-->

Umroh Transit China Jadi Tren Baru Kafa Tour, Jemaah Batang Nikmati City Tour Halal

arya pekalongan news
Saturday, July 11, 2026, July 11, 2026 WIB Last Updated 2026-07-11T09:03:05Z
Umroh Transit China Jadi Tren Baru Kafa Tour, Jemaah Batang Nikmati City Tour Halal
Pekalongannews, Batang - Umroh transit China mulai menjadi pilihan baru masyarakat yang ingin merasakan pengalaman berbeda menuju Tanah Suci. Tidak lagi langsung terbang ke Arab Saudi, jemaah diajak singgah lebih dahulu di Kota Haikou, China, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jeddah.

Program tersebut kembali diberangkatkan oleh Kafa Tour Indonesia pada Sabtu (11/7/2026). Sebanyak 38 jemaah mengikuti perjalanan selama 13 hari melalui rute Jakarta–Haikou–Jeddah, kemudian melaksanakan ibadah di Madinah dan Makkah sebelum kembali melalui jalur yang sama.


"Saya malam nanti berangkat pukul 23.00. Besok terbang ke China, transit sekitar dua jam, lalu lanjut ke Makkah dan Madinah. Jumlah jemaahnya 38 orang," kata Owner Kafa Tour Indonesia, Nafi ul Athfal atau akrab disapa Gus Nafi.


Program ini merupakan kolaborasi PT Kafa Tour Indonesia dengan PT Berkah Wisata Insani Bilal Tour. Kafa Tour Indonesia berkantor di Jalan Raden Patah Nomor 45, Kauman, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.


Mayoritas peserta berasal dari Kecamatan Bawang dan wilayah sekitarnya. Namun, rombongan juga diikuti jemaah dari berbagai daerah dengan rentang usia yang beragam.


Keunikan umroh transit China terletak pada pengalaman perjalanan. Transit yang biasanya hanya menjadi waktu menunggu penerbangan diubah menjadi bagian dari paket wisata yang tetap mendukung kenyamanan ibadah.


Setelah bertolak dari Jakarta, rombongan singgah di Haikou sebelum melanjutkan penerbangan menuju Jeddah. Seluruh rangkaian ibadah di Madinah dan Makkah tetap berlangsung sesuai jadwal sebagaimana paket umroh reguler.


Jemaah dijadwalkan berada di Madinah selama empat hari. Setelah itu, mereka melaksanakan ibadah umroh di Makkah hingga seluruh agenda selesai.


Perjalanan pulang pun menghadirkan pengalaman berbeda. Sebelum kembali ke Indonesia, rombongan kembali transit di Haikou dan mengikuti city tour selama satu hari.


"Kami mengajak jemaah mengunjungi beberapa destinasi wisata di Haikou, termasuk masjid dan sejumlah tempat ikonik," ujar Gus Nafi.


Menurutnya, konsep tersebut masih tergolong baru di Indonesia. Meski demikian, minat masyarakat terus menunjukkan peningkatan karena menawarkan pengalaman yang berbeda dari paket umroh konvensional.


China dipilih sebagai titik transit karena memiliki konektivitas penerbangan yang baik. Selain itu, fasilitas bandara dan pelayanan maskapai dinilai mampu memberikan kenyamanan bagi para jemaah.


"Pesawatnya bagus, pelayanannya bagus, dan yang terpenting makanannya dijamin halal," katanya.


Jaminan makanan halal menjadi perhatian utama penyelenggara. Sebab, persoalan tersebut kerap menjadi pertanyaan calon jemaah sebelum memutuskan mengikuti paket transit China.


Gus Nafi memastikan seluruh konsumsi disediakan melalui dapur yang dikelola komunitas Muslim. Dengan demikian, jemaah dapat menikmati makanan tanpa rasa khawatir selama berada di China.


Fasilitas lainnya juga disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan. Selama transit, peserta menginap di hotel bintang lima sehingga dapat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.


"Jemaah bisa mandi, makan, dan beristirahat dengan nyaman. Jadi tidak hanya menunggu berjam-jam di bandara," jelasnya.


Menurut Gus Nafi, konsep tersebut mengubah waktu transit menjadi pengalaman yang lebih berkesan. Selain menjalankan ibadah, jemaah juga memperoleh kesempatan mengenal budaya dan suasana kota lain.


Apabila memperoleh respons positif dari peserta, paket umroh transit China akan dijadikan program rutin. Kafa Tour Indonesia menilai konsep tersebut memiliki prospek yang cukup besar di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perjalanan yang nyaman.


"Kalau review jemaah bagus dan mereka senang, insyaallah akan kami lanjutkan," ujarnya.


Selain paket transit China, Kafa Tour Indonesia juga menawarkan paket Arbain VIP selama 17 hari dengan hotel bintang lima. Tersedia pula paket umroh sembilan hari hingga paket ekonomis pada awal musim keberangkatan.


Seluruh jemaah yang berangkat telah memenuhi persyaratan administrasi pemerintah. Salah satu ketentuan terbaru ialah kewajiban vaksinasi polio sebelum keberangkatan.


Dokumen perjalanan juga dipastikan telah memenuhi aturan imigrasi yang berlaku. Seluruh proses administrasi diselesaikan sebelum rombongan berangkat menuju Tanah Suci.


Menariknya, sebagian peserta merupakan kalangan lanjut usia. Meski demikian, kondisi kesehatan mereka dinilai tetap prima sehingga siap menjalani seluruh rangkaian perjalanan.


"Banyak yang sudah lansia, tetapi alhamdulillah masih sehat karena terbiasa bekerja di kebun dan sawah," tutur Gus Nafi.


Untuk memastikan pelayanan tetap optimal, penyelenggara menyiapkan lima tour leader. Mereka bertugas mendampingi seluruh jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Indonesia.


Konsep umroh transit China menghadirkan perpaduan antara perjalanan spiritual, kenyamanan, dan pengalaman baru. Bagi banyak calon jemaah, perjalanan menuju Tanah Suci kini tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga kesempatan mengenal budaya lain tanpa mengurangi kekhusyukan berumroh.
Komentar

Tampilkan

No comments:

TERKINI