Batang

Daerah

Kab Pekalongan

Berita Terbaru

Kasat Binmas Instruksikan Bhabinkamtibmas Giatkan Door To Door System

November 21, 2017 Add Comment
Polres Batang
Kasat Binmas sebagai pentolan pembina fungsi Bimbingan Masyarakat dengan menginstruksikan kepada seluruh Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan intensitas Sambang atau Door to Door System di daerah binaanya.
Batang  - Guna menekan angka kejahatan dan konflik di tengah masyarakat tidak harus selalu dengan langkah – langkah represif, bahkan paradigma sekarang ini kegiatan yang bersifat preemtif dan preventif seperti sentuhan kemanusiaan serta interaksi dialogis yang berorientasi kedekatan antara Polri dan Masyarakat menjadi sebuah strategi yang efektif untuk menekan embrio Kejahatan dan Konflik.

Hal tersebut yang juga menjadi latar belakang Kebijakan Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga,  dalam menerapkan Strategi bertindak untuk menekan angka kriminalitas dan Potensi Konflik di wilayah hukum Polres Batang, Seperti halnya yang kerap disampaikan di berbagai kegiatan yaitu membentuk personel Polres Batang yang mampu mengimplementasikan filosofi Jawa “ Nguwongke Uwong “ ( Memanusiakan Manusia ).

Tindak lanjut untuk menjabarkan kebijakan Kapolres tersebut telah ditindaklanjuti oleh Kasat Binmas sebagai pentolan pembina fungsi Bimbingan Masyarakat dengan menginstruksikan kepada seluruh Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan intensitas Sambang atau Door to Door System di daerah binaanya.
“ Door to Door System selain mengimplementasikasi Perkap nomor 3 tahun 2015 tentang Pemolisian Masyarakat hal ini juga merupakan langkah penjabaran kebijakan Kapolres terkait membentuk personel yang mampu Nguwongke Uwuong. “
Pada kesempatan tersebut (20/11/17), Kasat Binmas diruang kerjanya menyampaikan bahwa pada dasarnya peningkatan intensitas Door to Door System diharapkan mampu menginventarisir permasalahan aktual yang terjadi di tengah warga binaan para Bhabinkamtibmas.

“Instruksi Peningkatan Door to Door System berorientasi terjalinnya kedekatan antara masyarakat dan Polri yang semakin kuat, sehingga diharapkan masyarakat dapat senyaman mungkin menyampaikan berbagai masalah seputar kamtibmas, dengan demikian potensi konflik maupun kejahatan dapat terinventarisir dan dieliminir sejak dini” Jelas AKP Juharno selaku Kasat Binmas.
Bhabinkamtibmas pun sangat merespon baik adanya instruksi peningkatan kegiatan Door to Door System tersebut, seperti yang diungkap Brigadir Mury Walmistana, Bhabinkamtibmas Desa Wringin Gintung di sela – sela tugasnya mengawasi pelatihan jahit bagi tuna karya di daerah binaanya.

Bhabinkamtibmas Ds. Wringin Gintung Polres Batang disela - sela tugas
door to door system pelatihan jahit di daerah binaanya.
“ Sambang merupakan langkah komunikasi yang sangat bagus untuk menjaring berbagai masalah berpotensi menimbulkan dampak sosial khusunya peningkatan angka kriminalitas maupun konflik, seperti kegiatan pelatihan jahit para tuna karya yang kami selenggarakan sekarang ini merupakan hasil dari komunikasi door to door system dimana saya menampung aspirasi warga tentang banyaknya pengangguran yang berpotensi menimbulkan masalah sosial, oleh sebab itu saya berkoordinasi dengan Pemerintah Desa untuk menggelar kegiatan seperti ini “

