Showing posts with label Peluang Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Peluang Bisnis. Show all posts

Patut Ditiru Selesai Bertugas Bripka M.Noor Sidiq Berternak Kelinci

April 27, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Bripka Noor Sidiq di kandang kelinci miliknya di Desa Sipule Kluwih Bandar
Kabupaten Batang 
Bripka M. Noor Sidiq anggota Satlantas Polres Batang yang beralamat Desa Sipule Kluwih Bandar Kabupaten Batang ini   enggan berpangku tangan, usai melakukan tugasnya sebagai seorang anggota kepolisian, waktunya dimanfaatkan setelah selesai bertugas untuk berternak kelinci .

Awal Mulanya M. Noor Sidiq hanya memiliki enam pasang kelinci, namun berkat kemauan dan ketekunannya yang keras dan memperdalam cara berternak dengan baik kini Bripka Noor Sidiq  memiliki  150 ekor kelinci  jenis  NZW (New Zealand White) dan REX.

Menurut Bripka Noor Sidiq yang biasa disapa  Holifild pada dasarnya semua kelinci bisa dijadikan pedaging tetapi kalo kelinci lokal panennya bisa 6 bulan untuk jenis kelinci NZW dan REX panennya bisa 3 bulan dan bisa langsung dipanen.
“Selain dikenal beranak banyak  daging yang besar dengan tulang yang kecil menjadikan kelinci jenis NZW ini sebagai favorit para peternak kelinci pedaging, “ucap Bripka Noor”
Bahkan kini Noor Sidiq  bisa memprodoksi pakan kelinci sendiri dengan hasil ketekunannya dalam melakukan penelitian, dengan keberhasilan Noor sidiq kini warga disekitar desa Sipule  Kluwih Bandar, mengikuti  jejak noor sidik berternak kelinci dengan cara yg benar.

Menurut Noor Sidiq pertama saya berternak hanya memiliki tiga ekor kelinci jantan sepuluh betina, namun karna rugi maka saya disarankan teman-teman peternak kelinci untuk memelihara kelinci pedaging  yang hasilnya bisa dijual ke pedagang daging kelinci.
“Berkat dari pengalaman pengalaman yang saya dapat,  sekarang saya sudah memiliki seratus lima puluh kelinci, berhubung belum banyak peternak kelinci pedaging di daerah saya jadi ya belum bisa memenuhi permintaan pedagang daging kelinci, “tuturnya 
Selain daging kelinci yg kaya manfaat dan rendah kolesterol ternyata limbah urine dan fases kelinci juga dimanfaatkan oleh bripka Noor sidiq sebagai pupuk cair dan pupuk kandang, dia juga tdak segan bilamana ada petani-petani disekitar daerahnya ingin belajar membuat pupuk cair urine kelinci dg cara fermentasi yg sederhana.bripka noor sidiq juga siap menerima urine kelinci dari peternak2-peternak kelinci yang lain.
“Untuk menyiasati agar pertumbuhan kelinci bisa cepat saya panen, makanan dan kesehatan betul-betul  harus saya jaga dengan baik ,"terangnya.
Noor Sidiq juga siap dan iklas memberikan ilmunya kepada warga yang berternak kelinci, agar bisa menghasilkan kelinci kelinci yang bagus dan juga bisa melayani permintaan para pedagang daging kelinci disekitar kabupaten batang.                         

Rini Soemarno Ajak BUMN Manfaatkan E-Commerce Lewat blanja.com

October 08, 2016 Add Comment
Rini Soemarno Ajak BUMN Manfaatkan E-Commerce Lewat blanja.com
 Menteri BUMN, Rini Soemarno ajak para perusahaan BUMN dan UKM binaannya untuk manfaatkan e-commerce lewat portal marketplace milik PT. Telkom Indonesia, blanja.com.
Menteri BUMN, Rini Soemarno ajak para perusahaan BUMN dan UKM binaannya untuk manfaatkan e-commerce lewat portal marketplace milik PT. Telkom Indonesia, blanja.com. Hal tersebut disampaikan di suatu pertemuan yang dihadiri oleh Direktur Utama Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN, Direksi Telkom, dan Direksi PNM dengan agenda rapat Pengembangan Ekonomi Digital BUMN.
“Saat ini produk-produk BUMN dan mitra binaan sudah ada di blanja.com. Namun dengan kerja sama dan sinergi ini diharapkan volume penjualan bisa meningkat," ujar Rini.
Sinergi yang dimaksud adalah untuk membantu para usaha kecil menengah (UKM) dalam mendapatkan fasilitas modal sekaligus menempatkan hasil produk UKM pada blanja.com.

Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga mengatakan di pertemuan tersebut dibahas soal menempatkan produk-produk unggulan UKM yang merupakan mitra binaan BUMN di blanja.com. Tidak hanya produk mitra binaan BUMN, tetapi juga produk-produk langsung dari BUMN yang bersangkutan.

Disisi lain, Perbankan akan memfasilitasi permodalan UKM yang tergabung di blanja.com. Namun demikian, ia enggan menyebutkan bagaimana bentuk pembiayaan yang akan dilakukan, mengingat pembahasan masih terus dilanjutkan pada minggu depan.
"E-commerce sudah disiapkan Telkom, jadi kami bank BUMN memberikan modal kerja dan termasuk fasilitasi sistem pembayaran digitalnya atau payment gateway-nya,"  Direktur utama Bank BTN, Maryono.
Blanja.com sendiri mengaku sangat siap untuk menanggapi sinergi ini. Sejauh ini, tercatat  4 ribu pelaku UKM sudah join di blanja.com. Dari jumlah itu, 1.100 diantaranya merupakan binaan BUMN.

