Showing posts with label batang. Show all posts
Showing posts with label batang. Show all posts

Pasang Girder, Polres Batang Berlakukan Sistem Buka Tutup Untuk Mengurai Kemacetan

May 24, 2017 Add Comment
Kabupaten Batang
Untuk Mengurai kemacetan Polres Batang pada hari Kamis ini akan berlakukan sistem buka tutup  terkait  Pembangunan jembatan flyover jalan tol di Kandeman, Kabupaten Batang memasuki tahap pemasangan girder (balok jembatan) sepanjang 50,8 meter. Sebanyak 12 buah balok akan dipasang pada Kamis (25/5/17) mendatang.

Agar tidak terjebak kemacetan di jalur pantura Batang, Pada Hari Kamis Satlantas Polres Batang mengimbau kepada pengendara yang hendak melintas di Kabupaten Batang agar memilih rute lain, karena pengalihan jalur melalui jalan yang sempit.

Menurut Kasat Lantas Polres Batang, AKP Muhammad Adiel Aristo, pemasangan girder itu akan membuat arus lalu lintas di jalur pantura Batang akan terganggu, karena setiap girder yang dipasang membutuhkan waktu sekitar 40 menit.
"Total semua ada 12 girder yang akan dipasang. Kalau ditotal waktu paling cepat selesainya delapan jam. Itu paling cepat," ujar Adiel , Selasa  (23/5) pada awak media.
untuk pemasangan girder paling cepat  8 jam. Hal ini dari estimasi berdasarkan survei kami bersama tehnisi, setelah kami meninjau lokasi guna pengalihan arus. Oleh karena itu, dipastikan akan terjadi kemacetan pada hari Kamis terlebih itu hari libur dan menjelang akhir pekan, untuk itu  kami akan uraikankan kemacetan dengan pengalihan arus.  
"Pemasangan tiga girder jalan akan ditutup dua jam dan dibuka lagi selama satu jam saat pengelasan. Lalu ditutup lagi dua jam untuk tiga girder selanjutnya hingga 12 girder semua terpasang," jelas Kasat Lantas.
Namun untuk jalur pengalihan arus yang dari arah barat ke timur hanya bisa di lalui untuk kendaraan umum atau ukuran kecil yakni mini bus dan kendaraan Bus, tetapi untuk kontainer di mungkinkan tidak bisa masuk dan harus menunggu atau parkir.

“Untuk kendaraan truk kontener di mungkinan tidak bisa melalui jalur pengalihan arus dan harus menunggu urai arus atau parkir setelah 100 menit, 20 sampai 40 menit akan kita cairkan kendaraan besar yang menunggu di jalur pantura,” Kata Adiel Aristo.     

Untuk lebih mengamankan jalur alternatif dan pemasangan girder akan di terjunkan petugas kepolisian Polres Batang sebanyak 200 personil, dari Dinas Perhubungan Kabupaten Batang satu Pleton, dari PT. Waskita Karya, dan dari TNI, Satpol PP, dan dari perangkat desa yang di lalui pengalihan arus.                                                 

Resmi Dilantik, Masyarakat Batang Kawal Penyambutan Bupati dan Wakil Bupati

May 23, 2017 Add Comment
Berbagai elemen masyarakat Batang dan Ribuan pendukung  melaksanakan penjemputan Bupati dan Wakil Bupati Batang setelah resmi dilantik oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Gerbang perbatasan Kalikuto Kecamatan Gringsing, Senin (22/5).

Satlantas Polres Batang melakukan pengawalan konvoi tersebut, untuk masing masing wilayah ditempatkan  personel Polsek Polres Batang untuk pengamanan  jalur untuk lalu lintas yang dilalui konvoi keliling tersebut.

Dalam konvoi keliling  jalur yang dilewati adalah Perbatasan Kalikuto Gringsing↠(jalur pantura sampai di Desa Timbang)↣Jl Desa Timbang↬Banaran melalui kalangsono↭ Limpung↬Sojomerto↝Reban↛Blado⇉Bandar⇝Wonotunggal⇨Batang (Finish Kantor Bupati Batang).

Bupati Wihaji menyampaikan terimakasih kepada masyarakat sangat antusias yang ikut menjemput dan konvoi menyambutnya.
"Penjemputan dan konvoi ini atas inisiatif masyarakat sendiri dan kami harapkan tetap memperhatian peraturan lalu lintas di jalan," ujar Wihaji.
Sementara itu, untuk konvoi Bupati dan Wakil Bupati Batang dengan menggunakan kendaraan  Mobil  bak terbuka  diikuti iring-iringan Mobil Penerangan dari RSPD Suara Abirawa Batang, Sepeda motor 1000 unit dari Sang Pamomong, 2000 unit dari Banser, 300 unit dari ASN Pemda Kab Batang, 75 unit Relawan Batang, 50 unit personil Kokam dan Ambulance.

Jelang Bulan Ramadhan, Puluhan Botol Miras Berhasil Disita Satresnarkoba Polres Batang

May 22, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Puluhan botol miras berbabagi merk berhasil disita Jajaran Satresnarkoba Polres Batang dalam gelaran operasi kepolisian Batang yang ditingkatkan selama 2 hari terakhir men jelang Bulan Ramadhan.
Kabupaten Batang
Puluhan botol miras berbabagi merk berhasil disita Jajaran Satresnarkoba Polres Batang dalam gelaran operasi kepolisian Batang yang ditingkatkan selama 2 hari terakhir men jelang Bulan Ramadhan.
“Kasatresnarkoba Polres Batang AKP Hartono mengatakan semua barang bukti sudah kami bawa dan amankan di Polres Batang,” jelas Kasatresnarkoba AKP Hartono didampingi KBO Iptu Joko Utomo, Senin (22/5).
Razia  menyasar  tempat hiburan dan warung remang-remang di Wiliyah Kecamatan Subah, Banyuputih dan Desa Mentosari Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang.
“Semalam kita lakukan razia, total semua ada 73 botol miras dari berbagai merk yang disimpan oleh pemilik warung di gudang bawah tanah. Rincianya, 12  botol AO  botol besar, 20 botol congyang/ cap tiga orang, 1 botol Whisky Jumbo (botol besar), 1 botol Whisky kecil,  11 botol Vodka (botol besar), 28 botol Vodka (botol kecil), 1 botol Jack Daniels,  3  botol Black Label, 3  botol Red Label ,” jelas AKP Hartono.
Kedatangan petugas tentu saja mengagetkan pemilik warung dan pengunjung. Kasatresnarkoba AKP Hartono yang memimpin razia tersebut dan langsung menggeledah setiap ruangan. Saat berada di wilayah Desa Mentosari Kecamatan Gringsing, kita dapati puluhan botol miras berbagai merk yang disimpan di gudang bawah tanah.