Jalinan kedekatan Bhabinkamtibmas dan warga di daerah binaanya merupakan upaya preemtif sekaligus preventif untuk mencegah dan menekan angka Konflik sosial maupun gangguan kamtibmas, selain itu Komunikasi interaktif yang terbangun diharapkan secara psikologis mampu memberikan rasa nyaman atas kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Polsek Tulis Bersama Koramil Dan PMI Bedah Rumah Warga

November 21, 2017 Add Comment


Pekalongan News
Polsek Tulis dan Koramil bersama Muspika turut berpartisipasi bergotong royong dalam Program PMI Batang tahun 2017 membongkar rumah tidak layak huni (RTLH) 
Kabupaten Batang - Polsek Tulis Polres Batang dan Koramil bersama Muspika turut berpartisipasi bergotong royong dalam Program PMI Batang tahun 2017 membongkar rumah tidak layak huni (RTLH) bagi keluarga tidak mampu satu rumah satu kecamatan.

Sudah sembilan RTLH yang telah dibongkar dan menjadi rumah yang layak huni. Kali ini PMI Batang melakukan bongkar rumah milik Ibu Tarmuji (70 th) yang beralamat di Dukuh Wonokerto Rt. 02/06 Desa Wonokerso Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang, kemarin.

Ketua Pengurus PMI Kabupaten Batang Achmad Taufiq yang diwakili Bp. Kusnadi mengatakan program bedah rumah seperti ini di harapkan dapat meringankan beban kepada warga yang kurang mampu. Kehidupan dan aktifitas dilakukan seorang diri juga. 
"Mudah mudahan ini dapat membantu dan bermanfaat untuk ibu Tarmuji yang nantinya dapat menempati rumah sehat yang layak huni," katanya.
Pemilik rumah Ibu Tarmuji mengatakan merasa sangat tertolong dengan bantuan dari PMI Batang dan swadaya masyarakat membongkar rumahnya yang masih berupa kayu dan dalam kondisi sudah seharusnya diperbaiki. Tetapi dirinya secara pribadi karens tidak mampu.
''Saya tidak mengira akan mendapat bantuan, karena untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja masih sulit pak. Saya ucapkan terimakasih atas bantuan dari PMI Batang dan swadaya masyarakat Desa Wonokerso ini dan kegiatan tersebut sangat membantu sekali bagi kami,” jelasnya.
Camat Kandeman Supardi, mengatakan program bedah Rumah ini wujud kepedulian Muspika Kecamatan kandeman beserta PMI Kab Batang yang ditujukan kepada warga kurang mampu agar dapat hidup layak sejajar dengan warga lainya.
" Minimal dapat menempati rumah yang layak huni serta sehat, kedepannya warga Desa Wonokerso ini harus lebih baik dan dapat hidup sejahtera nantinya," kata Supardi.
Kepala Desa Wonokerso Rasudi mengapresiasi petugas keamanan yang turut serta membantu bergotong royong.
“Kami ucapkan terimakasih kepada Koramil dan Polsek Tulis serta PMI dalam acara bedah rumah pagi ini. Jelas hal ini sangat membantu warganya,” ucapnya.
Terpisah Kapolsek Tulis Polres Batang AKP I Wayan Sono, mengatakan kami turunkan personel untuk turut bergotong royong meringankan pekerjaan berat selain itu sebagai bentuk empati.
"Kita tanamkan kepedulian pada anggota dengan lingkungan sekitar, untuk mewujudkan kedekatan polri dengan masyarakat,'' kata Kapolsek.

Kesalahan Umum Penyebab Pelanggaran Data

November 21, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Kebocoran data merupakan masalah paling besar dihadapi oleh banyak perusahaan di masa sekarang, penyebab utamanya bukan hanya dari faktor eksternal tetapi juga didominasi oleh faktor internal
Jakarta, Kejahatan siber punya banyak motif dibaliknya, seperti pencurian data menggunakan removable media sampai dengan perampasan laptop yang didorong oleh persaingan bisnis, perseteruan hukum atau kejahatan terorganisir. Kelalaian manusia juga bisa menjadi faktor lainnya, yang seringkali terjadi di kehidupan sehari-hari dan bisa menimpa siapa saja, seperti karyawan bahkan pemilik usaha. Hasil riset Forrester Research 2017 menemukan sekitar 54% dari pelanggaran data disebabkan oleh orang dalam..

