0 Comment
Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo dan Wakil Bupati Batang Soetadi mengakhiri jabatan dengan berpamitan kepada pejabat dilingkungan Pemkab Batang, tokoh masyarakat dan ratusan pelajar SMA dan SMK se Kabupaten Batang, Minggu (12/2/17).
Jabatan kedua pasangan yang dilantik pada 13 Febuari 2012 silam tersebut tepat berakhir pada Senin 13 Febuari 2017. Dalam kesempatan berpamitan, Yoyok meminta kepada beberapa pelajar untuk menyampaikan kesan dan pesan kepada dirinya.
Salah satu pelajar dari SMPN 7 Batang, Ana (14 th) mengkritik jeleknya pelayanan RSUD Batang kepada warga miskin. Ana menyebut banyak warga miskin Batang dirugikan oleh layanan kesehatan yang buruk.
"Rumah Sakit Tersebut milik Pemerintah Kabupaten Batang, seharusnya pemerintah memberikan pelayanan yang baik bagi rakyatnya. Termasuk bagi warga miskin," sentil Ana.
Sedangkan Ayib (16 th) pelajar SMK Nusantara Batang mengaku mendukung program Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo, karena keberadaan program yang dibuat Batang jadi lebih terkenal dann nama Bupati pun sering masuk koran dan tv, namun demikian dirinya merasa sedih disaat Bupati mengakhiri jabatan banyak jalan rusak di mana-mana.
"Jalan di Batang selatan lebih bagus sedangkan jalan di Batang utara jelek penuh lobang. Saya asli Bawang sama dengan asal Pak Bupati," ungkap Ayib.
Kepada para pelajar yang mengkritknya, Yoyok menjelaskan, bahwa pelayanan buruk di RSUD Batang dirinya mengakui, namun saat ini semuanya sedang dalam perbaikan, baik itu sarana kelengkapan Rumah Sakit maupun standar pelayananya.
Yoyok mengingatkan, kalau Batang masuk tiga besar mengalahkan Bandung dan solo sehingga diganjar penghargaan dari Presiden Joko Widodo terkait revolusi mental.
"Kita lebih unggul dari dua kota besar tersebut dan untuk banyak jalan yang rusak memang itu bagian dari dampak pembangunan Pelabuhan Batang yang Baru," ucapnya.
Yoyok meminta semuanya sabar, pada tahun 2017 ini jalan didaerah tersebut termasuk jalan Yos Sudarso akan segera diperbaiki. 

Post a Comment Blogger

 
Top