Sementara itu, malam sebelumnya petugas menggelar operasi di wilayah Subah dan Banyuputih dan petugas menyita belasan botol miras dari 2 warung.
“17 botol miras yang berhasil kita amankan,terdiri dari 15 botol AO (Anggur Orangtua) botol besar, 2 botol congyang/cap tiga orang,” jelas Kasatresnarkoba.
Dijelaskan,  razia miras yang dilakukan  dalam rangka cipta kondisi untuk menekan kriminalitas dan upaya memberantas penyakit masyarakat.
“Sasaran kita narkoba. Kali ini hanya dapat minuman keras . Namun miras juga merupakan penyebab tindak kriminalitas. Ini juga untuk memberi efek jera bagi pemilik warung. Karena dampak yang ditimbulkan oleh miras tidak baik. biasanya orang melakukan penganiayaan, pencurian, dan tindak kejahatan lainnya diawali dengan mengkonsumsi miras,” imbuh AKP Hartono.
Para pemilik miras dan barang bukti selanjutnya akan diserahkan Sat Sabhara dan Sat Binmas untuk dilakukan pembinaan, dan akan dikenakan sidang tipiring.
Kasatresnarkoba AKP Hartono mengimbau pengunjung tempat hiburan dan pemilik warung untuk menciptakan kondusifitas daerah dengan menghindari hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.


Unik, Ribuan Warga Batang Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa Di Kembanglangit

May 21, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Forkompinda Kab.Batang bersama komponen masyarakat lakukan penghormatan bendera merah putih
Kabupaten Batang
Ribuan warga Kabupaten Batang dari berbagai elemen dalam memperingati hari kebangkitan nasional ke 109 dengan menggelar apel merah putih bersatu yakni  pengibaran bendera merah putih raksasa berukuran 7x10 meter  yang berlangsung di puncak perbukitan tepatnya di obyek wisata Sikembang Desa  Kembanglangit Kecamatan Blado Kabupaten Batang, Sabtu (20/5).

Dandim 0736 Batang Letkol Inf. Fajar Ali Nugraha mengatakan adapun tujuan dilaksanakannya peringatan  dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat ini 
untuk menumbuhkan semangat nasionalisme.
"Kita ingin mewujudkan masyarakat Batang bersatu dan kecintaaan terhadap NKRI," jelas Dandim 0736 Batang.
Sementara itu Bupati terpilih Wihaji mengatakan peringatan ini untuk mempersatukan masyarakat Kabupaten Batang paska pilkada dan untuk semakin mencintai NKRI.
"Mari kita lupakan semua perbedaan, ayo guyup rukun bareng bareng mbangun batang, dengan NKRI semangat bangkit untuk Kabupaten Batang," jelas Wihaji.
Usai pengibaran bendera raksasa, ribuan masyarakat yang hadir dalam acara itu juga menyayikan beberapa lagu kebangsaan dan bagimu negeri, rencananya kegiatan serupa akan dilaksanakan pada peringatan hari kemerdekaan 17 agustus mendatang.

Bendera raksasa dibawa oleh 12 orang gabungan dari perwakilan personel Kodim 0736 Batang, Polres Batang, pemda,banser,linmas,komunitas motor dan 
dinas perhutani Kabupaten Batang.

Sebelumnya dilaksanakan konvoi ribuan merah putih dengan mengendarai berbagai sepeda motor dari komponen masyarakat dengan titik kumpul di alun alun Batang menuju ke lokasi. 


Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke 109 Kapolres Batang Berikan Penghargaan Kepada Dua Personel Anggota Polri dan PNS Polri

May 21, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono memberikan Reward / Penghargaan kepada dua personel anggota Polri dan PNS Polri yang memiliki prestasi atas kemampuan di dalam menyelesaikan pekerjaan dengan baik.
Kabupaten Batang
Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke 109 Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, memimpin upacara bertempat di Halaman Mapolres Batang, Sabtu (20/5).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono memberikan Reward / Penghargaan kepada dua personel anggota Polri dan PNS Polri yang memiliki prestasi atas kemampuan di dalam menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

Menurut Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono melalui perjuangan yang tak kenal lelah akhirnya kita dapat memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 dan mulai sejak kemerdekaan, kita bangsa Indonesia telah berjanji dan berketepatan hati bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini adalah harga mati yang tidak dapat ditawar-tawar lagi
"Dalam kondisi dan keadaan apapun NKRI adalah negara demokrasi berlandaskan ideologi Pancasila, yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan adat istiadat yang hidup di tengah masyarakat dan untuk wilayah NKRI terbentang luas dari Sabang hingga Merauke," jelas Kapolres.
Dalam sambutannya Kapolres Batang membacakan  amanat Kementrian Komunikasi dan Informatika RI yang mengatakan,, salah satu inspirasi yang bisa kita serap dari berdirinya Budi Utomo sebagai sebuah organisasi modern pada tahun 1908 adalah munculnya Sumber Daya Manusia Indonesia yang terdidik, memiliki jiwa nasionalisme kebangsaan dan memiliki cita-cita mulia untuk melepaskan diri dari penjajahan dan dengan tampilnya Sumber Daya Manusia yang unggul inilah semangat kebangsaan nasional dimulai.
"Oleh sebab itu saya memandang penting tema "Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan mewujudkan Indonesia yang Bekerja Nyata, Mandiri dan Berkarakter" yang diangkat untuk peringatan hari Kebangkitan Nasional tahun 2017 ini dengan memfokuskan diri pada kerja nyata secara mandiri dan berkarakter," tegas Kapolres.

