Showing posts with label batang. Show all posts
Showing posts with label batang. Show all posts

Satresnarkoba Polres Batang Bekuk Pengedar Shabu Jaringan Pantura Batang

August 22, 2017 Add Comment
Pekalongan News
TAS alias Simbah (37) warga  Kelurahan Mayangan Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan seorang pengedar  shabu, Simbah ditangkap di jalan raya Warungasem- Wonotunggal  masuk Desa Masin Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang.
Kabupaten Batang
Satresnarkoba Polres Batang Polda Jawa Tengah berhasil membekuk seorang pengedar  shabu yang termasuk jaringan di wilayah pantura Batang.

Pelaku tersebut berinisial TAS alias Simbah (37) warga  Kelurahan Mayangan Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Simbah ditangkap di jalan raya Warungasem- Wonotunggal  masuk Desa Masin Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kasatresnarkoba Polres Batang AKP Hartono, mengatakan,
"Pelaku kami tangkap dini hari pada awal bulan agustus lalu. Dari tangan pelaku petugas menyita I paket shabu," ungkap Kasatresnarkoba AKP Hartono pada Selasa (22/8/17) siang. 
Kasatresnarkoba AKP Hartono menuturkan, awalnya Tim Satresnarkoba Polres Batang mendapat informasi adanya transaksi peredaran shabu di wilayah Kecamatan Warungasem. Dari hasil penyelidikan mencurigai seseorang di jalan raya tersebut.
"Pada saat digledah, kami temukan paket shabu siap edar yang disimpan di dalam saku celana pelaku," jelas AKP Hartono.
Selain mengamankan tersangka dan menyita 1 (satu) paket shabu juga mengamankan 1(satu) lembar kertas grenjeng rokok, 1(satu) bekas bungkus rokok djarum super, 1(satu) buah hp merk samsung warna hitam, 1(satu) bungkus korek kayu bergambar kucing.
"Akibat perbuatan tersebut, pelaku bisa dijerat dengan pasal 114 ayat(1) subsider pasal 112 ayat(1) UU RI No.35 th.2009 tentang Narkotika," tandas Kasatresnarkoba Polres Batang AKP Hartono.
Setelah diinterogasi, TAS (37) mengakui perbuatanya dan barang shabu itu adalah pesanan seseorang," akunya.

Hingga saat ini petugas tengah mengembangkan kasus ini untuk memburu bandar shabu.

Kapolres Batang, Menekankan Sikap Disiplin Kepada Anggotanya.

August 22, 2017 Add Comment
Kedisiplinan dalam melaksanakan tugas sangat diperlukan karena bukan hanya untuk menjaga kondisi tetapi juga untuk menciptakan pribadi yang kuat bagi setiap personel Polri. Oleh karena itu diharapkan para personel untuk menanamkan dan menumbuhkan di sanubari yang paling dalam.
"Kedisiplinan merupakan kunci utama dalam melaksanakan tugas, sehingga anggota harus mampu mengaplikasikanya dalam pelaksanaan tugas. Kedisiplinan juga sangat berguna sebagai tolak ukur mampu atau tidaknya anggota dalam mentaati aturan yang telah dibuat," kata Kapolres Batang AKBP Juli Agung pramono saat mengambil apel pagi di halaman Mapolres Batang, Selasa (22/8/17).

Selain itu, Kapolres juga menekankan, sikap disiplin sangat diperlukan dalam kehidupan sehari hari, sehingga  menjadi pribadi yang tangguh dan dapat diandalkan bagi semua pihak.
 "Agar dalam kehidupan bermasyarakat, kita dapat menjadi panutan setiap orang dan bisa diandalkan," jelas Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono.
Senada dengan Kapolres, Wakapolres Batang Kompol Hendri Yulianto mengatakan, kita harus mampu melawan hawa nafsu dan kemalasan yang menjadi penghalang dalam menjaga sikap kedisiplinan.

Dalam apel pagi tersebut, Kapolres Batang didampingi Wakapolres juga melakukan pemeriksaan sikap tampang anggota Polres Batang.

Sesosok Mayat Ditemukan Warga Di Bantaran Sungai Kaliboyo

August 21, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Penemuan sesosok jenasah berjenis kelamin laki laki yang ditemukan warga ditemukan dibantaran sungai Kaliboyo Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang
Kabupaten Batang
sesosok jenasah berjenis kelamin laki laki yang ditemukan warga ditemukan dibantaran sungai Kaliboyo Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jawa Tengah dalam kondisi telanjang posisi tertelungkup tanpa identitas, Minggu (20/8/17) sekitar pukul 17.30 WIB.
“Dari hasil identifikasi sidik jari jasad pria tersebut, akhirnya terungkap diketahui identitas dari jenazah  bernama M. Lutfi (27) Pelajar / mahasiswa warga Kelurahan Krapyak Lor, Kec. Pekalongan Utara, Kota Pekalongan,” ungkap Kasubbaghumas Polres Batang AKP Warsito pada Senin (21/8).
Lebih lanjut Kasubbaghumas AKP Warsito menjelaskan, kejadian berawal saat petugas Kepolisian dari Polsek Tulis Polres Batang yang sedang melaksanakan patroli melihat ada kerumunan warga dijembatan Kaliboyo, mengetahui ada yang mencurigakan di bawah jembatan. Setelah dicek ternyata ada seseorang yang meninggal.
“Petugas dari Polsek Tulis dibantu Tim inafis Satreskrim Polres Batang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP lalu membawa jenazah ke RSUD Batang guna kepentingan visum dan identifikasi,” jelas AKP Warsito.
Setelah diketahui identitas jenasah, lalu petugas Kepolisian menghubungi pihak keluarga.

Menurut Dokter Cipto Waluyo Tim Dokkes Polres Batang mengatakan, keterangan awal dari tim bedah Forensik menyatakan belum diketemukan sebab sebab yang fatal yang mengakibatkan kematian korban.
 “Hanya diketemukan luka lecet pada bagian pinggang , sedikit penggumpalan darah di bagian kepala namun tidak sampai masuk otak dan tidak fatal yang bisa mengakibatkan kematian, diperkirakan kematian korban disebabkan lemas karena  kelaparan, hal ini sesuai dengan keterangan ibu korban bahwa yang bersangkutan sudah berpuasa sejak hari Rabu, lebih lanjut kita menunggu hasil akhir otopsi dari Tim Forensik ,” terang dr. Cipto Waluyo.

Hingga saat ini petugas kepolisian dari Polsek Tulis bersama Satreskrim Polres Batang tengah melakukan penyelidikan dan pendalaman penyebab kematian sambil menunggu hasil autopsi dari tim DVI Polda Jateng.

Ratusan Pengunjung Menyaksikan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk Dalam Rangka HUT RI 72

August 19, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Ratusan pengunjung memenuhi jalan veteran Batang untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk 
Kabupaten Batang
Ratusan pengunjung memenuhi jalan veteran Batang untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan mengundang dalang Ki Warseno Slank yang mengangkat lakon “Temurune Wahyu Cakraningrat”. Gelaran tersebut digelara Pemda Batang dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 72, semalam.

Turut hadir dalam pagelaran wayang kulit tersebut Bupati Batang Wihaji, Wakil Bupati Batang Suyono, Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha, Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, Wakapolres Batang Kompol Hendri Yulianto, Sekda Nasikhin, Ketua Pengadilan Negeri Indirawati, Kepala Kejaksaan Negeri Edi Ermawan.

