Batang

Daerah

Kab Pekalongan

Berita Terbaru

Satresnarkoba Polres Batang Bekuk Pengedar Shabu Jaringan Pantura Batang

August 22, 2017 Add Comment
Pekalongan News
TAS alias Simbah (37) warga  Kelurahan Mayangan Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan seorang pengedar  shabu, Simbah ditangkap di jalan raya Warungasem- Wonotunggal  masuk Desa Masin Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang.
Kabupaten Batang
Satresnarkoba Polres Batang Polda Jawa Tengah berhasil membekuk seorang pengedar  shabu yang termasuk jaringan di wilayah pantura Batang.

Pelaku tersebut berinisial TAS alias Simbah (37) warga  Kelurahan Mayangan Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Simbah ditangkap di jalan raya Warungasem- Wonotunggal  masuk Desa Masin Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kasatresnarkoba Polres Batang AKP Hartono, mengatakan,
"Pelaku kami tangkap dini hari pada awal bulan agustus lalu. Dari tangan pelaku petugas menyita I paket shabu," ungkap Kasatresnarkoba AKP Hartono pada Selasa (22/8/17) siang. 
Kasatresnarkoba AKP Hartono menuturkan, awalnya Tim Satresnarkoba Polres Batang mendapat informasi adanya transaksi peredaran shabu di wilayah Kecamatan Warungasem. Dari hasil penyelidikan mencurigai seseorang di jalan raya tersebut.
"Pada saat digledah, kami temukan paket shabu siap edar yang disimpan di dalam saku celana pelaku," jelas AKP Hartono.
Selain mengamankan tersangka dan menyita 1 (satu) paket shabu juga mengamankan 1(satu) lembar kertas grenjeng rokok, 1(satu) bekas bungkus rokok djarum super, 1(satu) buah hp merk samsung warna hitam, 1(satu) bungkus korek kayu bergambar kucing.
"Akibat perbuatan tersebut, pelaku bisa dijerat dengan pasal 114 ayat(1) subsider pasal 112 ayat(1) UU RI No.35 th.2009 tentang Narkotika," tandas Kasatresnarkoba Polres Batang AKP Hartono.
Setelah diinterogasi, TAS (37) mengakui perbuatanya dan barang shabu itu adalah pesanan seseorang," akunya.

Hingga saat ini petugas tengah mengembangkan kasus ini untuk memburu bandar shabu.

Kapolres Batang, Menekankan Sikap Disiplin Kepada Anggotanya.

August 22, 2017 Add Comment
Kedisiplinan dalam melaksanakan tugas sangat diperlukan karena bukan hanya untuk menjaga kondisi tetapi juga untuk menciptakan pribadi yang kuat bagi setiap personel Polri. Oleh karena itu diharapkan para personel untuk menanamkan dan menumbuhkan di sanubari yang paling dalam.
"Kedisiplinan merupakan kunci utama dalam melaksanakan tugas, sehingga anggota harus mampu mengaplikasikanya dalam pelaksanaan tugas. Kedisiplinan juga sangat berguna sebagai tolak ukur mampu atau tidaknya anggota dalam mentaati aturan yang telah dibuat," kata Kapolres Batang AKBP Juli Agung pramono saat mengambil apel pagi di halaman Mapolres Batang, Selasa (22/8/17).

Selain itu, Kapolres juga menekankan, sikap disiplin sangat diperlukan dalam kehidupan sehari hari, sehingga  menjadi pribadi yang tangguh dan dapat diandalkan bagi semua pihak.
 "Agar dalam kehidupan bermasyarakat, kita dapat menjadi panutan setiap orang dan bisa diandalkan," jelas Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono.
Senada dengan Kapolres, Wakapolres Batang Kompol Hendri Yulianto mengatakan, kita harus mampu melawan hawa nafsu dan kemalasan yang menjadi penghalang dalam menjaga sikap kedisiplinan.