28 Bintara Remaja Polres Batang Jalani Tradisi Pembaretan

May 21, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Sebanyak 28 anggota brigadir remaja Kepolisian Polres Batang, Jawa Tengah, terdiri dari 27 orang Polisi laki-laki  dan 1 orang polisi wanita. Kamis (18/5) malam hingga Jumat (29/5) pagi menjalani pembinaan tradisi pembaretan
Kabupaten Batang
Sebanyak 28 anggota brigadir remaja Kepolisian Polres Batang, Jawa Tengah, terdiri dari 27 orang Polisi laki-laki  dan 1 orang polisi wanita. Kamis (18/5) malam hingga Jumat (29/5) pagi menjalani pembinaan tradisi pembaretan dimana seluruh peserta dilepas dari Mako Polres Batang diantar dengan kendaraan truck dalmas menuju Polsek Bawang  sebagai titik kumpul.

Selanjutnya melakukan longmarch menuju beberapa Pos yang telah ditentukan sepanjang jalan, para brigadir remaja akan menjalani beberapa item di pos pemberhentian dan menempuh jarak sekitar 45 Kilometer, bendera start dilepas Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono sebagai tanda di mulainya longmarch.
"Kegiatan ini dapat menumbuhkan nilai perjuangan dan penghormatan kepada senior (hierarki)," jelas Kapolres Batang.
Terbagi dalam tiga regu dengan pendamping Brigadir Dalmas senior dan polwan angkatan 2016 sebanyak 41 pendamping. Mereka akan menempuh perjalanan sekitar 45 km dengan rute menyusuri jalan di wilayah kecamatan Bawang, Reban, Blado, Bandar, Wonotunggal dan finish di Mapolres Batang.

Satu regu banjar pertama dilepas oleh Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono berjalan berbaris menyusuri rute untuk melaksanakan serangkaian kegiatan baik pembinaan fisik maupun mental. Ada 3 pos pemberhentian untuk istirahat sejenak yaitu kilometer sepuluh di Kecamatan Blado, kilometer duapuluh di Polsek Bandar Polres Batang dan kilometer 30 di Polsek Wonotunggal.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono mengatakan acara pada malam hari ini tidak serta merta dilaksanakan begitu saja, namun karena sesuatu yang luhur dan meneruskan budaya yang baik yaitu pembinaan tradisi.
"Kapolres menambahkan semoga di dalam kegiatan ini dapat membentuk peserta yang memiliki komitmen, berpegang teguh dan juga konsisten dalam bekerja," imbuh AKBP Juli Agung Pramono.


Satresnarkoba Polres Batang Sita Puluhan Botol Miras

May 18, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Jajaran Satresnarkoba Polres Batang melaksanakan kegiatan Kepolisian guna mengantisipasi peredaran gelap narkoba, dengan sasaran tempat hiburan dan warung remang-remang di wilayah Kecamatan Gringsing
Kabupaten Batang 
Jajaran Satresnarkoba Polres Batang melaksanakan kegiatan Kepolisian guna mengantisipasi peredaran gelap narkoba, dengan sasaran tempat hiburan dan warung remang-remang di wilayah Kecamatan Gringsing dan Kecamatan Banyuputih, Rabu malam ( 17/5).

Dalam gelaran kegiatan tersebut, Kasatresnarkoba Polres Batang AKP Hartono memimpin langsung operasi tersebut, begitu datang, polisi langsung menggeledah para pengunjung. tentu saja kedatangan polisi sempat mengagetkan para pengunjung tempat hiburan.

Kasatresnarkoba AKP Hartono, mengatakan kegiatan ini dalam rangka menekan peredaraan gelap narkoba yang sudah menyasar di semua kalangan.
“Semalam kami lakukan razia, namun tak menemukan narkoba, hanya menemukan miras dari dua warung, total semua ada 16 (enam belas) botol AO (anggur orangtua) botol besar, 4(empat) botol Vodka, 3 (tiga) botol whisky dan4(empat) botol congyang,” ujar Kasatresnarkoba AKP Hartono pada kamis (18/5)
Dijelaskan,  pihak Kepolisian dalam hal ini Satresnarkoba akan terus melakukan razia narkoba dalam rangka cipta kondisi jelang bulan Ramadhan untuk menekan kriminalitas dan upaya memberantas peredarannya. 
“Miras juga merupakan penyebab tindak kriminalitas. Ini juga untuk memberi efek jera bagi pemilik warung. Karena dampak yang ditimbulkan oleh miras tidak bagus. Biasanya orang melakukan penganiayaan, pencurian, dan tindak kejahatan lainnya diawali dengan mengonsumsi miras,” imbuh AKP Hartono.
Kasatresnarkoba AKP Hartono mengimbau pengunjung tempat hiburan dan pemilik warung untuk menciptakan kondusifitas daerah dengan menghindari hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Para pemilik miras dan barang bukti selanjutnya akan diserahkan Sat Sabhara dan Sat Binmas untuk dilakukan pembinaan, dan akan dikenakan sanksi tipiring,” tegas Kasatresnarkoba.

Polsek Gringsing Berhasil Mengamankan Belasan Miras

May 18, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Polsek Gringsing Polres Batang berhasil  mengamankan Belasan minuman keras (miras ) dalam gelaran operasi penyakit masyarakat (Pekat) menjelang bulan suci Ramadhan
Kabupaten Batang
Polsek Gringsing Polres Batang berhasil  mengamankan Belasan minuman keras (miras ) dalam gelaran operasi penyakit masyarakat (Pekat) menjelang bulan suci Ramadhan,  Rabu (17/5) malam.

Kapolsek Gringsing Polres Batang AKP Sugiyanto memimpin langsung jalannya operasi penyakit masyarakat (Pekat) tersebut, operasi yang menyasar disejumlah tempat hiburan dan warung remang-remang yang betebaran di wilayah Kecamatan Gringsing.
Kapolsek mengimbau kepada masyarakat mari kita bersama ciptakan ilklim sejuk jelang bulan suci Ramadhan dan bersinergi semua komponen masyarakat dalam menjaga kamtibmas,” ucap AKP Sugiyanto.                        
Kapolsek Gringsing AKP Sugiyanto mengatakan hasil dari operasi pekat yang dilaksanakan jajaranya berhasil mendapatkan 12 botol besar AO, 5  botol kecil Congyang, 1  botol sedang Vodka yang diamankan dari beberapa warung atau cafe di sekitar wilayah hukum Polsek Gringsing.
”Ya kami melaksanakan operasi pekat dalam rangka cipta kondisi wilayah menjelang bulan suci Ramadhan, sesuai dengan perintah Pak Kapolres dan miras termasuk penyakit masyarakat yang harus kita berantas peredaraanya karena dampak dari mengkonsumsi minuman beralkohol sangat berbahaya,” jelas Kapolsek Gringsing.