Kegiatan diawali dengan pemberian hadiah dari Bupati Batang kepada para pemenang lomba foto Guyup rukun membangun Batang.

Bupati Batang Wihaji dalam sambutan mengatakan pagelaran Wayang kulit ini merupakan rangkaian untuk mengisi kegiatan dalam rangka hari ulang tahun kemerdekaan ke 72.
"Puncaknya pada malam hari ini berupa pagelaran wayang kulit untuk nguri-uri kebudayaan jawa yang banyak simbol watak dari tokoh-tokohnya yang bisa memberi pelajaran pada kita untuk membangun Batang dengan penuh kreasi dan inovasi," katanya.
Ini merupakan bagian untuk melayani masyarakat dan minta di doakan 5 tahun ke depan agar kami bisa memimpin Batang.
"Harapan ke depan kita punya potensi yang luar biasa dengan destinasi wisata Batang dan akan didatangi para wisatawan," jelasnya.
Ia menambahkan kita berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan perubahan sedikit demi sedikit dan tahap demi tahap, Insya Allah Batang ke depan akan semakin makmur dan semakin bagus," imbuhnya.

Sementara itu, Dalang Ki Warseno Slank memberikan kenangan-kenangan kepada Bupati Batang Wihaji berupa tokoh wayang Abimanyu dan Anoman kepada Wakil Bupati Batang Suyono.
"Dirinya menganggap bahwa dua tokoh wayang itu sangat cocok dan sesuai dengan karakter beliau karena sebagai tokoh baru dalam membangun Kabupaten Batang yang maju, sukses dan contoh bagi seluruh Indonesia,” tandas Ki Warseno.
Sejumlah personel Polres Batang mengamankan jalanya pagelaran wayang tersebut.

HUT RI 72,Wakil Bupati Batang Dan Warga Nelayan Mengikuti Gerak Jalan Sehat Merdeka

August 19, 2017 Add Comment
Pekalongan news
Ratusan warga nelayan dan sekitar pantai boum Batang mengikuti gerak jalan sehat nelayan merdeka  dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 72 tahun 2017 bertempat di SPBN Klidanglor Batang dengan Penyelenggara Kantor DPC HNSI Kabupaten Batang.
Kabupaten Batang
Ratusan warga nelayan dan sekitar pantai boum Batang mengikuti gerak jalan sehat nelayan merdeka  dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 72 tahun 2017 bertempat di SPBN Klidanglor Batang dengan Penyelenggara Kantor DPC HNSI Kabupaten Batang.
"Saya percaya masyarakat nelayan di Batang memiliki Jiwa patriotisme dan rasa nasionalisme yang tinggi, karena kita lahir dari nenek moyang pejuang, karena kita di perjuangkan oleh pahlawan pendahulu kita yang memerdekaan Bangsa Indonesia,” Kata Wakil Bupati Batang Suyono saat melepas peserta jalan sehat Jum'at (18/8).
Berkat para pejuang kita dapat berkumpul dan mencari nafkan tanpa ada peperangan, inilah nikmat kita berkat perjuangan para pahlawan yang rela berkorban jiwa dan raga untuk bangsa Indonesia, untuk itu kita wajib mensyukuri atas perjuangan para pahlawan dengan menguatkan rasa nasionalisem kita dan jiwa patriotisme kita.
“Kita harus bangga dengan Bangsa Indonesia, kita harus bangga memiliki Pancasila dan undang – undang Dasar,” tegas Suyono.
Di sampaikan juga oleh Wakil Bupati Suyono yang meminta kepada masyarakat nelayan yang ada di Batang untuk selalu menjaga kerukunan, jangan ada gesekan yang berakibat pada pertikaian yang dapat merugikan diri sendiri dan masyarakat luas.
“Kami harap mesyarakat nelayan kalau memang ada masalah untuk di komunikasikan dengan baik, kalau ada persolaan laporkan kepada kami agar solusi – solusi mudah di dapat, ” jelasnya.
Ketua DPC HNSI Kabupaten Batang Teguh Tarmuji mengatakan, momen peringatan Hari  kemerdekaan Republik Indonesia untuk mempererat tali silaturahmi antara masyarakat nelayan dengan elemen masyarakat, Instansi Pemerintahan tokoh masyarakat, hal ini agar guyub rukun untuk membangun Kabupaten Batang.
“Kita rangkul semua untuk menjadi suatu ikatan kekeluargaan untuk di tumbuh kembangkan dalam mengisi kemerdekaan RI,” katanya.
Disampaikan juga sejak di tebitkanya surat edaran dari Kementrian Kelautan dan Perikanan yang sementara membolehkan nelayan lokal menggunakan alat tangkap cantrang sampai akhir tahun dapat beraktifitas kembali melaut.     
“Enam bulan kedepan khususnya nelayan Batang bisa memanfaatkan ini ntuk melaut sehingga mendapat penghasilan, setelah akhir tahun kita juga akan melakukan langkah – langkah untuk mencari solusi,” jelasnya.
Untuk sementara ini nelayan Batang memang belum banyak yang menggati alat tangkap cantrang, karena kita mempunyai kendala fektifitas alat pengganti dari alat cantrang mengalami kesusahan dari segi permodalan tidak sedikit.
“Masih sedikit nelayan Batang yang mengganti alat tangkap centrang kalau di bandingkan dengan jumlah kapal belum signifikan. Yang ada kapal di bawah 30 Gt yang sudah di rancang menggunakan alat tangkap yang diperbolehkan oleh pemerintah,” pungkasya.
Adapun rute yabg dilalui Start dari SPBN Klidanglor - Dk. Wukirsari - Dk. Pungkursari - Kantor P3 -  Dk. Pemean - TPI 2 - TPI 1 - Finish SPBN Klidanglor Batang.

Nampak peserta sangat antusias dan setelah jalan sehat disediakan hidangan ala kadarnya dan doorprize.
Terlihat pula sejumlah personel Satpolairud Polres Batang yang dipimpin langsung oleh Kasatpolairud, mengamankan jalannya jalan sehat tersebut.

Bupati Batang Melaunching Slogan Guyub Rukun Kerja Kreatif Dan Inovatif

August 18, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Bupati Batang  melaunching Tagline Batang Guyub rukun kerja kreatif dan inovatif  menjadi slogan Batang semalam pada resepsi malam memperingati HUT RI ke 72 di Pendopo Kabupaten Batang

Kabupaten Batang 
Bupati Batang Wihaji melaunching Tagline Batang Guyub rukun kerja kreatif dan inovatif  menjadi slogan Batang semalam pada resepsi malam memperingati HUT RI ke 72 di Pendopo Kabupaten Batang.  

Bahwa secara filosofi, Tagline kata guyub rukun mempunyai makna dalam, pasalnya kata tersebut merupakan warisan nenek moyang sebagai bangsa yang suka bergotong royung, saling menghargai dan menghormati sehingga tercipta kerukunan. 