“Blanja.com sangat mengapresiasi inisiatif ini karena sangat sejalan dengan visi dan misi blanja.com dimana kami hadir salah satunya untuk membantu mengembangkan dan meningkatkan pertumbuhan bisnis UKM Indonesia melalui platform e-commerce marketplace yang kami miliki,” pungkas CEO blanja.com, Aulia E. Marinto.

Properti Mewah Bermunculan di Solo, Apa Sebabnya?

October 07, 2016 Add Comment
Pekalongan News
Dewasa ini banyak sekali dibangun properti mewah di Solo ekonomi di Solo terus mengalami peningkatan, maka kemampuan finansial masyarakatnya pun serta merta ikut naik
gambar dokumen : 
https://pixabay.com/en/mansion-house-home-estate-413913/
Bagi banyak orang, bisnis di sektor properti memang masih menjadi lahan yang menggiurkan. Semakin banyak penduduk dan semakin tinggi kebutuhan akan tanah, hunian hingga area komersil membuat sektor properti dimanapun harganya selalu melambung setiap saat. Apalagi di kota besar seperti Jakarta, Medan dan Surabaya. Kenaikan banderol yang fantastis bahkan sampai membuat masyarakat geleng-geleng kepala. Selain kota yang telah disebutkan, ternyata masih ada kota lain yang sektor propertinya kini mengalami peningkatan drastis, yaitu Kota Solo. Dewasa ini banyak sekali dibangun properti mewah di Solo dan tentu hal tersebut memberi dampak yang cukup signifikan terhadap harga properti lainnya, terutama tanah. Bahkan data menunjukkan bahwa rata-rata harga tanah di Solo bulan Juni 2016 adalah sebesar 4.5 juta Rupiah per meter perseginya. Untuk Anda yang bertanya-tanya mengapa kini banyak dibangun properti mewah di Solo? Berikut ulasannya.

Stabilitas Keamanan dan Ekonomi
Ya, kondisi lingkungan yang aman dan kegiatan perekonomian yang luar biasa bergairah membuat banyak pengembang kemudian melihat celah ini lalu mengambil kesempatan yang ada. Meski sempat diterjang kabar kurang mengenakkan mengenai pengeboman beberapa waktu lalu, namun Kota Solo dan masyarakatnya berhasil membuktikan bahwa kota ini tak terpengaruh sama sekali. Insiden tersebut juga tidak mengguncang perekonomian masyarakat sama sekali. 

Keadaan Pasar yang Baik
Karena kegiatan ekonomi di Solo terus mengalami peningkatan, maka kemampuan finansial masyarakatnya pun serta merta ikut naik. Hal tersebut membuat mereka kemudian melirik alternatif properti mewah untuk investasi masa depan. Keadaan ini menimbulkan stigma baru bagi Kota Solo, yakni sekarang Solo bukan hanya menjadi pilihan terakhir setelah Semarang dan Yogyakarta. Solo sekarang menjadi pilihan utama, bersaing dengan dua kota tetangganya itu.   

Kota yang Nyaman untuk Dihuni
Survei yang diadakan oleh Ikatan Ahli Perencanaan pada tahun 2014 menyatakan, bahwa Kota Solo berada di posisi kedua setelah Balikpapan dengan nilai indeks kelayakan hunian 69.38. Selain itu, Kota Solo juga dianggap sebagai kota dengan pengelolaan lingkungan yang baik. Kelengkapan dan kualitas sarana prasarana juga sudah di atas rata-rata sehingga tak ada lagi yang perlu diragukan. 

Kota Malang dan Solo merupakan kota yang dianggap secara perekonomian layak huni yang antara lain ditentukan oleh ketersediaan lapangan kerja dan tingkat biaya hidup. 

PT LG Electronics Indonesia Buka Gerai Brandshop Ke-20 Di Kota Pekalongan

August 13, 2016 Add Comment

Kota Pekalongan
Memaksimalkan potensi pangsa pasar yang ada di Kota Pekalongan dan sekitarnya, PT LG Electronics Indonesia membuka gerai Brandshop Pekalongan untuk meningkatkan layanan bagi masyarakat yang ingin memiliki dan menikmati pengalaman langsung dari inovasi terkini produk LG Electronics.

Bertempat di Jalan Sultan Agung no 152, Kota Pekalongan, PT LG Electronics Indonesia menggandeng mitra kerjanya 'Elshinta Elektronik' untuk mendisplay produk LG Electronic seperti TV, Audio Vidio dan produk pendukung alat rumah tangga lainya yang menyasar konsumen menengah keatas secara lengkap tanpa harus ke luar kota.

Menurut Sales Director PT LG Electronics Indonesia, Budi Setiawan mengatakan, di Indonesia gerai Brandshop LG Pekalongan merupakan gerai yang ke-30 dan yang kedua di Jawa Tengah setelah Semarang.

"Sampai tahun ini kita sudah ada 30 gerai Brandshop LG termasuk yang di Kota Pekalongan. Dan kita akan buka 10 gerai lagi sampai akhir tahun nanti," ucap Budi Setiawan usai acara launching gerai LG Pekalongan, Jum'at (12/8/16).
Dengan market share mencapai 40 persen, PT LG Electronics Indonesia siap meningkatkan penguasaan pasar elektronik all produc di Indonesia menjadi 45 persen. Hal tersebut diyakini Budi Setiawan, Sales Director PT LG Electronics menjadi target yang wajar mengingat PT LG Electronics banyak didukung mitra kerja yang handal di seluruh Indonesia. Salah satunya Elshinta 

Budi menambahkan, pihaknya mentargetkan tahun 2016 PT LG Electronics Indonesia sudah bisa memiliki 40 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

Budi Setiawan menyampaikan, di pasar domestik, PT LG Electronic Indonesia memiliki mitra sebanyak 1230 toko resmi yang menjual produk LG dan Elshinta Elektronik ada diantara 20 yang terbesar dalam pemasaran produk LG.