Bawa Ribuan Pil Dextro Pemuda Mabuk Digelandang Polisi

May 17, 2017 Add Comment
Pekalongan News
pemuda mabuk berinisial AS (24) warga Dukuh Sikalong Desa Adinuso Kecamatan Subah terpaksa digelandang polisi. Pasalnya dari  tangan pemuda ini kedapatan membawa ribuan pil Dextro saat terjaring operasi cipta kondisi, semalam.
Kabupaten Batang
Seorang pemuda berinisial AS (24) warga Dukuh Sikalong Desa Adinuso Kecamatan Subah terpaksa digelandang polisi. Pasalnya dari  tangan pemuda ini kedapatan membawa ribuan pil Dextro saat terjaring operasi cipta kondisi, semalam.
"Saat razia cipta kondisi kami temukan 1000 butir pil dextro yang dibawa AS, ketika itu dia dalam kondisi mabuk," jelas Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono melalui Kapolsek Gringsing Polres Batang AKP Sugiyanto, Rabu ( 17/5).
Kapolsek Gringsing Polres Batang AKP Sugiyanto menuturkan,  bermula ketika 3 anggota petugas piket  sedang melaksanakan patroli tepatnya ketika berada di jalan Mentosari, mendapati pengendara sepeda motor yamaha Vixon nomor Polisi  G 4551 ZC yang  sedang berhenti di tepi jalan, lalu petugas mendekati pengendara tersebut, namun pengendara itu malah menarik gas sehingga jatuh di kolong- kolong. 

Setelah di tolong petugas dan di bawa ke puskesmas dilakukan pengecekan dalam balik baju, ternyata terdapat dus kecil  paket dari  jaket JNE setelah  di buka oleh anggota dan petugas puskesmas di nyatakan Dexstro selanjutnya barang bukti  tersebut di amankan di Mapolsek Gringsing.
“Dari tangan AS, petugas mengamankan barang bukti berupa 1000 butir pil Dexstro,1 unit spm Vixon, 3 buah hp,uang tunai Rp.280 .000 sampai saat ini tersangka belum bisa dimintai keterangan karena kondisi masih linglung dan luka luka,” jelas Kapolsek AKP Sugiyanto.
Kapolsek Gringsing AKP Sugiyanto menambahkan, di duga pemuda ini mengkonsumsi pil koplo secara berlebihan.
"Setelah sadar nanti,  kami akan lakukan pemeriksaan," imbuh AKP Sugiyanto.

Mengaku Anggota Polisi Ternyata Melakukan Penculikan Disertai Tindakan Pemerasan

May 17, 2017 Add Comment
Polres Batang berhasil menangkap enam pelaku tindak pidana penculikan dan pemerasan yang terjadi pada Minggu 2 April 2017 di Desa Pasusukan Kecamatan Bawang,Kabupaten Bawang
Batang
Polres Batang berhasil menangkap enam pelaku tindak pidana penculikan dan pemerasan yang terjadi pada Minggu 2 April 2017 di Desa Pasusukan Kecamatan Bawang,Kabupaten Bawang.  
“Tindak pidana penculikan yang di sertai pemerasan di lakukan oleh delapan orang Pelaku yaitu TR, R, J, KS, NH dan MK, sementara  A dan H masih buron (DPO).  Dimana aktor intelektualnya seorang Pamong Desa di wilayah Kecamatan Bawang yakni TR  yang di bantu ketujuh rekannya,” Jelas AKBP Juli Agung Pramono  didampingi kasat Reskrim AKP Suhadi dan Kasubbaghumas AKP Warsito  saat gelar perkara  pada awak media di Halaman Sat Reskrim Polres Batang,Rabu (17/5).  
Awal mula kejadian tindak kejahatan tersebut di rencanakan di Alun – alun Limpung Sabtu 1 April 2017 sekitar pukul  23.00 WIB, tiga jam kemudian minggu dini hari pada 2 April pukul  01.00 WIB kelima tersangka melakukan eksekusi dengan menggunakan mobil minibus untuk mengecek rumah milik korban, setelah situasi aman pelaku mengetok pintu rumah korban yang di buka oleh Ibu korban.
“Empat tersangka masuk rumah setelah ibu korban membukakan pintu. Salah satu tersangka yaitu NH menuju kamar korban LY ( 32 ) dan langsung menodongkan senjata mainan ke kepala korban, kemudian tersangka mengaku anggota polisi dari Polda Metro Jaya, lalu di bawa kemobil dengan diikat tanganya dengan menggunakan tali plastik dan di tutup matanya serta mulutnya di lakban di bawa ke Brebes untuk bermalam di sebuah hotel,” jelas AKBP Juli Agung Pramono.
Kesokan harinya korban di bawa kembali ke Batang menuju ke rumah Makan di wilayah Kecamatan Gringsing, yang selanjutnya tersangka menelpon keluarga korban untuk meminta uang tebusan kepada keluarga korban.
“Keluarga korban di mintai uang tebusan sebesar Rp. 500 juta untuk di barter dengan anaknya, namun keluraga korban menawar hingga terjadi kesepakatan uang tebusan menjadi Rp. 300 juta,” beber AKBP Juli Agung Pramono.
Setelah menyerahkan uang tebusan di  rumah makan gerbang elok gringsing. Merasa curiga, keluarga Korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Bawang, yang kemudian Polsek Bawang melaporkanya ke Polres Batang. Dari hasil laporan dilakukan penelusuran dan olah TKP  ( Tempat Kejadian Perkara),“ dari hasil penelusuran di tempat hotel di Kabupaten Brebes ada KTP tersangka yang di tinggal, sehingga kita bisa menangkap enam tersangka dan dua masih DPO,” tutur AKBP Juli Agung Pramono.
“Dari total kerugian korban mencapi 300 juta namun kita berhasil mengamankan sekitar Rp.73 juta berupa uang tunai, mobil avanza, sejumlah perhiasan, handphone dan sepeda motor, dari kejahatan tersebut tersangka melanggar pasal 328 dan 368 jo 55 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun dan 9 tahun penjara,” tandas Kapolres Batang AKBP Juli agung Pramono.  
Saat ini petugas masih memburu 2 pelaku lain(DPO) dan pengembangan kasus ini.