Dalam kesempatan tersebut Bupati  Batang Wihaji mengatakan, dilihat dari sumber daya alam Kabupaten Batang memiliki potensi yang sangat besar sehingga kalau diimbangi sumber daya manusianya di kelola dengan guyub rukun dan kerja kreatif serta inovatif akan menjadi daerah  sejahtera dan punya potensi ekonomi yang sangat tinggi.
"Kepariwisataan akan tumbuh melihat potensi alam dengan keindahannya, guyub rukun ini sudah mulai muncul kembali dari desa yang memiliki kreatif dan inovatif yang  memanfaatkan alam sebagai sumber ekonomi bidang pariwisata," kata Bupati. 
Ia juga meyakini lima tahun kedepan Kabupaten Batang akan lebih maju dan sejahtera bila kita kreatif dan inovatif dengan mainset dan pemahaman sama  di semua lapisan masyarakat.
" Guyub rukun bersama Pimpinan daerah, Anggota DPRD, Birokrasi, masyarakat untuk berdiskusi dengan semangat yang sama, Insya Allah saya yakin kita bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di Kabupaten Batang, jelasnya. 
Bupati juga berharap, dengan sekian banyaknya kreatif dan inovatif yang sudah mulai di kembangkan dari masing - masing OPD yang memiliki permasalahan anggaran tidaklah menjadi kendala, karena kalau itu terus tumbuh dengan kita kerja semangat , memilki etos kerja dan berdedikasi tinggi akan memiliki berdampak baik bagi terhadap pembangunan Kabupaten Batang.

Kepala Bagain Humas Setda Batang Triossy Juniato menjelaskan, Tagline Guyub Rukun kreatif dan inovati dengan tulisan warna kuning dengan di atasnya ada ujung  ujung tombak yang memiliki makna dua hati pemimpin menyatu satu tujuan membangun Batang.
“Warna ujung tombak  dan  cincin coklat medium yang merupakan  warna tanah menggambarkan cikal bakal manusia dan tanah bumi tempat kita berpijak, kelopak menyambung berwarna hijau mgambarkan msyarkat guyub rukun bersatu padu menyokong pembangunan dengan keimanan  dan  ketakwaan, cincin dengan  jumlah 5 menggambarkan rukun islam, ujung tombak gambaran masyraat yang mendukung pemimpinnya,” jelasnya.                        
Tulisan Batang dengan warna kuning tegas menggambarkan kekokohan, ketegasan, dan kemuliaan kabupaten Batang, dan tulisan guyub rukun warna hijau huruf tidak beraturan melambangkan kerukunan, kedamaian masyarakat Batang yang heterogen.

Dalam launching tersebut Bupati Wihaji menyematkan PIN Guyub Rukun kreatif dan inovatif kepada anggota Kodim 0736/Batang, anggota Polres Batang dan ASN di lingkungan Kabupaten Batang, Pin juga secera serentak di pakai oleh tamu undangan resepsi.

Nampak hadir dalam acara Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono didampingi istri bersama Forkompinda Batang.

Pertunjukan Drama Kolosal Warnai Upacara HUT RI 72 Di Alun-Alun Batang

August 18, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Drama Kolosal yang mengangkat perang Pangeran Diponegoro menarik perhatian dari masyarakat dan peserta upacara, drama yang di perankan oleh anggota TNI Kodim 0736 Batang, anggota Polres Batang, Banser dan Sanggar Seni memukau penonton dan tamu undangan
Kabupaten Batang 
Drama Kolosal yang mengangkat perang Pangeran Diponegoro menarik perhatian dari masyarakat dan peserta upacara, drama yang di perankan oleh anggota TNI Kodim 0736 Batang, anggota Polres Batang, Banser dan Sanggar Seni memukau penonton dan tamu undangan, Pertunjukan drama yang di lanjutkan Upacara Bendera Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI berlangsung di Alun – Alun Batang, bertindak sebagai Pembina Upacara Bupati Batang Wihaji, Komandan Upacara Kasatlantas Polres Batang AKP M.Adiel Ariesto serta di hadiri oleh Forkopimda dan diikuti oleh TNI Kodim 0736 Batang, Polres Batang, ASN di lingkungan Kabupaten Batang, Ormas dan Pelajar.

Bupati Batang Wihaji yang membacakan Sambutan Gubernur Jawa Tengah mengatakan, Pahlawan adalah mereka yang telah mewakafkan diri untuk Indonesia Merdeka dan yang telah tulus ikhlas berkorban jiwa raga demi Indonesia yang bersatu dan berdaulat.
“Tugas kita, menjaga api semangat juang kepahlawanan ini agar terus menyala," katanya 
Disampaikan juga sejak revolusi hingga pasca reformasi, sejak Sukarno sampai Joko Widodo, tidak boleh kita biarkan api ini redup apalagi padam, meski kena angin topan dan badai yang menghantam. Karena ini kekuatan dan jatidiri sejati kita sebagai sebuah bangsa pejuang. Bangsa yang tidak pernah gentar dan pantang surut ke belakang menghadapi persoalan dan tantangan.
“Saya ingin momentum hari ini menjadi penumbuh semangat warga, kemudian menjadi kehendak kuat yang akhirnya dibuktikan oleh kerja nyata. Sebab, yang paling penting, bagaimana mengisi kemerdekaan,”Sambut Gubernur
Bupati Batang Wihaji setelah usai Upacara berharap kepada masyrakat Kabupaten Batang untuk bersyukur Kepada Allah SWT yang dengan rahmatnya kita bisa merdeka, selain itu juga kita juga dalam mengisi kemerdekaan ini untuk selalu guyub rukun memberikan kontribusi yang terbaik bagi pembangunan Kabupaten Batang.
“Kami harap masyarakat untuk melakukan kegiatan yang kreatif dan inovatif demi mengisi kemerdekaan dan membangun Kabupaten Batang yang lebih baik lagi, dan yang penting guyub rukun,” katanya.
Setelah usai upacara dilanjutkan dengan Bupati Batang Wihaji di dampingi Forkopimda memberikan sepeda motor kepada guru di desa terpencil atas dedikasinya dalam mengemban tugas kepada Maskuri, Guru SD Mojo Tengah Kec. Blado dan Ibu Evaliana Nur Aisyah Tyas Guru SMP N 4 Bawang serta penyerahan 1000 sertifikat tanah secara simbolis.

Nampak pula Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono menyerahkan simbolis sertifikat tanah.

Tunjukkan Rasa Nasionalisme, Satlantas Polres Batang Kenakan Pakaian Adat

August 17, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Satuan Lalulintas Polres Batang mengenakan pakaian adat Jawa melayani pembuatan SIM 
Kabupaten Batang 
Ada hal unik dan menarik pagi tadi ketika para pemohon SIM (Surat Ijin Mengemudi) datang ke Kantor Satuan Lalulintas Polres Batang.  Mereka menjumpai petugas yaitu anggota polisi lalu lintas yang melayani pembuatan SIM mengenakan pakaian adat Jawa.

