Showing posts with label UKM. Show all posts
Showing posts with label UKM. Show all posts

Bank Sampah Berkah, RW 9 Panjang Wetan Meningkatkan Taraf Kehidupan Keluarga.

May 09, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Joko Setiawan ketua RW 09 Panjang Wetan, mengajak warganya untuk menciptakan lingkungan bersih sehat, namun juga bisa menambah penghasilan, Untuk meyakinkan warga, dia pun mendirikan bank sampah berkah
Pekalongan
Joko Setiawan ketua RW 09 Panjang Wetan, mengajak warganya untuk menciptakan lingkungan bersih sehat, namun juga bisa menambah penghasilan, Untuk meyakinkan warga, dia pun mendirikan bank sampah berkah.

Warga yang  tadinya tidak menghiraukan sampah, kini sudah mengerti berkat adanya bank sampah berkah yang ada dilingkungan RW.09, Joko terus meyakinkan masyarakat lainnya untuk menyatakan, bahwa lewat Bank Sampah Berkah, warga tak hanya mendapatkan tambahan uang, tapi juga dapat meningkatkan taraf kehidupan keluarga.
“Saya mengajak warga untuk mengumpulkan sampah  , tidak lagi dibuang namun dikumpulkan menggunakan plastik nanti setiap dua minggu sekali di bawa ke bank berkah diserahkan kepada panitia bank sampah yg diketuai oleh sumarna, ujarnya.
Sumarna panitia bank sampah  memaparkan sampah-sampah apa saja yang bisa masuk ke bank sampah. Sumarna menjelaskan ada lima jenis sampah yang bisa diolah.
"Yang pertama, sampah organik. Itu sisa makanan, nasi basi, sisa sayuran, Selain sampah organik, bank sampah juga menerima sampah plastik,botol minum,kertas, Kardus, besi dan lain-lain. " ujar Sumarna.
Selain itu, Joko juga mengedukasi warga untuk tak membakar sampah plastik, Sampah sampah jenis ini selain merusak lingkungan, juga tak mudah hancur di dalam tanah.

Jaga Stabilitas Rupiah BI Sosialisasikan Uang Baru

May 09, 2017 Add Comment
Prima Center Indonesia bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Semarang,menggelar sosialisasi uang baru dalam rangka memberikan perlindungan dan kepastian hukum serta menjaga stabilitas rupiah dengan menghadirkan nara sumber Kepala Divisi Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Kanwil BI Jateng Eko Purwanto,  Kepala Unit pelayanan kas BI Agus Indra dan Prof Hendrawan Supratikno Anggota Komisi XI DPR RI hadir pula Arini Harimurti Wakil  Bupati Pekalongan.
Baca Juga
Sosialisasi yang digelar di Hotel Sahid Kota Pekalongan diikuti Para pelaku usaha se kabupaten Pekalongan, mahasiswa IAIN Pekalongan dan lainnya, bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman penggunaan mata uang rupiah baru Senin (8/05/2017).

Menurut Wakil  Bupati Pekalongan Arini kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat agar masyarakat tahu dan mendapat  pencerahan tentang mata uang rupiah yang baru
" Sosialisasi semacam ini nantinya bisa berlanjut di kemudian hari supaya berguna bagi para pelaku usaha dan masyarakat luas, "ucap Arini pada saat sosialisasi.
Dalam penjelasannya Eko Purwanto Kadiv Bi wilayah Jateng, BI merilis secara resmi 11 seri mata uang baru yang terdiri dari 7 mata uang kertas dan 4 mata uang logam.
"Harapan kami makin banyak masyarakat tahu akan ciri ciri uang rupiah sehingga menekan peredaran uang palsu, "ucap Eko purwanto.
Menurut Prof Hendrawan Supratikno tugas pemerintah itu menjaga nilai rupiah, mempermudah atau memfasilitasi orang agar menjadi kaya dan mempersulit orang jadi miskin, untuk itu tugas pemerintah menjaga nilai rupiah tetap stabil jangan sampai inflasi.
"Alhamdulillah kita berikan apresiasi kepada BI pada tahun 2016 tingkat inflasi di Indonesia 3,02 %   itu adalah prestasi terbaik dalam 45 tahun, "   ungkap Hendrawan. 