Dua Rumah Warga Kelurahan Karangasem Utara Ludes Terbakar

May 16, 2017 Add Comment
Dua rumah milik warga di Kelurahan Karangasem Utara, Kabupaten Batang, ludes terbakar di lalap si jago merah, Selasa (16/5).

Dua rumah yang terbakar tersebut adalah milik Tasori (75) dan Andiyah (52), warga Kelurahan Karangsem Utara.

Kapolsek Batang Polres Batang AKP Bambang Sugiyanto menjelaskan bahwa menantu korban mencium bau menyengat benda terbakar, dia mengira tetangganya sedang membakar sampah kemudian ia keluar rumah, namun pada saàt itu anak korban memanggilnya memberitahukan bahwa rumahnya telah terbakar.
“Diduga api berasal dari Carger HP yang sedang dicas distok kabel dan àpi menjalar ditempat tidur dan langsung membesar,” jelas Kapolsek.
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono melalui Kapolsek Batang AKP Bambang Sugiyanto mengatakan bahwa pada peristiwa kebakaran tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa tetapi kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.  3 Unit Sepeda motor  terdiri dari 2  Spm Honda Beat dan 1 spm yamaha mio, 3 buah televisi ikut terbakar.

  "Saat ini, api dapat dipadamkan oleh Petugas pemadam kebakaran, polisi dibantu TNI, dan masyarakat," kata Kapolsek Batang.

Tim Bola Voli POP SIVO Polres Batang Raih Juara I Dalam Kejuaran Liga Bola Voli Kecamatam Batang Tahun 2017

May 15, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Tim voli POP SIVO Polres Batang meraih juara I dalam Kejuaran liga Bola Voli Kecamatam Batang   Tahun 2017 setelah mengalahkan tim dari Perum Wirosari di partai final yang berlangsung di lapangan Perum Wirosari Kelurahan Sambong Kec/Kab. Batang
Kabupaten Batang
Tim voli POP SIVO Polres Batang meraih juara I dalam Kejuaran liga Bola Voli Kecamatam Batang   Tahun 2017 setelah mengalahkan tim dari Perum Wirosari di partai final yang berlangsung di lapangan Perum Wirosari Kelurahan Sambong Kec/Kab. Batang, Minggu (14/5) 

Delapan tim turut ambil bagian dalam tournament tersebut. Pertandingan bola voli memperebutkan piala bergilir Kecamatan  Batang Kota yang dilaksanakan setiap bulannya.

Bupati terpilih Wihaji menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertandingan liga bola voli ketika memberikan sambutan sekaligus membuka liga bola voli tersebut.
 “Saya merasa bangga, melihat antusias para atlet yang mengikuti pertandingan ini. Meskipun kalau dilihat dari bentuk hadiah yang diperebutkan tidak seberapa, namun mereka tetap semangat. Untuk itu, saya sangat mengapresiasi dengan terselenggaranya pertandingan ini,” kata Wihaji.
Delapan tim yang mengikuti gelaran lomba yakni, anggota tim Polres Batang, Tim Putra Batang, Tim Rowobelang, Tim Perum Wirosari, Tim Kalisalak, Tim Kebonan, Tim PGSD  dan Tim Kecepak.

Pertandingan Bola Voli putaran ke tiga ini dibuka secara langsung oleh Bupati Batang terpilih Wihaji, yang pada saat acara pembukaan tersebut dirinya menyatakan merasa bangga, melihat para atlet yang antusias mengikuti gelaran tournament bola voli ini.

Kedepan nanti bersama-sama kita laksanakan liga ini karena  ini merupakan kegiatan positif untuk anak-anak muda dan pecinta voli Sehingga secara tidak langsung dapat membina generasi muda kearah yang positif.
 “Semoga dengan ajang ini, bisa berguna untuk dapat mencetak bibit-bibit baru  di dunia bola voli. Mari kita harumkan nama Kabupaten Batang dengan prestasi yang membanggakan. Olahraga bukan hanya fisik saja, namun juga mendidik disiplin dan sportifitas,”jelasnya.
Saya juga berharap, semoga dengan adanya event ini, bisa melahirkan bibit-bibit baru dan terjalin sinergitas antar elemen masyarakat, karena dengan olahraga akan mempererat tali silaturahmi.

Pertandingan yang berlangsung sehari tersebut, sebagai juara I Tim dari Pop Sivo Polres Batang , juara II Tim dari Perum Wirosari. Sedangkan Tim PGSD sebagai juara III setelah mengalahkan Tim dari Kel. Kecepak (Juara IV).

Hadir dalam kegiatan Bupati Batang terpilih  Wihaji bersama rombongan, Ketua Harian PBVSI Asri, Kepala kelurahan Sambong, Ketua Panitia Liga Voli Catur, tim volly bersama pemain.

Meriah, Festival dan Pameran Burung Berkicau Piala Kapolsek Bandar

May 15, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Menyambut hari Bhayangkara ke 71 tahun 2017 DPC Ronggolawe Nusantara Batang mengadakan gelaran  Festival dan Pameran burung berkicau piala Kapolsek Bandar, Yang diadakan di lapangan burung Dukuh Wonorejo Desa Wonokerto Kecamatan Bandar Kabupaten Batang
Kabupaten Batang 
Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara ke 71 tahun 2017 DPC Ronggolawe Nusantara Batang mengadakan gelaran  Festival dan Pameran burung berkicau piala Kapolsek Bandar, Yang diadakan di lapangan burung Dukuh Wonorejo Desa Wonokerto Kecamatan Bandar Kabupaten Batang Minggu (14/05/2017).

Dalam Festival dan pameran burung berkicau tersebut ,  para peserta kicau mania memperebutkan  trofi piala, piagam dan uang pembinaan untuk  juara 1 s/d 4 , piagan dan uang pembinaan untuk juara 5 s/d 10 dari 4 kategori kejuaraan , yang meliputi 26 sesi kejuaraan yang terbagi  masing masing jenis burung.