"Itulah mengapa Elshinta Elektronik penting bagi kami karena selama 25 tahun kita memiliki partner yang tidak pernah menurun penjualan produknya sejak era penggunaan merek Goldstar hingga kini menjadi LG Electronics," ungkap Budi.

Di tempat yang sama, Kurniaji Arif Sanjaya, pendiri toko Elshinta Elektronik mengatakan, dirinya bekerja keras dengan penuh perjuangan terus membesarkan usaha termasuk produk LG agar bisa diterima masyarakat. Kita selalu melakukan pelayanan yang memuaskan kepada konsumen.
"Sebagai pebisnis kami berprinsip, bila produk LG maju maka usaha kami pun akan maju. Bila produk LG bisa berjaya maka kami pun akan ikut berjaya. Karena sebagai pebisnis saya selalu memandang di mana ada tantangan maka di situ pasti ada peluang, " jelas Kurniaji.
Generasi kedua pemilik dari Elshinta Elektronik, Christian Kurniaji yang merupakan putra dari Kurniaji Arif Sanjaya memiliki komitmen untuk terus mengembangkan usaha bisnis keluarga. Dirinya akan terus berinovasi agar Elshinta Elektronik bisa bertambah maju.
"Kami akan selalu terus update produk LG terkini agar bisa memuaskan konsumen. Dan juga menjadikan gerai kami berbeda dengan toko yang lain karena kami ingin menjadi pelopor untuk menyediakan produk yang lebih canggih," tuturnya.

Kapal Peralon Akan Segera Dioperasikan Nelayan Pekalongan

October 20, 2015 9 Comments
Kapal Peralon Akan Segera Dioperasikan Nelayan Pekalongan
Marwah Daud Ibrahim (nomor dua dari kanan depan) mendapat penjelasan langsung dari Dirut PT Barokah Marine saat meninjau galangan dalam penjajagan kerjasama batuan kapal untuk 500 nelayan Kota Pekalongan, Minggu (18/10/15)
Kota Pekalongan
Kota Pekalongan menjadi pilot project pemberdayaan nelayan tradisional yang direncanakan natinya akan mampu merubah konsep nelayan tradisional menjadi nelayan yang moderen, maju dan mandiri serta meningkat kesejahteraanya. Hal tersebut disampaikan Marwah Daud Ibrahim saat meninjau galangan kapal PT Barokah Marine untuk mencari potensi-potensi yang ada di daerah khususnya nelayan.

Marwah yang datang memimpin rombongan mewakili sebuah konsorsium besar berkepentingan untuk menggarap potensi dibidang kelautan melalui induk Koperasi Garuda Yaksa Nusantara dalam hal peningkatan kesejahteraan nelayan melalui program-program pro nelayan tradisional Indonesia.

Bekerjasama dengan PT Barokah Marine, Garuda Yaksa Nusantara dalam rencana awal akan membangun kapal yang dibekali dengan teknologi ramah lingkungan, efisien dan terjangkau untuk 500 nelayan Pekalongan. 

Selanjutnya gelontoran anggaran untuk mewujudkan program tersebut, Garuda Yaksa Nusantara akan mendirikan Koperasi Garuda Yaksa Pekalongan yang akan mengitung kebutuhan untuk 500 nelayan tradisional Kota Pekalongan.

Ditemui usai berkeliling lokasi galangan, Marwah Daud Ibrahim menyampaikan, pihaknya hari ini sudah berkeliling melihat berbagai potensi didaerah salah satunya nelayan.
"Nelayan tentu butuh peralatan kerja dan kami disini tahu ada pembuatan kapal sehingga akan kita coba. Kita lihat bagaimana kita bisa bantu nelayan untuk meningkatkan pendapatan mereka,"ujarnya Minggu (18/10/15).
Kita tadi lihat ada inovasi alat tangkap, sambungnya, dibuat dari bahan dasar peralon. Inikan bisa lebih ekonomis, aman untuk digunakan.
"Selain fokus dengan teknologinya, kami juga fokus pada organisasi sumber daya alamnya. Kita bentuk koperasi dan tentu kita ran cang barenglah bagaimanan supaya ini nanti bisa menjadi solusi yang baik bagi masyarakat nelayan," terangnya.
Kita tentu berharap ini harus cepat, tambahnya, kedua belah pihak akan mengorganisir masyarakat nelayan tadi, kemudian membuat hitung-hitunganya dan mempersiapkan masyarakatnya sendiri.
"Sehingga nantinya program yang memperdayakan masyarakat nelayan ini bisa menjadi milik masyarakat sendiri. tapi tentu dengan kelompok yang akan menjadi anggota koperasi. Jadi kerjasama secara teknologi akan kita rangkai semuanya," tuturnya.
Diketahui Koperasi Garuda Yaksa Nusantara akan memfasilitasi kebutuhan melaut nelayan dari mulai BBM, perbekalan, peralatan tangkap dan perawatan kapal bahkan kapalnya sendiri akan menjadi hak milik nelayan nantinya.

Gathering, Arisan Mapan Jaring Peserta Baru

October 15, 2015 1 Comment
PT Ruma melalui program Arisan Mapan menggelar gathering bersama beberapa pengurus arisan tradisional yang ada di Desa Kadipaten, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Minggu (11/10/15) lalu.

Kegiatan yang digelar selain untuk mengenal program Arisan Mapan juga mempertemukan pengurus arisan dan anggotanya serta tatap muka dengan beberapa pengurus cabang Arisan Mapan Cabang Pekalongan.

