0 Comment

Pekalongan News Kabupaten Batang - Kreasi guru honorer di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, ini patut diacungi jempol. Pasalnya, dari tangan kreatifnya limbah kayu yang tak terpakai bisa dibuat jam tangan unik bernilai ekonomi tinggi.

Model dan desainya pun jangan ditanya, keren abis. Selain itu jam tangan kayu buatan guru mata pelajaran olah raga di SMA 1 Subah ini juga sangat presisi meski hanya mengandalkan satu unit mesin pengukir kayu otomatis atau Computer Numeric Control (CNC) dan kecekatan tangan.

Dibantu enam karyawanya, Nurfaisal Edy Nugroho atau akrab dipanggil Faisal, setiap hari memproduksi jam tangan kayu sebanyak enam unit atau 250 unit sebulan untuk melayani pesanan dari berbagai daerah di Indonesia seperti Bali, papua, NTT, Jakarta, dan sejumlah kota besar di pulau Jawa.

Menurut Faisal, untuk membuat jam tangan berkualitas, dibutuhkan limbah kayu yang bagus seperti, jati, sonokeling, sawo, glugu atau kayu dari batang pohon kelapa dan maple.

"Semua limbah kayu tersebut tersedia melimpah di Batang kecuali kayu maple yang harus beli dari Surabaya karena impor, itupun dalam bentuk limbah," terang Faisal kepada Pekalongan news , Senin (18/1/2021).

Jam tangan kayu yang diberi merek Owa Watch, dibandrol cukup murah yakni mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu.

"Khusus custom atau desain khusus sesuai permintaan pemesan harganya lebih tinggi, namun karena ini masih dalam kondisi pandemi maka custom ringan kami berikan free atau tidak ada tambahan biaya," katanya.

Post a Comment Blogger

 
Top