Team juri yang melaksanakan kriteria nilai dalam  Festival dan pameran burung berkicau piala Kapolsek Bandar , sebanyak  10 orang yang merupakan perwakilan divisi juri DPC Ronggolawe Nusantara dari 6 Kabupaten yaitu Brebes , Pekalongan , Kendal, Semarang, Pemalang dan Batang.     
                   
Kapolsek Bandar Polres Batang AKP Yusi Andi Sukmana mengatakan
“Alhamdulillah lomba kemarin berjalan lancar, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah  membantu mensukseskan kegiatan ini dan mohon maaf belum  bisa maksimal,” kata kapolsek Bandar saat ditemui Tim Humas Polres Batang.
Yang membuat menarik bukan saja kicauan burung yang kita dengar, namun tepukan dan siulan  empunya burung turut berperan untuk bisa berkicau lebih lama dan merdu. Kedua hal itu merupakan beberapa kriteria agar bisa menggondol piala Kapolsek Bandar dalam lomba kicau burung tahun ini.

Menurut Kapolsek Bandar dengan kegiatan ini, Dia berharap dapat  membantu Polri menjalin kemitraan bersama pecinta burung yaitu yang mana Polri gencar menggandeng masyarakat melalui berbagai inovasi atau terobosan kreatif.
“Selain untuk menyalurkan hobby melalui event ini, saya rasa tepat untuk merangkul masyarakat , mengingat hobby  satu ini telah merakyat dan digandrungi masyarakat dari kalangan apapun. Sehingga diharapkan bisa  menjaga kamtibmas tetap  aman kondusif dan meningkatkan kehadiran polri di tengah- tengah masyarakat,” jelas AKP Yusi.
Kapolsek Bandar menambahkan, semoga kegiatan serupa bisa digelar tahun depan dan lebih meriah lagi, sehingga dari event ini dapat mencetak prestasi dan meningkatkan komunikasi dengan masyarakat untuk  mewujudkan Batang khususnya wilayah hukum Polsek Bandar aman, damai tenteram,” imbuh AKP Yusi Andi Sukmana.

Reskrim Polsek Bandar Berhasil Meringkus Pelarian Kasus Penganiayaan.

May 14, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Buseng diringkus Unit Reskrim Polsek Bandar Polres Batang di jalan Desa  Sikidang masuk wilayah Desa Pucanggading Kecamatan Bandar Batang,  Rabu (10/5/17) pasalnya Sis alias Buseng sudah hampir 10 bulan pelarian karena kasus penganiayaan. 
Kabupaten Batang
Nasib sial dialami Sis alias Buseng (32 ) warga Dukuh Kauman Bandar Kabupaten  gara gara  mabuk dan  jatuh dari sepeda motor Buseng diringkus Unit Reskrim Polsek Bandar Polres Batang di jalan Desa  Sikidang masuk wilayah Desa Pucanggading Kecamatan Bandar Batang,  Rabu (10/5/17) pasalnya Sis alias Buseng sudah hampir 10 bulan pelarian karena kasus penganiayaan. 

Buseng diduga telah melakukan penganiayaan terhadap RK ( 20 ) warga Dukuh Beji  Desa Sengare Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan.
Kapolsek Bandar AKP Yusi Andi Sukmana menuturkan bahwa Unit Reskrim Polsek Bandar Polres Batang berhasil mengamankan terduga pelaku Penganiayaan. 
"Pelaku sudah kami amankan dan mintai keterangan," jelas Kapolsek Bandar, Minggu (14/5).
Lebih lanjut Kapolsek Bandar AKP Yusi mengungkapkan, mula kejadian
pada hari Minggu tanggal 24 Juli 2016 di jalan Desa masuk wilayah Dukuh Bandar selatan Kabupaten Batang  dimana Korban dan saksi, melihat perempuan berjalan sendirian, lalu korban dan saksi mengikutinya, namun sewaktu perempuan tersebut masuk gang korban dan saksi hendak berkenalan, tiba tiba di datangi laki- laki  tidak dikenal yang mengaku pacar perempuan itu.
"Korban dan Saksi diajak masuk ke gang dan ternyata sudah ada banyak pemuda yang sedang berkumpul nongkrong diantaranya Pelaku," terang Kapolsek.
Menurut Kapolsek dari hasil interogasi, setibanya di tempat tersebut Pelaku langsung menghampiri korban dan  menarik rambut korban dengan tangan kirinya, kemudian tangan kanan pelaku yang dikepalkan memukul kearah wajah korban sebanyak 4 (kali) mengenai dahi kanan dan kiri serta pipi korban hingga korban terjatuh, hal ini dilakukanya sendiri dengan tangan kosong. 

Beruntung kejadian tersebut dilerai oleh warga setempat, atas kejadian tersebut korban mengalami luka memar di dahi kanan dan kiri serta memar di pipi, dan berobat di Puskesmas Bandar, selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Bandar," beber Kapolsek Bandar.
"Akibat perbuatan tersebut, pelaku akan dijerat pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan," tandas AKP Yusi Andi Sukmana.
Kapolsek Bandar menambahkan. bahwa Sis alias Buseng merupakan residivis yang sudah 3 kali masuk penjara yaitu 2 kali kasus pencurian  dan 1 kali kasus penganiayaan.
"Pelaku kita tangkap berawal adanya laporan warga adanya kecelakaan, setelah di lakukan pengecekan ternyata terduga pelaku penganiayaan dan saat itu dalam keadaan mabuk," ungkap Kapolsek Bandar.


Polres Batang Amankan Puluhan Miras, Dalam Gelar Razia Tempat Hiburan Dan Warung Remang

May 14, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Jajaran Satresnarkoba Polres Batang berhasil amankan puluhan botol minuman keras (Miras), dalam gelaran razia di tempat hiburan dan warung remang-remang di wilayah Kecamatan Batang Kota 
Batang 
Jajaran Satresnarkoba Polres Batang berhasil amankan puluhan botol minuman keras (Miras), dalam gelaran razia di tempat hiburan dan warung remang-remang di wilayah Kecamatan Batang Kota semalam.

Sejumlah pengunjung hiburan malam sempat kaget dengan kedatangan petugas kepolisian Batang, polisi langsung menggeledah para pengunjung begitu datang.

"Razia ini dalam rangka antisipasi peredaraan gelap narkoba dan jelang datangnya bulan suci Ramadhan," jelas Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono melalui Kasatresnarkoba AKP Hartono pada Minggu (14/5).

