googlesyndication.com

0 Comment

Pekalongannews, Batang - 13 Remaja anggota geng motor pelaku pembacokan di Desa Denasri Wetan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. berhasil diamankan Satreskrim Polres Batang

Pelaku terlibat pembacokan terhadap warga yang melintas di lokasi tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap 13 orang tersebut, satu orang dinyatakan DPO, dan 5 orang sudah menjadi tersangka. Berhubung yang 4 orang masih dibawah umur, maka hanya satu tersangka yang kita hadirkan," ujar Wakpolres Batang Kompol Raharja yang didampingi Kasatreskrim Polres Batang, AKP Andi Fajar K, saat Konferensi pers yang digelar Polres Batang, Selasa (21/2/2023).

Kronologi awal menurut Wakapolres Batang Kompol Raharja , Noval Arif (20) alias pontang bersama teman-temannya yang tergabung dalam geng pusat stres diminta bantuan oleh gengster Magelang untuk melawan gengster di Batang, bernama Antares.

"Jadi tersangka dan kelompoknya ini berkeliling di Kota Batang untuk mencari Anggota Geng Antares, tepat di Jalan Mayjend Sutoyo mereka berpapasan dengan masyarakat yang mengendarai sepeda motor Vixion.

“Karena pengendara motor itu diduga anggota Antares, tersangka dan kelompoknya langsung mengejar korban dan melakukan pembacokan di bagian punggung dan pinggang dengan menggunakan senjata tajam berupa celurit," ujarnya.

Korban bernama Lukman Hasan, merupakan warga Pekalongan yang saat kejadian kebetulan melintas di jalan tersebut dan dipastikan bukan anggota dari Antares.

"Intinya tersangka ini salah sasaran. Dan hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan medis," paparnya.

Dalam Konferensi pers tersebut, Wakpolres Batang menyebutkan bahwa para tersangka memiliki sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan,  3 celurit, sepeda motor Yamaha N-Max G-3263-ZT warna hitam, dan 1 handphone merk OPPO seri A53 serta lainnya.

"Para tersangka masih ditahan di Polres Batang, dan mereka dikenakan Pasal 170 Ayat (2) ke-1e KUHP. Dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara," pungkas Raharja.

Post a Comment

 
Top