Acara juga diramaiakan banyak kegiatan seperti, lomba mewarnai lomba memasak dan lainya. Bertempat di aula Balai Desa setempat para pengurus cabang Arisan Mapan juga menghadirkan Distrik Sales Manajer (DSM) area Jateng 3 wilayah barat yang meliputi, Banjarnegara, Purwokerto dan Pekalongan, Joko Pamungkas sebagai narasumber.
Baca juga  Arisan Mapan, Bersama Semua Menjadi Terjangkau

Menurut DSM area Jateng 3 wilayah barat, Joko Pamungkas, tujuan diadakanya gathering selain untuk mengenalkan Arisan Mapan juga untuk mengajak masyarakat bergabung baik yang sudah tergabung dalam kelompok arisan maupun yang belum bergabung karena dengan Arisan Mapan memudahkan masyarakat mendapatkan akses untuk memi liki barang yang berkualitas, harga terjangkau diantar ke tujuan tanpa ongkos kirim.
"Kita jembatani untuk menggapai mimpi. Kita fasilitasi dengan beberapa perlengkapan seperti papan nama kelompok arisan, tas dan perlengkapan tulis bagi kelompok arisan yang sudah bergabung dan bekerja sama dengan kami," ujar Joko saat ditemui saat  kegiatan.
Banyak pengalaman berbelanja barang praktis tanpa perlu pergi jauh dan dengan harga yang lebih murah dari toko karena kita sudah banyak kerjasama dengan banyak vendor.
"Jadi pilihan barang banyak dan berkualitas. Tidak itu saja peserta arisan bisa menentukan apa yang diinginkan dan mengatur setora nya," terangnya.
Hal yang sama juga disampaikan Wiwin, seorang ibu rumah tangga yang sudah setahun bergabung dengan Arisan Mapan.
"Semenjak mengikuti Arisan Mapan, saya dan teman-teman dapat membeli barang yang diinginkan dengan harga terjangkau. Selain itu, melalui Arisan Mapan dapat membantu teman-teman agar terhindar dari bunga yang saat ini sering ditemui di tempat perkreditan.” ungkap Wiwin.
Ditepat yang sama, ketua Arisan Mapan, Azizah Mirza menyampaikan, banyak yang bermanfaat bisa diambil dari kegiatan ini, seperti untuk menjadi pintar dalam mengelola keuangan rumah tangga dan dapat bertukar pengalaman dengan anggota lainya.
"Saat mengikuti Arisan Mapan, cicilan untuk barang yang saya inginkan menjadi lebih mudah dan terjangkau. Karena harganya tidak seperti harga kredit, dan melakukannya bersama teman-teman, jadi terjangkau.” jelas Azizah yang baru saja terpilih menjadi ketua Arisan April 2015 yang lalu.
Diketahui Arisan Mapan merupakan produk dari program PT Ruma yang menyasar kepada kelompok arisan yang ada di Indonesia untuk diajak bekerjasama meningkatkan kualitas arisan yang lebih moderen karena berbasis teknologi aplikasi terutama di daerah pinggiran, terpelosok dan terpenci yang sedikit memiliki kases untuk mendapatkan barang yang berkualitas dan murah.

Posisi Brigadir Khusus Penyidik Pembantu Sepi Dari Peminat

September 01, 2015 1 Comment
Posisi Brigadir Khusus Penyidik Pembantu Sepi Dari Peminat
Salah satu penayangan sosialisasi pendaftaran Brigadir Khusus Penyidik Pembantu  oleh Polri
Kota Pekalongan
Sejak dibuka pendaftaranya 13 agustus lalu, perekrutan calon Brigadir khusus penyidik pembantu Tahun Anggaran 2015 di Polres Pekalongan Kota masih sepi dari peminat. Dari data yang masuk, tercatat baru ada lima orang pendaftar yang diketahui menyerahkan berkasnya ke Panitia Bantuan Penerimaan (Paban brim).

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Luthfi Sulistiawan melalui Kabag Sumda Sri Sumardi menyampaikan, sampai hari ini baru ada lima pendaftar dan semuanya pria.
"Saya masih berharap, jumlah warga Kota Pekalongan yang ingin mendaftar sebagai calon Brigadir Khusus Penyidik Pembantu bisa bertambah. Apalagi masa pendaftaranya masih tersisa beberapa hari lagi,"ucapnya Senin (31/8/15).
Disebutkan, pendaftaran  dibuka sampai 8 September 2015 artinya masih ada kesempatan untuk para peminat jadi Brigadir Khusus Peyidik Pembantu.

Dikatakan Sri, Polres Pekalongan Kota sudah melakukan sosialisa si terkait penerimaan Brigadir Khusus Penyidik Pembantu melalui pengumuman di sepanduk diberbagai lokasi, publikasi dimedia baik cetak maupun elektronik maupun sosialisasikan yang disampaikan Bhabinkamtbmas pada pertemuan-pertemuan di masyarakat.
"Kita juga sudah sosialisasikan di acara pembekalan wisudawan dan wisudawati Perguruan Tinggi di wilayah Kota Pekalongan agar pemi natnya bertambah banyak,"cetusnya.
Dijelaskan Sri, untuk masyarakat umum sudah disediakan informasi melalui website resmi Polri, http://www.penerimaan.polri.go.id atau bisa langsung datang ke petugas Panitia Bantuan penerimaan (Pabanrim) di Polres Pekalongan Kota.
"Seluruh Indonesia kuota yang akan diterima mencapai 450 orang. terdiri dari 400 untuk polisi laki-laki dan 50 untuk Polwan,"terangnya.
Syarat dan ketentuan yang diperlukan, lanjut Sri, menyertakan KTP, KK, baik asli maupun foto copy berlegalisir, akta kelahiran asli dan foto copy legalisir dan ijazah dari SD ingga SMA serta Transkip nilai Perguruan Tinggi yang dilegalisir.
"Selain itu, belum pernah nikah, sanggup tidak menikah atau kawin selama dalam masa pendidikan dan  belum pernah melahirkan bagi Casis (calon siswa) wanita dan belum pernah punya anak kandung atau biologis bagi Casis pria," tuturnya.
Sri menambahkan, Polres Pekalongan Kota selaku Pabanrim menerima berkas pendaftar dan melakukan verifikasi terhadap pendaftaran yang telah dilakukan secara online.
"Yang melakukan pendaftaran online akan diverifikasi secara online oleh pihak Polres dimanapun dia mendaftar,"ungkapnya.
Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan administrasi (rikmin) awal termasuk mengukur tinggi dan berat pendaftar dan rikmin akan dilaksanakan pada tang gal 9 Sepetember mendatang di Polda masing-masing selaku panitia di daerah.