Tentu saja hal ini membuat masyarakat pemohon SIM agak terkejut karena tidak seperti hari hari biasa, para Polisi mengenakan pakaian dinas lengkap, Rabu (16/8/17).
Ihun warga Pesona Griya Batang tertegun ketika mendapatkan pelayanan petugas Polisi yang menggunakan pakaian adat Jawa tersebut.
“Unik dan menarik polisi mengenakan pakaian adat jawa, saya sampai  tertegun semua anggota Polisi  mengenakan pakaian adat jawa, dengan ramahnya mereka memberikan pelayanan," Kata Ihun saat di tanya awak media.    
Kasat Lantas Polres Batang, AKP M. Adiel Ariesto mengatakan, khusus memperingat Hari Kemerdekaan RI Ke 72 Satlantas Polres Batang memberikan sedikit warna yang berbeda utamanya di pelayanan, hal ini untuk menunjukan rasa nasionalisme.
“Beberapa hari kedepan khusus pelayanan di Satlantas menggunakan pakian adat khas daerah Jawa lengkap dengan dengan blangkon begitu juga dengan Polwan juga mengenakan pakaian adat Jawa Kebaya,” kata AKP M. Adiel Ariesto.   
Ia juga menuturkan menggunakan pakaian adat Jawa untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa dari Kepolisian tidak selamanya kaku, tapi ada saatnya juga kita bisa menunjukan sebagai manusia biasa untuk mengajak masyarakat meningkatkan rasa nasionalisme kita dengan cara yang berbeda – beda.
“Ini mungkin berbeda dengan Satuan Lalu lintas di Polres lain, karena masing – masing punya khas yang berbeda sesuai dengan kearifan lokal daerah masing – masing, Satlantas Poles Batang memberikan hal yang agak unik, jadi lain dari hari – hari biasanya," jelasnya.
AKP M. Adiel Ariesto juga berharap kepada seluruh masyarakat untuk ikut mencintai adat budaya yang ada di Indonesia terutama daerah kita, karena kita juga memiliki adat dan budaya yang berbeda tatapi tetap menjadi satu Negera Republik Indonesia.

“Kita tanamkan dan pukuk rasa nasionalisme kita, rasa cinta dan rasa bangga kita yang  berada di bumi pertiwi ini, mudah –mudahan ini dapat menularkan pada seluruh elemen masyarakat untuk mencintai adat istiadat kebudayaan daerah dan Negara kita," 

Kapolres Pimpin Sertijab Tiga Pejabat Utama Polres Batang

August 16, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono saat meminpin upacara serah terima jabatan Wakapolres, Kasatreskrim  dan Kapolsek Bandar  bertempat di halaman Mapolres Batang.
Kabupaten Batang 
Kapolres  Batang AKBP Juli Agung Pramono, mengatakan  alih tugas di lingkungan Polri merupakan hal biasa, wajar dan alami, dengan maksud untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan dinamika tugas guna menjamin kesinambungan pelaksanaan program maupun kebijaksanaan pimpinan Polri sebagai upaya memelihara dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan, ancaman dan gangguan kamtibmas yang semakin kompleks.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono saat meminpin upacara serah terima jabatan Wakapolres, Kasatreskrim  dan Kapolsek Bandar Polres Batang bertempat di halaman setempat, Rabu (16/8/17).

Disampaikan pula serah terima jabatan yang baru saja kita saksikan merupakan salah satu rangkaian alih tugas yang dilaksanakan di jajaran Polda Jateng khususnya di Polres Batang.
“Alih tugas di maksudkan sebagai pembinaan personel dalam memberikan pengalaman jabatan, agar yang bersangkutan semakin mantap dan matang dalam penguasaan bidang tugasnya  dengan pengalaman dalam kepemimpinan, yang pada gilirannya dapat menjadi bekal pengembangan karier,” jelas AKBP Juli Agung Pramono.
Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga mengapresiasi dan menyampaikan rasa simpati.
“ Saya ucapkan terimakasih kepada Kompol Widodo Ponco Susanto yang telah menjabat Wakapolres Batang kurang lebih selama  2 tahun 4 bulan, dan selamat atas kepercayaan pimpinan memberikan jabatan baru sebagai kanit 1 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Jateng,” kata Kapolres.
Diharapkan dengan pengalaman jabatan yang dimiliki, saya percaya saudara mampu melaksanakan tugas sebagai  Kanit 1 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Jateng karena pernah berdinas di lingkungan  Ditreskrimum.

Selain itu Ia juga  menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada AKP Suhadi, S.H.,yang telah menjabat Kasatreskrim Polres Batang selama lebih kurang 2 tahun, dapat mengendalikan situasi kriminalitas secara umum dengan baik dan kondusif.

Demikian juga kepada AKP Yusi Andi Sukmana, yang telah menjabat Kapolsek Bandar selama lebih kurang  2 tahun juga cukup baik dan kondusif dalam menjaga  situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas di wilayah Polsek Bandar.
“Kata orang bijak lebih baik satu suri tauladan dari pada seribu nasehat  yang perlu kita renungi yaitu jangan memikirkan lamanya kita menduduki suatu jabatan, tetapi apa yang sudah kita perbuat untuk masyarakat lingkungan, bangsa dan negara selama kita menjabat,” tutur Kapolres Batang.
Tak lupa Kapolres juga memberikan apresiasi kepada para istri/bhayangkari yang telah menemani para bapaknya bertugas di Polres Batang.
“Saya ucapkan terima kasihkepada ibu Ponco, ibu Suhadi dan ibu Yusi karena perannya memberi dorongan moril maupun semangat kepada suami, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik,  serta membantu suami dalam membina bhayangkari Cabang Batang, sehingga terjalin suasana yang harmonis dan penuh kekeluargaan,” ujar Kapolres.
Selanjutnya Kapolres memberikan ucapan selamat datang kepada Kompol Hendri Yulianto, AKP Eko Marudin, dan IPTU Imam Sudrajat. 
“ Saya sampaikan ucapan selamat datang di Polres Batang, segera dan cepat bisa menyesuaikan dengan suasana tugas baru dan laksanakan koordinasi yang baik dengan instansi terkait,” tegasnya.
Diakhir sambutan Kapolres berpesan memimpin adalah seni, oleh karena itu diharapkan dalam memimpin jangan hanya perintah, tetapi  harus bersama-sama menyertai anggota sehingga anggota punya moril dan bila ada sesuatu cepat teratasi.
“Kepercayaan pimpinan untuk menduduki jabatan jangan disia-siakan, namun hendaknya ditindak lanjuti dan ditunjukkan dengan kerja keras penuh semangat dan prestasi nyata walaupun  masih dihadapi berbagai kendala keterbatasan bidang  personel,  materiil, logistik maupun kondisi lainnya. Hasil kinerja yang sudah dicapai pejabat lama hendaknya dapat dipelihara dan diteruskan, serta  di tingkatkan,” tandas AKBP Juli Agung Pramono.

Bupati Batang Kukuhkan Duta Paskibra Kabupaten Batang

August 16, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Bupati Batang saat mengukuhkan paskibra Kabupaten Batang di Aula Pendopo Kabupaten Batang
Kabupaten Batang 
Sebagai duta Paskibra Kabupaten Batang yang terpilih dari ribuan siswa siswi dan ini untuk menjawab tantangan rendahnya patriotisme dan nasionalisme generasi muda. Diharapkan Pelatihan ini bukan sekedar baris berbaris namun melatih nilai kejuangan.

Hal tersebut dikatakan Bupati Batang saat mengukuhkan paskibra Kabupaten Batang   Wihaji,di Aula Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (15/8).