Ada beragam cara yang biasa dilakukan karyawan yang berakibat fatal sehingga secara tidak sengaja melanggar keamanan perusahaan, sebagai berikut:

Salah Penanganan Informasi Perusahaan Karyawan seringkali salah menangani informasi perusahaa, seperti mengirim email dokumen ke mesin pribadi di rumah dapat dianggap sebagai pelanggaran, dan orang melakukannya masih terus melakukannya. Contoh lain: Seorang tenaga penjualan sedang berada di jalan dan meminta asisten administrasi di kantor pelanggan untuk mencetak dokumen untuknya. Dokumen itu bisa menjadi informasi penting bagi tenaga penjual dan pelanggannya, namun kemudian data ini akan berada di dalam komputer asisten tersebut dan seringkali itu tidak dihapus, dan itu termasuk pelanggaran.

Flash Disk
Terkadang orang menyimpan beberapa flash disk, dan mereka tidak selalu tahu data apa saja yang ada di dalamnya. Banyak orang membawa data pekerjaan dalam flash disk yang seharusnya ditinggalkan saat orang tersebut meninggalkan perusahaan. Kemudian ada kemungkinan data di flash disk bisa terinfeksi dan kemudian menyebarkan virus ke jaringan perusahaan setelah dimasukkan ke komputer kerja. Banyak organisasi saat ini tidak membiarkan karyawan menyalin file ke flash disk. Jika pengguna tidak yakin dengan kebijakan perusahaan, mereka perlu tahu siapa yang bisa ditanya apakah ada cara digital untuk menyimpan file.

Kecerobohan pada Perangkat dengan Alamat IP
Hampir semua hal di kantor dari printer hingga kamera keamanan memiliki alamat IP di dalamnya. Khusus untuk kantor kecil, sangat penting untuk mengganti kata sandi default pada perangkat ini. Kegagalan atau lalai dalam melakukannya dapat membuka celah dalam sistem perusahaan untuk serangan DdoS. Pada bulan Oktober 2017 sempat heboh dengan hadirnya KRACK yang mampu menerobos perangkat WiFi dengan keamanan WPA2, hal ini menuntut semua perangkat pendukung pada jaringan selalu terupdate, seperti Wifi Router untuk menghindari ancaman digital yang mungkin terjadi.

Riskannya BYOD
Kebijakan BYOD atau Bring Your Own Device sudah sangat lazim dijalankan di banyak perusahaan, namun kebijakan tersebut ternyata menghadirkan risiko keamanan. Misalnya, orang sering tidak mengambil tindakan pencegahan saat mereka membuang perangkat BYOD lama. Banyak yang menjual perangkat lama mereka tanpa meluangkan waktu untuk menghapus data-data yang ada di dalamnya, selain itu BYOD yang secara langsung dapat mengakses data perusahaan dapat mengakibatkan kebocoran data semakin mudah.

Pengawasan Hak Akses
Orang mungkin pernah bekerja di beberapa perusahaan selama lima atau 10 tahun, yang masing-masing dilengkapi dengan hak akses yang berbeda. Selain itu, seringkali Administrator dan pengguna tidak saling berkomunikasi tentang hak akses dan tingkat privilege yang dimiliki pengguna. yang berarti pengguna mungkin masih memiliki hak akses yang tidak sesuai dengan posisinya saat ini. Ini menjadi celah lain yang bisa dimasuki oleh insider yang berasal dari mantan karyawan.