Gosok Akik, Ibu Rumah Tangga Ini Sekarang Hidup Berkecukupan

July 27, 2015 3 Comments
Gosok Akik, Ibu Rumah Tangga Ini Sekarang Hidup Berkecukupan
Yuniarti (37 th) serius menggosok batu akik di workshopnya Kraton Lor, Kota Pekalongan
Kota Pekalongan
Berbekal tekad untuk merubah nasib, seorang ibu rumah tangga warga Kraton Lor Rt 04. Rw 11 Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan bernama Yuniarti (37 th) akhirnya mampu mengu bahkeadaan dari semula kekurangan hingga sekarang mampu mencukupi kebutuhan ekonomi bahkan lebih dari cukup.

Bersama sang suami Saefudin (40 th), Yuniarti membuka usaha gosok akik di rumahnya. Hari-harinya sekarang disibukan dengan membantu sang suami menggosok batu akik pesanan pelanggan yang terus mengalir.
"Awalnya saya ibu rumah tangga biasa yang menggantungkan hidup dari hasil pekerjaan suami sebagai buruh tukang pasang ledeng. Kalau tidak ada order ya tidak ada penghasilan,"ucap Yuniarti sembari menggosok batu akik.
Namun kesenangan sang suami akan batu akik membuka jalan ekonomi keluarganya menjadi berkecukupan. Dari sekedar hoby akhirnya diseriusi dengan belajar pada ahlinya di Batang. Merasa cukup ilmu dan menguasai tekhnik menggosok batu akik, akhirnya sang suami nekat membuka usaha sendiri sejak tiga bulan lalu.
"Alhamdulillah melalui proses yang lumayan berat, akhir nya sekarang sehari bisa menggosok 5 sampai 10 batu akik,"ungkapnya.
Merasa kasihan dengan suami yang kuwalahan memenuhi order membuat yuniarti bertekad untuk belajar bisa menguasai tekhnik menggosok batu akik pada suaminya.

Hasilnya, sekarang jemarinya lincah memainkan batu akik disela kencangnya putaran batu gerinda.
"Alhamdulillah mas, kini saya tak perlu risau lagi dengan kebutuhan hidup keluarga,"ujarnya tak henti mengucapkan syukur.
Berkat usahanya kerasnya tersebut, bersama sang suami, Yuniarti sehari mampu mengantongi uang antara 200 hingga 300 ribu rupiah.
"Menggosok batu akik paling murah ongkosnya Rp 20 ribu yang kecil dan yang besar bisa mencapai Rp 50 ribu,"terang Yuniarti pada media ini ketika mengisahkan dari mana penghasilan sebesar itu.
Sekarang sang suami, Saefudin tidak sempat lagi memasang ledeng dan Yuniarti sendiri selain meringankan pekerjaan suami juga cukup punya penghasilan untuk membiayai sekolah kedua buah hatinya, satu mondok di Pekajangan kelas 2 SMP dan satunya kelas 5 SD.

FKKMP Siapkan Belasan Pemuda Untuk Dilatih Membuat Kapal Baja

April 12, 2015 Add Comment
FKKMP Siapkan Belasan Pemuda Untuk Dilatih Membuat Kapal Baja
Agus siap didik anak muda Kota Pekalongan yang berminat di dunia perkapalan 
Kota Pekalongan

Berangkat dari rasa kepedulian terhadap masa depan anak-anak muda baik yang putus sekolah maupun lulusan sekolah menengah atas sederajat yang belum bekerja di wilayah utara Kota Pekalongan maka Forum Komunikasi Komunitas Maritim Kota Pekalongan (FKKMP) yang terdiri dari unsur Kepolisian dalam hal ini Polres Pekalongan Kota, Pemerintah Kota Pekalongan mela lui BLK dan Pengusaha asli putra daerah, Agus Triharsito lewat PT Barokah Marine menginisiasi untuk melakukan langkah kongkrit dengan membina, memberikan pelatihan ketrampilan serta menyalurkan kesempatan untuk bekerja sesuai kualifikasi yang dibutuhkan.



Kapolres Pekalongan Kota AKBP Luthfie Sulistiawan salah satu inisiator ketika ditemui di ruang kerjanya Jum'at (10/4/15) menanggapi antusias rencana tersebut karena dilihatnya masih banyak anak-anak muda di kawasan pesisir utara masih banyak yang belum bekerja dan minim ketrampilan.


" dan tujuan dari FKKMP memang salah satunya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang perikanan dan kemaritiman." ujarnya.

Luthfie menerangkan, tahap awal sebanyak 16 anak muda telah terdaftar dan akan mengikuti pelatihan listrik yang rencananya akan berlangsung selama satu bulan dan dimulai tanggal 20 April mendatang.

" selain mendapatkan pelatihan di BLK nantinya mereka juga akan disalurkan untuk magang atau praktik kerja langsung di PT Barokah Marine milik salah satu putra daerah yang bergerak di bidang produksi kapal baja." lan jutnya.

Luthfie juga menambahkan, di galangan kapal PT Barokah Marine anak-anak muda tersebut akan mempraktekan ilmunya sekaligus akan dilatih membuat kapal baja.

" mereka punya kesempatan untuk bekerja di perusahaan tersebut yang tentunya sesuai kualifi kasi khusus yang dibutuhkan." jelasnya.

