Batang

Daerah

Kab Pekalongan

Berita Terbaru

Kisah Seni Akrobatik Pernah Berjaya Di Desa Rogoselo

5:40:00 PM Add Comment
pekalongan-news.com
Foto : IlustrasiDok : Istimewa
Pekalongan
Selain potensi alam Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan ternyata juga menyimpan potensi lain yang tak kalah mengejutkan. Ternyata di balik ketenangan dan ketentraman kehidupan Desa Rogoselo tersimpan bakat-bakat seni yang cukup dikenal masyarakat.
"Dulu warga Desa Rogoselo dikenal sebagai gudangnya seni akrobatik atau pemain sircus yang handal. Namun karena banyak yang melanglang buana dan sebagian tidak kembali jadi bakat tersebut ikut terkubur di desa ini," ungkap Saronto, Kades Rogoselo.
Saronto menjelasakan, tak banyak tersisa seniman circus di Desa Rogoselo. Beberapa yang tinggal menetap disekitar Rogoselo dan beberapa diantaranya lagi masih hidup di sini namun tidak eksis.

Kendati demikian apabila nanti diminta untuk tampil dalam pembukaan 
TMMD Reguler ke-98, kata Saronto, dirinya akan berusaha mengumpulkan bakat-bakat tersebut.
"Kita akan campurkan seniman yang tersisa dengan seniman circus yang menetap di luar rogoselo. Mereka akan kita panggil," janji Saronto.
Seni keterampilan akrobatik atau cirkus merupakan penggabungan seni tradisional setempat dengan keahlian seni circus pada umumnya. 
"Karena pernah populer sebagai kesenian rakyat tentu kita akan senang menghidupkanya lagi," ujarnya.

Dukungan Kerja Bhakti Terus Mengalir

9:23:00 AM Add Comment
pekalongan-news.com
Hardon (45 th) warga Dusun Blimbing, Desa Pedawang, Kecamatan Karanganyar
Pekalongan
Gerakan ajakan ikut kerja bhakti membangun jalan tembus mulai menyebar, kini warga Dusun Blimbing, Desa Pedawang, Kecamatan Karanganyar menyatakan kesiapanya untuk ikut terjun membantu warga Desa Rogoselo dan TNI membangun Jalan yang nantinya akan menghubungkan desa mereka.

Hardon (45 th) warga Dusun Blimbing mengatakan, akan turun dan mengajak warga dusunya untuk ikut kerja bhakti.
"Kami tidak sungkan membantu ikut kerja bhakti karena kami jugalah yang akan menikmati jalan tembus tersebut," ungkap Hardon.
Hardon mengaku siap menggropyok warga agar ikut turun membantu sebab sebagian jalan yang akan dibangun masuk ke Desa Pedawang yang artinya pedusunan Blimbing juga akan dilalui.
"Kami siap mengerahkan warga ikut kerja bhakti bersama TNI dan warga lainya," ucapnya.
Seperti diketahui, jalan tembus sepanjang 600 meter masuk wilayah Desa Pedawang, Kecamatan Karanganyar. Hal itu menyebabkan dukungan berupa kerja bhakti membangun jalan terus mengalir.

Jembatan Peninggalan Belanda Di Pedawang Akan Direhab

8:54:00 AM Add Comment
pekalongan-news.com
Jembatan Pedawang yang akan direhab sedang dibersihkan oleh sejumlah anggota TNI
Pekalongan
Inilah fisik jembatan peninggalan belanda yang menghubungkan desa Pedawang dengan Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan yang akan diperbaiki TNI melalui kegiatan TMMD Reguler ke-98.

Jembatan sepanjang lebih kurang 50 meter memiliki kontruksi baja kolom dan dibangun semasa pemerintahan kolonial belanda dan diperkirakan berusia hampir sama dengan usia republik ini. 

Melalui pembangunan jalan tembus, jembatan yang sudah bertahun-tahun tak terpakai tersebut akan menjadi pelengkap jalan tembus yang rencananya akan difungsikan untuk membuka keterasingan dengan menyatukan akses dua desa.

