Batang

Daerah

Kab Pekalongan

Berita Terbaru

Ngaku Bisa Ambil Uang Ghaib, Mbah Surip Perdayai Korbannya Uang Puluhan Juta Rupiah

12:05:00 AM 1 Comment
Berdalih bisa menarik uang dari alam ghaib, Mbah Surip (55 th) alias Colang, warga Dukuh Krajan, Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, terpaksa harus berurusan dengan Polisi lantaran dilaporkan oleh korbanya yang merasa tertipu puluhan juta rupiah namun uang ghaib yang dijanjikan tak kunjung didapat.

Kasmin (57 th) warga Dukuh Plalar RT 02 RW 02 Desa Polodoro, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang melaporkan nasib yang dialaminya kepada petugas Polsek Bandar setelah sadar menjadi korban penipuan dari pelaku yang mengaku sebagai orang sakti.
Kepada petugas korban yang juga seorang Kepala Dusun (Kadus) mengaku menderita kerugian sebesar Rp 28.970.000 setelah dimintai uang untuk biaya ritual.

Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono melalui Kapolsek Bandar AKP Yusi Andi Sukmana mengatakan kalau pelaku sudah diamankan dari rumah seorang warga di Dukuh Krajan, Desa Kluwih, Kecamatan Bandar setelah sebelumnya pelaku sempat menghilang atau bersembunyi di hutan Desa Jolosekti, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. 
"Saat ini pelaku masih dimintai keterangan untuk pengembangan selanjutnya," ungkap Yusi Andi, Selasa (17/1/17).
Untuk kronologi kejadian penipuan sendiri menurut Yusi Andi berawal dari pertemuan korban dengan pelaku setelah lebih dikenalkan oleh tiga orang yang sekarang masih bersetatus saksi.
"Dalam pengakuanya, pelaku mengatakan bisa mengambil uang ghaib senilai antara Rp 800 juta hingga 1 miliar dengan tata cara atau ritual tertentu," terang Yusi Andi.
Karena tertarik akhirnya korban tergiur dan menyerahkan sejumlah uang sebagai syarat untuk mendapatkan uang ghaib. Namun setelah  syarat dan proses penarikan uang ghaib sudah dilakukan, uang ghaib yang dijanjikan tak kunjung diberikan.
"Belakangan pelaku diketahui malah menghilang. Akibatnya setiap korban hendak bertemu untuk menagih tak pernah bisa," jelas Yusi Andi.
Dari hasil penagkapan pelaku, Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti kardus coklat, kain putih, satu botol minyak pewangi jenis gondo mayit dan sebuah papan nama praktik perdukunan.
"Pelaku sendiri akan dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," pungkas Yusi Andi

Dalihnya Ajak Ngopi Bareng Wartawan, Ternyata Test Urin, Akibatnya Inilah Yang Terjadi

8:07:00 AM Add Comment
Dalihnya kumpul bersama awak media dalam acara Coffe Morning, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Batang, Teguh Budi Santoso malah menggiring semua wartwan yang bertugas di wilayah Batang dan pegawai BNN untuk tes urin.
Alhasil, meski awalnya kelabakan, akhirnya semua wartawan dan pegawai BNN mengikuti instruksi melakukan test urin. Suasana semakin gaduh dan riuh saat Teguh Budi 'mengancam' akan merehabilitasi semua wartawan bila terbukti hasil tes urin positif dan akan memecat pegawai bila mengkonsumsi narkoba.
"Sebagai komitmen kita memerangi narkoba, kita mulai dari kesadaran diri kita sendiri. Ayo kita semua test urin," ucap Teguh Budi.
Rupanya Teguh Budi Santoso sejak awal memang sudah merencanakan semuanya, kegiatan yang dimaksudkan diawali dengan pemaparan rencana program BNN di tahun 2017 dan evaluasi kinerja BNN sepanjang tahun 2016.
Kegiatan evaluasi juga diselingi diskusi terkait semakin maraknya peredaran narkoba di wilyah hukum BNN Batang oleh Kasi Pemberantasan narkoba, Kompol Syafril.
Sementara itu kegiatan Coffe Morning bersama awak media digelar di Kantor BNN jalan Slamet Riyadi, Matangan, Batang, Senin (16/1/17).
Usai acara, terungkap test urin yang dikenakan kepada pegawai BNN dan belasan wartawan hasinya negatif. Tak ada satupun wartawan maupun pegawai BNN terindikasi mengkonsumsi narkoba.