Luthfie mengaku telah melakukan komunikasi khusus dengan pemilik galangan, Agus Triharsito terkait tujuan FKKM yang baru saja berdiri.

Dijelaskan Luthfie, Kepolisian mempunyai kepentingan dari hasil pelatihan yang diinisiasi FKKMP, menurutnya kalau saja tingkat pengangguran turun dan efeknya bisa meningkatkan kesejah teraan masyarakat tentunya angka kriminalitas dan tindak kejahatan akan menurun.

" orang melakukan kejahatan karena tidak punya kemampuan untuk bekerja dan menghasilkan uang, juga bisa lantaran kepepet dan urusan perut yang sudah tidak bisa dicegah sehingga apabila imanya tidak kuat bisa melakukan tindak kejahatan." tuturnya.

Di lain tempat, Agus Triharsito menyampaikan bahwa lakukan dengan komunikasi yang terjalin antara dirinya de ngan FKKMP bisa dianalogikan sebagai umpan yang eksekusinya ada di domain pemerintah lewat inisiasi dari Kepolisian.

" kami disini menyambut baik, kami siap mendukung anak-anak muda tersebut praktik disini, kami akan bantu dan bisa langsung lakukan pekerjaan pembuatan kapal." ucapnya Sabtu (11/4/15) disela kegiatan dokking kapal ikan di galangan tempat usahanya.

Agus menuturkan, semua anak muda yang telah selesai mengikuti pelatihan mempunyai kesem patan sama untuk mendapatkan ilmu baik secara teori maupun praktik langsung.

" mungkin mereka bisa mengikuti pembuatan kapal dari awal sampai akhir, kita beri pengetahuan seperti apa teknologinya, di lapangan bekerjanya seperti apa dan bagaimana menjalankan kapal dan misal mereka berminat serta serius masuk kedalam dunia perkapalan kami membuka diri untuk siapa saja yang berminat bisa bekerja disini." katanya dengan serius.

Agus memgatakan, dilapangan jelas akan terlihat hasilnya, siapa yang serius dan mampu dengan mudah akan terlihat.

" dari kesempatan yang telah kita berikan tidak ada salahnya merereka kita tampung dan bekerja disini."janjinya.

Agus juga menyinggung soal adanya kerja sama dengan Walikota Pekalongan terkait pembuatan kapal di bawah 100 GT untuk nelayan Kota Pekalongan.

" kami punya terobosan-terobosan bagi nelayan Kota Pekalongan yang ingin memiliki kapal, kami akan produksi kapal pralon di Barokah Marine, mungkin akan kita arahkan mereka kalau memungkinkan, mereka bisa jadi ABKkapal untuk menghidupkan Kota Pekalongan." paparnya.

The Sidji Hotel Diresmikan, Libatkan Komunitas Kenalkan Warisan Budaya

March 22, 2015 Add Comment
The Sidji Hotel Diresmikan, Libatkan Komunitas Kenalkan Warisan Budaya
bersama keluarga pemilik Hotel, Walikota resmikan The Sidji Hotel dengan gunting pita
Kota Pekalongan
Hadir sebagai salah satu hotel yang mengusung konsep gabungan klasik dan moderen, The Sidji Hotel menawarkan 79 kamar dengan berbagai jenis untuk mengakomodasi kebutuhan tamu yang berkunjung termasuk kamar unggulan, The Sidji Suite, Hotel yang juga mempunyai konsep butik baru saja diresmikan oleh orang nomor satu di Kota Pekalongan, HM Basyir Ahmad selaku Walikota siang tadi, Minggu (22/3/15).

Melalui arsitektur asli tahun 1920-an kehadiran The Sidji Hotel dipusat Kota Pekalongan turut serta melestarikan warisan budaya unik Kota Batik.

" Rumah antik yang dibangun tahun 1918 ini merupakan saksi perpaduan budaya kolonial Belanda dan peranakan yang mewarnai sejarah Pekalongan. Dengan demikian The Sidji Hotel turut mendukung Kota Pekalongan sebagai salah satu anggota Unesco World Creative City." ujar Felicia Nugroho, Direktur The Sidji Hotel.

Saat ini ekonomi di Kota-Kota sekunder Indonesia terus berkembang, baik karena pariwisata maupun industri. Masyarakat Indonesia semakin tertarik untuk menjelajahi negrinya sendiri. Potensi besar Pekalongan untuk menarik wisatawan terletak pada pepaduan unik budaya Jawa, China, Arab dan Eropa yang banyak meninggalkan jejak sejarah, arsitektur, seni dan kerajinan batiknya.

The Sidji Hotel memvisualkan dimana peninggalan arsitektur Kolonial dan sentuhan interior peranakan disandingkan dengan fasilitas moderen dan keramah tamahan asli Pekalongan, menjadi pilihan unik pengunjung yang ingin menikmati Pekalongan secara utuh.

Di sisi lain The Sidji Hotel turut andil dalam geliat ekonomi lokal, setidaknya 85 % sumber daya manusianya yang dipekerjakan dari Pekalongan dan sekitarnya.

The Sidji Hotel juga menjalin kemitraan dengan wira usaha setempat, selain menggandeng beberapa komunitas untuk memperkenalkan warisan budaya Pekalongan pada wisatawan.

Seiring dengan semangat pelestarian budaya, The Sidji Hotel turut mendukung pelestarian lingkungan dengan mengguna kan solar panel untuk memasok 30 % kebutuhan energinya dan mengelola sampah secara ramah lingkungan.