Saya mengucapkan bersyukur karena masih diberikan semangat nasionalisme dan patriotisme terutama pada anggota Paskibra Kabupaten Batang.
"Kalian adalah siswa siswi yang terpilih dari sekian siswa untuk menjadi pasukan pengibar bendera. Saya sangat berharap untuk tanggal 17 Agustus 2017 Paskibra dapat melakukan pengibaran bendera dengan sebaik-baiknya," kata Bupati.
Dalam kesempatan tersebut Bupati mengapresiasi pada anggota paskibra.
" Saya sangat senang dan mendukung kegiatan Paskibra khususnya yang telah berlatih pagi, siang hingga sore hari di lingkungan Kabupaten Batang," ujarnya.
Dijelaskan, karena dengan adanya Paskibra, tidak hanya melatih akademi, fisik, maupun sekedar latihan untuk menaikkan bendera pada 17 Agustus, tapi kegiatan ini juga akan berlanjut untuk masa depan generasi yang menggantikan kepemimpinan nantinya.
"Saya berharap kepada anggota Paskibra agar terus menumbuhkan sikap nasionalisme bahwa saya Indonesia, saya Pancasila, saya Bhinneka Tunggal Ika dan bangga menjadi orang Batang," tegasnya.
Disini saya mengajak kepada siswa-siswi Paskibra menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang terlebih dahulu dan saat ini kita hanya merasakan kenikmatan yang telah diperjuangkan oleh jasa para pahlawan.
"Oleh karena itu disini kita wajib menjalankan kewajiban untuk menjaga rasa persatuan dan kesatuan dimulai dari jiwa nasionalisme dan patriotisme khususnya dari anggota Paskibra Kabupaten Batang dan tunjukan keseriusan menjadi anggota paskibra ," tandasnya.
Bupati menambahkan trimakasih pada orangtua paskibra yang telah mengikhlaskan putra putrinya untuk menjadi anggota paskibra.
"Trimakasih kami ucapkan, semoga dengan do'a para orangtua dan kita bersama paskibra dapat melaksanakan tugasnya," imbuh Bupati.
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono mengatakan momen ini diharapkan dapat bermanfaat bagi anggota paskibra untuk memberikan yang terbaik.
"Berikan terbaik untuk bangsa, Kabupaten Batang dan orangtua. Semoga kelak menjadi generasi penerus kepemimpinan," kata Kapolres yang juga alumni paskibra tahun 92 Bogor.
Turut hadir Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono,, Wakil Bupati Suyono,Ketua DPRD Imam Teguh Raharjo, Pasi Intel Kodim 0736/ Batang Kapten Inf. Abdul Mutholib, Pasi Ops Kodim 0736/Batang Kapten Inf. Gatot (Pasi Ops Kodim 0736/Batang), Sekda Batang. Nasikhin, Kepala OPD Kab. Batang, Perwakilan Pelajar Paskibraka, Ketua Bhayangkari, Ketua Persit, ASN lingkungan Kab. Batang.

Kapolres Batang, Ingatkan Anggota Agar tetap Siaga Dan Waspada

August 16, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono berjalan kaki dari kediaman menuju ke halaman Mapolres Batang melalui belakang barisan peserta apel dan masuk disela sela anggota yang berbaris
Kabupaten Batang
Tidak seperti hari biasanya, Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono berjalan kaki dari kediaman menuju ke halaman Mapolres Batang melalui belakang barisan peserta apel dan masuk disela sela anggota yang berbaris.

Sontak hal ini membuat kaget anggota yang disentuh orang nomor satu di jajaran Polres Batang tersebut.Ternyata Kapolres memeriksa sikap tampang dan penampilan anggota di tiap tiap pletonnya, Selasa (15/8).

Setelah satu persatu anggota diperiksa Kapolres menyampaikan, menjelang upacara 17 Agustus diharapkan untuk memperhatikan sikap tampang, performance dan perilaku masing masing individu.
"Tampilkan yang terbaik dan kita bisa menjadi contoh masyarakat dengan berpenampilan rapi, karena itu menandakan pribadi dan membawa nama baik kesatuan," kata Kapolres.
Disampaikan pula akan banyak kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat di hari kemerdekaan, maka dari itu pengamanan harus tetap dilaksanakan dengan sebaik-baiknya begitu juga dengan pelayanan terhadap masyarakat.

Namun dari itu kita tidak boleh lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan, karena ancaman terorisme terhadap anggota Polri di seluruh Indonesia ada di depan mata.
"Saya mengingatkan kepada seluruh anggota, untuk tetap siaga dan waspada dalam melaksanakan tugas sesuaikan SOP dan protap," tegas Kapolres.
Ia juga menambahkan agar selalu meningkatkan deteksi dini untuk mengantisipasi segala ancaman. 
"Jangan lupa tingkatkan ibadah dan berdo’a kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan kehendakNya kita semua bisa terhindar dari segala hal-hal yang tidak diinginkan," imbuhnya.



Ground Breaking,Pengolahan Kakao Terpadu Di Sigayung Tulis Batang

August 16, 2017 Add Comment
Dirjen Industri Agro Kementrian Perindustrian Panggah Susanto melaksanakan seremonial peletakan batu pertama pembangunan pusat pengembangan Kompetensi Industri dan Pengolahan Kakao Terpadu yang di dampingi oleh Bupati Batang  Wihaji, 
Kabupaten Batang 
Dirjen Industri Agro Kementrian Perindustrian Panggah Susanto melaksanakan seremonial peletakan batu pertama pembangunan pusat pengembangan Kompetensi Industri dan Pengolahan Kakao Terpadu yang di dampingi oleh Bupati Batang  Wihaji,  Ditjen Perkebunan Kementrian Pertanian dan Dirut PT. Pagilaran  Rahmat Gunadi, di PT. Pagilaran Unit Produksi Kakao Segayung Utara Desa Kenconorejo Tulis Batang, Selasa (15/8).