Bahaya Penyelinap
Perusahaan benar-benar perlu melatih pengguna untuk menyadari hal berikut, Terkadang orang akan memasuki lokasi perusahaan dan orang kedua akan datang, dengan mengatakan bahwa mereka melupakan kartu akses mereka, dan membiarkannya masuk. Kecuali orang yang memiliki kartu akses tahu dengan pasti bahwa orang yang yang ingin masuk tersebut adalah pegawai lain atau mitra bisnis, selain dari itu mereka seharusnya tidak membiarkan mereka masuk. Karena motifnya belum tentu baik bahkan mungkin punya niat buruk  yang berbahaya bagi perusahaan.

Penanganan Data Tidak Benar
Hal ini dapat terjadi misalnya di klinik atau kantor tempat karyawan menangani data medis sensitif dan informasi pembayaran. Dengan tidak adanya staf TI dipekerjakan, informasi dapat ditinggalkan di komputer, mesin faks dan mesin pemindai yang hanya memiliki sedikit atau tanpa proteksi kata sandi dan terbuka terhadap pencurian. Ini juga biasa terjadi di kantor-kantor ketika karyawan secara tidak sengaja mengirimkan email penting ke mitra bisnis yang seharusnya tidak menerima. Tentu saja, ini juga bisa terjadi secara tidak sengaja di departemen HR pada perusahaan besar dan menengah, jadi ini adalah sesuatu yang harus diperhatikan. Meninggalkan komputer tetap terbuka saat tidak digunakan juga dapat mengakibatkan pencurian data dapat dilakukan dengan mudah.

Blogging/Update Status tentang Urusan Kerja
Blogging telah menjadi begitu umum sehingga orang mungkin mulai ngeblog tentang proyek perusahaan dan tidak menyadari bahwa mereka telah membahayakan perusahaan. Jika karyawan memutuskan untuk blog, mereka harus menjauh dari topik pekerjaan apapun, tetap berpegang pada hobi seperti musik, seni atau olahraga yang mereka ikuti atau ingini. Meskipun dokumen sensitif tidak dibagi, blogger dapat memberikan strategi perusahaan yang merupakan rahasia internal perusahaan. Jadi karyawan harus diberi tahu bahwa begitu blog mereka ada di web, itu ada di ranah publik dan dapat menimbulkan konsekuensi yang tak terduga bagi bisnis.

Laptop di Bandara
Saat melewati jalur keamanan di bandara, Anda harus melepas sepatu, ikat pinggang, mengosongkan kantong. Apa pun yang Anda lakukan, jangan lupa bawa laptop bersama Anda. Apalagi jika itu merupakan laptop kerja yang memiliki informasi perusahaan yang sensitif dan berpotensi terekspos.

Menilik berbagai kasus yang diakibatkan oleh kesalahan karyawan, Technical Consultant PT Prosperita – ESET Indonesia, Yudhi Kukuh mengemukakan: “Kelalaian dan ketidaksengajaan tentu saja bukan sebuah masalah yang bisa diketahui kapan datangnya, karena hal ini dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Kebijakan pengamanan data yang diterapkan perusahaan harus tepat guna selain juga harus mengimplementasikan solusi keamanan yang komprehensif untuk menutup semua celah yang disebabkan oleh faktor-faktor yang sulit diprediksi.”

Untuk mengatasi kasus-kasus yang disebabkan insider atau orang dalam, Yudhi memberikan beberapa tips untuk membantu perusahaan untuk memperkecil risiko bahkan menuntaskan masalah kebocoran data yang disebabkan kecerobohan maupun ketidaksengajaan, sebagai berikut:

