0 Comment
Cuaca buruk yang terjadi beberapa pekan ini membuat ratusan kapal nelayan tidak melaut, nelayan memilih menyandarkan kapalnya demi menghindari ombak setinggi lima meter yang kerap menerjang dan membahayakan jiwa bila nekad melaut.
"Sudah hampir 20 hari ini kami tidak berangkat ke laut, cuacanya buruk sekali," ungkap Arifin (60 th) pemilik kapal kletek sekaligus nelayan warga Krapyak Lor, Kota Pekalongan, Selasa (7/2/17).
Arifin tidak sendirian, ratusan nelayan lainnya juga sama. Mereka lebih memilih membetulkan jaring atau kumpul bersama keluarga untuk mengisi waktu luang.
Arifin menuturkan, meski sudah biasa menghadapi keadaan sulit karena tidak melaut, namun tetap saja dirinya bersama lima orang anak buahnya kelimpungan untuk menyiasati kebutuhan hidup.
"Ya paling gali lubang tutup lobang. Kalau mengandalkan beras paceklik bantuan dari pihak lain tidak cukup untuk menambal kebutuhan selama di darat," ujarnya.
Arifin menjelaskan, kebutuhan nelayan pada umumnya tidak hanya makan namun ada banyak hal lainya. Sehingga bila merasa kurang atau tidak punya penghasilan, dirinya memilih berhutang.
"Biasalah ngutang dulu, nanti dibayar bila pulang dapat ikan," ucap Arifin diiyakan beberapa nelayan lainya.

Post a Comment Blogger

 
Top