Black Gold Invasion Hadirkan Tipe X

March 17, 2015 Add Comment
Black Gold Invasion Hadirkan Tipe X
19 SPG dan 9 Mobil nuansa gold siap ramaikan launcing
Kabupaten Batang
Jelang Konser Black gold Invasion di Boulevard Alun-alun Kabupaten Batang pada Rabu malam (18/3/15) besok yang menhadirkan grup band ska Tipe X, tim Apache Black Gold Pekalongan adakan Road Show ke beberapa daerah. Start dari Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, pada Senin sore (16/3/15), rombongan yang terdiri dari 16 SPG dan belasan marketing berangkat dengan 9 mobil.
“Intinya kami ingin memperkenalkan produk baru dari Apache, yaitu Black Gold. Dengan mendatangi beberapa daerah, di mulai dengan Pemalang, Pekalongan dan terakhir Batang,” ucap Consumer Marketing Reprentatif Apache Pekalongan Zain kepada Radar Semarang.
“Kami sertakan icon kami berupa 3 mobil ford ranger Apache gold agar semakin menarik konvoi kami. Di setiap daerah yang sudah kami pilih, tim akan turun dan jual produk kami ke masyarakat,” ujar Zain.
Pada konvoi hari pertama jelang konser, rombongan berkeliling beberapa daerah. Dimulai  dari Pekalongan, Comal, sampai terakhir di Sirandu Pemalang. Di garis akhir juga akan digelar mini konser yang mendatangkan band local Rap rock asal Pekalongan.

Konvoi akan dimulai lagi pada hari ini Selasa (17/3/15), dengan berkeliling Kabupaten Pekalongan atau  Kajen. Dengan mengusung konsep yang sama, konvoi dan berhenti di beberapa titik, jualan dan terakhir mini konser.

Dilanjut lagi konvoi teraakhir di Kabupaten Batang pada Rabu (18/3/15) pagi sampai malam.
“Khusus konvoi di Batang sengaja kami gelar sejak pagi, finis malam hari dan langsung digelar event Black gold Invasion di Boulevard Alun-alun Batang,” terang dia.
Dalam konser yang digelar mulai pukul 19.00 WIB tersebut akan menghadirkan bintang tamu grup band Ska Tipe X serta Female DJ Karen Garett. Konser yang digelar secara gratis tersebut, diperkirakan akan menyedot ribuan penonton. Selain masyarakat terutama anak muda butuh hiburan murah, X friends sebutan fans band Tipe X dari berbagai daerah akan berduyung-duyung datang untuk berpogo-ria

PT XL Axiata Kenalkan M-Ads, Dukung Batik Pekalongan

March 16, 2015 Add Comment
PT XL Axiata Kenalkan M-Ads, Dukung Batik Pekalongan
para pelaku industri batik dan pengrajin batik serius menyimak 
Kota Pekalongan
Sebagai bentuk dukungan kepada pelaku industri Batik Kota Pekalongan, PT XL Axiata Tbk melalui Distrbutor resminya Parastar menggelar workshop di Rumah Makan Sari Raos Pekalongan,Jum'at (13/3/15). Dalam kegiatan yang di hadiri oleh Wakil Walikota, H Alf Atslan Djunaid, PT XL Axiata Tbk juga mengundang beberapa perwakilan pengrajin batik dari kampung batik Kauman Pekalongan.

Kepada para pengrajin batik yang hadir, PT XL Axiata Tbk (XL) mengenalkan M-Ads (Mobile Advertising) yaitu sebuah layanan iklan atau promosi ponsel, yang diklaim sebagai teknologi layanan iklan berbasis telepon genggam pertama di Kota Pekalongan.

Account Executive PT XL Axiata Pekalongan, Wendy Swandoyo menerangkan, personalisasi ponsel yang didukung dengan system profolling dan Location Based Advertising (LBA) yang ada di XL menjadikan layanan M-Ads sebuah media iklan atau promosi yang efektif, dengan harga terjangkau.
" kami sengaja kenalkan dan hadirkan layanan LBA ini di Kota pekalongan karena sangat pas dan mendukung iklim usaha industri batik yang memerlukan layanan promosi murah dan tepat sasaran." jelasnya.
LBA merupakan inovasi baru dalam promosi iklan dengan media telephon genggam yang jangkauan dan sasaranya  lebih bisa langsung terlihat.

" LBA berbeda dengan layanan promosi iklan berbasis telephon genggam konvensional lainya yang bekerja dengan sasaran random atau acak." terang Wendy.

Dijelaskan Wendy, LBA lebih merupakan layanan terencana dengan sasaran yang kita sendiri yang menentukan, LBA bekerja dengan sasaran by name, by number dan by location. By name, ia akan bekerja pada sasaran berbasis nama dan nomor telephon yang masih aktif digunakan sama dengan cara kerja by number.Sedangkan by location, ia akan bekerja sesuai dengan lokasi dimana sasaran akan ditentukan, semisal orang yang memasuki kota pekalongan atau Kampung Batik maka secara otomatis akan terlacak dan akan menampilkan ucapan-ucapan tertentu seperti "selamat datang di kota Pekalongan atau Selamat datang di Kampung batik kauman" dengan senders atau pengirim lebih eksklusif.
 “Jadi layanan ini merupakan layanan iklan yang mempromosikan kampung batik kauman kepada para pelanggan XL saat masuk ke Kota Pekalongan," ungkapnya.
Pihaknya menyediakan profil khusus untuk target pasar pengiklanan dan membantu untuk menemukan target yang diinginkan. LBA merupakan solusi periklanan yang menyeluruh dengan memberikan laporan secara detail untuk mengukur kampanye sehingga meningkatkan optimasi dan hasil yang lebih baik dan dalam pelaksanaanya juga bekerja sama dengan vendor lain seperti Telkom
sel dan Indosat.
" dengan adanya layanan LBA ini mudah-mudahan dukungan kami dapat membantu meningkatkan value dan meningkatkan market share dari para pelaku industri batik di Kota Pekalongan ini." akhirinya.


