![]() |
| Gambar Ilustrasi Dibuat Dengan AI |
Pusat perbelanjaan legendaris di kawasan Glodok, Jakarta Barat itu terlihat sepi pengunjung dan dipenuhi kios kosong di sejumlah lantai.
Dalam video terbaru yang diunggah kanal YouTube Holly Holiday, suasana mal tampak lengang sejak area pintu masuk.
Dalam video terbaru yang diunggah kanal YouTube Holly Holiday, suasana mal tampak lengang sejak area pintu masuk.
Aktivitas pengunjung nyaris tidak terlihat, hanya beberapa penjaga toko dan pekerja yang masih bertahan menjalankan usahanya.
“Ini salah satu tempat legendaris pusat audio dan sound system, tapi sekarang kondisinya sepi,” ujar Anwar salah satu pedagang .
Di lantai dasar, sejumlah toko audio, sound system, CCTV, hingga perlengkapan elektronik masih beroperasi. Beberapa kios pakaian, koper, sandal, dan busana khas Tionghoa juga terlihat buka, meski tanpa pembeli.
Memasuki lantai atas, suasana semakin sunyi. Banyak kios kosong dan sebagian lainnya dipasang tulisan disewakan atau dijual. Area yang kini banyak ditempati toko obat-obatan dan alat kesehatan itu juga terlihat minim aktivitas.
Beberapa pedagang diduga mulai mengandalkan penjualan online untuk bertahan. Hal itu terlihat dari aktivitas pengepakan barang di sejumlah kios.
“Kalau hanya mengandalkan pengunjung datang, kemungkinan omzetnya sangat sedikit,” ungkapnya.
“Ini salah satu tempat legendaris pusat audio dan sound system, tapi sekarang kondisinya sepi,” ujar Anwar salah satu pedagang .
Di lantai dasar, sejumlah toko audio, sound system, CCTV, hingga perlengkapan elektronik masih beroperasi. Beberapa kios pakaian, koper, sandal, dan busana khas Tionghoa juga terlihat buka, meski tanpa pembeli.
Memasuki lantai atas, suasana semakin sunyi. Banyak kios kosong dan sebagian lainnya dipasang tulisan disewakan atau dijual. Area yang kini banyak ditempati toko obat-obatan dan alat kesehatan itu juga terlihat minim aktivitas.
Beberapa pedagang diduga mulai mengandalkan penjualan online untuk bertahan. Hal itu terlihat dari aktivitas pengepakan barang di sejumlah kios.
“Kalau hanya mengandalkan pengunjung datang, kemungkinan omzetnya sangat sedikit,” ungkapnya.
Tak hanya area pertokoan, zona kuliner di dalam gedung juga mengalami nasib serupa. Banyak warung makan tutup dan meninggalkan ruang kosong. Hanya beberapa kios nasi dan kedai kopi yang masih bertahan melayani pengunjung.
Semakin ke lantai atas, kondisi bangunan tampak makin memprihatinkan. Lorong-lorong terlihat gelap, kotor, dan dipenuhi kios kosong tanpa aktivitas. Bahkan beberapa bekas counter handphone tampak terbengkalai.
Meski begitu, sejumlah toko audio dan elektronik masih mencoba bertahan di tengah menurunnya jumlah pengunjung. Glodok sendiri sejak lama dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan elektronik terbesar di Jakarta.



No comments:
Post a Comment