Direktur PT Pagilaran Rahmat Gunardi mengatakan Pendirian pabrik kakao di Batang sebagi upaya menyambungkan dengan kepentingan perkebunan dan industri primer, karena kita banyak mengalami kendala pada biji kakao yang di mainkan banyak pihak dan pasar yang fluktuatif sehingga menjadi sulit kita kendalikan di hulu.
“ karena prodak perkebunan yang menentukan harga yaitu pasar bukan produsen, oleh sebab itu maka sebuah upaya bagaiman biji kakao yang prodak agrikultur digeser ke walayah manufaktur, maka kalau sudah jadi coklat yang menentukan harga coklatnya pabrikan,” kata Rahmat Gunardi.
Pabrik Kakao ini juga sebagai upaya berbagai dengan dengan rakyat, karena kami merupakan lembaga pendidikan UGM ( Univertas Gajah Mada ) maka nilai – nilai yang kita pakai sebagai Universitas kerakyatan yang tentu saja membela kepentingan petani.
”kita berbagai manfaat sehingga petan bisa mendapatkan manfaat lebih baik yang tentunya keinginanya terus berkembang, yang saat ini petani kakao sudah usia 50 tahun dengan pemerintah sudah berinvestasi besar kelak ada yang mengurus apa tidak. Maka industri ini membangun sebuah pemikiran yang kelak dapat menginspirasi generasi muda,” tuturnya.
Adapun bahan baku Kakao yang kita butuhkan 8000 Ton dalam setahun, semoga kita bisa mencukupi kebutuahan tersebut dengan menggandeng petani plasma binaan PT. Pagilaran dengan Jawa Timur dan sebagian dari luar Jawa.
“untuk kebutuhan Kakao di Pabrik ini mencapai 8000 ton pertahun, sehingga tidak menutup kemungkinan kita akan mendatangkan Kakao dari Sulawesi, dan pabrik ini akan kita bangun sampai tahap pabrik leaker dan tahun depan sampai ke Bater dan Powder serta Paste,” jelasnya.
Dirjen Industri Agro Kementrian Industri Panggah Susanto mengatakan,  Pembangunan pabrik kakao ini untuk mempercepat hilirisasi pengembangan kakao serta menjadaipusat berbagi kegiatan dari pusat produksi,  wahana untuk riset dan inovasi pembelajaran sinergi Perguruan Tinggi, masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia yang berkompetensi.
“ Sebenarnya Pabrik ini pusat pengembangan Kakao multi fungsi sebagai penggerak petani  Kakao di wilayah Jawa Tengah dan wilayah Jawa pada umumnya dan tentunya nanti bisa bisa di tularkan dan dikembangkan diwilayah yang lain," jelasnya.
Adapun nilai investasinya mencapai Rp. 105 milyar untuk pembangunan gedung dan peralatan mesin, Pabrik ini tidak terlalu besar untuk ukuran indutri skala komersial penuh namun melihat dari fungsinya nilai investasi dan nilai fungsi yang cukup besar ini harus dioptimalkan.  
“ Karena pabrik milik pemerintah, Kakao yang terbesar maka dari tim UGM dan tim dari Kementrian Perindustrian akan mengawal secara terus menerus sampai terselesainya pabrik ini dengan baik yang akan selesai di Bulan Desember 2017.”
Bupati Batang Wihaji yang ikut dalam Ground Breaking atau peletakan batu pertama mengatakan, Pabrik Coklat yang akan di bangun merupakan terbesar milik Pemerintah yang berada di  Kabupaten Batang, karena kita memiliki potensi Kakao yang di miliki PT. Pgilaran sebanyak 200 Ha dan bahan baku yang sudah jelas ada.
“ Pabrik ini akan membutuhkan tenaga kerja kurang lebih 1000 kami harapkan dapat mengambil tenaga kerja dari Kabupaten Batang, paling tidak dapat membantu mengurangi pengangguran yang ada di Kabupaten Batang,” terangnya.
Bupati juga berharap kepada investor untuk menginvestasikan di Kabupaten Batang karena Batang memiliki  pusat energi listrik dengan berdirinya PLTU 2x1000 MW, serta memliki ikilim investasi yang kondusif kalau di kordinasikan dengan baik. 

Sejumlah personel Polsek Tulis Polres Batang dan Koramil Tulis mengamankan jalanya kegiatan nampak pula turut menghadiri Kapolsek Tulis Polres Batang AKP I Wayan Sono.


Bupati Batang Membacakan Sambutan Gubernur Jawa Tengah Saat Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah Ke 67

August 15, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Bupati Batang Wihaji saat menjadi Inspektur Upacara membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah yang ke - 67 bertempat di halaman kantor Pemkab Batang
Kabupaten Batang
Melalui karya dan aksi nyata dari waktu ke waktu Jawa Tengah terus bercolek untuk merias diri agar menarik hati. Dari masa kemasa Jawa Tengah terus berbenah untuk merespons setiap keluh kesah dan menyelesaikan persoalan yang susah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji saat menjadi Inspektur Upacara membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah yang ke - 67 bertempat di halaman kantor Pemkab Batang, Selasa (15/8/17).
"Alhamdulillah infrastruktur di Jawa Tengah semakin memadai serta pelayanan publik juga baik, akan tetapi masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus kita selesaikan dengan tuntas, masih banyak persoalaan yang harus dapat kita uraikan dan carikan solusi secara cerdas," katanya.
Dijelaskan bahwa kemiskinan menjadi salah satu persoalan besar untuk dapat segera penyelesaianya, termasuk sektor pendidikan, kesehatan dan sektor lainya yang masih memerlukan perbaikan.

Belum lagi makin maraknya peredaran Narkoba yang nyata-nyata merusak mental masa depan anak-anak kita, maka kita harus optimis kita tidak boleh surut dan berpantang mundur menghadapi persoalan-persoalan tersebut semangat juang pantang menyerah harus dikobarkan.
"Saya yakin diniati dengan ikhlas dan jiwa semangat ke gotongroyongan maka kita mampu menumpaskan setiap persoalan dengan sebaik-baiknya," jelasnya.
Ia juga menambahkan di depan kita juga akan menghadapi tahun-tahun politik yakni tahun 2018 nanti diselenggarakan Pilgub dan 7 Pilkada Kabupaten/Kota se Jawa Tengah, dan tahun 2019 kita akan melaksanakan Pileg dan Pilpres serentak.
"Oleh karena itu, mari kita jaga tahun tahun politik ini dengan jiwa kedewasaan yang tinggi, berbeda pilihan bukan berarti harus tawuran dan jotos-jotosan perbedaan ini keniscayaan pilihan itu hak setiap orang yang harus dihargai," tuturnya.
Diakhir amanatnya, Gubernur menyampaikan," selamat melanjutkan karya pengabdian pada bidang tugas masing-masing Dirgahayu Provinsi Jawa Tengah," pungkasnya.

Nampak hadir Wakapolres Batang Kompol Widodo Ponco Susanto bersama Forkopimda, para kepala OPD di lingkungan pemkab Batang, untuk komandan upacara di jabat Kapolsek Warungasem Polres Batang AKP Akhmad Almunasifi sementara peserta upacara terdiri dari, Kodim 0736 Batang, Polres Batang, Satpol PP Batang, Dinas Perhubungan Batang, Karyawan-karyawati ASN dilingkungan pemkab Batang, dan Gabungan Organisasi Wanita batang, dan para pelajar.

Memperingati HUT RI Ke 72 Polsek bandar Gelar Pengajian Umum Dalam Rangka Polsek Bandar Bersholawat

August 14, 2017 Add Comment
Ribuan jamaah menghadiri  pengajian umum dalam rangka “Polsek Bandar Bersholawat“ yang merupakan Rangkaian Kanzus Sholawat Pekalongan Tahun 2017 M / 1438 H bertempat di depan Mapolsek Bandar Polres Batang, Minggu (13/8/17/) malam.

Kegiatan dihadiri Muspida Kabupaten Batang, Muspika Kec. Bandar, Habib Lutfi B Ali B Yahya dari Pekalongan, Habib Ali Zaenal Abidin dari Pekalongan dan  Habib Umar Muthohar dari semarang.

Sebelumnya diawali pembacaan Maulid Simthudurror dipimpin oleh Habib Ali Zaenal Abidin dari Pekalongan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Pembacaan teks Pancasila oleh Brigpol Murdiyatmoko Anggota Polsek Batang Polres Batang.