Jelang Imlek, Yayasan Klenteng Po An Thian Adakan Ritual Cie Swak

12:17:00 PM 1 Comment
Pekalongan news
Ketua Yayasan Klenteng Po An Thian Kota Pekalongan, Heru Wibawanto Nugroho 
Kota Pekalongan
Menjelang puncak peringatan Tahun Baru Imlek 2568 yang jatuh pada tanggal 28 Febuari nanti, Yayasan Klenteng Po An Thian, Kota Pekalongan, Senin (15/1/17) menggelar upacara ritual Cie Swak atau tolak bala.
Ritual Cie Swak sendiri digelar sehari penuh diikuti ratusan umat Khonghucu dari Kota Pekalongan dan sekitarnya yang mengharapakan tahun ini ada perubahan baik rejeki, kelancaran usaha maupun kesembuhan dari penyakit yang diderita.

Ketua Yayasan Klenteng Po An Thian, Heru Wibawanto Nugroho mengatakan, untuk ritual Cie Swak tahun ini pihak Yayasan Klenteng Po An Thian dibantu oleh Lothang dari Klenteng Tay Seng Bio asal Kota Manado.
"Lothang ini yang akan menjadi media merasuknya roh dewa-dewa yang akan membantu pengobatan maupun ritual tolak bala," ungkap Heru.
Heru menjelaskan, di kami ada kepercayaan, empat hari sebelum perayaan Tahun Baru Imlek, para dewa akan naik ke nirwana untuk melapor kepada Tuhan membawa pesan umat manusia terutama umat manusia di Indonesia agar diberi keamananan, ketentraman dan dijauhkan dari bencana alam dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk pengobatan dan kelancaran rejeki yang dimintakan umat kepada dewa-dewa melalui ritual yang di lakukan oleh Lothang, diawali oleh pembacaan doa-doa kemudian dalam beberapa prosesi, Lothang akan dirasuki oleh dewa dan akan menuliskan permintaan umat kepada sebuah kertas berwarna kuning kemudian akan disusul oleh ritual doa persembahan berupa sekeranjang telur ayam berjumlah enam, buah tiga jenis, seikat hio, lilin merah, beberapa bungkus teh kering dan lain sebagainya.
Selain itu, Heru juga menginformasikan kalau prosesi ritual Cie Swak sendiri biasanya berlangsung 10 hari jelang Imlek yang selanjutnya akan disusul oleh perayaan Cap Go Meh pada tanggal 10 Febuari nanti. 
"Kita merencanakan akan ada kirab berkeliling kota. Namun sebelumnya pada tanggal 31 Januari ada pagelaran wayang potehi," ujar Heru.

Penundan Dan Banyuputih Ditutup Sopir Truk Kecele

8:03:00 PM Add Comment
Dua pangkalan truk yang ada di jalur Pantura Alas Roban resmi ditutup oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Penutupan kedua pangkalan truk tersebut merupakan kebijakan Pemda dalam memberantas praktik pelacuran yang sudah tertuang dalam Perda No. 6 Tahun 2011 dan Perda No. 4 Tahun 2015 tentang pelacuran.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Batang, Wahyu Budi Santoso, Jum'at (13/1/17) kemarin mengatakan, penutupan dua pangkalan truk ditandai pemasangan spanduk yang bertuliskan 'Pangkalan Truk Ini Resmi Ditutup Dan Akan digunakan Untuk Pembangunan Kantor Polsek Dan Puskesmas Banyuputih'

Selain itu, petugas juga memasang palang besi di pangkalan truk Banyuputih dan pangkalan truk penundan, agar truk tidak memasuki lokasi pangkalan untuk parkir kendaraan.

Selama ini menurut Wahyu Budi Santoso, dua pangkalan truk yang ditutup sebelumnya digunakan untuk parkir supir truk yang melintas di jalur pantura Batang. Akibatnya disitu tumbuh bisnis pelacuran murah meriah.
"Bupati akhirnya memerintahkan menutup kedua pangkalan truk tersebut yang selanjutnya akan mengalihfungsikanya menjadi Kantor Polsek dan Puskesmas," ujar Wahyu.
Wahyu menjelaskan, Berbeda dengan pangkalan truk Banyuputih, kalau pangkalan truk penundan nantinya akan berubah menjadi kawasan hijau dan rest area.