Petugas menyusuri beberapa tempat hiburan dan warung remang remang. Dari 1 rumah dan 3 warung Polisi tak menemukan pengguna narkoba, namun polisi menemukan  puluhan botol miras,  22 botol AO botol besar, 6  botol AO botol kecil, 2  botol anggur merah, 6  botol aqua isi arak ciu, 13 ) bungkus plastik isi arak ciu.
“Sasaran kita narkoba, kali ini hanya dapat minuman keras,” terang Kasatresnarkoba AKP Hartono.
Dijelaskan,  razia miras yang dilakukan  dalam rangka cipta kondisi untuk menekan kriminalitas dan upaya memberantas penyakit masyarakat.
 “Miras merupakan penyebab tindak kriminalitas. Ini juga untuk memberi efek jera bagi pemilik warung. Karena dampak yang ditimbulkan oleh miras tidak bagus. Biasanya orang melakukan penganiayaan, pencurian, dan tindak kejahatan lainnya diawali dengan mengonsumsi miras,” imbuh AKP Hartono.
Kasatresnarkoba AKP Hartono mengimbau dan mengajak pengunjung tempat hiburan dan pemilik warung untuk menciptakan kondusifitas daerah dengan menghindari hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Reskrim Polsek Bandar Bekuk Terduga Pelaku Penadahan 1 unit Daihatsu Xenia

May 14, 2017 Add Comment
Pekalongan News
IK alias  Sinok (30) perempuan warga Kauman  Wiradesa dibekuk Unit Reskrim Polsek Bandar Polres Batang, alasannya karena IK adalah terduga pelaku penadahan 1  unit Daihatsu Xenia dengan No.Pol. G-8575-FC,
Kabupaten Batang 
IK alias  Sinok (30) perempuan warga Kauman  Wiradesa dibekuk Unit Reskrim Polsek Bandar Polres Batang, alasannya karena IK adalah terduga pelaku penadahan 1  unit Daihatsu Xenia dengan No.Pol. G-8575-FC,  atas nama M. Fadhil warga Dukuh Krajan Desa Wonokerto, Kecamatan  Bandar, Kabupaten Batang, barang bukti hasil kejahatan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan (tersangka penggelapan sudah diproses sebelumnya) dirumahnya, Rabu (10/5/17). 
"Pelaku sudah kami periksa  dan amankan ," jelas Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kapolsek Bandar AKP Yusi Andi Sukmana Minggu (14/5).
Lebih lanjut, Kapolsek Bandar AKP Yusi Andi Sukmana mengungkapkan,  awal mula kejadian pada Selasa (6/12/2016) di Dukuh Krajan Desa Wonokerto Kecamatan Bandar, Batang, pelaku bersama dengan suaminya  (Belum tertangkap) menerima gadai 1 unit  Daihatsu Xenia No.Pol. G-8575-FC  yang diketahuinya barang  diduga hasil dari kejahatan dari AK, 27, (sudah ditangkap) senilai sepuluh juta rupiah, setelah itu oleh Pelaku 1 unit  Daihatsu Xenia  kembali digadaikan kepada Su, warga Desa Siwalan, dengan nilai lima belas juta rupiah sehingga pelaku mendapatkan keuntungan sebesar lima juta rupiah dari hasil gadai unit KBM itu dan uang tersebut habis digunakan untuk kepentingan pribadi jelas Kapolsek Bandar.

Selain mengamankan pelaku juga menyita barang bukti berupa, 1 unit  Daihatsu Xenia  warna silver metalik No.Pol. G-8575-FC, tahun 2004/
" Pelaku akan kami jerat dengan pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara," tandas AKP Yusi Andi Sukmana.
Saat ini petugas tengah melakukan pendalaman untuk pengembangan dan mengejar pelaku lain. Karena diduga pelaku merupakan kelompok atau jaringan yang sudah beraksi di berbagai wilayah di pekalongan dan sekitarnya.

Polres Batang Gelar Acara Pisah Sambut Perwira

May 12, 2017 Add Comment
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono dan dan AKP Rendi Johan Prasetyo dalam rangka  Acara Pisah Sambutyang digelar Polres batang
Kabupaten Batang
Acara pisah sambut Kasat Lantas, Kapolsek Gringsing dan Kapolsek Warungasem berlangsung di Gedung Pertemuan PT. Pagilaran Blado Kabupaten Batang Jawa Tengah, acara yang digelar Polres Batang Kamis (11/05/17).

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono mengatakan kegiatan ini diharapkan jangan hanya dijadikan acara seremonial semata namun harus bisa kita tanamkan nilai atau hikmah di balik ini semua.
"Suksesnya dalam tugas tak lepas dari peran keluarga, saya berharap agar membina keluarga yang harmonis," tutur Kapolres.
AKP Rendi Johan Prasetyo menyampaikan permohonan maaf dan pamit bila selama berdinas di Batang banyak berbuat kesalahan.
"Saya mohon maaf dan pamit serta doa restu ditempat tugas yang baru, jika ada salah mohon untuk dimaafkan," ujar AKP Rendi.
Kapolres menambahkan ada pertemuan tentunya ada perpisahan, namun jangan memutuskan tali silaturahmi meskipun terpisah karena jarak dan tugas yang diamanahkan negara pada kita.
"Berikan warna dari keluarga besar Polres Batang dengan nilai kekeluargaan, kekompakan dan kebersamaan serta soliditas dalam tugas maupun ikatan keluarga," jelas Kapolres.

Kapolres Batang Pimpin Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Ops patuh Candi 2017

May 09, 2017 Add Comment
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, memimpin  Apel gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2017 di halaman Mapolres Batang, Selasa (9//5). Gelaran operasi akan berlangsung selama 14 hari terhitung mulai 9 – 22 Mei 2017.
Batang 
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, memimpin  Apel gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2017 di halaman Mapolres Batang, Selasa (9//5). Gelaran operasi akan berlangsung selama 14 hari terhitung mulai 9 – 22 Mei 2017.
"Perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital, dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman (cukup menggunakan handphone). Modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja polri khususnya polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut. Polisi lalu lintas terus berupaya melaksanakan program kapolri yang disebut promoter (profesional-modern-terpercaya)," jelas Kapolres.
Operasi dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan mengutamakan tindakan represif berupa penegakan hukum penilangan yang terukur bagi para pelanggar lalu lintas tanpa mengesampingkan kegiatan preemtif dan preventif serta dilakukan dengan tindakan Kepolisian yang humanis mengedepankan senyum, sapa, salam

“Operasi kali ini mengedepankan penegakan hukum bagi pelanggar, tanpa mengesampingkan kegiatan preemtif dan preventif,"tegas Kapolres.  