Patut Ditiru Selesai Bertugas Bripka M.Noor Sidiq Berternak Kelinci

April 27, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Bripka Noor Sidiq di kandang kelinci miliknya di Desa Sipule Kluwih Bandar
Kabupaten Batang 
Bripka M. Noor Sidiq anggota Satlantas Polres Batang yang beralamat Desa Sipule Kluwih Bandar Kabupaten Batang ini   enggan berpangku tangan, usai melakukan tugasnya sebagai seorang anggota kepolisian, waktunya dimanfaatkan setelah selesai bertugas untuk berternak kelinci .

Awal Mulanya M. Noor Sidiq hanya memiliki enam pasang kelinci, namun berkat kemauan dan ketekunannya yang keras dan memperdalam cara berternak dengan baik kini Bripka Noor Sidiq  memiliki  150 ekor kelinci  jenis  NZW (New Zealand White) dan REX.

Menurut Bripka Noor Sidiq yang biasa disapa  Holifild pada dasarnya semua kelinci bisa dijadikan pedaging tetapi kalo kelinci lokal panennya bisa 6 bulan untuk jenis kelinci NZW dan REX panennya bisa 3 bulan dan bisa langsung dipanen.
“Selain dikenal beranak banyak  daging yang besar dengan tulang yang kecil menjadikan kelinci jenis NZW ini sebagai favorit para peternak kelinci pedaging, “ucap Bripka Noor”
Bahkan kini Noor Sidiq  bisa memprodoksi pakan kelinci sendiri dengan hasil ketekunannya dalam melakukan penelitian, dengan keberhasilan Noor sidiq kini warga disekitar desa Sipule  Kluwih Bandar, mengikuti  jejak noor sidik berternak kelinci dengan cara yg benar.

Menurut Noor Sidiq pertama saya berternak hanya memiliki tiga ekor kelinci jantan sepuluh betina, namun karna rugi maka saya disarankan teman-teman peternak kelinci untuk memelihara kelinci pedaging  yang hasilnya bisa dijual ke pedagang daging kelinci.
“Berkat dari pengalaman pengalaman yang saya dapat,  sekarang saya sudah memiliki seratus lima puluh kelinci, berhubung belum banyak peternak kelinci pedaging di daerah saya jadi ya belum bisa memenuhi permintaan pedagang daging kelinci, “tuturnya 
Selain daging kelinci yg kaya manfaat dan rendah kolesterol ternyata limbah urine dan fases kelinci juga dimanfaatkan oleh bripka Noor sidiq sebagai pupuk cair dan pupuk kandang, dia juga tdak segan bilamana ada petani-petani disekitar daerahnya ingin belajar membuat pupuk cair urine kelinci dg cara fermentasi yg sederhana.bripka noor sidiq juga siap menerima urine kelinci dari peternak2-peternak kelinci yang lain.
“Untuk menyiasati agar pertumbuhan kelinci bisa cepat saya panen, makanan dan kesehatan betul-betul  harus saya jaga dengan baik ,"terangnya.
Noor Sidiq juga siap dan iklas memberikan ilmunya kepada warga yang berternak kelinci, agar bisa menghasilkan kelinci kelinci yang bagus dan juga bisa melayani permintaan para pedagang daging kelinci disekitar kabupaten batang.                         

Cerita Seragam Karyawan BCA Yang Dibuat Oleh Pengrajin Kampung Batik Gemah Sumilir

April 19, 2017 Add Comment
Seragam batik seluruh karyawan Bank Central Asia (BCA) dibuat oleh pengrajin Kampung Batik Gemah Sumilir dan butuh waktu  dua tahun untuk merampungkan proses designe hingga delivery. Komisaris BCA, Cyrillus Harinowo menyampaikan hal tersebut dalam kesempatan peresmian Kampung Batik Gemah Sumilir, Selasa (18/4/17) di Desa Gumawang, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

Cyrillus mengatakan, tak kurang dari 35 ribu orang karyawan BCA di seluruh Indonesia, dari Banda Aceh hingga Papua mengenakan seragam buatan Kampung Batik Gemah Sumilir.
"Seragam batik ini kami pesan sejak 2014 dan sekarang seluruh karyawan BCA di Indonesia mengenakanya, terima kasih saya sampaikan kepada Gemah Sumilir karena telah merealisasikanya," ungkap Cyrillus.
Cyrillus menuturkan, Kampung Batik Gemah Sumilir memiliki potensi untuk menjadi desa wisata, sebab batik selama ini dikenal sebagai warisan budaya yang banyak dikagumi oleh para wisatawan.

