Bupati berpesan, agar dapat mengantisipasi terhadap potensi konflik dan kerawanan sosial dengan selalu mengadakan deteksi dini dan cegah dini dalam setiap ancaman potensi kerawanan yang ada.

“ Lakukan deteksi dini dan cegah dini dan lapor cepat potensi kerawanan yang terjadi. Perkuat koordinasi, komunikasi dan kerjasama antar aparat terkait dalam rangka antisipasi terhadap potensi kerawanan,”pungkasnya.

Adapun peserta upacara dalam 17 an tersebut adalah, 1 SST dari Kodim 0710/Pekalongan, 1 STT Kompi C Yonif 407/PK, 1 SST  Polres Pekalongan dan 1 SST Pemda Kab. Pekalongan dengan petugas upacara melibatkan semua unsur terdiri dari Pembaca Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia, Pengucap Sapta Marga, Tri Brata, Catur Prasetya dan Panca Prasetya Korpri.(red/rusg)

Dandim Pekalongan : Tangkal Budaya Asing Dengan Cinta Tanah Air

January 16, 2019 Add Comment
Kota Pekalongan – Seiring perkembangan zaman yang semakin pesat, maka kemampuan generasi muda yang begitu maju dalam mengikuti kemajuan teknologi juga harus disertai dengan pengetahuan yang mumpuni terkait wawasan kebangsaan dan Pancasila, sehingga tidak mudah menerima ideologi dan budaya dari luar negeri yang tidak sesuai dengan Pancasila dan budaya kita.

Hal tersebut diungkapkan Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha pada pembinaan wawasan kebangsaan dan 4 pilar kebangsaan bagi generasi muda kota pekalongan , yang diselenggarakan kantor kesbangpol di aula SMPN Islam kota pekalongan , Rabu (16/1),

Menurut Dandim Ridha, dengan mengikuti kemajuan ilmu teknologi dan mempunyai wawasan kebangsaan yang mumpuni, para generasi muda sebagai penerus bangsa ini bisa menangkal segala bentuk budaya asing yang masuk, yang tidak sesuai dengan pancasila dan budaya bangsa indonesia. Karena apabila sudah tertanam jiwa kebangsaan yang kuat maka jiwa cinta akan tanah air juga kuat.

“ Dengan mempunyai ilmu yang mumpuni, serta jiwa cinta tanah air yang kuat, maka itulah sebagai penangkal budaya asing masuk ke indonesia, yang tidak sesuai dengan budaya bangsa serta bisa menghancurkan moral anak bangsa,”Papar Dandim.

Lanjutnya, Dandim Ridha berharap, dengan pembekalan dan motivasi yang di berikan tersebut, para generasi muda mempunyai akhlak yang baik, mau bekerja keras serta berbakti kepada orang tua, sehingga nantinya para generasi muda ini, bisa menjadi generasi pemimpin bangsa dimasa yang akan datang.(red/rusg)

Seorang Babinsa Di Pekalongan Rela Lakukan Pekerjaan Ini, Demi Warga Binaanya

January 16, 2019 Add Comment
Pekalongan - Apa yang sudah dilakukan seorang Babinsa Desa Bojong Wetan, kecamatan bojong, kabupaten Pekalongan  yaitu Sertu Tofik Prio Handoyo patut kita acungi jempol, dan patut kita jadikan contoh dalam kehidupannya bermasyarakat.

Pasalnya Babinsa ini, selain aktif dalam kegiatan di wilayahnya, juga mempunyai rasa sosial dan kepedulian yang tinggi dalam bekerja bersama warganya. Hal tersebut ditunjukkan saat bersama petani, melaksanakan kerja bakti membersihkan dan membuat saluran irigasi di area persawahan desa bojong wetan,rabu(16/1/19).

Menurutnya, hal itu dilakukan selain bentuk kepedulian kepada warga binaannya, juga yang lebih penting lagi adalah untuk memperlancar jalannya air, sehingga saatnya hujan tiba air bisa masuk ke area persawahan dengan lancar dan mempermudah petani dalam menggarap sawahnya.

" Ini sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai seorang babinsa, yang terpenting saya bisa membantu petani dan warga disini apapun saya lakukan, termasuk ikut mencangkul membersihkan dan membuat saluran irigasi guna menunjang musim tanam bulan ini,"ujarnya.

Sementara itu, salah seorang anggota gabungan anggota kelompok tani (Gapoktan)  Hadi Prayitno menyampaikan, Sertu Topik memang sudah sangat dikenal di desanya, pasalnya sebagai seorang babinsa selalu aktif dan ringan tangan dalam membantu masyarakat yang dalam kesulitan. Dicontohkan Hadi bahwa sertu Topik sering membantu bekerja di desanya baik itu rehab rumah, pengerasan jalan maupun di sawah membantu petani.

" Sebagai Babinsa, sertu Topik sudah seperti keluarga sendiri di desa ini, orangnya ringan tangan dan aktif dalam kegiatan di masyarakat, saya sangat simpatik dan senang dengan keberadaan babinsa disini,"ungkap Hadi.(red/rusg)

Walikota Pekalongan : Lulusan SMK diharapkan Siap Kerja

January 15, 2019 Add Comment
Kota Pekalongan- Wali Kota Pekalongan H.M Saelany Machfudz, SE berharap lulusan SMK siap memasuki dunia kerja. Demikian dikatakan Saelany saat menghadiri Dies Natalis Ke-52 SMKN 2 Pekalongan, Selasa (15/1).

“ Saya harap lulusan SMK memiliki kompetensi dalam bidangnya. Sehingga menjadi tenaga kerja yang terampil produktif untuk dapat mengisi lowongan kerja yang ada dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.,” tutur Walikota.

Ditambakannya, bahwa sesuai dengan Undang Undang Sisdiknas No. 20 Tahun 2003, SMK adalah salah satu jenjang pendidikan menengah dengan kekhususan mempersiapkan lulusannya untuk siap bekerja dibidang tertentu. Oleh karena itu tercapai atau tidaknya tujuan tersebut sangat tergantung pada masukan dan sejumlah variabel dalam proses pendidikan, salah satunya adalah kerja sama antara SMK dengan dunia usaha dan dunia pendidikan tinggi.

“ Semakin erat hubungan antara SMK dengan dunia usaha dan dunia pendidikan tinggi, maka logikanya semakin baik pula kualitas lulusan yang dihasilkan.,” terang Saelany yang juga Alumni SMK 

Kepala Sekolah SMKN 2 Pekalongan, Isniharsih feriyan menambahkan Dies Natalis ke 52 SMK 2 Pekalongan kali ini mengambil tema “ Satukan tujuan untuk menyonsong masa depan wujudkan generasi gemilang”. Untuk mewujudkan tema tersebut pihaknya memilki program yang selaras dengan kebutuhan industri. “ Kami memilki program Praktek Kerja Industri (Prakerin) yang selaras dengan kebutuhan industri. Selain itu pelajaran praktek selalu kita sinkronkan antara kurikulum sekolah dengan kurikulum industri,” terangnya.

Ia melanjutkan untuk rangkaian acara Dies Natalis dimulai jalan sehat keluarga SMK 2 Pekalongan, Lomba lari 5K yang diikuti Perwakilan siswa SMP baik negeri maupun swasta dan lomba lomba baik seni , agama dan olahraga. “ Puncaknya adalah pentas seni dan panggung hiburan,” tandasnya.
(Red/rus/ML)