Batang

Daerah

Kab Pekalongan

Berita Terbaru

Kodim 0710/Pekalongan Gelar Latnis Intel

July 16, 2018 Add Comment

Kota Pekalongan – Guna mempertajam naluri inteljen anggota Unit Intel Kodim 0710/Pekalongan,Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha membuka kegiatan Latihan Tehnis Inteljen (Latnis intel) bertempat di Aula Makodim setempat,Senin (16/7/18).

Selain untuk mempertajam naluri inteljen juga di harapkan dalam kegiatan Latnis Intel tersebut,bisa di gunakan sebagai sarana berlatih sehingga kedepan sebagai anggota unit intel akan lebih profesional dan mahir dalam bidangnya.

Saat membuka kegiatan tersebut, Dandim Muhammad Ridha menekankan kepada para aparat inteljen di jajaranya agar, wajib mempunyai kepekaan informasi sekecil apapun di wilayah teritori yang menjadi tanggung jawabnya.

"Ancaman stabilitas keamanan bisa timbul karena hal-hal kecil, oleh sebab itu sebagai aparat inteljen diharapkan terus mengikuti perkembangan dan terus meningkatkan kemampuan serta terus memberikan informasi yang akurat sekecil apapun, sehingga akan tepat dalam mengambil tindakan selanjutnya," Jelas Dandim.

Lebih lanjut Dandim Muhammad Ridha menegaskan akan pentingnya deteksi dini,cegah dini,lapor cepat dan temu cepat guna  mencegah terjadinya hal-hal yang bisa mengancam stabilitas keamanan negara.**red (rusg99)

Rekatkan Hubungan Dengan Prajuritnya Dandim 0710 Pekalongan Kunjungan Kerja Ke Koramil - Koramil

July 16, 2018 Add Comment
Pekalongan - Guna mengetahui secara langsung kondisi satuan di jajaranya,Dandim 0710/Pekalongan bersama ketua persit kck cab xx melakukan kunjungan kerja ke koramil-koramil jajaran Kodim 0710/Pekalongan pada,Jum'at (13/7/18).

Selain untuk mengetahui secara langsung kondisi satuan,kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk mempererat jalinan tali silahturahmi antar anggota maupun dengan persitnya.

Dalam kunjungannya, Dandim Ridha menekankan hal-hal sebagai berikut,agar para babinsa harus lebih bersinergi lagi dangan babinkamtibmas dan aktifkan poskamling di wilayah binaan masing-masing.

Lebih lanjut Dandim meminta agar seluruh prajurit yang di lapangan untuk waspadai pendatang yang ada di wilayah binaannya, bila mana terlibat kelompok radikal ataupun kelompok kelompok yang tidak jelas.

"Waspadai peredaran narkoba dan peka dengan lingkungan bila ada tanda-tanda penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja,"terangnya.

Dandim Ridha juga berpesan agar tetap senantiasa menjaga harmonisasi keluarga dan menjaga anak dari pergaulan yang tidak jelas.

"Jaga harmonisasi keluarga serta, jaga anak kita agar tidak terlibat pergaulan bebas yang menyesatkan, tetap semangat dan jaga kekompakan kita,"pungkasnya.

Sinergitas TNI Polri Jadi Harga Mati

July 16, 2018 Add Comment
Pekalongan – Sinergitas TNI-Polri jadi harga mati,demikian yang di ungkapkan Kapolsek Pekalongan Timur I Ketut Lanus saat ikut kegiatan TMMD di kel setono kec Pekalongan Timur beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya dengan selalu bersinergi dalam kegiatan maka akan di dapat manfaat yang kebih baik  untuk kepentingan bangsa dan negara.

“ Sudah menjadi instruksi dari pimpinan atas agar kita selalu bersinergi dengan TNI,sehingga kita sebagai satuan bawah juga menindaklanjuti hal tersebut,dan itu semua untuk sinergitas kita dalam kegiatan semua kegiatan termasuk TMMD ini,”Ujar Kapolsek.

Terlihat sangat harmonis juga ditunjukan Serka Fatoni babinsa dari koramil 18/Petungkriyono bersama-sama Akp I Ketut Sedana Kanit Sabhara Polsek Pekalongan timur,terlihat  mereka saling membantu membawa pasir untuk di bawa ke tempat pembuatan jalan paving di lokasi TMMD kel.Setono kec pekalongan Timur.

Dalam ikut membantu kegiatan TMMD tersebut pihaknya mengeluarkan 17 personilnya untuk bersama-sama TNI dan masyarakat membangun akses jalan di kel setono.