Sambutan Ketua Panitia oleh Camat Bandar, Wawan Nurdiansyah, selaku Panitia penyelenggara dalam sambutan mengatakan kegiatan pengajian umum dalam rangka

 “Polsek Bandar Bersholawat“ yang merupakan Rangkaian Kanzus Sholawat Pekalongan Tahun 2017 M / 1438 H, merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun diselenggarakan dan kesempatan sekarang bertepatan dengan peringatan HUT RI Ke 72.
“Semoga persatuan dan kesatuan NKRI tetap terjaga, mari kita ikuti kegiatan ini dengan baik semoga berbuah pahala, dan mari kita guyub rukun membangun Batang,” kata Camat Bandar.
Kasdim 0736 Batang , Mayor Inf. Raji dalam sambuatan mengatakan bulan ini adalah bulan mulia sekaligus pada tanggal 17 Agustus adalah meruapakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Batang, khusus masyarakat Bandar, nanti pada tanggal 17 agustus 2017, pukul 17.00 WIB supaya melaksanakan do’a bersama bagi keselamatan Bangsa Indonesia.
“Akhir akhir ini banyak sekali gangguan dari luar, ikutilah kegiatan kegiatan positif seperti kegiatan seperti sholawatan  ini yang dapat mempersatukan bangsa maupun umat, semoga bangsa kita tetap aman dan tentram,” jelas Kasdim.
Habib Umar Muthohar dalam tausiah mengatakan marilah kita menjadi manusia yang pandai bersyukur dan bersabar, apabila diberi nikmat maka kita bersyukur namun dengan syukur yang sesuai sunah, dan apabila kita diberi cobaan maka kita harus bersabar, karena dengan kita bersyukur maka kita akan ditambah nikmatnya oleh Allah SWT.
“Marilah didalam hidup ini kita selalu mendekat dengan para ulama agar hidup kita dapat terarah dan marilah kita syukuri kemerdekaan yang telah kita dapatkan ini dengan menjadi warga negara yang baik,” tuturnya.
Sementara itu Habib Lutfi Bin Ali Bin Yahya dalam tausiahnya menyampaikan kemerdekaan yang telah kita rasakan sekarang ini adalah hasil dari perjuangan para pahlawan dan ulama kita dimasa dulu, dan penyebaran islam di tanah jawa juga merupakan jasa jasa dari para ulama terdahulu diantaranya sultan Trenggono, wali songo, kyai Hasim ashyari dan lain-lain.
“Maka mari seluruh umat islam bersatu karena apabila umat islam bersatu maka Indonesia akan kuat dan sulit untuk dipisahkan dari luar, namun yang berbahaya adalah memecah belah umat islam dari dalam,” tutur Habib Lutfi.
Ia juga mengajak marilah kita mengingat sejarah dan jasa jasa para pahlawan, karena itu sangat penting, bahkan Al quran mengajarkan agar kita tidak melupakan sejarah, ingatlah jasa-jasa para pahlawan dan orangtua kita yang telah memerdekan Indonesia.
“Mari kita tunjukan bahwa kita adalah bangsa Indonesia yang mempunyai akhlak luar biasa yang kita dapatkan dari Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya.
Nampak pula Kapolsek Bandar Polres Batang AKP Yusi Andi Sukmanasejumlah personel Polsek bandar dan Koramil dibantu Banser melaksanakan pengamanan jalannya pengajian.

Ribuan Peserta Obor Bentuk Konfigurasi Melambangkan Hari Kemerdekaan RI Ke 72

August 13, 2017 Add Comment
Polres Batang
Ribuan peserta pawai Obor bertemu dan berkumpul di Lap Wonotunggal ,membentuk Konfigurasi dengan angka 72 yang melambangkan hari Kemerdekaan RI ke 72
Kabupaten Batang
Menjelang perayaan HUT RI Ke 72 Kecamatan  Wonotunggal menggelar Pawai Obor di lapangan Wonotunggal  yang dimulai pemberangkatan dari 2 titik yang berbeda, Sabtu malam(12/8/17).

Hadir dalam kegiatan Pawai Obor di lapangan Wonotunggal tersebut Bupati Batang H Wihaji SAg MPd,Camat Wonotunggal Dwi Riyanto.,Danramil 08 wonotunggal Kapten Inf Pramono.,Kapolsek Wonotunggal Polres Batang AKP Donni Krestanto Ka UPT Disdikpora Suharno ,Kades se Kec Wonotunggal.

Kegiatan Pawai Obor mulai pukul 19.00 dari 2 titik pemberangkatan Pertama dari Lapangan desa Kedungmalang dan Kedua dari depan Masjid Arrohmah desa Siwatu dan dalam pelaksanan Parade pawai obar HUT RI 72 ini  dimeriahkan oleh kelompok Drumband SPM dari SMPN 2 Wonotunggal.

Ribuan peserta pawai Obor bertemu dan berkumpul di Lapangan Wonotunggal membentuk Konfigurasi dengan angka 72 yang melambangkan hari Kemerdekaan RI ke 72, disebelah selatan di kibarkan Bendera Merah Putih raksasa oleh Anggota Banser .

Camat Wonotunggal Dwi Riyanto mengatakan Malam ini seolah lapangan Wonotunggal menjadi lautan Api mengingatkan kembali Bandung lautan api, warna merah membara dan kilatan kembang api menabah suasana semarak .
"Pawai Obor memang sengaja digelar menjelang HUT RI 72, agar menggugah semangat kita untuk lebih giat berkerja , Obor adalah sebagai saksi bisu para pejuang dan Pahlawan yang telah berjasa memerdekakan NKRI,”Ujar Camat Wonotunggal  Dwi Riyanto.
Bupati Batang Wihaji mengapresiasikan kegiatan parede pawai obor di Lapangan Wonotunggal.
“Saya sangat salut dengan masyarakat  Wonotunggal yang sangat kompak dan semangat dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI 72 ini, yang didasari dengan rasa ikhlas peserta telah berbondong bondong ke Lapangan Wonotunggal, “ Jelas Bupati Batang  Wihaji.
Bupati Batang  Wihaji menambahkan sebetulnya kegiatan ini ide Camat Wonotunggal  yang didukung Muspika,sehinggaa Kecamatan Wonotunggal punya Nuansa yang lain dari tahun yang lalu. 
“ Semoga kegiatan Positif ini tetap dilaksanakan pada tahun berikutnya,” imbuh Bupati Batang  Wihaji  
Acara tambah semarak dihibur musik Dangdut Garuda pimpinan Kades Sodong , para pejabat di daulat tampil di panggung untuk membawakan lagu, sehingga para peserta pawai cukup terhibur.

Personel Gabungan Polsek wonotunggal Polres Batang dan Koramil 08 Wonotunggal dibantu Banser Kecamatan Wonotunggal dan Damkar Kabupaten Batang mengamankan kegiatan pawai obor di Lapangan Wonotunggal.

Kapolres Batang Sematkan Baret Dan Resmikan Dermaga Baru Satpolairud

August 08, 2017 Add Comment
Penandatanganan prasasti dermaga tambat baru “Parama Satwika” bertempat di ruang Batang Dolpin Center.
Kabupaten Batang 
Tiga personel Satpolairud Polres Batang berenang sejauh 2 mil menuju bibir pantai pantai Sigandu Batang,  Hal itu dilakukan  sebelum menjalani upacara pembaretan  penerimaan anggota baru yang bertugas di Satpolairud Polres Batang, Selasa (8/8/17).

