BATANG, Pekalongannews – Kabupaten Batang kembali menjadi sorotan nasional setelah dipilih sebagai lokasi pelaksanaan agenda strategis pemerintah. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Batang, Kamis (30/7/2026), untuk meresmikan akad massal 62.710 unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, itu juga dirangkaikan dengan peluncuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, sebuah program yang dirancang untuk memperkuat sektor perumahan nasional, mulai dari pembiayaan pembangunan hingga perluasan akses masyarakat terhadap hunian yang layak.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa penyediaan rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar yang menjadi perhatian pemerintah. Menurutnya, setiap keluarga Indonesia berhak memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan terjangkau.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini saya secara resmi menyatakan akad massal KPR dimulai," ujar Presiden Prabowo saat membuka kegiatan.
Akad massal tersebut diikuti secara hybrid oleh puluhan ribu penerima manfaat dari berbagai provinsi. Program FLPP sendiri menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh rumah melalui skema pembiayaan dengan bunga ringan dan jangka waktu yang terjangkau.
Selain meresmikan akad massal, Presiden juga meluncurkan KUR Perumahan yang diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembangunan perumahan nasional. Program tersebut memberikan akses pembiayaan bagi pelaku usaha di sektor perumahan, sehingga pembangunan rumah bagi masyarakat dapat berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan.
Sebelum tiba di Batang, Presiden Prabowo lebih dahulu melakukan agenda di Kota Semarang. Dari Semarang menuju Batang, Kepala Negara menggunakan KA Nusantara Explorer, kereta wisata yang dikembangkan sebagai bagian dari inovasi transportasi nasional sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berbasis perkeretaapian.
Kunjungan Presiden mendapat pengamanan ketat dari unsur TNI, Polri, Paspampres, serta pemerintah daerah. Sejumlah pejabat kementerian, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten turut hadir mendampingi pelaksanaan agenda nasional tersebut.
Dipilihnya Batang sebagai lokasi peluncuran program nasional ini dinilai semakin memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Dalam beberapa tahun terak
hir, Batang berkembang pesat melalui pembangunan kawasan industri, peningkatan investasi, serta pembangunan infrastruktur yang menjadi perhatian pemerintah pusat.
Momentum kunjungan Presiden juga diharapkan memberikan dampak positif bagi daerah. Selain meningkatkan kepercayaan investor, pelaksanaan program nasional di Batang menunjukkan bahwa kabupaten ini memiliki kesiapan infrastruktur dan dukungan daerah dalam menyukseskan berbagai kebijakan strategis pemerintah.
Melalui program KPR Subsidi dan KUR Perumahan, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat mewujudkan impian memiliki rumah sendiri, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor konstruksi dan membuka lapangan kerja baru di berbagai daerah.



No comments:
Post a Comment