Batang

Daerah

Kab Pekalongan

Berita Terbaru

Dandim 0710 Pekalongan Hadiri Upacara Peringatan Hari Guru Nasional dan PGRI ke 72 di Lap. Mataram Kota Pekalongan.

November 25, 2017 Add Comment
Pekalongan - Bertempat dilapangan Mataram kota Pekalongan, telah dilaksanakan Upacara memperingati hari Guru Nasional dan PGRI ke 72.
Dengan  Tema " MEMBANGUN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KETELADANAN GURU " yang diikuti kurang lebih 500 peserta upacara,pada Sabtu (25/11)


Hadir dalam upacara, Wali Kota Pekalongan, Ketua DPRD kota Pekalongan, Dandim 0710/ Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha,S.S, S.IP. Kapolresta diwakili Kabag Renc. Kompol Zurianto, Kejaksaan Negeri kota Pekalongan. Diwakili bpk Edi, FKPD kota Pekalongan serta tamu Undangan.

Dalam amanatnya Wali Kota Pekalongan menyampaikan dengan Tema Hari Guru kali ini adalah "Membangun Pendidikan Karakter melalui Keteladanan Guru”. Tema ini erat kaitannya dengan implementasi Peraturan Presiden nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Peraturan Presiden tersebut mengamanatkan bahwa guru sebagai sosok utama dalam satuan pendidikan.

Mereka memiliki tanggungjawab membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati. olah rasa, olah pikir, dan olah raga. Disamping itu, guru dan tenaga kependidikan juga harus mampu mengelola kerjasama antara satuan pendidikan.keluarga. dan masyarakat untuk mengobarkan Gerakan Nasional Revolusi Mental. Urgensi penguatan karakter ini semakin mendesak seiring dengan tantangan berat yang kita hadapi di masa-masa yang akan datang.

Peserta didik saat ini adalah calon Generasi Emas lndonesia Tahun 2045 yang harus memiliki bekal jiwa Pancasila yang baik guna menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat dan tidak
terduga. Oleh karena itulah kita mendukung guru-guru kita untuk terus bekerja keras mewujudkan generasi penerus yang cerdas dan beraklak mulia. Untuk itu guru harus dapat berperan sebagai “the significant
other" bagi peserta didik.

Guru harus menjadi sumber keteladanan.
Momentum Hari Guru Nasional hendaknya kita jadikan sebagai refleksi apakah guru-guru kita sudah cukup profesional dan menjadi teladan bagi peserta didiknya. Di sisi lain. apakah kita sudah cukup memuliakan guru-guru kita yang telah berjuang untuk mendidik dan membentuk karakter kita sehingga menjadi pribadi tangguh dan berhasil. Sebab, tak ada seorangpun yang sukses tanpa melalui sentuhan guru.

Jadi apapun kita saat ini, guru-guru kita pasti ikut mewarnai bahkan bisa jadi merupakan salah faktor penentu keberhasilan kita, sekali lagi mari kita kobarkan semangat menjadi guru teladan bagi anak-anak kita. Selamat Han” Guru Nasional. semoga Allah Subhanallah wa taala membimbing langkah-langkah kita mewujudkan
pendidikan yang merata dan berkualitas melalui guru- guru yang hebat dan mulia.

Upacara selesai, acara dilanjutkan penyerahan hadiah lomba dalam rangka hari GURU Nasional dan hari PGRI, dilanjutkan peninjauan gelar Pameran Produk Non Formal 2017. Bertempat di halaman sekda kota Pekalongan.**red ( pendim 0710 pekalongan )

Teryata masih ada warga yang tinggal di Kota belum punya jamban

November 25, 2017 Add Comment

Batang - Hidup di Kota ternyata belum semuanya seperti yang kita bayangkan, ketika kita tinggal di desa masih sering kita jumpai banyak hewan peliharaan yang sering menimbulkan lingkungan tercemar dan membuat lingkungan terasa tidak nyaman dengan aroma bau kotoran hewan yang menusuk hidung.