·    Data terlalu sering disalahgunakan oleh karyawan, tip yang baik bagi perusahaan adalah meluangkan waktu untuk mengklasifikasi data mereka. Manajemen akses harus ditinjau secara berkala. Jika orang memahami apa yang dianggap sensitif oleh perusahaan, tidak mungkin akan ada salah penanganan.
·         Menggunakan sistem Antimalware yang ringan dan mumpuni untuk pertahanan terhadap serangan yang mungkin muncul akibat kelalaian sudah menjadi keharusan setiap perusahaan. Untuk mempermudah pengoperasian, pemilihan sentralisasi management berbasis cloud atau on premise menggunakan sistem operasi Linux dapat menjadi pilihan utama.
·         Perusahaan bisa menggunakan Data Loss Prevention (solusi DLP) untuk menghindari terjadinya kebocoran data, melalui pembatasan akses terhadap semua data penting dan berharga, di mana hanya pengguna tertentu yang bisa mengakses data tertentu. Termasuk membatasi perangkat yang bisa mengakses komputer perusahaan, seperti printer, flashdisk, harddisk eksternal dan lainnya. Seperti halnya dalam menentukan data mana yang bisa disalin dan tidak. Teknologi seperti yang digunakan oleh Safetica bisa menjadi acuan sebuah sistem DLP.
·         Enkripsi merupakan teknologi yang mengubah pesan (informasi) sehingga tidak dapat dilihat tanpa menggunakan kunci pembuka rahasia. Solusi ini untuk melindungi data yang dicuri atau hilang karena berbagai macam alasan. Enkripsi bisa disesuaikan dengan kebutuhan, seperti enkripsi file untuk mengamankan file, enkripsi folder melindungi folder dan sub folder lalu yang terakhir enkripsi full disk yang mengenkripsi semua data dalam harddisk. Memilih enkripsi dengan teknologi berstandar Military Grade FIPS 140-2 Validated 256 bit AES encryption seperti yang dimiliki oleh ESET Endpoint Encryption menjadi penting. Dengan teknologi ini tidak ada lagi kekuatiran kebocoran data akibat laptop hilang.
·         Backup data merupakan bagian paling penting bagi kelangsungan sebuah perusahaan, orang dalam hanya salah satu masalah dari sekian banyak masalah yang mengancam keberadaan data, dengan memiliki cadangan data yang selalu diperbarui secara berkala dan rutin, stabilitas kelancaran usaha dapat dipertahankan meskipun dalam skenario terburuk seperti data dicuri dan dihilangkan oleh insider atau akibat serangan ransomware.

Pemkab Batang Menggelar Sosialisasi Pemindahan Pedagang Pasar Batang Sementara Ke Pasar Baru

November 21, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Pemkab Batang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) mengelar sosialisasi pemindahan pedagang Pasar Batang Sementara (PBS) di Jalan Dr Wahidin ke Pasar yang baru di Jalan Jenderal Sudirman.
Kabupaten Batang 
Pemkab Batang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) mengelar sosialisasi pemindahan pedagang Pasar Batang Sementara (PBS) di Jalan Dr Wahidin ke Pasar yang baru di Jalan Jenderal Sudirman. Sosialisasi tersebut berlangsung di Gedung Pramuka, Senin (14/11/17).

Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, sosialisasi pedagang pasar di laksanakan selama lima hari, dan untuk hari pertama ini dikhususkan untuk pedagang pakaian atau konveksi yang nantinya akan menempati kios – kios yang berada di bawah.
''Sosialisasi ini agar pedagang bisa menempati kios – kios secara tertib dan tidak ada permasalahan baik sesama pedagang ataupun dengan pemerintah terkait penempatanya,'' kata Wakil Bupati.

