-->

Dari BPJS hingga Bantuan Hukum, Ini Program ORI Jateng 2026-2031

arya pekalongan news
Saturday, September 19, 2026, September 19, 2026 WIB Last Updated 2026-09-19T21:47:05Z
Dari BPJS hingga Bantuan Hukum, Ini Program ORI Jateng 2026-2031
Pekalongannews, Semarang — Jaminan sosial dan bantuan hukum menjadi dua program utama yang disiapkan Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) Jawa Tengah untuk periode kepengurusan 2026-2031.

Ketua DPD ORI Jawa Tengah periode 2026-2031, Sri Endahwati, mengatakan program tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses terhadap layanan jaminan sosial maupun perlindungan hukum.

Menurut Sri, persoalan jaminan sosial tidak hanya berkaitan dengan kepesertaan masyarakat. Keberlanjutan akses terhadap layanan tersebut juga menjadi perhatian, terutama bagi warga yang mengalami kendala dalam mempertahankan kepesertaan.

“Program utama kita adalah jaminan sosial. Jadi, kalau Bapak, Ibu, rakyat, masyarakat semuanya yang membutuhkan bantuan, kalau ada BPJS yang aktif, nanti bisa kita bantu untuk mengaktifkan,” kata Sri Endahwati seusai pelantikan pengurus DPD ORI Jawa Tengah di Semarang, Sabtu (19/9/2026).

Selain jaminan sosial, ORI Jateng menyiapkan program bantuan dan perlindungan hukum bagi masyarakat. Sri mengatakan akses terhadap bantuan hukum masih dianggap mahal oleh sebagian masyarakat.

Karena itu, ORI Jateng berencana menjadikan bantuan hukum sebagai salah satu layanan yang dapat diakses masyarakat melalui organisasi tersebut.

“Yang kedua, program kita adalah bantuan hukum, perlindungan hukum. Kita ketahui perlindungan hukum terasa mahal untuk rakyat. Dengan adanya ORI, bisa membantu untuk perlindungan hukum,” ujarnya.

Program ORI Jateng juga menyasar kalangan pemuda. Organisasi tersebut ingin mendorong kewirausahaan dengan memanfaatkan latar belakang sejumlah pengurus yang berasal dari kalangan pengusaha muda.

Sri mengatakan keterlibatan kalangan pengusaha muda, termasuk dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), diharapkan dapat menjadi modal untuk mendorong anak muda agar berani memulai usaha.

“Karena HIPMI juga hadir bersama ORI, karena basis kita semuanya adalah pengusaha muda, insyaallah untuk ORI Jawa Tengah kita siap menciptakan pemuda-pemuda yang mau berusaha dan menjadi pengusaha muda,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Umum DPP ORI Andi Gani Wea mengatakan ORI merupakan organisasi kemasyarakatan yang berbasis nasionalisme dan terbuka bagi masyarakat dengan berbagai latar belakang.

Ia berharap kepengurusan ORI Jawa Tengah dapat menjadi salah satu contoh bagi pengembangan organisasi tersebut di daerah lain.

Andi juga menyampaikan rencana kerja sama ORI dengan Perum Bulog untuk menggelar pasar murah di sejumlah wilayah Jawa Tengah.

“Nanti ORI Jawa Tengah juga akan bisa bekerja sama dengan Bulog untuk mengadakan pasar murah di seluruh kabupaten di Jawa Tengah,” kata Andi.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi setelah menghadiri pelantikan pengurus DPD ORI Jawa Tengah di Semarang, Sabtu siang.

Pelantikan itu sekaligus dirangkai dengan peresmian kantor DPD ORI Jawa Tengah. Kegiatan tersebut juga diisi penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat dan santunan bagi anak yatim.

Untuk memperluas jangkauan program, ORI Jateng menargetkan pembentukan kepengurusan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Sri mengatakan proses pembentukan kepengurusan daerah tersebut akan dilakukan setelah pelantikan nasional ORI yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

“Setelah November nanti ada pelantikan nasional, kita akan bergerak untuk membentuk semua ORI di kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah. Targetnya semua. Target itu harus besar,” tandasnya.

Komentar

Tampilkan

No comments:

TERKINI