Kalau batik hanya dikemas sebagai komoditas semata, sambung Cyrillus, maka hasilnya pun akan biasa saja. Namun, kalau batik dikemas dan dikombinasikan dengan desa wisata yang mudah diakses seperti adanya jalan tol dan sebagainya maka hasilnya akan menjadi sangat luar biasa.
"Yang terpenting orang datang sudah merasa nyaman apalagi nantinya bisa memperoleh sesuatu atau pengalaman baru seperti membatik maupun bercocok tanam bersama petani di sini," ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua KSU Gemah Sumilir, Amin Maizun menyampaikan, kerjasama antara dengan BCA untuk mewujudkan dan mengembangkan Desa Wisata atau Kampung Batik Gemah Sumilir sudah dilakukan sejak tahun 2012.

Dikisahkan Amin Maizun, awal terbentuknya kerjasama dengan BCA bermula dari kumpul bersama sambil nguri-uri budaya untuk melakukan regenerasi seluruh pelaku atau pengrajin batik. Tak disangka kemudian ada kesempatan kerjasama dengan BCA. 
"Akhirnya kami diberikan pembinaan untuk bisa mewujudkan desa wisata. Jadi kami sangat berterima kasih kepada BCA yang memberikan telah kesempatan kami untuk membangun Kampung Batik Gemah Sumilir ini," ungkap Amin Maizun.
Amin Maizun menjelaskan, jumlah anggota UKM yang bergabung di desa wisata Kampung Batik Gemah Sumilir mencapai 50 orang. 

Dari masing-masing 50 orang anggota tersebut, lanjut Amin, masih membawahi 500 anggota UKM lainya.
"Mereka itu tidak hanya pelaku batik, namun banyak juga UKM lainya yang bergerak di bidang selain batik ," jelasnya.
Amin berharap, kedepan batik Kabupaten Pekalongan bisa lebih 
berkembang dan maju. Selain itu, desa wisata Kampung Batik Gemah Sumilir tersebut bisa lebih dikenal di seluruh nusantara dan dunia.
"Kami yakin dan optimis, Kampung Batik Gemah Sumilir  akan bisa lebih dikenal dibanding goa Pindul. Sebab,  kami oleh BCA juga sering dikenalkan ambasador-ambasador dan kedutaan besar sejumlah negara lain di Jakarta untuk mempromosikan desa wisata kami," ujar Amin.


Ali Warga Wonokerto Pekalongan Sulap Bambu Jadi Miniatur

April 18, 2017 Add Comment
Dengan memanfaatkan pikiran dan sumber daya yang ada disekelilingnya dapat menghasilkan suatu karya yang inovatif, serta bermanfaat bagi banyak orang karena Kreativitas Seseorang tiada batasnya, jika ada kemauan pasti ada jalan. Terbukti di tangan terampil Ali Kurniawan warga Wonokerto, Kabupaten Pekalongan ini mampu menyulap Bambu menjadi karya menakjubkan.

Dengan latar belakang pelaut tapi mempunyai jiwa seni Ali mampu menyulap bambu menjadi miniatur berbagai bentuk kapal perang, becak, bunga, masjid, rumah dan lain-lain.
"awal mulanya, untuk mengisi kekosongan, Pada tahun 2001 saya melihat saudara bikin miniatur kapal saya tertarik dan belajar, awalnya belajar secara otodidak dengan berjalannya waktu saya bikin kolaborasi dan inovasi bentuk miniatur dari bambu ini, ucap Ali yang banyak menciptakan karya unik di rumahnya".
Pekalonagn News
Ali pembuat miniatur dari bambu

Menurut Ali pemasaran miniatur bambu berawal dari mulut ke mulut atau door to door kepada teman-teman dan kenalan mereka menyukainya.
"Sebelumnya kita bikin contoh miniatur bambu kita foto dan bikin katalog harga miniatur paling murah 100 rb ukuran 30 cm paling mahal 10 juta bentuk nya macam-macam ada bentuk masjid, becak, mobil-mobillan,bingkai foto Alhamdulillah sejak itu pesanan terus mengalir," akunya.
Baca Juga :

Pria Kreatif Asal Pekalongan Ini Ciptakan Sepatu Dari Daun Jati

Dengan berjalannya waktu pelanggan semakin bertambah pelanggan selama ini dari jakarta, solo, malang dan juga pekalongan sendiri. 

