Pekalongannews, Batang - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Bandar–Blado, tepatnya di Dukuh Tumbrep, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (26/5/2026) malam. Sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi G-1535-IM mengalami kerusakan cukup parah setelah menghantam jembatan di pinggir jalan.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar lantaran kondisi bagian depan kendaraan ringsek akibat benturan keras. Warga yang berada di sekitar lokasi juga langsung berdatangan untuk membantu proses evakuasi pengemudi maupun kendaraan.
Kapolsek Bandar, IPTU Bagus Priyo Atmojo, membenarkan adanya insiden kecelakaan tunggal tersebut. Menurutnya, pengemudi mobil diketahui merupakan seorang perangkat desa di wilayah Kecamatan Blado.
“Iya benar kecelakaan tunggal, pengemudi menurut keterangan anggota merupakan perangkat Desa Besani dan sudah pulang,” ujar IPTU Bagus Priyo Atmojo saat dikonfirmasi, Selasa malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil tersebut dikemudikan oleh pria berinisial MI (29), warga Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Saat kejadian, MI diketahui melaju seorang diri dari arah utara menuju selatan.
Diduga pengemudi kurang berkonsentrasi saat melintas di jalur tersebut sehingga kendaraan terlalu mengambil haluan ke kanan. Mobil kemudian menghantam bagian jembatan yang berada di tepi jalan hingga mengalami kerusakan cukup berat di bagian depan.
Meski kecelakaan tergolong cukup keras, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pengemudi hanya mengalami luka ringan dan telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan.
“Pengemudi hanya mengalami luka ringan,” kata Kapolsek Bandar.
Sementara itu, sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian menyebut pengemudi diduga berada dalam pengaruh minuman keras saat kecelakaan terjadi. Warga mengaku mencium aroma minuman beralkohol dari mulut pengemudi sesaat setelah insiden berlangsung.
Namun demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan informasi tersebut karena masih menunggu laporan lengkap dari petugas yang melakukan penanganan di lapangan.
“Kebetulan saya tidak langsung ke TKP, dan masih menunggu laporan anggota di lapangan,” tegas IPTU Bagus Priyo Atmojo.
Usai kejadian, warga bersama personel Polsek Bandar langsung melakukan proses evakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan. Mobil Toyota Avanza tersebut kemudian berhasil dievakuasi dari lokasi dan dibawa pulang.
Polisi mengimbau para pengendara agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari dan di jalur pegunungan Bandar–Blado yang memiliki medan cukup rawan. Konsentrasi pengemudi dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar lantaran kondisi bagian depan kendaraan ringsek akibat benturan keras. Warga yang berada di sekitar lokasi juga langsung berdatangan untuk membantu proses evakuasi pengemudi maupun kendaraan.
Kapolsek Bandar, IPTU Bagus Priyo Atmojo, membenarkan adanya insiden kecelakaan tunggal tersebut. Menurutnya, pengemudi mobil diketahui merupakan seorang perangkat desa di wilayah Kecamatan Blado.
“Iya benar kecelakaan tunggal, pengemudi menurut keterangan anggota merupakan perangkat Desa Besani dan sudah pulang,” ujar IPTU Bagus Priyo Atmojo saat dikonfirmasi, Selasa malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil tersebut dikemudikan oleh pria berinisial MI (29), warga Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Saat kejadian, MI diketahui melaju seorang diri dari arah utara menuju selatan.
Diduga pengemudi kurang berkonsentrasi saat melintas di jalur tersebut sehingga kendaraan terlalu mengambil haluan ke kanan. Mobil kemudian menghantam bagian jembatan yang berada di tepi jalan hingga mengalami kerusakan cukup berat di bagian depan.
Meski kecelakaan tergolong cukup keras, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pengemudi hanya mengalami luka ringan dan telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan.
“Pengemudi hanya mengalami luka ringan,” kata Kapolsek Bandar.
Sementara itu, sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian menyebut pengemudi diduga berada dalam pengaruh minuman keras saat kecelakaan terjadi. Warga mengaku mencium aroma minuman beralkohol dari mulut pengemudi sesaat setelah insiden berlangsung.
Namun demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan informasi tersebut karena masih menunggu laporan lengkap dari petugas yang melakukan penanganan di lapangan.
“Kebetulan saya tidak langsung ke TKP, dan masih menunggu laporan anggota di lapangan,” tegas IPTU Bagus Priyo Atmojo.
Usai kejadian, warga bersama personel Polsek Bandar langsung melakukan proses evakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan. Mobil Toyota Avanza tersebut kemudian berhasil dievakuasi dari lokasi dan dibawa pulang.
Polisi mengimbau para pengendara agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari dan di jalur pegunungan Bandar–Blado yang memiliki medan cukup rawan. Konsentrasi pengemudi dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.



No comments:
Post a Comment