0 Comment
Menkop Ajak Koperasi Salurkan KUR
Menteri Koperasi dan UMKM AAG Puspayoga memberikan plakat kepada Ketua Umum Andy Arslan Djunaid dalam puncak acara peringatan HUT Kospin Jasa ke-43 yang dipusatkan di Gedung Pusdiklat Kospin Jasa, Kota Pekalongan
Kota Pekalongan
Menteri Koperasi Anak Agung Gede Puspayoga mengajak Koperasi di Indonesia untuk ikut ambil bagian dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam upaya mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menteri mengatakan, kemajuan ekonomi harus diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan seluruh rakyat dan pertumbuhan ekonomi harus bisa dinikmati seluruh rakyat.
"Tidak ada gunanya angka pertumbuhan ekonomi naik, akan tetapi justru kesenjangan sosial malah melebar dan akan sia-sia peningkatan ekonomi nasional jika kemiskinan dan pengangguran tetap tinggi," Kata Menteri saat menghadiri HUT Kospin Jasa ke-43 di Kota Pekalongan, Sabtu (17/12/16) malam.
Laju pertumbuhan ekonomi bagus namun kalau masih terjadi ketimpangan yang lebar antara yang miskin dan kaya termasuk masih tingginya angka pengangguran, kata Menteri, maka tidak akan berguna.
Salah satu upaya yang dilakukan, sambungnya, mengahdirkan koperasi yang bisa mensejahteraan masyarakat yang kemanfaatanya bisa dirasakan oleh anggota dan masyarakat secara merata.
Baca Juga: Pemerintah Percayakan Kospin Jasa Salurkan KUR
"Untuk itu kementraian memberikan ijin kepada koperasi yang menuhi syarat untuk terlibat dalam penyaluran KUR," ucapnya.
Untuk bisa mendapatkan ijin, koperasi harus memiliki kualifikasi dan memenuhi syarat yang ditetapkan pemerintah. Salah satu ketentuanya adalah angka kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) tidak lebih dari 5 persen.
Selain itu, koperasi juga harus memenuhi beberapa persyaratan wajib dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang lumayan berat.
"Sebagai percontohan, ijin telah diberikan kepada Kospin Jasa untuk menyalurkan KUR kepada pelaku usaha kecil hingga Rp 25 juta," ungkap Puspayoga.
Peningkatan akses keuangan atau permodalan melalui koperasi ini, kata Menteri, merupakan strategi yang efektif untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan ekonomi masyarakat.

Post a Comment Blogger

 
Top