Batang

Daerah

Kab Pekalongan

Berita Terbaru

Kenalkan Kehidupan TNI, TK ABA Bendan Kunjungi Kodim Pekalongan

March 15, 2019 Add Comment
Pekalongan-Dalam Rangka untuk mengenal lebih dekat tentang kehidupan dan kegiatan para prajurit TNI-AD,para guru TK ABA Bendan Kota Pekalongan mengajak anak didiknya berkunjung di Kodim 0710/Pekalongan. Jumat (15/3/19).

Kunjungan ini dimaksudkan untuk lebih mengenalkan para anak didiknya tentang kehidupan dan kegiatan prajurit TNI-AD serta membekali mereka dengan wawasan kebangsaan sehingga lebih mengenal Tentara sebagai penegak kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan kepada para anak didik kami tentang kehidupan dan kegiatan prajurit TNI-AD, serta agar para anak didik kami mendapatkan pembekalan oleh Bapak-bapak TNI tentang wawasan kebangsaan dalam hal ini Tentara adalah penegak dan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia." Ungkap Larda Ningsih Kepala Sekolah TK ABA Bendan.

Sementara itu Pasi Pers Kodim 0710/Pekalongan Kapten Sapari Dairiyanto mewakili Komandan Kodim Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi atas kehadiran anak-anak TK tersebut, pihaknya selain mengenalkan tentang kehidupan prajurit TNI-AD dan wawasan kebangsaan juga mengenalkan lambang-lambang negara atau simbol negara dan mengajak anak-anak TK untuk berkeliling kantor Makodim.

"Kami perkenalkan anak-anak TK tentang lambang dan simbol-simbol negara sejak dini agar timbul rasa cinta kepada negara dan tanah air Indonesia, selain itu kita bekali dengan wawasan kebangsaan agar menambah pengetahuan tentang bangsa dan cinta tanah air". Pungkasnya.

Cegah Gagal Panen Koramil 08 Bojong Dampingi Petani Semprot Hama Wereng

March 15, 2019 Add Comment
Pekalongan -  Cegah gagal panen, Babinsa Koramil 08 Bojong mendampingi para petani menyemprot hama wereng yang menyerang tanaman padi secara massal di lahan sawah seluas 20 hektar di Desa Duwet Kec. Bojong. Jumat (15/3).

Babinsa 08 Bojong Sertu Tofik mengatakan, penyemprotan secara massal ini dilakukan guna mencegah berkembangnya hama wereng yang menyerang areal persawahan desa Duwet kecamatan Bojong. Dan tanaman padi yang di semprot rata-rata sudah berumur 50 hari sampai 60 hari setelah tanam(HST), sedangkan jenis insektisida yang digunakan adalah DiPHO 290 SL.

"Penyemprotan kali ini dilakukan pada waktu pagi hari dengan tujuan menghindari cuaca hujan agar hasil lebih maksimal, kemudian jika hama wereng yang menyerang padi tersebut tidak cepat diatasi maka petani bisa gagal panen."Tambahnya

Pihaknya berharap dengan adanya pendampingan ini, warga masyarakat akan lebih giat dalam menjalankan bertani serta dapat membawa manfaat ke arah yang lebih baik terutama dalam mendukung program pemerintah yaitu swasembada pangan.

TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Dalam Menghadap Ancaman Nonmiliter*

March 15, 2019 Add Comment
JAKARTA, tniad. mil. id- Dinamika perkembangan lingkungan strategis pada tataran global, regional dan nasional berlangsung sangat cepat dan dinamis, mempengaruhi pola dan bentuk ancaman yang semakin komplek baik ancaman militer, ancaman bersenjata, ancaman nonmiliter maupun ancaman hibrida.

Tersebut disampaikan Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Wasisto, dalam amanatnya yang dibacakan oleh Paban II/Opstra Sops TNI Kolonel Inf Suswantyo, dalam Rakor Rencana Tindakan Menghadapi Kontijensi (Rentikon) di Semarang,  Jawa Tengah, Kamis (14/3/2019).

Dalam amanatnya yang dibacakan Asops Panglima TNI mengatakan,  perkembangan lingkungan strategis yang telah mengglobal  telah berdampak multidimensi pada geopolitik, geoekonomi dan geostrategi suatu negara.

"Dinamika perubahan ini seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, terjadinya revolusi industri 4.0, disruption pada berbagai bidang," ujarnya.

"Permasalahan pangan, energi, penyalahgunaan narkoba, meningkatnya aksi terorisme, kejahatan lintas negara, kebijakan negara-negara asing yang bersifat agresif, dan terjadinya perubahan iklim dunia menjadi faktor lain terjadinya perubahan ini, "jelas Asops Panglima TNI.

Akumulasi dari permasalahan tersebut tambah Ganip Warsito, perlu mendapat perhatian terkait pelanggaran perbatasan, gerakan separatis bersenjata, pemberontakan bersenjata, terorisme dan radikalisme.

"Selain itu,  kejahatan trans nasional, konflik komunal dan konflik sosial, pengamanan objek vital nasional yang bersifat strategis, serta bencana yang diakibatkan oleh alam merupakan penyebab lainnya, "jelasnya.

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. menyampaikan, pembuatan Rentinkon oleh Kotamaops TNI dalam rangka Operasi Militer Selain Perang (OMSP) merupakan upaya untuk meminimalisir dampak dari ketidakpastian melalui pengembangan skenario dan proyeksi kebutuhan saat keadaan darurat terjadi.

"Apabila terjadi peristiwa darurat, selaku Kotamaops TNI, Kodam telah memiliki kesiapan untuk mengantisipasi dan bertindak secara tepat waktu serta efektif,"jelasnya.