"Saya siap bantu pelaku UKM pemula untuk sama-sama belajar mungkin lebihnya jelas memberikan pelatihan, ayo kita sama-sama berjuang mulai dari belajar dan berusaha," tandasnya.

Pria yang tak pelit ilmu ini siap membagikan ilmunya kepada siapa saja yang mau belajar. Syukur-syukur mau menjadi mitra.
"Terima kasih kepada Fedep (Forum for Economic Development and Employment Promotion) kabupaten Pekalongan yang memfalsilitasi kami para pengrajin dan mengangkat potensi-potensi yang ada di kabupaten Pekalongan melalui pameran-pameran dan Pemperkuatan klaster usaha dan pengembangan ekonomi daerah., "Pungkasnya.

Menteri Koperasi Dan UKM Beri Penghargaan Bhakti Koperasi Kepada Ketum Kospin JASA

July 23, 2016 1 Comment
Menteri Koperasi Dan UKM Beri Penghargaan Bhakti Koperasi Kepada Ketum Kospin JASA
Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyematkan pin penghargaan kepada Ketum Kospin JASA, Andy Arslan Djunaid dalam acara Peringatan Hari Koperasi ke 69 di Jambi


Kota Pekalongan
Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga memberikan penghargaan kepada 100 Koperasi di seluruh Indonesia pada puncak acara peringatan Hari Koperasi ke 69 yang digelar di halaman kantor Gubernur Jambi, Rabu (20/7/16).

Penghargaan diberikan kepada 100 koperasi mencakup 15 koperasi Simpan Pinjam, 38 Koperasi Konsumen, 4 Koperasi Pemasaran, 12 Koperasi Produsen dan 21 Koperasi Jasa.

Selain itu diberikan juga penghargaan Bhakti Koperasi kepada 78 orang tokoh, salah satunya Andy Arslan Djunaid, Ketua Umum (Ketum) Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) JASA Pekalongan.

Menurut Menteri, Kospin Jasa sebagai salah satu Koperasi simpan pinjam (KSP) terbesar di Indonesia berhasil mengaktualisasikan diri dengan cara memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Supaya koperasi bisa bermanfaat bagi anggota dan masyarakat, koperasi lainya bisa meniru serta bisa diaktualisasikan juga," terang Menteri.
Ketum Kospin JASA, Andy Arslan Djunaid mengatakan, keberhasilan Kospin JASA seperti sekarang ini adalah kepercayaan, terbukti sejak berdiri Tahun 1970 hingga sekarang, Kospin JASA telah dipercaya oleh ribuan anggotanya yang tersebar di Indonesia dengan 130 Cabang Kantor Pelayanan.
"Selain itu, Kospin JASA juga menerapkan tata kelola internal keuangan yang baik hingga mampu menhasilkan keuntungan sebesar Rp 6 Triliun per Juni 2016," ungkap Andy.

Soal Mangroove, Ini Komentar Pj Walikota Pekalongan

September 26, 2015 1 Comment
Soal Mangroove, Ini Komentar Pj Walikota Pekalongan
Pj Walikota Pekalongan, Prijo Anggoro BR saat melakukan penanaman Magroove di Taman mangroove Kota Pekalongan
Kota Pekalongan
Usai melakukan penanaman 500 pohon mangroove sebagai simbol kepedulian akan konservasi alam di Taman Mangroove, Kota Pekalongan kemarin, Pj Walikota Pekalongan Prijo Anggoro BR mengatakan akan membantu yang berkaitan dengan hal-hal tersebut.
"Saya sudah perintahkan tadi kepada BLH untuk menindak lanjuti dan akan segera dikoneksikan," ucap pria yang masih menjabat sebagai Kepala Disperindagkop Propinsi Semarang.
Tentara sudah berpikir ke depan. Banjir dan rob sudah mereka pikirkan dan kita berterima kasih kepada mereka, lanjut Prijo.

