0 Comment
Pekalongan News
Pemkot Pekalongan siap meluncurkan aplikasi terbaru 'Pantau Pekalongan' untuk menampung aspirasi warga 
Kota Pekalongan
Pemerintah Kota Pekalongan dalam waktu dekat akan kembali meluncurkan inovasi di bidang aplikasi berbasis android. Aplikasi tersebut nantinya akan menghubungkan warga dengan Pemerintah Kota Pekalongan.

Kepala Diskominfo Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso mengatakan, aplikasi yang dinamakan 'Pantau Pekalongan' hasil kerjasama dengan tim Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC) Bandung Smart city. Dan rencananya aplikasi akan diluncurkan pada tanggal 31 Oktober 2016 nanti. 

Selain memuat serta menerima bentuk pengaduan, permasalahan, keluhan juga memuat serta menginformasikan potensi-potensi yang ada di daerah seperti wisata, ekonomi, memamerkan dan menjual produk tertentu yang bisa dipasang di sana untuk diketahui publik secara lengkap.
"Aplikasi Pantau Pekalongan memerlukan keterlibatan masyarakat untuk melaporkan berbagai hal terkait perkembangan Kota Pekalongan terkini. Sebab aplikasi ini dibangun justru dari masyarakat sendiri. Pemkot atau SKPD nanti yang akan merespon info dari masyarakat," ungkap Sri Budi dalam keterangan pers, Kamis (20/10/16).
Menurut Sri Budi, masyarakat nantinya akan didorong untuk memperkaya isi konten. Pihaknya akan bekerja sama dengan dunia usaha, komunitas, pelaku pariwisata dan masyarakat umum lainnya untuk memperkuat pemasaran dan pengenalan produk-produknya melalui aplikasi ini.

Untuk merangsang agar warga Kota Pekalongan aktif terlibat di Aplikasi 'Pantau Pekalongan' rencananya menurut Sri Budi akan dibuat lomba dengan hadiah yang cukup menarik.
"Tidak terlalu besar namun bisa membuat masyarakat ikut berpartisipasi di dalamnya," terangnya.
Kepala Tim APIC Bandung Smart City, Tauchid Nur Azhar dalam kesempatan yang sama menyampaikan, aplikasi 'Pantau Pekalongan' memang sengaja didesign untuk menampung aspirasi masyarakat untuk mau memantau kotanya, mau melaporkan fenomena dan dinamika yang terjadi di kotanya.
"Sedangkan dari sisi informasi yang didapat dari aplikasi, Pemkot bisa diuntungkan dengan adanya data yang masuk dari masyarakat untuk menentukan policy making atau bahan dalam membuat kebijakan yang akan dilakukan," jelasnya.
Sementara itu Walikota Pekalongan, Alf Arslan Djunaid yang mendapat paparan dari tim Bandung Smart City mengakui keberadaan aplikasi 'Pantau Pekalongan' nantinya dapat membantu mensosialisasikan visi-misi yang telah ia programkan terutama dalam 5 hal, Infrastruktur, Sosial, ekonomi, lingkungan dan kesehatan.
"Tentunya termasuk potensi-potensi lain yang ada di kota Pekalongan," ujarnya.

Post a Comment Blogger

 
Top