1 Comment

Spyware Pegasus software bikinan Israel sekarang tengah menjadi pembicaraan publik. Pasalnya, Spyware ini dilaporkan bisa meretas dan mengawasi ribuan telepon pintar atau Smartphone.

Beberapa waktu lalu, Facebook Inc menggugat NSO Group, perusahaan asal Israel yang mengeluarkan Pegasus. Pegasus dituduh atas perbuatan peretasan 1.400 ponsel oleh Facebook, yang merupakan perusahaan induk WhatsApp. 

Apa itu Pegasus?

Pegasus sendiri merupakan produk spyware yang dirancang untuk memantau semua kegiatan pengguna ponsel, seperti SMS, email, data lokasi, riwayat internet , telepon masuk , pesan instant dan lainnya. 

Kode tersebut dibuat guna menargetkan sejumlah pihak seperti jurnalis, aktivis hak asasi manusia, diplomat, pengacara, sampai pejabat senior.

Spyware ini juga bisa menginfeksi melalui tautan yang dikirim lewat SMS. Pegasus biasanya digunakan pemerintah dan badan intelijen.

Menurut Pengamat keamanan siber dari Vaksin com Alfons Tanujaya berpendapat bahwa spyware ini mampu mendayagunakan keamanan aplikasi WhatsApp dan bisa memiliki kontrol perangkat.

“Jadi yang bisa dilakukan pengguna adalah pastikan selalu menggunakan aplikasi dan sistem operasi yang terupdated atau diperbarui,” ujar Alfons. 

Ia juga mengungkapkan bahwa spyware Pegasus sulit dideteksi. Hal ini disebabkan oleh sistemnya yang canggih dan hanya menargetkan orang-orang tertentu.

Ciri khas ponsel yang terserang spyware ini pada umumnya mirip dengan spyware yang lain, seperti daya baterai yang turun drastis secara tiba-tiba, atau kuota yang juga cepat habis padahal data selular tidak digunakan.

Tidak hanya menginfeksi pada sistem operasi tertentu, Pegasus menyerang ponsel dengan sistem Android maupun iOS.

"Agak sulit medeteksi spyware Pegasus karena spyware ini cukup canggih karena kalau targeted jumlahnya sedikit dan lebih sulit diidentifikasi aktivitasnya," terangnya.

Analis keamanan siber John Snow dari Kaspersky Lab mengatakan, salah satu keunikan dari Pegasus adalah spyware akan hancur dengan sendirinya jika ditanam di perangkat yang bukan target mereka.

Post a Comment Blogger

 
Top