0 Comment
Pekalongan News
Refleksi satu tahun pemerintahan Alex-Sae digelar Sabtu (18/2/17) malam, di GOR Jetayu, Kota Pekalongan
Kota Pekalongan
Gerah terus menerus diberitakan miring di media sosial, akhirnya Walikota Pekalongan Alf Arslan Djunaid angkat bicara. Alex, sapaan akrab Walikota menyebut, informasi yang beredar di media sosial terutama di Facebook maupun What'sapp (WA) adalah provokatif.
Alex saat dicegat beberapa media usai acara 'Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Alex-Sae di GOR Jatayu Kota Pekalongan, Sabtu (18/2/17) malam meminta agar media mampu mensikapi informasi tersebut dengan dewasa.
"Saya menganggap semua informasi tersebut sama sekali tidak benar. Dan acara pada malam ini sekaligus menepis isu-isu maupun gejolak yang terjadi di Kota Pekalongan. ," tegasnya.
Kedepan, lanjutnya, Ia justru memastikan, siapapun yang berbuat onar terutama dikalangan internal pasti akan ada punishment, 
Alex juga menegaskan, dirinya tidak akan tinggal diam menghadapi berita yang beredar di media sosial, namun demikian saat ini ia masih berpikir untuk masyarakat 
"Dari pada mengurusi hal-hal yang seperti itu, lebih baik saya bekerja untuk warga masyarakat," ucapnya.
Akan tetapi kalau berita-berita itu sudah menjurus ke pribadi pribadi, kata Alex, tentu kami akan mengambil tindakan.
Alex menyamakan, kalau berita-berita mengenai dirinya dan kinerja pemerintahanya sama dengan berita hoax yang sedang terjadi di Unikal
belakangan ini.
"Sama sekali tidak benar di Unikal ada gerakan kiri atau komunis. Itu sama sekali tidak benar," ujarnya meyakinkan.
Alex berjanji akan mengumumkan kepada masyarakat, agar tidak terjadi hal-hal yang meresahkan seperti itu lagi.

Post a Comment Blogger

 
Top