-->

Pemkab Pekalongan Salurkan Dana DBHCHT untuk Buruh Tani Tembakau, Dukung Produktivitas Pertanian

Pekalongan News
Wednesday, July 15, 2026, July 15, 2026 WIB Last Updated 2026-07-30T07:40:28Z
Pemkab Pekalongan Salurkan Dana DBHCHT untuk Buruh Tani Tembakau, Dukung Produktivitas Pertanian
Pekalongannews, Kajen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan melalui Dinas Sosial kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). 

Program ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah kepada para buruh tani tembakau yang selama ini berkontribusi dalam mendukung penerimaan negara melalui sektor tembakau.

Penyaluran bantuan berlangsung di Aula Lantai I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pekalongan, Rabu (15/7/2026). 

Pada penyaluran tahap ini, sebanyak 500 buruh tani tembakau ditetapkan sebagai penerima manfaat. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama dua bulan, sehingga total bantuan yang diterima mencapai Rp600.000 dan disalurkan secara utuh tanpa potongan.

Plt. Bupati Pekalongan Sukirman mengatakan, dana DBHCHT merupakan bagian dari penerimaan negara yang dikembalikan kepada daerah untuk mendukung berbagai program pembangunan, termasuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, para petani dan buruh tani tembakau layak menjadi salah satu prioritas penerima manfaat karena memiliki peran penting dalam menghasilkan komoditas yang menjadi sumber penerimaan cukai negara.

"DBHCHT merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya para petani dan buruh tani tembakau. Dana ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjadi apresiasi atas kontribusi mereka terhadap pendapatan negara," ujar Sukirman.

Ia berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara bijaksana untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun mendukung aktivitas pertanian. Selain itu, Sukirman juga mengajak para petani untuk terus meningkatkan produktivitas sehingga sektor pertanian tembakau di Kabupaten Pekalongan dapat berkembang lebih baik dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Pemerintah Kabupaten Pekalongan, lanjutnya, akan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, khususnya kelompok petani dan buruh tani sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

Sementara itu, salah seorang penerima bantuan, Maryam, petani tembakau asal Desa Sukorejo, Kecamatan Kandangserang, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menilai BLT DBHCHT sangat membantu meringankan kebutuhan petani, terutama dalam menyiapkan biaya pengolahan lahan sebelum musim tanam.

Menurutnya, dana bantuan tersebut akan dimanfaatkan sebagai tambahan modal untuk mengolah lahan agar proses budidaya tembakau dapat berjalan lebih optimal.

Melalui penyaluran BLT DBHCHT ini, Pemkab Pekalongan berharap kesejahteraan para buruh tani tembakau semakin meningkat. 

"Program tersebut juga diharapkan mampu menjaga semangat para petani dalam meningkatkan hasil produksi, sekaligus memperkuat sektor pertanian tembakau sebagai salah satu penopang perekonomian Kabupaten Pekalongan," pungkasnya.
Komentar

Tampilkan

No comments:

TERKINI