0 Comment
Seorang petani, Sutikno (60 th) yang diketahui warga Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan ditemukan tewas Senin (13/3/17) pagi.
Sutikno diduga tersambar kereta yang melintas saat berjalan di sekitar rel di Kelurahan Gamer, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan.
Kapolsek Pekalongan Timur, Kompol Agus Riyanto mengatakan, musibah kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 07.00 WIB. Saat itu korban sedang mengayuh sepedanya menuju ke sawah.
"Namun kuat dugaan, dia kurang berhati-hati saat berada di sekitar rel hingga akhirnya tertabrak kereta api yang melintas," ungkapnya.
Agus menjelaskan, korban terpental hingga 10 meter dari lokasi awal dan tewas seketika ditempat akibat benturan yang sangat keras.
Dugaan sementara, kata Agus, korban tidak mendengar atau melihat akan ada kereta Kamandaka dari arah timur menuju ke barat,  melintas dijalur yang dia lewati bersama sepedanya.
"Kondisi korban sendiri saat ditemukan telah meningga dunia dengan menderita luka parah," terang Agus.
Saksi mata di lokasi, Toto Adi (49 th) warga Kelurahan Dekoro, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan menyampaikan, sebelumnya korban diketahui sedang menuntun sepedanya dari arah timur membelakangi kereta yang akan lewat.
"Saat itu lokasi kejadianya di jembatan Kali Baros," tutur Toto Adi.
Saat itu, jelas Toto, posisi korban terlalu mepet dekat laju kereta yang akan lewat. Akibatnya korban terserempet selanjutnya terpental dan akhirnya meninggal dunia di tempat.
Pihak kepolisian dari Polsek Timur melakukan evakuasi korban yang selanjutnya dibawa ke kamar mayat RSUD Bandan untuk memastikan identitas koban berikut keluarganya.

Post a Comment Blogger

 
Top