Bulog Batang Mulai Promosikan Beras Kemasan Sachet Ke Masyarakat

July 14, 2018 Add Comment
pekalongan-news.com
Kepala Gudang Bulog Kandeman, Batang, Imam Seno Aji (kiri), promosikan beras premium kualitas super ke sejumlah RPK
Batang 
Gudang Bulog Batang hari ini mulai mempromosikan produk beras premium kualitas super dalam kemasan sachet atau renteng ke masyarakat melalui ritel di outlet-outlet Rumah Pangan kita (RPK), Sabtu (13/7/18).

Kepala Bulog Sub Divre Pekalongan melalui Kepala Gudang Bulog Kandeman, Batang, Imam Seno Aji mengatakan, hari ini pihaknya menargetkan kunjungan ke 59 RPK untuk mengenalkan produk beras baru tersebut.
"Kami utamakan tersebar di RPK dulu setelah itu baru ke pasar tradisional yang ada," ucapnya.
Dia menyebut, di Kabupaten Batang saat ini terdapat 64 RPK yang tersebar di 15 Kecamatan dengan display produk yang terpajang masing-masing 5 renteng atau 50 sachet pada saat promo.
"Harapanya beras premium kualitas super kemasan sachet ini mampu terserap di semua RPK dan pasar tradisional sebelum dilaunching secara resmi oleh Direktur Utama Bulog, Budi Waseso September mendatang," terang dia.
Dikatakan dia, untuk sementara beras kemasan sachet baru tersedia di 6 Provinsi yakni, Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, DKI dan Sulawesi Selatan.

Dia menjelaskan, beras premium sachetan kualitas super dari Bulog dikemas dalam ukuran berat 200 gram dengan harga jual Rp 2500 sehingga sangat praktis dan ekonomis.
"Dengan ukuran berat segitu kalau ditanak bisa menghasilkan nasi setara 3 piring atau cukup untuk keluarga kecil dalam sekali makan," jelasnya.
Sementara itu pemilik outlet RPK Dwi Sembako, Mustakim, mengaku antusias dengan beredarnya beras premium kualitas super dalam kemasan sachet atau renteng.

Menurutnya selain akan ada lebih banyak pilihan, masyarakat yang berpenghasilan rendah atau keluarga kecil bisa ikut menikmati beras dengan kualitas bagus namun dengan harga terjangkau.
"Ini harganya sangat murah, cuma Rp 2500. Jadi semua orang bisa beli," ujarnya.

Cross Girder Putus, Pengerjaan Jembatan Kalikuto Tertunda

July 13, 2018 Add Comment
Pengerjaan Jembatan Kalikuto yang menghubungkan Kabupaten Batang dengan Kabupaten Kendal terhenti sementara karena terkendala insiden tali seling yang mengikat girder putus sehingga menyebabkan girder berikut rangkaianya jatuh ke sungai
Batang
PT Waskita Karya akhirnya menunda proses evakuasi tali baja penyangga girder (cross girder) jembatan Kalikuto, Gringsing, Kabupaten Batang yang jatuh ke sungai dalam insiden yang terjadi pada Jum'at (13/7/18) malam. 

Penundaan tersebut menurut Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga karena masih harus menunggu alat berat yang didatangkan dari Jakarta.
"Sabtu ini belum bisa dievakuasi atau diangkat sebab alat berat dari Jakarta belum datang sehingga kemungkinan baru Minggu bisa dilakukan proses evakuasi," ujarnya.
Dia menjelaskan, terjadinya insiden terputusnya cross girder pada Jum'at malam sekira pukul 22.00 WIB tidak sampai memakan korban sebab dalam peristiwa tersebut posisi para pekerja tidak sedang berada di bawah jembatan.

Terpisah, Pimpinan Proyek PT Waskita Karya, Mohammad, menyampaikan, pemasangan kembali cross girder akan tetap dilakukan setelah proses evakuasi selesai.

Dia menambahkan, dari hasil analisa sementara, belum ditemukan adanya kerusakan pada rangkaian cross girder sehingga masih layak difungsikan kembali.
"Kita akan pasang lagi nanti setelah evakuasi selesai dilakukan," jelasnya.
Untuk diketahui, jembatan Kalikuto yang menghubungkan dua wilayah kabupaten Batang dengan Kabupaten Kendal dilintasi jalur tol Batang-Semarang yang harus selesai pada akhir Agustus 2018 dan pada Oktober mendatang ditargetkan sudah bisa diopersionalkan.