Polres Batang Kembali Menemukan Kuburan Diduga Korban Pembunuhan Ketiga

December 19, 2017

Pekalongan News
Korban ketiga ini diduga bernama M. Luthfi Abdillah (26) warga Desa Gondang, Cepiring Kendal. Adanya Korban ketiga ini berdasarkan laporan ayah korban yang kehilangan anaknya sejak bulan Maret 2016.
Kabupaten Batang - Polres Batang Polda Jawa Tengah terus berupaya menguak tabir kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh M (45) warga Dukuh Segan, Sawangan, Gringsing. Pasalnya, Sabtu kemarin Polisi menemukan kembali lokasi kuburan diduga korban pembunuhan ketiga.

Korban ketiga ini diduga bernama M. Luthfi Abdillah (26) warga Desa Gondang, Cepiring Kendal. Adanya Korban ketiga ini berdasarkan laporan ayah korban yang kehilangan anaknya sejak bulan Maret 2016.

Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga mengungkapkan, pada tanggal 15 Desember 2017, seorang warga yakni ayah korban, mendatangi Mapolsek Gringsing untuk memberikan laporan bahwasanya dia kehilangan anaknya sejak Maret 2016.
"Ia melaporkan anaknya yang bernama M.Luthfi meninggalkan rumah sejak Maret 2016 untuk menemui seseorang yang bernama Limin (diduga pelaku)," katanya.
Berdasarkan adanya laporan tersebut, pihaknya melakukan pendalaman dan pemeriksaan kembali terhadap diduga pelaku M yang biasa disebut Limin tersebut.
"Kita dalami dan mintai keterangan ternyata benar. Pelaku mengakui perbuatanya, dia membunuh M. Luthfi," ujarnya.
Korban ketiga yang diduga bernama M.Luthfi Abdillah, dikubur diduga pelaku di dekat rumahnya, disebuah kebun yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah pelaku.

Dari keterangan diduga pelaku dan saksi-saksi inilah petugas Satreskrim Polres Batang menyelidiki lokasi tempat mengubur korban ketiga hingga ditemukan.
"Ya, Ini korban ketiga yang kita temukan dari satu diduga pelaku, namun ketiganya berbeda kasus. Kalau yang ketiga ini kasusnya terkait hutang piutang," katanya.
Menurutnya kasus yang ketiga ini murni karena hutang piutang tidak termasuk dalam penggandaan uang sebagaimana dalam kasus korban pertama.

Dia menambahkan polisi masih terus memeriksa diduga pelaku. Pihaknya juga belum memastikan jumlah korban yang dibunuh pelaku. Ia mengimbau bila ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk melaporkan kepada polisi.
"Kami belum bisa pastikan korban lebih dari tiga, masih kami dalami. Silahkan saja bagi warga masyarakat Gringsing (Batang) dan sekitarnya, bila punya keluarga yang meningggalkan rumah tanpa keterangan yang pasti bisa datang ke polsek untuk kita dalami apakah ada kaitanya dengan kasus yang kami tangani ini," katanya.
Sementara itu, Kapolres juga meluruskan istri diduga pelaku, yakni S (42), warga Dukuh Segan, Desa Sawangan, Gringsing, dia menegaskan masih berstatus saksi.
"Terkait istri diduga pelaku, sampai saat ini hasilnya, kami belum ditemukan keterlibatan istri diduga pelaku dari kasus tiga pembunuhan ini," katanya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya polisi mengungkap kasus pembunuhan yang dilakukan oleh M terhadap dua korbanya dan dikubur dalam kebun sengon di Desa Sawangan Kecamatan Gringsing.
Korban pertama yang ditemukan yakni Restu Novianto (37) warga Plelen Lor Gringsing, yang hilang sejak 15 November 2017. Pada kasus pertama ini motifnya penggandaan uang kemudian dibunuh dan menguasai motor milik korban.
"Jadi pada kasus ini pelaku bisa dijerat dengan pasal 340, 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup," tandasnya.
Dari kasus pembunuhan pertama ini, polisi mengamankan barang bukti, 1 Unit Sepeda motor Honda Beat Nopol G 5400 GV, sepotong jaket hitam, sepotong celana panjang warna abu abu dan sepotong baju kaos warna hitam.

Sementara Korban Kedua yaitu Sugeng (50) warga Dukuh Sambongrejo, Desa Sawangan, Kecamatan Gringsing yang hilang sejak tanggal 2 Desember 2014 dengan motif ingin menguasai uang milik korban sebanyak Rp 110 Juta.
"Pada kasus kedua ini, pelaku bisa dijerat pasal 339,365 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup atau selama lamanya 20 tahun penjara," katanya.
Pada Kasus kedua ini, Polisi mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi kuburan/dikubur sepotong kain sarung warna biru kombinasi putih motif kotak kotak.

Korban ketiga yang ditemukan kemarin adalah M. Luthfi Sementara itu, setelah dilakukan evakuasi korban ketiga ini dilakukan autopsi oleh tim Dokkes dan DVI Polda Jateng. Jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Share this

Koran online pekalongan dan sekitarnya adalah portal lokal wong pekalongan dan daerah sekitarnya yang bertujuan memberikan informasi berita berita lokal yang ada di pekalongan dan sekitarnya

Related Posts