Mochamad Effendi meminta agar melalui kegiatan ini, Mabes TNI mendapatkan bahan masukan dalam penyusunan program bidang operasi dan Rencana Kontijensi TNI Tahun 2020.

“Hal ini penting, sesuai dengan sistem perencanaan pembangunan TNI, Rentinkon Kotamaops merupakan salah satu dokumen pendukung dalam penyusunan Program Kerja TNI,"tuturnya.

Dirinya juga mengharapkan, Kotamaops TNI Wilayah Barat agar senantiasa mampu memelihara dan meningkatkan kesiapan serta kesiagaan operasional dalam menghadapi kemungkinan kontinjensi secara terkoordinasi dan terpadu.

Rakor Rentinkon ini turut dihadiri para Asisten terkait dari Kotamaops TNI Wilayah Barat. (Rus/Dispenad)

Musrenbangwil, Pemkot Usulkan 10 Prioritas Pembangunan ke Provinsi

March 14, 2019 Add Comment
Kota Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan mengusulkan 10 usulan prioritas pembangunan di tahun 2020 mendatang. Hal itu diungkapkan Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz saat memaparkan usulan-usulan rencana pembangunan Kota Pekalongan dihadapan para tamu undangan dan peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) se eks karesidenan Pekalongan tahun 2019 yang digelar di Pendopo Bupati Batang, Rabu (13/3/2019).

Selain dihadiri, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan wakilnya, Taj Yasin, Musrenbangwil juga dihadiri Forkopimda Provinsi Jateng, Bupati /Wali Kota dan Forkopimda Kabupaten/Kota se-eks Karesidenan Pekalongan, Sekda Provinsi dan Organisasi Perangkat darah (OPD) Provinsi jawa Tengah, Sekda se-eks Karesidenan Pekalongan, Pimpinan Partai Politik, Organisasi Sosial Kemasyarakatan dan Organisasi Profesi, Forum Anak dan Perwakilan Kelompok Penyandang Disabilitas.

Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz dalam paparannya menyampaikan bahwa untuk tahun 2020 Kota Pekalongan mengajukan 10 besar usulan Bantuan Provinsi (Banprov) Sarana dan Prasarana (Sarpras) sekitar  Rp 43,565 milyar.

Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan Pasar Banjarsari (lanjutan) senilai Rp 10 milyar, pembangunan jalan frontage interchange Rp 10 milyar, pembangunan stasiun pompa di Kelurahan  Degayu dan Pabean Rp 4 milyar, peningkatan Jalan Angkatan 66 senilai  Rp 2,5 milyar, pembangunan kolam retensi, saluran dan stasiun pompa di Kelurahan Panjang Baru Rp 3 milyar.

Kemudian, peningkatan jalan dan saluran Jalan Tondano Rp 3,5 milyar, peningkatan jalan dan saluran di Jalan A. Yani Rp 3 milyar, pembuatan jalan, pagar, taman, dan pemindahan Cold Storage Technopark Rp 1,75 milyar, pagar keliling Pantai Slamaran Rp 315 juta, dan alat kesehatan puskesmas se-kota Rp 5,5 milyar. “Tentu saja beberapa yang prioritas termasuk yang pertama bagaimana pembangunan Pasar Banjarsari kembali, frontage interchange, pompa untuk rob. Jadi prinsip-prinsip artinya bahwa itu yang vital bagi kebutuhan kota Pekalongan.(rus/red)

Anggota PKH Diberi Sosialisasi Pemilu Serentak

March 12, 2019 Add Comment
Kota Pekalongan - Sebagai upaya pemberdayaan dan pendidikan pemilih, KPU Kota Pekalongan bersama Relawan Demokrasi Basis Berkebutuhan Khusus melaksanakan Sosialisasi Pemilu Serentak 2019 kepada Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kota Pekalongan di Ruang Jatayu Setda Kota Pekalongan, Senin kemarin (11/3/2019).

Ketua KPU Kota Pekalongan yang diwakilkan oleh Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU, Mursid Salimi, menyampaikan tujuan KPU gencar melakukan sosialisasi pemilu serentak di berbagai basis ini, selain meningkatkan partisipasi pemilih juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemilu serentak 2019 April mendatang.

Sosialisasi diberikan kepada 243 penerima PKH se-Kota Pekalongan dengan masing-masing kelurahan 9 perwakilan. “Selain untuk meningkatkan partisipasi pemilih, adanya perbedaan pemilu tahun sebelumnya dengan pemilu 2019 salah satunya di pemilu 2019, pemilih melakukan pemungutan suara dilakukan secara serentak. Kalau tahun sebelumnya kan Pilpres dan Pileg waktunya tidak bersamaan, kalau tahun ini dilakukan serentak,” kata Mursid.

Menurut Mursid, KPU Kota Pekalongan sedang berupaya untuk mengurangi angka golput di Kota Pekalongan dengan sosialisasi yang menyasar ke berbagai basis. “Kita upayakan bahwa berpartisipasi dalam pemilu itu akan kita rasakan kalau kita memilih para wakil rakyat, paling tidak masyarakat kenal orangnya atau tahu visi misi dari parpolnya itu apa. Kita meluangkan waktu untuk datang ke TPS kan tidak membutuhkan waktu banyak, dari partisipasi kita itu akan menentukan sekali negara ini 5 tahun ke depan,” sambung Mursid.

Disampaikan Mursid, persiapan KPU Kota Pekalongan menuju Pemilu serentak 2019 sudah sangat maksimal dan sudah dalam tahap proses penyelesaian penyortiran dan pelipatan surat suara. “KPU Kota Pekalongan terutama di logistisk sudah datang semua surat suara. Surat suara sudah selesai disortir dan sudah dilipat,” ucap Mursid.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, penerima PKH diberikan materi sosialisasi mengenai pentingnya pemilu yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang.(rusg)