Ternyata hal tersebut juga masih kita dapati di perkotaan, bahkan setelah diadakan pemantauan di lapangan oleh petugas dari Dinas Kesehatan dan para Babinsa Koramil 10/Batang masih ditemukan masyarakat yang belum memilki jamban, sehingga hal tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Kodim 0736/Batang bersama DKK Batang dan segera diusulkan untuk mengambil langkah berupa pemberian stimulan pembuatan jamban sebagai bentuk upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan masyarakat yang sehat.

Dalam rangka merealisasikan program tersebut pada 24/11 bertempat di Aula Kelurahan Karangasem Selatan Kecamatan Batang telah dilaksanakan Kegiatan Sosialisasi dan Penyerahan Bantuan Stimulan program jambanisasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Batang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Batang Bpk Willopo, Danramil 10/Batang diwakili Bati Tuud Pelda Eko Sulistyanto, Kepala Puskesmas Batang 2 dr.Nurkholis, Kasi Kesehatan Masyarakat Dinkes Batang, Kepala Kelurahan Karangasem Selatan Ibu Fifi dan warga masyarakat penerima bantuan.

Dalam sambutanya Camat Batang menekankan bahwa bantuan ini bersifat Stimulan (Perangsang) sehingga tidak semuanya dibantu dengan harapan masyarakat berusaha sendiri untuk memenuhi kebutuhan material lainnya.

Terpisah Pelda Eko S mengingatkan setelah bantuan diterima jangan sampai tidak dipasang apalagi dijual belikan, karena masih ada warga yang sama sama belum memiliki jamban tapi belum menerima bantuan, imbuh Eko.

Pada kesempata tersebut diserahkan bantuan Stimulan berupa Semen 3 sak, pipa 3 buah, knie 1 buah dan Kloset 1 buah, diharapkan kedepan masyarakat tidak ada lagi yang buang air sembarangan.(Pendim0736).

Kodim 0710 Pekalongan Ajak Perhutani Olah Raga Bersama

November 24, 2017 Add Comment
Pekalongan - Bertempat Lapangan tenis PDAM kota Pekalongan,  Kodim 0710 Pekalongan bersama - sama Perum Perhutani KPH Kota Pekalongan mengadakan olah raga bersama pada,Jum'at ( 24/11 )

Olah raga tenis yang di ikuti oleh anggota dari kodim 0710 pekalongan dan perum perhutani tersebut dilaksanakan sebagai sarana silahturohmi dan meningkatkan sinergitas antar instansi,hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Inf Muhammad Ridha kepala Adm Perhutani bpk Tony  dan anggotanya serta para perwira kodim 0710 pekalongan.

Dandim 0710 Pekalongan Letkol Muhammad Ridha mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sengaja di laksanakan selain untuk mempererat tali silahturohmi dan menjaga kebugaran juga agar kita bisa lebih mengenal antar satu dengan yang lainya."ungkapnya.

Lebih lanjut Dandim berharap agar sinergitas yang sudah terjalin dengan baik selama ini, baik antar instansi maupun perorangan bisa terjaga dengan baik dan ditingkatkan dalam rangka menunjang kegiatan kedepan yang lebih baik lagi.**red ( pendim 0710 pekalongan )

Kodim 0710 Pekalongan Gelar Sosialisasi Balatkom ke Prajurit dan KB TNI B

November 24, 2017 Add Comment
Bertempat di Aula serbaguna Makodim 0710 /Pekalongan, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi antisipasi bangkitnya kembali Bahaya Laten Komunis (Balatkom) dan paham radikal dengan Narasumber Pasi Intel Kodim 0710/pekalongan Lettu Cpm Khamim dan Pasi Ter Kodim 0710 Kapten Inf Riyanto yang diikuti oleh anggota KBT, Satdisjan wilayah pekalongan para Danramil dan Babinsa serta seluruh anggota Makodim 0710 Pekalongan. Jum'at (24/11).