Harapanya, sambung Prijo lagi, akan ada efek bagus lagi ketika ini tumbuh berkembang. Dibuktikan tadi ada anggota Polisi punya sirup mangroove.
"Kalau sekiranya mereka punya standar SNI yang bagus maka akan kita pantau, kebetulan saya masih Kepala Disperindagkop. Masih ndobel," katanya saat menanggapi kelanjutan dari program mang roove.
Saya pernah mengikuti pameran sirup mangroove dan minuman ini, terusnya, salah satu terobosan dari kelanjutan dari program mangroove yang telah ditanam.
"Bahwa Industri Kecil Menengah (IKM) terus tumbuh berkembang tidak hanya batik saja. Di dalamnya termasuk sirup ini," terangnya.
Dan nanti, kita akan coba cek sirup ini. Marketingnya kita lihat juga. Semuanya seperti apa.
"Bukan tidak mungkin sirup ini menjadi ikon selanjutnya gara-gara kegiatan ini," harapnya.

US Dollar Semakin Terkerek, Pengrajin Batik Semakin Tercekik

September 14, 2015 1 Comment
US Dollar Semakin Terkerek, Pengrajin Batik Semakin Tercekik
Pengrajin batik Kota Pekalongan mengaku sangat terdampak anjloknya nilai tukar rupiah terhadap US Dollar. Salah satu pengrajin mengatakan harus pintar-pintar menyiasati keadaan, foto diambil disalah satu rumah produksi di Pekalongan
Kota Pekalongan
Anjloknya nilai mata uang rupiah terhadap US Dollar sekarang berimbas pada naiknya hampir semua bahan baku dan harga jual barang dan jasa. Hal yang sama juga terjadi pada bahan baku batik seperti dialami Sodikin, pengrajin batik didaerah Pasirsari Kota Pekalongan. Sodikin mengaku sangat terpengaruh dari dampak tersebut.
"Bahan baku semuanya naik, sangat terasa sekali saat kami akan produksi," keluhnya.
Menurut Sodikin, bahan baku utama seperti kain mori, lilin atau malam dan ramuan bahan batik lainya hampir semuanya produk impor.
"Jadi kenaikanya sangat berdampak. Saat ini saja kain seperti katun, kain dobi China dan berbagai mori mengalami kenaikan harga mulai dari Rp 200 hingga Rp 1000 permeternya. Untuk lilin mengalami kenaikan sebesar Rp 500 sampai Rp 1000 begitu pula untuk ramuan lain seperti gondorukem juga mengalami kenaikan sebesar Rp 500 sampai Rp 1000," ungkapnya.
Sodikin menjelaskan, apabila dalam satu minggu kedepan nilai tukar US Dollar masih di kisaran Rp 14.000-an, maka bisa dipastikan akan ada kenaikan harga bahan baku lagi.
"Imbasnya jelas, biaya produksi akan mengalami kenaikan pula. Kondisi saat ini saja untuk produksi batik sudah naik antara 5 sampai 7%," terangnya.
Kendati demikian, para pengrajin batik sepertinya belum berani menaikan harga. Karena kondisi pasar dinilai masih sepi.

Terlalu beresiko, lanjutnya, dipastikan pembeli akan komplain kalau kita mengikuti dengan menaikan harga jual. Imbasnya penjualan akan mengalami penurunan dan akan terjadi over stock. Perputaran uangnya akan mandek. Pengrajinya yang akan menanggung kerugian.
"Untuk omset saja kami sudah mengalami penurunan di level 10 hingga 20 persen per produksi. jadi berat kalau pengusaha kecil sepertinya memaksakan diri. Harapanya satu-satunya ya pulihnya stabilitas ekonomi yang ditandai menguatnya nilai tukar rupiah dan naiknya daya beli masyarakat kita," tutur sodikit sedikit berhitung.

