-->

17 Keluarga Berisiko Stunting di Batang Dapat Bantuan Gizi, Penyuluh KB Turun Langsung

imajinasi
Friday, July 31, 2026, July 31, 2026 WIB Last Updated 2026-08-01T15:58:07Z

17 Keluarga Berisiko Stunting di Batang Dapat Bantuan Gizi, Penyuluh KB Turun Langsung
Pekalongannews, Batang – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Batang dimaknai dengan aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat.

Tidak sekadar menggelar seremoni, para penyuluh KB turun ke lapangan untuk menyalurkan paket bantuan gizi kepada 17 keluarga berisiko stunting di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), sekaligus mempertegas komitmen IPeKB dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Batang.

Paket bantuan yang disalurkan berisi berbagai bahan pangan bergizi, seperti beras, daging ayam, telur, santan, margarin, dan kebutuhan pokok lainnya.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang, Joko Prasetijo, Sekretaris Camat Bandar Aji Setiawan yang mewakili Camat Bandar, Kepala Desa Tombo Mustajab, jajaran DP3AP2KB, pengurus DPC IPeKB Batang, serta para penerima ma.

IPeKB Tak hanya menyalurkan bantuan, para penyuluh KB juga memberikan edukasi kepada keluarga penerima melalui penyuluhan mengenai ketahanan keluarga, pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh anak, serta Program Keluarga Berencana (KB). Edukasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak dini melalui pola hidup sehat dan perencanaan keluarga yang baik.

Ketua DPC IPeKB Kabupaten Batang, Yuli Widi Nugroho, mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab moral para penyuluh KB terhadap upaya peningkatan kualitas kesehatan keluarga.

"Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga penerima sekaligus memperkuat kolaborasi semua pihak dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Batang," ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan menekan angka stunting tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi profesi dan komunitas yang bergerak di bidang keluarga berencana.

Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Tombo, Mustajab, yang menyambut baik kepedulian para penyuluh KB terhadap warganya. Ia menilai bantuan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi dalam mendukung pemenuhan gizi keluarga dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa.

"Terima kasih kepada DPC IPeKB Kabupaten Batang yang telah memilih Desa Tombo sebagai lokasi kegiatan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami, khususnya keluarga yang membutuhkan perhatian dalam pemenuhan gizi," katanya.

Hal senada disampaikan Sekcam Bandar, Aji Setiawan, yang menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan organisasi selama 19 tahun, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng bersama. Namun, rangkaian acara tidak berhenti di balai desa.

Kepala DP3AP2KB Batang Joko Prasetijo bersama para penyuluh KB kemudian mengunjungi rumah-rumah warga secara door to door untuk menyerahkan bantuan secara langsung. Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdialog dengan keluarga penerima sekaligus memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, dan pentingnya menjaga tumbuh kembang anak.

Joko berharap bantuan yang diberikan tidak hanya mampu meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi motivasi bagi keluarga untuk terus menerapkan pola hidup sehat.

"Upaya pencegahan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami berharap bantuan ini menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus menjaga kesehatan keluarga dan bersama-sama mewujudkan generasi Batang yang sehat, cerdas, dan bebas stunting," pungkasnya.
Komentar

Tampilkan

No comments:

TERKINI

Teknologi

+