Meski keberadaan jembatan tersebut masuk wilayah Desa Pedawang, namun TMMD Reguler ke-98 akan memperioritaskan jembatan tersbut untuk dikerjakan.
"Kita sudah perhitungkan karena jembatan vital dan masuk ke dalam azas kemanfaatan yang nantinya bisa dirasakan bersama," ungkap Pasiter Kodim 0710/Pekalongan, Kapten Inf Sunarto.
Sunarto menjelaskan, sebelumnya tim Satgas TMMD telah melakukan survai, untuk menghubungkan dua desa melalui jalan tembus memang harus memperbarui jembatan.
"Jembatan yang dimaksud masuk ke dalam pembangunan sasaran fisik bersama jalan tembus," ujar Sunarto.

Terhubung Jalan Tembus, Rogoselo-Pedawang Siap Lepas Dari Keterpencilan

8:19:00 AM Add Comment
pekalongan-news.com
Inilah kondisi jalan tembus yang akan dibangun TNI menghubungkan Desa Rogoselo dengan Desa Pedawang
Pekalongan
Dua desa yang paling berbahagia dengan adanya TMMD Reguler ke-98 adalah Desa Rogoselo dan Desa Pedawang. Selain karena akan menikmati akses langsung berupa jalan tembus yang akan menghubungkan keduanya juga akan menjadi sejarah baru karena berhasil keluar dari keterpencilan yang sangat mengucilkan.

Desa Rogoselo dan Desa Pedawang yang baru akan menjadi lebih hidup. Arus perpindahan manusia akan lebih deras terutama warga luar yang akan penasaran dan bisa dipastikan akan bersliweran.

Tidak hanya bersliweran mungkin sebagian dari mereka terutama para pemburu swa foto atau penghobi kekinian akan menjadikan kedua desa tersebut menjadi target baru dan tentunya sebagian dari mereka ingin menjadi yang pertama.

Karena memang memiliki pemandangan yang elok maka bersiaplah kedua desa penghasil durian tersebut untuk siap menerima ledakan kegairahan muda-mudi bersenjata kamera ponsel dan tongkat ajaib yang bisa memanjang den memendek sesuka hati.

Tak akan butuh waktu lama, potongan-potongan gambar dari berbagai sudut kedua desa akan menghiasi laman-laman media sosial berikut lini masanya.

Sekali lagi segerombolan anak-anak muda yang terbiasa dipenuhi gairah akan mempopulerkan Rogoselo-Pedawang ke dalam bingkai-bingkai ajaib koleksi meskipun beberapa diantaranya cenderung berlebihan.

Seperti dikatakan Kades Rogoselo, Saronto yang merasa perlu berkoordinasi dengan desa tetangga terdekat, Desa Pedawang.
"Kita sudah komunikasikan dengan Desa Pesawang untuk melibatkan kedua warga desa mendukung penuh adanya jalan tembus," ucapnya.
Ruas jalan yang akan menghubungkan kedua desa, kata Saronto, nantinya akan menjadi tanggung jawab bersama.
"Kita akan sama-sama mendukung untuk mewujudkanya," tuturnya singkat.

Terhubung Dengan Jalan Tembus, Rogoselo Tak Lagi Terpencil

10:53:00 PM Add Comment
pekalongan-news.com
Kades Pugangan, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan
Pekalongan
TMMD Reguler ke-98 memang digelar di Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, namun bagi warga Desa Pugangan Kecamatan Doro dan Desa Pedawang, Kecamatan Karanganyar auara kegembiraan juga dirasakan dua desa tetangga tersebut.

Warga dua desa yang bersangkutan akan sama-sama menikmati jalan baru yang menghubungkan ketiga desa yang terkenal sebagai penghasil durian di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Kades Pugangan, Ruba'i mengatakan sangat terbantu dengan adanya efek pembangunan jalan baru sehingga bagi warga Desa Pugangan yang akan ke ibukota Kecamatan Karanganyar akan lebih mudah.
"Jika sudah selesai, maka warga tidak perlu memutar melalui Desa Larikan bila ingin ke Karanganyar," ucap Ruba'i.
Jalan tembus yang akan dibangun nanti, kata Ruba'i, akan mempersingkat jarak dan waktu tempuh desa-desa yang ada di sekitar Desa Rogoselo.
"Dengan demikian selain efisien juga akan menghemat BBM," ujar Ruba'i.
TMMD Reguler ke-98 di Desa Rogoselo memiliki efek yang positif bagi desa dan kecamatan lainya. Tak salah Kodim 0710/Pekalongan memilih lokasi di Desa Rogoselo yang semula terpencil dan hanya memiliki satu akses jalan, kini akan mampu berubah dan terhubung dengan desa lainya.