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres berharap kepada jajarannya untuk dapat mensosialisasikan pelaksanaan Operasi Patuh ini kepada masyarakat dengan harapan dapat diketahui sehingga masyarakat akan lebih patuh terhadap aturan lalu lintas dengan melengkapi kendaraan maupun kelengkapan diri, sehingga aman dijalan

Selain itu Operasi Patuh ini diharapkan mampu mewujudkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, turunnya angka kecelakaan lalu lintas dan mampu menekan jumlah fatalitas korban kecelakaan lalu lintas serta berkurangnya titik kemacetan.
"Selama pelaksanaan Operasi agar utamakan faktor keamanan dan keselamatan, hindari tindakan pungli, lakukan tugas operasi Patuh dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat," pungkas Kapolres.

Sertijab Polres Batang Dipimpin Langsung Oleh Kapolres

May 09, 2017 Add Comment
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono  memimpin upacara serah terima jabatan dilingkungan Polres Batang (8/5). Dalam  sertijab tersebut, ada  lima pejabat yang dimutasi 
Batang  
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono  memimpin upacara serah terima jabatan dilingkungan Polres Batang (8/5). Dalam  sertijab tersebut, ada  lima pejabat yang dimutasi yakni, Kasat Lantas dari AKP Rendi Johan Prasetyo penggantinya AKP Muhammad Adiel Aristo, selanjutnya AKP Rendi akan bertugas sebagai Kaurmin Subbagrenmin Ditlantas Polda Jateng, Kapolsek Warungasem dari AKP Sumantri diganti oleh AKP Akhmad Almunasifi, yang sebelumnya sebagai Kapolsek Gringsing dan sebagai pengganti Kapolsek Gringsing adalah  AKP Sugiyanto, yang sebelumnya menjabat Kasatlantas Polres Pekalongan Kota.
“Serah terima jabatan yang baru saja kita saksikan merupakan salah satu rangkaian alih tugas yang dilaksanakan di jajaran polda jateng khususnya di Polres Batang. Alih tugas di lingkungan polri merupakan hal biasa dan wajar dengan maksud untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan dinamika tugas guna menjamin kesinambungan pelaksanaan program maupun kebijaksanaan pimpinan Polri,” Kata Kapolres.
Menurut Kapolres, serah terima jabatan kasat lantas, kapolsek warungasem dan kapolsek gringsing kali ini juga bertepatan dengan akan dilaksanakannya Operasi Patuh Candi yang akan dilaksanakan mulai besok pagi selama 14 (empat belas) hari, kemudian Operasi Ramadaniya Candi menjelang hari Raya Idul Fitri 1438 H yang akan datang sehingga perlu kesiapan-kesiapan baik perencanaan sarana dan prasarana serta kesiapan anggota dilapangan, terutama untuk menghadapi arus mudik dan arus balik dijalur pantura wilayah Polres Batang.
“Menyikapi perkembangan situasi tersebut diharapkan jajaran Polres Batang dapat memahaminya sehingga apabila terdapat adanya gejala-gejala yang akan menimbulkan gangguan keamanan dapat dengan cepat dan tepat diambil langkah-langkah antisipasi sehingga tidak menimbulkan gangguan yang lebih besar,” Jelas Kapolres.
“Bagi pejabat baru yang baru saja dilantik, saya berharap banyak atas keberadaan saudara dilingkungan tugas dijajaran Polres Batang. Sekali lagi, atas nama pribadi dan kesatuan  saya ucapkan  terima  kasih  atas  peran aktif saudara dalam melaksanakan tugas-tugas pembinaan maupun operasional di jajaran Polres Batang dengan baik,” imbuh Kapolres 

Peringati Hari Nelayan, Muspida Batang Bersihkan Kawasan Pelabuhan

May 08, 2017 Add Comment
Peringatan Hari Nelayan di Kabupaten Batang ditandai dengan aksi bersih-bersih kawasan Pelabuhan dan sejumlah titik di lingkungan komplek Kantor Pelayanan Terpadu Satu Atap Pelabuhan Batang oleh puluhan anggota TNI, Pos Lanal Sigandu, Pol Air Polres Batang dan SKPD.

Tidak hanya aksi bersih-bersih, Peringatan Hari Nelayan juga diikuti perbankan seperti BNI, BRI dan BPD Jateng dengan menggelar pelayanan keuangan di lokasi bagi nelayan kecil Batang.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang, Ahmad Taufiq menuturkan, Peringatan Hari Nelayan bertujuanuntuk memberikan pelayanan sekaligus sosialisasi kepada nelayan terutama perihal perpindahan alat tangkap dari cantrang ke alat tangkap yang dijinkan negara.
"Makanya kita undang tidak hanya nelayan kecil namun juga pengusaha kapal cantrang untuk diskusi," ujar Taufiq.
Dijelaskan Taufiq, Peringatan Hari Nelayan diisi beberapa kegiatan seperti diawal yang sudah dilakukan seperti aksi bersih kawasan pelabuhan, pelayanan perbankan juga ada pelayanan kesehatan bagi perempuan nelayan.

Di hari yang sama, kata Taufiq, juga digelar pelayanan perijinan Pas Kecil atau perijinan kapal nelayan kecil di bawah 10 GT.
"Semuanya gratis dan kami juga lakukan pemasaran hasil makanan olahan berbahan ikan seperti abon ikan dan ikan asin dalam kemasan," ungkap Taufiq.
Sedangkan di lantai dua Kantor Pelayanan Terpadu Satu Atap Pelabuhan Perikanan Batang, lanjut Taufiq, digelar diskusi sekaligus sosialisasi bagi pengusaha kapal atau pemilik kapal
terutama cantrang.
"Ini nanti akan disampaikan banyak hal oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi dan Plt Bupati Batang, Siswo Leksono," pungkas Taufiq.