Sinergi TNI - Polri Dan Pemkab Bersama Masyarakat Dalam PLTU Bersholawat

January 16, 2018
Pekalongan News
Hujan sejak sore hari yang mengguyur tidak menyurutkan niat masyarakat Desa Ujungnegoro dan sekitarnya untuk menghadiri PLTU bersholawat
Kabupaten Batang
Hujan sejak sore hari yang mengguyur tidak menyurutkan niat masyarakat Desa Ujungnegoro dan sekitarnya untuk menghadiri PLTU bersholawat Senin Malam (15/1/18).

Kegiatan yang di inisiasi oleh Banser NU didukung para tokoh masyarakat dan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), diikuti sekitar ratusan orang ini.

dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Batang, Wihaji,Wakil Bupati Suyono, Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga,  Dandim Batang Letkol Inf. Fajar Ali Nugraha,Wakapolres Batang Kompol Hendri Yulianto dan juga pekerja PLTU.

Bertempat di area makam Syekh Maulana Maghribi yang berada berdekatan dengan area konstruksi PLTU Desa Ujungnegoro Kecamatan Kandeman. Sholawat dan doa bersama ini dilakukan.

Presiden Direktur BPI, Takashi Irie mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk menghormati kearifan lokal budaya masyarakat setempat.
“Kami mendukung acara ini dan sebagai salah satu bentuk terima kasih kami kepada masyarakat Batang yang selalu mendukung pembangunan PLTU. Kami juga memohon doa agar pembangunan PLTU berlangsung selamat dan proyek ini dapat memberikan konstruksi untuk perkembangan dan kesejahteraan Batang,” katanya.
Kegiatan PLTU Bersholawat selain diisi dengan pembacaan shalawat bersama juga menghadirkan ceramah oleh KH Ziman Hanifun Nusuk yang biasa disapa Gus Nif dan juga Habib Lutfi. 
Dalam kegiatan tersebut, Gus Nif juga mengajak masyarakat bersama-sama mewujudkan Kabupaten yang tenteram dan sejahtera. Demikian pula dengan keberadaan PLTU Jawa Tengah dapat terus mendukung pemberdayaan masyarakat.

Bupati Batang Wihaji yang ikut menghadiri acara PLTU Bersholawat juga mengapresiasi acara yang diselenggarakan oleh BPI. Menurut dia, keberlangsungan acara ini menandakan kondisi sosial masyakarakat Batang yang guyub, rukun, dan tentram.
"Bagian dari cinta kita kepada Nabi Muhamad, semoga kedepan lebih baik dan PLTU untuk tidak melupakan Batang, dan ini tidak berlebihan karena perjuangan panjang dan manfaatnya banyak untuk pasokan listrik Jawa dan Bali," kata Wihaji
Kedepan juga diharapkan dapat bermanfaat secara riil disamping ketersedian listrik dapat bermanfaat untuk kemaslahatan umat, tapi juga tidak lupa perjuangan masyarakat sekitar PLTU serta utamakan tenaga kerja dalam pembangunan proyek PLTU," katanya

Disampaikan juga oleh Bupati bagi masyarakat sekitar pantai atau nelayan tentang tuntutan pelarangan cantrang yang sudah kami sampaikan aspirasinya, dan Presiden sangat respon keresahan masyarakat nelayan sehingga secara lisan Presiden memperpanjang penggunaan alat tangkap cantrang.
" Saya sudah sampaikan kepada Presiden yang langsung di respon di hadapan empat Bupati dan 15 perwakilan nelayan sehingga cantrang akan di perpanjang lagi, sehingga para nelayan bisa melaut lagi," jelas Wihaji.
KH Habib Luthfi Bin Yahya dalam tausiahnya mengajak untuk dapat mencetak generasi penerus bangsa yang bertanggung jawab atas agamanya dan ideologinya dengan selalu bersholawat untuk menuju rahmatan lilalamin.
"Kalau kita mengingat jerih payah orang tua maka kita harus bisa membawa orang tua kita sampai ke tanah kubur dan kalau kita mengingat jerih payah para palahwan kita, maka kita bisa mempertahankan negara ini dan bisa mengibarkan bendera Merah Putih," jelasnya.

Share this

Koran online pekalongan dan sekitarnya adalah portal lokal wong pekalongan dan daerah sekitarnya yang bertujuan memberikan informasi berita berita lokal yang ada di pekalongan dan sekitarnya

Related Posts