Pekalongannews, Kota - Keramaian langsung terasa sejak pagi saat warga memadati gelaran Hajatan FIFGROUP Syariah Cabang Pekalongan yang berlangsung meriah pada Sabtu, 11 April 2026.
Acara yang digelar di Kantor FIFGROUP Cabang Pekalongan itu bukan sekadar promosi, tetapi menjadi ruang temu antara layanan keuangan, hiburan, dan denyut ekonomi rakyat.
Nuansa budaya langsung menyambut pengunjung melalui pertunjukan tari khas Pekalongan yang membuka rangkaian kegiatan.
Kehadiran Achmad Afzan Arslan Djunaid bersama jajaran pejabat daerah turut menambah bobot acara yang dikemas merakyat ini.
Direktur Rumah Sakit Hermina Pekalongan, Laela Khikmatul, serta Kepala Wilayah Jateng 2, Danar Fitra Hartoto, juga tampak berbaur dengan masyarakat.
Sejak pagi hingga sore, arus pengunjung tak pernah surut, membuktikan bahwa konsep “hajatan” benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
Lomba hadroh, tausiyah, hingga permainan berhadiah menjadi magnet yang membuat pengunjung bertahan berjam-jam di lokasi.
Di sisi lain, stan kuliner UMKM binaan menjadi denyut ekonomi kecil yang justru paling terasa hidup.
Aroma makanan tradisional bercampur tawa pengunjung menciptakan suasana yang jauh dari kesan formal sebuah acara korporasi.
Danar Fitra Hartoto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar promosi produk, melainkan upaya membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
“Hajatan Cabang ini kami hadirkan sebagai momen kebersamaan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi manfaat langsung,” ujarnya.
Melalui lima lini bisnisnya, layanan pembiayaan ditawarkan dengan pendekatan yang lebih sederhana dan mudah dipahami masyarakat.
Program seperti FIFASTRA, SPEKTRA, DANASTRA, FINATRA, hingga AMITRA hadir menjawab kebutuhan mulai dari kendaraan hingga pembiayaan usaha.
Promo yang ditawarkan pun cukup agresif, mulai dari potongan angsuran motor hingga jutaan rupiah, hingga pembiayaan elektronik dan kebutuhan rumah tangga.
Tak hanya itu, layanan pembiayaan syariah untuk haji dan umrah juga mendapatkan potongan biaya administrasi selama acara berlangsung.
Namun di balik euforia promo, sisi kemanusiaan tetap menjadi ruh utama kegiatan ini.
Melalui program sosial, anak-anak dari Panti Asuhan Yayasan Al Anshori Medono turut diundang dan menerima bantuan.
Kepala Cabang FIFGROUP Pekalongan, Ayub, menegaskan bahwa kegiatan ini membawa misi lebih dari sekadar bisnis.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kehadiran anak-anak panti di tengah keramaian menjadi pengingat bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring kepedulian sosial.
Model acara seperti ini memperlihatkan bagaimana korporasi mulai mengubah pendekatan dari sekadar transaksi menjadi relasi.
Di tengah persaingan industri pembiayaan, kedekatan emosional dengan masyarakat menjadi nilai yang tak bisa dibeli dengan iklan semata.
Hajatan ini sekaligus menjadi cermin bahwa ekonomi lokal bisa bergerak dari satu panggung sederhana yang menggabungkan budaya, bisnis, dan empati.
Dan dari Pekalongan, pesan itu terasa jelas—bahwa layanan keuangan tak lagi berjarak, tetapi hadir di tengah keramaian warga, menyatu dalam kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, stan kuliner UMKM binaan menjadi denyut ekonomi kecil yang justru paling terasa hidup.
Aroma makanan tradisional bercampur tawa pengunjung menciptakan suasana yang jauh dari kesan formal sebuah acara korporasi.
Danar Fitra Hartoto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar promosi produk, melainkan upaya membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
“Hajatan Cabang ini kami hadirkan sebagai momen kebersamaan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi manfaat langsung,” ujarnya.
Melalui lima lini bisnisnya, layanan pembiayaan ditawarkan dengan pendekatan yang lebih sederhana dan mudah dipahami masyarakat.
Program seperti FIFASTRA, SPEKTRA, DANASTRA, FINATRA, hingga AMITRA hadir menjawab kebutuhan mulai dari kendaraan hingga pembiayaan usaha.
Promo yang ditawarkan pun cukup agresif, mulai dari potongan angsuran motor hingga jutaan rupiah, hingga pembiayaan elektronik dan kebutuhan rumah tangga.
Tak hanya itu, layanan pembiayaan syariah untuk haji dan umrah juga mendapatkan potongan biaya administrasi selama acara berlangsung.
Namun di balik euforia promo, sisi kemanusiaan tetap menjadi ruh utama kegiatan ini.
Melalui program sosial, anak-anak dari Panti Asuhan Yayasan Al Anshori Medono turut diundang dan menerima bantuan.
Kepala Cabang FIFGROUP Pekalongan, Ayub, menegaskan bahwa kegiatan ini membawa misi lebih dari sekadar bisnis.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kehadiran anak-anak panti di tengah keramaian menjadi pengingat bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring kepedulian sosial.
Model acara seperti ini memperlihatkan bagaimana korporasi mulai mengubah pendekatan dari sekadar transaksi menjadi relasi.
Di tengah persaingan industri pembiayaan, kedekatan emosional dengan masyarakat menjadi nilai yang tak bisa dibeli dengan iklan semata.
Hajatan ini sekaligus menjadi cermin bahwa ekonomi lokal bisa bergerak dari satu panggung sederhana yang menggabungkan budaya, bisnis, dan empati.
Dan dari Pekalongan, pesan itu terasa jelas—bahwa layanan keuangan tak lagi berjarak, tetapi hadir di tengah keramaian warga, menyatu dalam kehidupan sehari-hari.



No comments:
Post a Comment