Dalam apel pagi tersebut, Kapolres Batang didampingi Wakapolres juga melakukan pemeriksaan sikap tampang anggota Polres Batang.

Sesosok Mayat Ditemukan Warga Di Bantaran Sungai Kaliboyo

August 21, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Penemuan sesosok jenasah berjenis kelamin laki laki yang ditemukan warga ditemukan dibantaran sungai Kaliboyo Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang
Kabupaten Batang
sesosok jenasah berjenis kelamin laki laki yang ditemukan warga ditemukan dibantaran sungai Kaliboyo Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jawa Tengah dalam kondisi telanjang posisi tertelungkup tanpa identitas, Minggu (20/8/17) sekitar pukul 17.30 WIB.
“Dari hasil identifikasi sidik jari jasad pria tersebut, akhirnya terungkap diketahui identitas dari jenazah  bernama M. Lutfi (27) Pelajar / mahasiswa warga Kelurahan Krapyak Lor, Kec. Pekalongan Utara, Kota Pekalongan,” ungkap Kasubbaghumas Polres Batang AKP Warsito pada Senin (21/8).
Lebih lanjut Kasubbaghumas AKP Warsito menjelaskan, kejadian berawal saat petugas Kepolisian dari Polsek Tulis Polres Batang yang sedang melaksanakan patroli melihat ada kerumunan warga dijembatan Kaliboyo, mengetahui ada yang mencurigakan di bawah jembatan. Setelah dicek ternyata ada seseorang yang meninggal.
“Petugas dari Polsek Tulis dibantu Tim inafis Satreskrim Polres Batang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP lalu membawa jenazah ke RSUD Batang guna kepentingan visum dan identifikasi,” jelas AKP Warsito.
Setelah diketahui identitas jenasah, lalu petugas Kepolisian menghubungi pihak keluarga.

Menurut Dokter Cipto Waluyo Tim Dokkes Polres Batang mengatakan, keterangan awal dari tim bedah Forensik menyatakan belum diketemukan sebab sebab yang fatal yang mengakibatkan kematian korban.
 “Hanya diketemukan luka lecet pada bagian pinggang , sedikit penggumpalan darah di bagian kepala namun tidak sampai masuk otak dan tidak fatal yang bisa mengakibatkan kematian, diperkirakan kematian korban disebabkan lemas karena  kelaparan, hal ini sesuai dengan keterangan ibu korban bahwa yang bersangkutan sudah berpuasa sejak hari Rabu, lebih lanjut kita menunggu hasil akhir otopsi dari Tim Forensik ,” terang dr. Cipto Waluyo.

Hingga saat ini petugas kepolisian dari Polsek Tulis bersama Satreskrim Polres Batang tengah melakukan penyelidikan dan pendalaman penyebab kematian sambil menunggu hasil autopsi dari tim DVI Polda Jateng.

Koramil 08 bojong Dampingi Dinas Pertanian Sosialisasikan Varietas Padi Unggulan

August 21, 2017 Add Comment
Pekalongan - Bertempat di dukuh sumurwatu Desa Sumurjomblang, Bogo Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan telah berlangsung kegiatanTemu Lapang Varietas Padi Inibrida yg di selenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Prkebunan serta Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Pada hari Senin (21/817).


Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Kepala Balai pengawasan dan sertifikasi benih  Provinsi ( bpsb ) Ir. Eko Partono MM ), Kepala Dpkp, Kepala laboratorium pengamatan hama penyakit kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan  Kab Pkl ( Ir. Siswanto ), PPL Kecamatan Bojong, Muspika kecamatan bojong, babinsa koramil 08 bojong serta unsur terkait di Kecamatan bojong.

Adapun  Jenis varietas padi yang di sosialisasikan untuk di tanam para petani antara lain, Inpari 33, IPB 35, Inpari Sidenuk, Inpari 23, Inpari 20, Inpari Mugibat, Inpari 4, Inpari Unsoed 79 Agritan, Inpari 10 Laela serta Inpari 32 HDB

Dalam sambutanya Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Provinsi eko partono, menyampaikan bahwa untuk penanganan hama saat ini Memang sulit contoh hama sundeb, dan jenis hama yg lain tetapi dari Pertanian tetap akan mengusahakan obat yang bisa mencegah hama tersebut.

