0 Comment
Perkumpulan Akuntan Muda (PAM) Jawa Tengah, adakan  even atau kompetisi bermain game PUBG mobile dengan hadiah kuliah gratis S1 hingga tamat bagi dua tim pemenang atau 10 peserta.
Kota Pekalongan 
Kabar gembira bagi kalian yang ngaku gamer sejati dan kerap kesulitan menyatukan dua keinginan yang berbeda, satu sisi berhasrat untuk menekuni hoby ngegame sebagai pilihan hidup dengan berharap bisa mencari penghasilan di situ dan satu lagi memenuhi keinginan orang tua melanjutkan pendidikan agar punya masa depan yang lebih baik atau justru menjalani keduanya dengan konsekuensi yang tidak mudah.

Menjawab problem anak gamer tersebut, Perkumpulan Akuntan Muda (PAM) Jawa Tengah, menginisiasi lahirnya even atau kompetisi adu tangkas bermain game Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) mobile yang rencananya akan dijadikan kalender tahunan dengan hadiah yang belum pernah terpikirkan oleh siapapun, yakni kuliah gratis S1 hingga tamat bagi dua tim pemenang atau 10 peserta.
syarat dan ketentuan untuk mengikuti kompetisi PUBG mobile bisa dilihat di brosur atau pamflet 
Ditemui di Kota Pekalongan, Senin (15/7/19), satu di antara panitia, M Khadik, mengatakan, ide awal menggelar kompetisi game dengan hadiah utama kuliah gratis S1 hingga tamat, selain menyemarakan peringatan HUT RI Ke-74 juga mendukung program pemerintah menghadapi era 4.0 yang mengedepankan penguasaan teknologi serta mangakomodasi anak milenial yang keranjingan bermain game namun masih berhasrat untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi tapi tidak punya biaya.

"Anak game bisa membuktikan kalau tidak selamanya hobi ngegame itu negatif, kita dorong mereka agar tetap semangat merampungkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi dengan cara unik dan kreatif yakni memenangkan kompetisi," ujarnya.

Dia menerangkan, syarat dan ketentuan untuk mengikuti kompetisi PUBG mobile bisa dilihat di brosur atau pamflet yang telah di sebar oleh panitia maupun melalui website, www.satepakyahya.com

www.a3laundry.com

www.al-bismi.com

www.js-coffee.id

"Ini memang sesuatu yang jarang ada, untuk itu jika kompetisi ini sukses, kedepan Insya Allah malah rencananya hadiah utama kuliah gratis di luar negeri," ucapnya.

Dia memastikan kompetisi yang digelar bukan hoax atau abal-abal namun murni hasil kreatifitas para penggasnya yang terdiri dari para pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jawa Tengah dan semuanya anak muda dari berbagai daerah seperti, Kota Semarang (Kebab), Kota Pekalongan (Sate), Kabupaten Pekalongan (Laundry), Batang (Kedai Kopi), Purwodadi (Kebab) atau yang tergabung dalam PAM Jateng.

"Babak kualifikasinya nanti akan berlangsung di Batang selama 10 hari atau mulai 1 hingga 10 Agustus dan finalnya di Kota Semarang karena rencananya penyerahan hadiah oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah," jelasnya.

Post a Comment Blogger

 
Top