0 Comment
Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam penjara. Hasilnya 18 butir pil warna ungu yang diduga masuk ke dalam golongan psikotropika ditemukan petugas terselip dibalik stiker yang tertempel di dinding toilet.

Keberhasilan petugas menggagalkan penyelundupan narkoba ke dalam Lapas bermula dari kecurigaan Siti Umiyati (56 th), salah satu petugas pemeriksa yang mendapati salah satu pembesuk bertingkah tidak wajar
"Oknum pembesuk ini terlihat tergesa-gesa keluar dari toilet saat akan mengakhiri kunjungannya, namun sebelum keluar pintu Lapas sempat berbisik-bisik kepada salah seorang warga binaan yang dituju," ungkap Ka Lapas Pekalongan, Muhammad Hilal, Kamis (9/3/17).
Karena curiga, Siti Umiyati memilih mendahului masuk toilet dan langsung memeriksa detail toilet. Hasilnya saat mengecek stiker peringatan yang tertempel di dinding, terdapat bungkusan kecil berisi 18 butir pil berukuran mini.
Baca Juga :

Kacang Kulit Berisi Shabu Dan Ekstasi Gagal Diselundupkan, Pria Pembesuk Anaknya Diamankan Petugas Lapas

Padahal, saat pertama kali toilet diperiksa , kata Hilal, petugas  gagal mendapatkan benda tersebut, namun saat diulang lebih seksama akhirnya petugas berhasil mendapatinya terselip dibalik stiker.
"Mungkin karena petugas terpecah konsentrasinya, antara harus mengamankan barang bukti agar tidak kedahuluan warga binaan yang dituju, akhirnya oknum pembesuk berhasil lolos karena terlebih dahulu keluar pintu Lapas," beber Hilal.
Namun demikian, dirinya tetap mengapresiasi apa yang dilakukan oleh anak buahnya karena berhasil menggagalkan aksi penyelundupan narkoba ke dalam penjara.
Sementara, saat ini, lanjut Hilal, pihaknya masih melakukan pemeriksaan awal terhadap salah seorang warga binaan yang dicurigai sebagai penerima satu bungkus kecil paket berisi 18 butir pil yang diduga psikotropika.
"Barang bukti sudah kita serahkan ke Polres Pekalongan Kota dan perang terhadap narkoba ini harga mati," tegas Hilal.

Post a Comment Blogger

 
Top