Kepala Satpol PP Kabupaten Batang, Suresmi mengatakan, pemasangan 
spanduk yang berisi pengumuman penutupan pangkalan truk nantinya juga diikuti dengan pemasangan drum dan tong besi yang berfungsi sebagai penghalang kendaraan masuk.
"Sebagai langkah awal akan kita pasang drum dan tong untuk menutup jalur masuk," ucapnya.
Sementara itu beberapa supir truk yang bermaksud untuk menepi untuk istirahat pun kecele dan terpaksa pindah lokasi parkir yang lain.

Benarkah Makan Gorengan Dapat Menyebabkan Kanker

4:01:00 PM Add Comment
Pekalongan News
Gambar ilustrasi Dok Google
Belakangan ini kasus kanker di dunia terus meningkat. Menurut data GLOBOCAN (IARC) pada tahun 2012, tercatat sekitar 8,2 juta kematian di dunia diakibatkan oleh kanker.  Kanker dapat disebabkan oleh faktor  genetik dan faktor luar yang dapat membangkitkan potensi kanker didalam tubuh, seperti pola hidup yang tidak sehat dan akumulasi zat karsinogenik di dalam tubuh. Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia yang mana penderitanya meningkat 20 % setiap tahunnya.

Penyakit kanker merupakan penyakit kronis yang perlu dikenali sejak dini. Penyakit ini disebabkan oleh akumulasi dari pola hidup seseorang setiap harinya. Menurut Badan Litbangkes Kementrian Kesehatan RI tahun 2013 menyebutkan bahwa sekitar 40% dari kematian akibat kanker disebabkan oleh makanan dan gaya hidup yang tidak sehat. Faktor penyebab kematian tersebut dapat dicegah dengan memperhatikan pola makan, rajin berolahraga, menghindari depresi serta menghindari rokok maupun alkohol.

Dewasa ini, masyarakat di negara berkembang pun telah menyadari pentingnya mengonsumsi makanan sehat. mereka meyakini bahwa makanan berlemak memiliki resiko tinggi terhadap bahaya kanker, salah satu contoh makanan yang ditakuti namun disukai di Indonesia adalah gorengan yang menggunakan minyak goreng sebagai penghantar panas, menambah rasa gurih, meningkatkan nilai gizi dan kalori dalam bahan pangan. 

Pada dasarnya makanan yang digoreng (deep fat frying) aman bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan. Tetapi perlu di perhatikan bahwa minyak goreng yang digunakan harus memenuhi persyaratan standar mutu SNI 01-3741-2002  yaitu memiliki aroma normal (tidak tengik), kadar asam lemak bebas 0,3%, dan cemaran logam yang rendah. Pemakaian minyak goreng sebaiknya disesuaikan dengan keperluan (tidak terlalu banyak), suhu yang digunakan tidak terlalu panas (180oC-220oC), menggunakan minyak 1-2 kali pakai untuk menggoreng bahan yang sama. Maka perlu berhati-hati jika membeli gorengan dipinggir jalan.

Penggunaan minyak goreng secara berulang-ulang tidak disarankan karena minyak goreng akan mengalami penurunan mutu dan nilai gizi selama proses pengolahan pangan, seperti warna minyak akan berubah menjadi coklat, bau menjadi tengik sehingga gorengan yang dihasilkan pun menjadi berwarna lebih coklat,kurang renyah, bau dan rasa makanan kurang enak, dan  tentunya membahayakan jika dikonsumsi. Selain itu, kadar asam lemak bebas dan lemak jenuh akan meningkat sehingga berpotensi menyebabkan kanker, kontak antara bahan pangan, minyak goreng, dan oksigen dapat membentuk senyawa akrilamida dan radikal bebas yang bersifat karsinogenik. Akan tetapi belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa mengonsumsi makanan  yang digoreng dapat menyebabkan kanker. 

Oleh karena itu mengonsumsi makanan sebaiknya beraneka ragam dan membiasakan pola hidup sehat, sehingga dapat mengurangi bahaya kanker karena pada dasarnya semua makanan yang dikonsumsi  berlebihan itu tidaklah baik dan makanan bukan satu-satunya penyebab kanker.

Oleh : Sheina Aulia Rahmanti
Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan
Institut Pertanian Bogor