Dalam upacara pembaretan bertindak selaku Inspektur Upacara (IRUP)Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono Hadir di kegiatan Wakapolres Batang Kompol Widodo Ponco Susanto  para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, Kepala Dislutkanak Kab. Batang,Kepala KUPP Kelas III Batang, Kepala PSDKP Batang, Ketua dan anggota HNSI, Dan Pos TNI AL Sigandu Batang, Kepala Pelabuhan dan Perikanan Kab. Batàng, Kades Ds. Klidang Lor dan Ds. Klidang Wetan,Ketua RT. 02/07 Dk. Karangsari Karangasem Utara Batang, Pengurus PNBB, Pengurus SNT, Ketua LPL Mina Samudra, Kepala KUD Ngupoyo Mino Batang,Pengusaha Dan Pemilik Kapal Batang, Tokoh agama, Tokoh masyarakat,  Pimpinan Batang Dolphin Center, Ketua Bhayangkari Cabang Polres Batang Puspita Juli Agung beserta para pengurus Bhayangkari.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono mengatakan tradisi pembaretan menjadi ciri khas yang tak terpisahkan dari  korps dan  memiliki nilai kebanggaan dan kehormatan.
“Masing masing di semua korps  mempunyai acara tradisi, termasuk Korps Satpolairud. Hal ini dimaksud  untuk menjaga tradisi tetap ada. Kristalisasi kejuangan heroik yang dibangun para pendiri Polri sejak dulu untuk pertahankan NKRI supaya  tidak  sirna termakan sejarah,” kata Kapolres. 
Selain acara pembaretan sekaligus simbolis dilaksanakan penandatanganan prasasti dermaga tambat baru “Parama Satwika” bertempat di ruang Batang Dolpin Center.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah membantu dibangunya dermaga tambat baru untuk Satpolairud Polres Batang.
“Terimakasih, ini sebagai gambaran polmas satpolairud dalam mendukung tugas dan mampu merangkul dan bersinergi dilapangan sehingga masyarakat handerbani atau memiliki untuk disumbangkan demi kebesaran dan kejayaan  Satpolairud Polres Batang dalam upayanya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Batang khususnya masyarakat pesisir pantai Batang,” jelas AKBP Juli Agung Pramono.
Sementara  Kasatpolairud Polres Batang AKP Basuki Budi Santoso mengatakan sebelum menjalani tradisi pembaretan, anggota baru yang akan bertugas  kita bekali ilmu sesuai tugas pokok dan fungsi Satpolairud.
“Ya ini bagian dari peneriman anggota baru, selama dua minggu kita gembleng, ” kata Kasatpolairud.
AKP Basuki menambahkan dari tiga anggota baru setelah menjalani tes drive, mereka mantap dan lulus serta siap turun ke lapangan untuk melayani masyarakat,” imbuhnya.

Anggota Paskibra Kabupaten Batang Diberikan Motivasi Dan Semangat Oleh Kasat Binmas

August 08, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Kasat Binmas Polres Batang,  AKP Juharno memonitor langsung pelaksanaan latihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dialun alun Kabupaten Batang
Kabupaten Batang 
Kasat Binmas Polres Batang,  AKP Juharno memonitor langsung pelaksanaan latihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dialun alun Kabupaten Batang, Senin (7/8/17).

Dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres Batang  AKP Juharno memberikan semangat dan motivasi kepada pelajar yg sedang melaksanakan pelatihan Paskibra.

Dikatakan oleh AKP Juharno,keberadaan, para siswa siswi disini adalah suatu amanah yang diberikan karena terpilih atau menjadi wakil dari ribuan siswa siswi yang ada di Kabupaten Batang. Maka hendaknya dijadikan kebanggaan diri, orang tua, guru dan sekolah masing masing serta Kabupaten Batang.
"Hal ini merupakan awal pengabdian kepada negara dan bangsa, oleh karena itu diharapkan laksanakan latihan dengan sungguh sungguh dan tanggungjawab serta disiplin seperti arahan pelatih,” jelas Kasat Binmas Polres Batang.
Ia menambahkan untuk itu diharapkan anggota paskibra benar benar menjaga kesehatan dan istirahat yang cukup.

Pelaku Pembuat Dan Pengedar Uang Palsu Berhasil Ditangkap Polsek Tulis

August 04, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Pelaku SB,39 seorang pelaku pembuat dan pengedar uang palsu dengan barang bukti menyerupai uang asli 
Kabupaten Batang
Polsek Tulis Polres Batang berhasil mengungkap peredaran uang palsu setelah berhasil menangkap seorang pelaku pembuat dan pengedar uang palsu dengan barang bukti menyerupai uang asli senilai Rp 50.000 yang dengan sengaja membelanjakan uang kertas palsu pecahan Rp.50 ribu di sejumlah warung  di wilayah Tulis Batang.
“Sejak 2 bulan lalu uang palsu senilai Rp.5 juta  telah digunakan pelaku dan  81 lembar foto copy menyerupai uang asli pecahan Rp. 50 ribu belum digunakan dan dipotong potong,” kata Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kapolsek Tulis AKP  I Wayan Sono didampingi Kanit Reskrim Ipda Sugiyana pada Jum'at (4/8/17).
Pelaku ditangkap pada Rabu (2/8/17) malam didaerah tulis , pelaku berinisial SB,39, asal Kel. Pulau Kelapa, Kec. Kepulauan Seribu Utara, DKI, Jakarta.

Lebih lanjut Kapolsek Tulis AKP I Wayan Sono menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga, bahwa pada Rabu 2 Agustus 2017 dalam kurun waktu sekitar pukul 18.30 WIB di warung  Suparno yang terletak di desa Wringingintung Kec. Tulis, Kab. Batang, tersangka telah membeli barang berupa 1 ( satu ) bungkus rokok dengan menggunakan selembar uang pecahan palsu lima puluh ribuan.

Kemudian sekitar pukul 18.45 WIB di warung milik Kastumi  yang terletak di desa Wringingintung Kec. Tulis Kab. Batang, tersangka telah membeli sebotol minuman kratingdaeng dengan menggunakan selembar uang tunai pecahan palsu lima puluh ribuan.

Setelah itu, sekitar pukul 19.00 WIB di warung milik korban Wiji yang terletak di Desa Botolambat Kec. Kandeman, Kab. Batang, tersangka telah membeli barang berupa sebungkus rokok dengan menggunakan selembar uang pecahan lima puluh ribuan  palsu.
Suparno yang menyadari bahwa uang yang digunakan untuk membeli  satu bungkus rokok di warungnya adalah palsu, lalu ia membuntuti pelaku.
"Dan pada saat pelaku berada di warung Wiji, Ia berteriak uang itu palsu. Seketika itu pelaku yang mendengar  teriakan tersebut langsung kabur masuk kedalam kebun tanaman tebu milik warga dan meninggalkan sepeda motornya,” beber Kapolsek.
Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung melakukan pengepungan dan tidak berapa lama pelaku keluar.

Menurut pengakuan pelaku,” ia telah menggunakan uang palsu dan membelanjakanya  di sejumlah warung sejak 2 bulan lalu dan uang palsu tersebut ia buat sendiri di rumahnya dengan cara manual foto copy,” aku SB.
Setelah mendengar pengakuan tersangka, penyidik menggeledah rumah istri sirinya di daerah Bandar.

Dari tangan pelaku dan di rumah tersebut, polisi menyita uang asli dari pengembalian membelanjakan uang palsu senilai dua ratus sembilan puluh delapan ribu rupiah (Rp 298.000,-). 81 lembar  foto copy uang menyerupai uang asli  Rp. 50 ribu belum dipotong , printer merk canon, kertas HVS , tinta dan 1 lembar uang asli Rp. 50 ribu sebagai master pencetak dan satu unit motor Mio sementara 3 lembar uang palsu pecahan lima puluh ribuan.(Rp 50.000,-) diamankan dari 3 pemilik warung sebagai barang bukti.
“Akibat perbuatan pelaku akan dijerat dengan pasal 244, 245 KUHPidana dan UU RI No 7 tahun 2011 tentang mata uang,” tandas AKP I Wayan Sono.
Saat ini petugas masih melakukan pendalaman untuk pengembangan kasus ini.