Pelaku UKM Batik Diberi Bantuan Display

March 17, 2015 Add Comment
Pelaku UKM Batik Diberi Bantuan Display
25 hanger display siap didistribusikan
kota Pekalongan
Secara bertahap para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di bidang batik mendapatkan bantuan display untuk memajang hasil karya maupun batik yang akan dijual dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koprasi dan Usaha Mikro Kecil (Disperindakop dan UMKM) Kota Pekalongan, Senin (16/3/15)

Wakil Walikota Pekalongan Alf Arslan Djunaid dan Kepala Disperindakop Kota Pekalongan Supriyono di aula kantor setempat menyerahkan bantuan secara langsung display hanger kepada 25 pelaku UKM yang ada diKota Pekalongan.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota menyampaikan, bantuan fasilitas berupa display hanger dapat dimanfaatkan oleh pedagang untuk memajang daganganya dan diharapkan bantuan yang diberikan dapat mendorong pelaku UKM batik dapat lebih mengembangkan usahanya.
" disamping bantuan yang diterima hari ini, Pemerintah Kota juga akan memfasilitasi pelaku UKM untuk diikutkan ke pameran diluar Kota Pekalongan bahkan keluar propinsi sekalipun." jelasnya.
Sementara itu Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Disperiondagkop Kota Pekalo ngan Edi Harsoyo menjelaskan, bahwa bantuan display untuk memajang batik tersebut merupakan bagian dari program pendampingan dan pengembangan UMKM yang ada di kota Pekalongan.
" sementara ini yang menerima baru 25 orang karena secara bertahap bantuan akan diberikan menyesuaikan anggaran, nanti yang lainya menyusul." ungkap Edi usai kegiatan.
Edi berharap, agar bantuan tersebut mampu menambah semangat para pelaku agar terus berusaha untuk meningkatkan usahanya.
" sebagai bentuk dukungan, kami akan mendampingi dan di mungkinkan akan memfasilitasi mereka sesuai dengan berbagai program pendampingan sesuai alokasi anggaran APBD yang ada agar para pelaku UMKM ini dapat berkembang lebih baik." ujarnya.
Menurutnya, bantuan yang telah diberikan merupakan alokasi dari APBD Kota Pekalongan tahun anggaran 2015 sebesar Rp 30 juta yang penggunaanya tidak hanya untuk display saja akan tetapi juga untuk yang lainya.
" bantuan dan fasilitas yang telah kami berikan bisa jadi stimulan semisal ada kegairahan bagi yang belum punya kios diharapkan agar segera memiliki kios." akhirinya.

Peringati HUT, Pisma Putra Textile Tanam 1500 Pohon

March 04, 2015 Add Comment
Peringati HUT, Pisma Putra Textile Tanam 1500 Pohon
Tanam pohon disaksikan vice Presiden Director Pisma Group

Kota Pekalongan
HUT PT Pisma Putra Textile yang sejatinya jatuh pada tanggal 26 Februari 2015 lalu, baru diperingati pada Rabu (4/3/15) kemarin. Berbagai acara memeriahkan hari ulang tahun yang ke 15 tersebut. Selain menanam pohon untuk penghijauan juga menggelar aneka lomba yang berhubungan dengan benang.

Vice President Director Pisma Group Lukas L Prawoto terangkan, peringatan HUT tidak digelar pada tanggal seharusnya karena adanya Rakor Tahunan. ?Karena adanya rakor maka peringatannya baru dapat dilaksanakan pada tanggal 4 Maret 2015 ini,? terang dia.

Pada kesempatan tersebut seluruh Karyawan, mulai dari level terendah sampai dengan unsur pimpinan. Serta perwakilan di Group Pisma , yaitu PT. Pismatex, PT. Pisma Garment Indo, PT. Pisma Gajah Putra, PT. Pisma Griya Asri dan PT. Pisma Griya Permai berdiri bersama melaksanakan Apel Peringatan HUT PT. Pisma Putra Textile ke 15 di Halaman PT. Pisma Putra Textile Jl Raya Pait KM 10 Pekalongan.

" Pada kesempatan ini kami saya sampaikan kepada karyawan, bahwa tidak cukup bekerja keras saja, tetapi juga harus bekerja dengan cerdas dan terakhir bekerja Ikhlas," tegas dia.



Juga dibagikan hadiah bagi pemenang aneka lomba, seperti Lomba Kecepatan Doffing, Lomba Kecepatan Mancing Benang, Lomba Kecepatan Menyambung Benang dan Lomba 5 R yang menitikberatkan pada Kebersihan dan Kerapihan Lingkungan.