Pasar baru akan segera di tempati oleh pedagang yang rencana pindahnya akhir bulan Desember, untuk tahapan sosialisasi sangat penting, karena pedagang juga harus tahu bahwa kios ini di berikan secara gratis, atau tidak bayar, hanya saja ada hak dan kewajiban pedagang dalam ikut merawat dan pungutan retribusi. 
''Ini diberikan secara gratis alias tidak membayar, namun tetap dipungut retribusi yang merupakan bagian dari hak dan kewajiban pedagang dan sosialisasi ini juga akan menjelaskan undian kios yang akan di laksanakan 4 Desember, dan pedagang pasar mulai pindah akhir desember,'' terang Suyono.
Ia juga menjelaskan bahwa pemindahan pedagang pasar, pemerintah daerah akan memfasilitasi pemindahan dengan berkoordinasi dan bekerjasama dengan pedagang pasar, dan akan ada rangkaian acara selamatan pemindahan dengan pengajian umum.
''Karena pasar sudah di resmikan oleh Bupati Lama sehingga pemindahan pasar hanya selamatan saja dengan menggelar pengajian umum,'' jelas Suyono.
Wabup juga berharap dengan pasar yang semi modern ini agar semua pedagang sadar untuk menjaga kebersihan dan membayar retribusi peraturan yang ada dan selalu mengindahkan dan menaati Perda, hal ini dapat meningkatkan pendapatan dan perekonomian Kabupaten Batang.
''Pasar di bangun murni oleh Pemda dari hasil pajak masyarakat Kabupaten Batang melalui APBD dengan total biaya Rp. 86 milyar, untuk itu kami harap ada ketaan pembayaran retribusi dan ada peningkatan yang saat ini realisasi pendapatan 95%, harus ada kesadaran pedagang,'' tutur Wakil Bupati Batang.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi kabupaten Batang mengatakan, sosialisasi pemindahan pasar akan dilakukan selama lima hari berturut-turut dengan mengundang pedagang secara bergiliran, sosialisasi tersebut akan dimulai hari Senin, 20 November dan akan berakhir pada hari Jum'at 24 November 2017.
''Hari pertama akan kita undang pedagang yang menempati kios dan pakaian yang menempati kios di bawah," terang Isnanto.
Isnanto menegaskan, pedagang Pasar yang akan diundang untuk mengikuti sosialisasi hanya yang telah terdaftar dan terverifikasi di database Disperindagkop. Dan untuk hari ini kita mengundang 456 pedagang kusus untuk pedagang pakaian dan pemilik kios yang berada di lantai bawah.
''Secara teknis tempat- tempat atau kios sudah dikondisikan sebelumnya, jadi kita lebih pada substansi hak dan kewajiban sebagai pedagang bagaimana kebersihanya, retribusinya,'' kata Isnanto.
Sejumlah personel Polsek Batang Kota Polres Batang mengamankan jalannya kegiatan tersebut.

Tingkatkan Rasa Nasionalisme Danramil 10 Wiradesa Berikan Wasbang di Ponpes Ibnu Abas

November 21, 2017 Add Comment
Pekalongan - Dalam rangka untuk meningkatkan lagi jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda,Danramil 10 Wiradesa,Kapten Arm Ahmad Wiryadi berikan wasbang kepada para santri pondok pesantren Ibnu Abas yang bertempat di kelurahan mayangan kec. wiradesa pada, senin,(20/11 )

Dihadapan kurang lebih 250 santri, Ahmad Wiryadi mengajak para generasi muda untuk memahami tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945, Danramil juga menyampaikan tentang pentingnya menjaga kerukunan umat beragama, Kerukunan sesama agama serta kerukunan antar bangsa dari sabang sampai merauke." Jelas Danramil.

Lebih lanjut Danramil berpesan,sebagai generasi muda agar tetap menjaga tetap tegaknya NKRI.
" Kita jangan mau diadu domba, kita harus selalu bersatu bagaikan sapu lidi yg diikat kuat dan tidak mudah goyah dalam menghadapi berbagai ancaman dan rintangan yang mungkin akan timbul" Pungkas Danramil.

Selain di pondok pesantren Danramil 10 Wiradesa Kapten Arm Ahmad Wiryadi menyampaikan akan selalu memberikan wawasan kebangsaan kepada generasi muda yang ada di wilayahnya, tak terkecuali para pelajar dari tingkat SD maupun tingkat SLTA yang ada di wilayah binaan Koramil 10 Wiradesa**red( pendim 0710 pekalongan )