Batang

Daerah

Kab Pekalongan

Berita Terbaru

Pantau Wilayah Antisipasi Bencana Alam, Dandim Pekalongan "Trabas" Hutan Belantara Daerah Rawan Longsor

November 18, 2018 Add Comment
Pekalongan - Guna mengantisipasi dan mengetahui secara langsung wilayahnya, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, cek langsung kondisi wilayahnya khususnya di wilayah perhutanan yang rawan bahaya longsor, Sabtu (17/11/18).

Dalam patroli wilayah rawan bencana alam tersebut, Dandim Pekalongan bersama Bank BRI, Perhutani dan Polri wilayah kota Pekalongan melaksanakan pengecekan secara langsung di lokasi -lokasi yang di tengarai rawan longsor.

Menurut Dandim, selain untuk memantau dan mengantisipasi bencana alam diwilayahnya yang rawan longsor, kegiatan jelajah hutan tersebut juga sebagai sarana komunikasi sosial dengan para segenap pimpinan dan staf bank BRI, Perhutani dan Polri yang ada di wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan.

"Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi terjadinya bahaya bencana alam tanah longsor, sehingga menjelang musim penghujan datang kita sudah mengetahui kira-kira daerah mana diwilayah Pekalongan ini yang rawan longsor," jelas Dandim.

Dikatakan, dari pemantauan yang telah dilaksanakannya, ada beberapa titik rawan bencana alam yang berada di wilayah Pekalongan seperti Lebakbarang dan Petungkriyono yang kedua wilayah tersebut berada di perbukitan dan dengan tingkat kerawanan yang berbeda-beda.

"Setalah kita pantau secara langsung, memang ada beberapa titik longsor yang kita tengarai rawan akan bahaya tanah longsor, namun demikian tingkat kerawanannya berbeda-beda dan kebanyakan ada di daerah perhutanan," terang Dandim.

Pihaknya juga berharap, peran masyarakat dan stakholder terkait, untuk melakukan pengecekan kedaerah-daerah yang memang rawan longsor, sehingga akan meminimalisir korban apabila longsor terjadi.

"Kami berharap ada peran dari masyarakat dan Stakholder terkait untuk melakukan pengecekan secara rutin sehingga apabila terjadi tanah longsor akan diketahui sejak dini, dan meminimalisir adanya korban jiwa," pungkas Dandim

Kegiatan "Trabas" jelajah hutan  tersebut di laksanakan di hutan wilayah Kabupaten Pekalongan, yang meliputi daerah Karanganyar, Lebakbarang serta Petungkriyono  yang diikuti oleh Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha beserta anggota bank BRI dan anggota Polres Pekalongan Kota berjumlah kurang lebih 75 orang.

Bripda Bella Ikuti Kompetisi Taekwondo International Di Bangkok

November 15, 2018 Add Comment
Bripda Bella Kanti Asih (20), siap mengharumkan institusi Polri karena terpilih mewakili Indonesia dalam kompetisi Open Tournament Thai Taekwondo International Championship 2018 di Bangkok Thailand
Batang – Bripda Bella Kanti Asih (20), anggota Polwan Polres Batang siap mengharumkan institusi Polri karena terpilih mewakili Indonesia dalam kompetisi Open Tournament Thai Taekwondo International Championship 2018 di Bangkok Thailand yang dihelat dari tanggal 8 sampai 12 November 2018.
"Alhamdulillah atas seizin bapak Kapolres saya bekesempatan berangkat ke Thailand untuk mewakili Indonesia pada kompetisi Open Tournament Thai Taekwondo International Championship 2018 di Bangkok Thailand,saya berharap bisa membuat harum Institusi Polri dan Indonesia dalam kompetisi ini," kata gadis asli Batang itu. 
Sebelumnya segudang prestasi telah ditorehkan dara kelahiran 20 Juli 1998 ini. Diantaranya Juara 3 U 49 KG Putri Rektor UNDIP CUP 2016,Juara 1 Kyorugi Under 48 Junior Putri Kelas Pemula Magelang Open Taekwondo Championship Walikota Cup V Se Jawa Bali dan Juara 1 Indonesian Youth 2017 and Sport Festival IV 2016.

Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga mengatakan sangat mendukung kiprah anggotanya untuk berprestasi setinggi mungkin. Apalagi ini putri asli Batang yang berusaha mengharumkan nama Batang dan Indonesia di kancah Internasional.
Di ajang tersebut, Bella akan bertanding dikelas 54 kg. Bersama 10 atlet lainnya, ia berjanji untuk bertanding semaksimal mungkin dengan target masuk final.
"Segenap keluarga besar Polres Batang mendukung Bella untuk bisa berusaha semaksimal mungkin. Bertanding tanpa beban saja dan selalu tetap fokus," kata Kapolres.

Srikandi Bhayangkara Polres Batang Sabet Medali Perak Di Bangkok

November 15, 2018 Add Comment
Perjuangan keras Srikandi Bhayangkara Polres Batang Bripda Bella Kanti Asih (20) di kompetisi Open Tournament Thai Taekwondo International Championship 2018 di Bangkok Thailand

Batang - Perjuangan keras Srikandi Bhayangkara Polres Batang Bripda Bella Kanti Asih (20) di kompetisi Open Tournament Thai Taekwondo International Championship 2018 di Bangkok Thailand yang berakhir Senin (12/11), akhirnya menyabet medali perak. 

Atlet Indonesia berhasil memboyong 3 emas 2 perak pada kejuaraan tersebut. Para atlet Indonesia bersaing dengan 1126 atlet lain dari negara Hongkong, India, Malaysia, China, Korea, Iran dan Thailand.
“Hasil ini tentu sangat saya syukuri. Meskipun juara dua, ini menjadi bekal dan motivasi bagi saya untuk lebih baik di turnamen yang akan datang,” kata Bella melalui Via telepon, Selasa (13/11).
Kompetisi yang diselenggarakan di The Sport Mall Ngamwongwarn Venue Bangkok Thailand, Bella turun di kategori class under 53 kg. Sejak awal pertandingan, Ia harus berjuang keras karena harus menghadapi atlet tuan rumah yang didukung penuh suporter. Di laga final, Ia harus mengakui keunggulan atlet asal China. 
“Alhamdulillah tidak ada kendala berarti. Hanya saja saat membaca bagan pertandingan sempat kesulitan karena bertuliskan huruf Thailand. Jadi waktu pertandingan baru tahu kalau lawan pertama dari Thailand. Yang jelas agak bikin grogi. Tapi karena Pelatih terus memberi semangat semua pertandingan dapat diselesaikan," ujarnya. 
Hasil ini sesuai target yang diberikan pelatih kepada Bella yaitu wajib masuk final. Namun Bella tidak merasa puas diri karena masih ingin meraih prestasi lebih tinggi dapat menyabet medali emas diajang taekwondo tingkat Internasional.
“Tentu prestasi yang saya dapatkan ini tidak terlepas berkat dukungan dan doa keluarga dan masyarakat di seluruh penjuru tanah air dan juga tentu Bapak Kapolres Batang yang sudah sangat mendukungnya. Prestasi ini saya persembahkan untuk keluarga, Indonesia dan institusi Polri,” katanya. 
Sementara Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga merasa bangga pada prestasi yang ditorehkan anggotanya ini. Kapolres meyakini dengan usia Bella yang terhitung muda, masih banyak kesempatan meraih berbagai prestasi. Kuncinya jangan cepat berpuas diri. Terus gigih berlatih meskipun memiliki tanggung jawab sebagai Polwan. 
“Selamat untuk Prestasi Bella, patut kita apresiasi perjuangannya. Dan harapan saya kedepan akan muncul seorang Bella di seluruh pelosok negeri yang akan mampu membela dan mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah dunia,” tutur Kapolres Batang.