Selesai Apel Acara dilanjutkan dengan Penanaman 1.500 pohon di halaman pabrik PT. Pisma Putra Textile dengan jenis pohon seperti Pinus, Jati, Mahoni, Akasia, Cersen dan aneka tanaman buah. Serta peresmian 2 Bus Karyawan yang baru saja di beli . Bus dengan kapasitas masing-masing 60 penumpang tersebut adalah untuk menambah bus yang sudah ada.

Dilanjut Lukas, untuk di Wilayah Pekalongan dan sekitarnya baru PT. Pisma Putra Textile lah yang memiliki Mobil Pemadam Kebakaran. Mobil Pemadam Kebakaran ini tidak saja untuk kepentingan PT. Pisma Putra Textile tetapi juga sering diterjunkan untuk membantu lingkungan dan masyarakat Pekalongan dalam menanggulangi kebakaran.

Ketua Panitia HUT PT. Pisma Putra Textile ke 15 yang juga sebagai manager HRD GA Estu Lugina mengatakan bahwa,

" rangkaian kegiatan Peringatan HUT PT. Pisma Putra Textile ini meskipun sederhana namun sangat sarat makna, seperti Kebersamaan, Motivasi dan kepedulian terhadap Lingkungan.?Semoga bisa bermafaat bagi karyawan dan masyarakat sekitar," ujarnya.

Jasa Cuci Motor Alternatif Tidak Kenal Waktu Berlalu

January 02, 2015 Add Comment
Pekalongan
Musim penghujan telah lama datang, saatnya kendaraan diupayakan untuk tampil prima sehari-hari. Jalanan sering becek, terkadang harus melintas di genangan air payau yang berkadar garam. Seringkali jasa pencucian motor sangat dibutuhkan. Namun masalah pun muncul, ketika harus melakukan penantian sedemikian lama. Sehubungan, kiat mempercayakan jasa cuci motor lebih mengemuka ketimbang pilihan untuk tidak repot-repot cari yang sepi. Apalagi yang berkantong tebal, mungkin bisa mendambakan layanan plus siap antar-nya. Kiat-kiat cuci motor seperti mudah dijangkau dan berada di pinggir-pinggir jalan besar utama sangat menyita perhatian para penggunanya. Terlebih lagi, mereka melengkapinya dengan penyediaan toko atau warung konsumsi di dekatnya.


Bagi masyarakat yang tinggal di sekitaran Poncol, Noyontaan, Klego, dan Setono cukup bisa berlega hati. Di rada ujung terusan Jl. Ahmad Yani, di tepian kali Sungai Kali Banger bisa dijadikan tempat pilihan untuk mempercayakan cuci motor, tanpa harus menunggu lama. Satu cangkir kopi dengan 2 batang rokok, atau 2 bungkus snack keripik kentang sembari ngobrol cukup untuk melewatkan waktu tunggu motor jadi bersih kembali. Dikarenakan, proses penyemprotan kotoran, pencucian dengan sabun, hingga pengeringannya membutuhkan waktu hanya sekitar 30 menit.


Lokasi cukup terpencil, yang bisa ditempuh melalui jalan kecil sebelah barat Jembatan Setono ke arah selatan. Suasana daerah itu cukup lengang dari hiruk-pikuk keramaian aktivitas lalu lintas. bangku tunggu alakadarnya di sisi Kali Banger yang cukup menghadirkan suasana khas tersendiri, yaitu di antara kehijauan dan panorama segar-beningnya air kali di waktu musim penghujan, yang belum membuat sungai itu berwarna kecoklatan. Ketenangan lingkungan pemukiman yang bisa menawarkan kesempatan untuk merasakan semilirnya angin bertiup di sela pepohonan di sekitarnya.


Sebuah usaha mandiri jasa cuci motor, yang dikelola oleh Rozaq (17 tahun) dan Fauzan (15 tahun) ini telah dilengkapi kompresor penyemprot air. Fauzan dengan bersahaja menuturkan, “Dalam kesehariannya usaha ini mampu melayani 5 – 10 unit motor, dengan ongkos jasa cuma Rp. 7.000,- saja.”
(PN-AA)