Kadin Dorong Pelaku Industri Pariwisata Terintegrasi

March 03, 2015 Add Comment
Kadin Dorong Pelaku Industri Pariwisata Terintegrasi
Pengusaha bidang Pariwisata ikuti kesepakatan
Kota Pekalongan
Para Pelaku Usaha di bidang pariwisata yang terdiri dari, Hotel, pengusaha resto, travel agent, pengusaha batik, pengusaha makanan khas atau oleh-oleh dan Dinas Pariwisata telah bersepakat untuk mensinergikan usaha mereka dengan menjadikan bisnis pariwisata Kota Pekalongan dan sekitarnya terin tegrasi. hal tersebut tercapai dalam suatu pertemuan penting yang menandai era dengan menjadikan Kota Pekalongan sebagai destinasi wisata baru pasca euforia hadirnya PLTU terbesar di Asia Tenggara yang sampai saat ini belum ada kejelasanya.

Kegiatan yang dimotori oleh Kadin kota Pekalongan pada selasa (3/3/15) banyak mendorong para pelaku di bidang pariwisata tersebut untuk berani berbenah dan merubah strategi di tengah lesunya dunia usaha perhotelan terutama di Kota pekalongan.

Ketua Persatuan dan Restouran Indonesia Pekalongan Syamsul Bakhri mengungkapkan, akan banyak hotel muncul dan berdiri di kota Pekalongan, kalau dengan kondisi seperti ini terus bisa jadi akan jadi dunia lain karena kondisi saat ini tingkat hunian hotel di Pekalongan sedang rendah.
" okupasi hanya berkisar 30-an persen, jauh dari keadaan normal, apalagi setidaknya kedepan akan ada 9 hotel baru berdiri sehingga kalau tidak disikapi dari sekarang ungkapan 'dunia lain' benar ada nya." ucapnya saat memberikan sumbangan pemikiranya.

Dikatakan syamsul, keadaan bisa berubah lebih menakutkan manakala kinerja perusahaan terimbas dampak tersebut.
"kinerja keuangan perusahaan akan memburuk, pelayanan akan terganggu dan yang lebih tragis lagi ancaman Pemutusan Hubungan Kerja siap menghadang." jelasnya.


Sedang Ketua kadin Kota Pekalongan, Ricsa mangkula mengatakan, dari sekian banyak bisnis yang menunjang dunia pariwisata, sektor makanan khas yang jadi produk unggulan untuk diplot jadi jajan atau oleh-oleh khas Pekalongan belum ada,
"kita akui memang belum punya selain produk batik, makanan ringan yang bercirikan kedaerahan belum ada yang dikemas dengan serius semua masih standar, dampaknya tamu akan bingung untuk mencari makanan khas atau oleh-oleh khas Pekalongan selain batik." terangnya.

Di tempat yang sama diberikan penghargaan hotel bintang dua terbaik oleh lembaga sertifikasi nasional kepada hotel Marlin, Penghargaan yang sama juga diberikan kepada 20 hotel lainya se indonesia.

Kemapanan Finansial Ditempuh Hanya Dalam Hitungan Bulan Saja

November 17, 2014 Add Comment


(Pekalongan News, 16/11/2014) Di tengah keriuhan liburan hari minggu masyarakat Pekalongan diberi kesempatan menggali penawaran peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Gelar presentasi “THE MIRACLE OF BAITULLAH: Mudahnya Umroh & Kaya Berkah” menyajikan alternatif cara mencapai kemapanan finansial. Suatu wacana yang tidak pandang bulu bagi siapapun yang menginginkan “Hidup Sukses” menjadi tujuan utamanya. Dari hanya yang sekadar hidup pas-pasan hingga apalagi yang berkecukupan diberikan tantangan untuk mewujudkannya melalui cara-cara yang telah terkonsep dengan baik dan terbukti.Acara ini digelar di Hotel Horison Pekalongan.


Peluang bisnis ini bekerja dalam memberikan keringanan bagi orang-orang atau calon konsumen yang sudah berhasrat tinggi bersegera menunaikan umroh. Sebagai pembicara sekaligus pimpinan area Pekalongan dan sekitarnya, Drs. Juli Irmayanto, MM menegaskan “Arminareka Perdana merupakan perusahaan pengelola perjalanan umroh yang memiliki pengalaman sukses selama 24 tahun. Perusahaan ini tidak pernah mangkir untuk melakukan pembayaran, baik kepada maskapai penerbangan maupun perusahaan-perusahaan mitra kerjanya di Arab Saudi yang pada umumnya berselera tinggi untuk dibayar tunai”. Kemapanan perusahaan ini serta merta merujuk inisiatif memberikan kemudahan kepada calon jema’ah umroh untuk melakukan pembayaran ongkos dengan cara cicilan Rp. 500.000,- dan didahului DP hanya senilai Rp. 3.500.000,-


Para peserta undangan diberi kesempatan untuk menjadi agen pemasaran bagi PT. Arminareka Perdana dengan kalkulasi keuntungan yang bisa diperoleh secara masuk akal dengan nilai yang cukup fantastis. Kelengkapan lainnya yang mendukung adalah aksi duplikasi, yaitu menurunkan cara yang sama kepada calon-calon anggota yang bergabung. Suatu model yang mempunyai ciri kemiripan dengan sistem multilevel marketing (MLM).


Sebagai upaya penyemangat setelah dikobarkan api histerianya para peserta diberi kesempatan pula untuk mengabsen kesuksesan para pendahulunya, yang hanya dalam 8 bulan hingga kurang dari setahun mereka sudah tidak hirau akan kebutuhan pertambahan keuangan sebagai sumber pendapatan. Berjajar kesuksesan prestasi yang dihasilkan oleh orang-orang yang berasal dari Bekasi, Purwokerto, Pemalang, Bandung, dan Kudus. 
~Arry Anand~