Acara Sosialisasi ini dibuka oleh Kasdim 0710/Pekalongan Mayor Inf Hufron, dalam sambutanya Kasdim 0710/Pkl menyampaikan amanat dari Dandim 0710 Pekalongan bahwa, Sebagaimana diketahui bersama bahwa gerakan komunis mempunyai cara pandangnya yang cenderung anti agama dan menolak sistem kekeluargaan yang secara jelas sangat bertentangan dengan Ideologi Pancasila. Komunis itu dapat muncul kepermukaan secara tiba-tiba, jika kondisinya memungkinkan. Sifatnya bahaya laten mengendap menunggu momen yang tepat, selanjutnya mengambil kesempatan untuk melaksanakan aksinya.

Oleh karenanya dalam menghadapi berbagai kemungkinan tersebut, maka perlu diberikan penjelasan dan pemahaman kepada semua prajurit tentang berbagai hal yang terkait dengan bangkitnya kembali komunisme yang dapat dijadikan sebagai bekal dalam melaksanakan tugas binter dilapangan, guna terwujudnya tingkat kewaspadaan yang tinggi dikalangan prajurit, sehingga tidak mudah terhasut dan terpancing oleh tipu daya serta propaganda yang dilakukan oleh komunisme.

Kegiatan sosialisasi Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal bagi prajurit Kodim 0710/Pkl ini bertujuan untuk menangkal timbulnya kembali gerakan-gerakan komunis gaya baru dengan cara meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, meningkatkan pemahaman kembali terhadap nilai-nilai Pancasila, meningkatkan wawasan kebangsaan, meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat, mewaspadai terhadap upaya penyusupan, karena perlu diingat bahwa komunis di Indonesia merupakan bahaya laten yang tidak pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk serta akan terus berkembang dengan gaya baru.**( pendim 0710 pekalongan )

Koramil 02/Limpung bersama warga buka akses 2 desa

November 24, 2017 Add Comment

Batang - Dalam rangka membuka akses 2 Desa antara Plumbon dan Babadan, pada 24/11 Forkopimcam Limpung secara resmi membuka pelaksanaan Karya Bhakti pembuatan jalan tembus dari Dukuh Kemuning Desa Plumbon menuju Dukuh Kesesi Desa Babadan Kecamatan Limpung dengan panjang jalan 500 x 3 m dan bentang jembatan sepanjang 90 m.

Danramil 02/Limpung Kapten Inf Bardi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat yang telah menghibahkan tanahnya secara sukarela guna kepentingan masyarakat luas serta mengajak kepada warga untuk sama sama nyengkuyung bahu membahu demi suksesnya pembuatan jalan tersebut.

Hal senada juga disampaikan oleh Camat dan Kapolsek Limpung, bahwa jalan tersebut sangat tergantung atas partisipasi warga baik tenaga fikiran dan sebagainya yang belum terlihat karena baru dalam tahap pembukaan.

Sebelum dilaksanakan pembuatan jalan tersebut Kades Plumbon Bp.Agus Arjito telah mengambil langkah dengan meyakinkan kepada warga pemilik tanah dalam bentuk hibah dengan harapan tidak ada lagi komplain dari warga karena merasa dirugikan ataupun merasa diambil tanahnya guna tercapainya pembuatan jalan tersebut, seperti yang diutarakan oleh H Irfandi pada saat mengikuti karya bhakti, dirinya menghibahkan tanahnya secara suka rela karena berkeyakinan bahwa hal tersebut dilakukan semata mata untuk kepentingan umum.

Kades Jito juga menambahkan bahwa pekerjaan jalan dan jembatan tersebut direncanakan dengan menggunakan alokasi dana desa tahun 2017/2018 dengan melibatkan kedua desa yang letaknya bersebelahan dan sudah menjadi kesepakatan bersama.

Karya bhakti tersebut direncanakan dilaksanakan setiap hari Jum'at dengan melibatkan seluruh warga masyarakat secara bergantian, tidak hanya warga Dukuh Kemuning saja, imbuh Jito.(Pendim0736).