Capaian 100 Persen, TMMD Sengkuyung III Kota Pekalongan Resmi diTutup

November 13, 2018 Add Comment
Kota Pekalongan - Tentara Manunggal membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2018 resmi di tutup oleh Dandim 0710 pekalongan letkol Inf Muhammad Ridha, dengan capaian kinerja 100 persen,selasa(13/11/18)

Penutupan TMMD tahap III dilaksanakan di Lapangan soko duwet kecamatan pekalongan selatan, Dihadiri oleh staf ahli walikota Ketua TP PKK Kota Pekalongan Hj, Khusnul Khotimah. Dan Secara simbolis penutupan ditandai dengan Penanggalan tanda peserta TMMD dan penyerahan kembali alat kerja bakti berupa cangkul dan sekop dari anggota TNI,POLRI dan Linmas Kepada Inspektur Upacara

Selaku Dansatgas tmmd sengkuyung tahap III kodim 0710 Pekalongan Kapten Wiyoto menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap III 100 persen rampung sesuai target .

TMMD Sengkuyung tahap III menyasar fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik yakni pekerjaan talud   serta pembuatan jalan sepanjang 305 meter dengan lebar 4 meter  . Sedangkan untuk non fisik berupa penyuluhan kepada warga. Diantaranya penyuluhan wawasan kebangsaan , dampak penyalahgunaan narkoba , penyuluhan HIV Aids, penyuluhan KB, penanggulangan bencana daerah, pelestraian budaya gotong royong dan partisipasi masyarakat, pencegahan KDRT dan kekerasan seksual. 


Selaku inspektur upacara penutupan Dandim 0710 pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha mengatakan, Program TMMD mendorong semangat gotong royong antara TNI, POLRI, LINMAS dan masyarakat. Dengan rampungnya pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap III diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat .

" Melalui Program TMMD dapat mendorong semangat gotong-royong antara TNI, POLRI, LINMAS dan masyarakat. Dengan rampungnya pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2018 ini diharapkan, dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,"Terang Dandim.


Untuk pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) sengkuyung tahap III tahun 2018 sendiri dimulai dari 15 oktober hingga 13 november 2018 .

Usai melaksanakan upacara penutupan Dandim Muhammad Ridha, bersama tamu undangan lainnya berkesempatan memberikan bantuan kursi roda bagi masyarakat yang mengalami sakit Disabilitas dan di akhiri dengan penanaman pohon di sisi lapangan.(red/rusg)

Dibangun Melalui TMMD Akses Jalan Soko Duwet Sudah Dapat diNikmati Warga

November 13, 2018 Add Comment
Kota Pekalongan - Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III, selama satu bulan lamanya , sasaran fisik tmmd sengkuyung tahap III Kodim Pekalongan, kini sudah bisa di rasakan masyarakat soko duwet usai di resmikan secara langsung oleh Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha , selasa , (13/11/18)

Jalan yang sebelumnya ialah area persawahan, kini sudah menjadi jalan yang bisa menjadi akses trasportasi warga dari hasil gotong-royong kemanunggalan antara TNI dan Masyarakat . Ahmad Carsan warga sokoduwet mengaku berterimkasih atas di bukanya akses jalan untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat khususnya Desa Soko Duwet,kecamatan pekalongan Selatan Kota Pekalongan.

" Sebelumnya di tempat tersebut ialah area persawah milik warga dan sangat gelap , namun usai adanya kegiatan TMMD dari kodim Pekalongan sudah ada jalan yang layak dan jalan menjadi terang,"ujar Ahmad Carsan.


Hal senada juga di sampaikan Zulaikah diriinya merasa bersyukur dengan jalan tersebut aksesnya untuk pergi ke mana-mana jauh lebih mudah  dan lebih dekat, warga berharap kedepan bisa di perpanjang lagi untuk jalanya , serta di harapkan TNI semakin jaya dan  Manunggal dengan Rakyat