Lebih lanjut eko partono mengatakan bahwa ubinan dalam penanaman jenis inpar 4  7,6 ton, Inpari 32  4,2 ton , Inpari 33   4,1 ton, Inpari Unsoed 6,2 ton , produksi bisa berubah karena di lihat dari pengelolaan para petani.dan dari ke 10 jenis padi ini yang paling bagus adalah Inpari 4 , karena di Indonesia ada lembaga penelitian yg mana  jenis padi Inpari 4 layak di tanam dan hasilnya lebih bagus."jelasnya.


Sementara itu Ir. Siswanto ( kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan kab Pkl ) menyambut baik dari kajian dilapangan bahwa lahan sawah semakin hari semakin kurang, sehingga itu merupakan tantangan kita.Benih yg kita coba silahkan para petani memilih dari jenis 10 jenis varietas padi. Semoga para petani bisa meningkatkan produktifitas dengan hasil yang bagus.Saya berharap petani bisa cermat dg hasil uji coba ini semoga kedepan bisa bermanfaat bagi kita semua."pungkasnya.red**( pendim 0710 pekalongan )

Ratusan Pengunjung Menyaksikan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk Dalam Rangka HUT RI 72

August 19, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Ratusan pengunjung memenuhi jalan veteran Batang untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk 
Kabupaten Batang
Ratusan pengunjung memenuhi jalan veteran Batang untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan mengundang dalang Ki Warseno Slank yang mengangkat lakon “Temurune Wahyu Cakraningrat”. Gelaran tersebut digelara Pemda Batang dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 72, semalam.

Turut hadir dalam pagelaran wayang kulit tersebut Bupati Batang Wihaji, Wakil Bupati Batang Suyono, Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha, Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, Wakapolres Batang Kompol Hendri Yulianto, Sekda Nasikhin, Ketua Pengadilan Negeri Indirawati, Kepala Kejaksaan Negeri Edi Ermawan.

Kegiatan diawali dengan pemberian hadiah dari Bupati Batang kepada para pemenang lomba foto Guyup rukun membangun Batang.

Bupati Batang Wihaji dalam sambutan mengatakan pagelaran Wayang kulit ini merupakan rangkaian untuk mengisi kegiatan dalam rangka hari ulang tahun kemerdekaan ke 72.
"Puncaknya pada malam hari ini berupa pagelaran wayang kulit untuk nguri-uri kebudayaan jawa yang banyak simbol watak dari tokoh-tokohnya yang bisa memberi pelajaran pada kita untuk membangun Batang dengan penuh kreasi dan inovasi," katanya.
Ini merupakan bagian untuk melayani masyarakat dan minta di doakan 5 tahun ke depan agar kami bisa memimpin Batang.
"Harapan ke depan kita punya potensi yang luar biasa dengan destinasi wisata Batang dan akan didatangi para wisatawan," jelasnya.
Ia menambahkan kita berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan perubahan sedikit demi sedikit dan tahap demi tahap, Insya Allah Batang ke depan akan semakin makmur dan semakin bagus," imbuhnya.

Sementara itu, Dalang Ki Warseno Slank memberikan kenangan-kenangan kepada Bupati Batang Wihaji berupa tokoh wayang Abimanyu dan Anoman kepada Wakil Bupati Batang Suyono.
"Dirinya menganggap bahwa dua tokoh wayang itu sangat cocok dan sesuai dengan karakter beliau karena sebagai tokoh baru dalam membangun Kabupaten Batang yang maju, sukses dan contoh bagi seluruh Indonesia,” tandas Ki Warseno.
Sejumlah personel Polres Batang mengamankan jalanya pagelaran wayang tersebut.