Wujudkan Pernikahan Impian Bersama Griya Rias Jayanti

December 19, 2014 Add Comment

  • Pada saat pernikahan sebagian besar wanita tentunya ingin  terlihat lebih cantik dari biasanya.Tak heran mereka akan memilih penata rias yang tepat.Sehingga bisa membuatnya jadi seperti ratu dalam satu hari.ahan nanti,
  • Namun memilih penata rias pengantin bisa membuat sebagian besar wanita yang ingin menikah menjadi  pusing.Saat ini banyak rias pengantin yang menawarkan jasa periasnya.   
  • Mewujudkan impian setiap calon pengantin merupakan tujuan utama Griya Rias Pengantin Jayanti.Kepuasan pelanggan adalah harapan terbesar dalam pelayanan tata rias pengantin.
  • Merancang pernikahan itu sangat ribet.Untuk calon pengantin agar memperhatikan beberapa faktor yang harus ditempuh
  1. Mempersiapkan hari pernikahan sebaiknya jauh jauh hari sudah membuat janji kepada kami (Griya Rias Pengantin Jayanti).Dengan begitu kami (Griya Rias Pengantin Jayanti) bisa berdiskusi lebih rileks dengan calon pengantin.Tetapi apabila waktu untuk mempersiapkan pernikahan singkat.Kami (Griya Rias Pengantin Jayanti)berusaha untuk mewujudkan impian anda asalkan anda harus terbuka akan impian dan keinginan di hari pernikahan
  2. Soal uang /budget.Kami (griya Rias Pengantin Jayanti)melayani jasa tata rias pengantin semua kalangan.Sehingga calon pengantin tidak perlu khawatir dengan harga yang sesuai  kemampuan.
  3. Diantara layananan kami (Griya Rias Pengantin Jayanti),apabila calon pengantin memerlukan test make up kami siap untuk melakukan test make up.
  4. Ingat walau calon pengantin mempunyai impian,janganlah lupa keluarga juga punya keinginan.Untuk mempersatukan keinginan keluarga dan impian calon pengantin  tidaklah mudah ,butuh waktu untuk berdiskusi,Kami (Griya Rias Pengantin Jayanti)menyarankan janganlah berlarut larut karena waktu terus berjalan tidak menunggu kita.Berpegangan tanganlah erat erat maka semiua akan berjalan dengan lancar.
Salam manis untuk calon calon pengantin,impian akan terwujud apabila anda mampu bercerita dengan baik.Kami(Griya Rias Pengantin Jayanti)mewujudkan impian anda dengan mendengarkan sebuah  cerita tentang mimpi anda  saat menikah.Tujuan  dan harapan kami (Griya Rias Pengantin Jayanti) anda adalah pengantin yang paling bahagia...."GRIYA RIAS PENGANTIN JAYANTI" Hub: Ibu iis wijayanti
Alamat Jl Potlot Jeruksari  Pekalongan(Hp 085740110587 pin: 7CEC067E

(adv)

Bengkel Las Mas Maman Specialis Motor Tua

November 23, 2014 Add Comment
KotaPekalongan-
Bagi warga pekalongan utara mungkin sudah femiliar dengan bengkel las Maman,sebuah bengkel yang berlokasi di jl. wr supratman depan kantor bea cukai selalu


ramai oleh pelanggan yang menggunakan jasanya.Be ngkel las maman siap mengerjakan segala bentuk pe ngelasan,akan tetapi kebanyakan yang datang mema ng untuk rebuild motor tua menjadi fresh kembali dan laik jalan.disamping menjadi rujukan bengkel mo tor banyak pula mengerjakan motor pesanan penjual motor bekas yang ada di pekalongan utara.Lokasi nya memang strategis karena terletak di jalur menuju pantai pasir kencana kota pekalongan.Dengan di ba ntu seorang karyawan, bengkel yang libur di hari jum at ini selalu mengedepan kualitas dan harga bersahab at bagi sobat bermotor.Karena sesuai motto mas Maman 'MUDAH DI JANGKAU HARGA TERJANGKAU'.disamping menekuni dunia pengelasan,sobat kita ini juga kerja sampingan sebagai jual beli motor bekas kecil-kecilan,bagi anak motor yang mem punyai troubel seputar kaki-kaki,sasis,knalpot,modif atau punya motor bekas dengan kondisi ndongkrok silahkan sambangi di workshopnya di jamin segala trobel bisa teratasi,untuk sekedar konsultasi seputar pengerjaan motor jangan ragu mas Maman siap me mbantu,untuk kontak person hub:085640091075 untuk fesbuker atau twitteris di harap maklum dulu karena lagi offline.......