0 Comment
Menyambut kelulusan peserta didik kelas XII tahun pelajaran 2016/2017, SMAN 2 Pekalongan  mengadakan perpisahan yang bertemakan  “Day To Remember”. Kegiatan berlangsung meriah pada Rabu 10 Mei 2017 di Gedung Olahraga SMA 2 Pekalongan.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Komite SMA 2 Joko Setiawan, Kepala Sekolah Budi Hartati M.Pd  dan  perwakilan guru SMA 2 Pekalongan, dan Wali Murid.

Dalam sambutannya Kepala Sekolah Sman 2 Pekalongan Budi Hartati mengucapkan dalam rangka wisuda sekaligus perpisahan SMA 2 Pekalongan ini, selamat kepada kelas XII yang sudah selesai menempuh pelajaran baik suka dan duka anak-anak sudah melalui UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) dan dinyatakan lulus.
"Perjuangan anak-anak belum sampai disini, ini adalah awal perjuangan kalian untuk sukses kedepan, kami mohon kepada bapak dan Ibu sekalian agar doakan putra dan putrinya agar diterima di perguruan tinggi yang diinginkan," Ucap Kepala Sekolah SMA 2 Pekalongan Budi Hartati.

Dalam tahun ini SMA N 2 Pekalongan  meluluskan 253 siswa, sebanyak 19 sudah diterima SMPTN 12 siswa diterima di D3 UNDIP 5 siswa Tahap I tes STAN 

Baca Juga
Menurut salah satu perwakilan wali murid kelas XII Slamet SMAN 2 mendorong agar SMA 2 menjadi kebanggaan SMA di pekalongan.
"Tolong diperhatikan bimbingan wali murid atau guru pengajar jangan sekali-kali membantah karena nantinya keberhasilan sesoarang itu karena dorongan dari orang tua dan guru yang telah membimbing kita," ungkapnya.
Acara diawali dengan pembukaan tari Tari Gambyong penampilan dari siswi SMA N 2 Pekalongan kelas XI, Kepala Sekolah Budi Hartati M.Pd menambahkan tahun ini penerimaan mahasiswa diberi jatah 30% seluruh indonesia ada penurunan 20% dibandingkan tahun lalu sebesar 50%.
"Saya berpesan kepada anak-anak didik saya agar jangan pernah lupakan  almamater ini, Bapak Ibu Guru yang telah mengembleng kalian selama 3 tahun mulai dari kondisi yang sering banjir Alhamdulillah SMA 2 sudah tidak banjir lagi   " Pungkasnya.
Perlu diinformasilkan kepada masyarakat bahwa SMA 2 pekalongan sudah tidak tekena banjir lagi, jadi tidak ada alasan siswa tidak masuk sekolah karena rob.

Post a Comment Blogger

 
Top