7 Comment
Pekalongan News
Petugas dibantu warga berusaha keras membebaskan Wisnu, Sopir mobil box yang terjepit akibat menabrak truk semen dari belakang dengan keras
Kabupaten Batang
Wisnu (40 th) sopir mobil box nopol H 1646 MF bermuatan onderdil dan kernetnya Suradi (38 th), keduanya warga Semarang terluka parah akibat mobil yang dikendarainya menabrak bodi belakang truk semen nopol B 9214 XJ yang sedang menurunkan muatan di pinggir jalan.

Diperlukan waktu 2 jam untuk membebaskan keduanya dari himpitan bodi mobil box yang sebelumnya melaju dengan kencang dari arah Jakarta menuju arah Semarang.
"Truk yang parkir di bahu jalan bermaksud menurunkan muatan, namun tahu-tahu, mobil box Grand Max menghantam bak belakang truk," kata Ahmad (28 th) pemilik warung sekaligus saksi mata di lokasi, Jum'at (14/10/16).
Supir truk semen, Tarno (50 th) warga cirebon tak menyangka truknya diseruduk dari belakang pada saat dirinya sedang menurunkan muatan.

Wisnu mengaku, dirinya sudah memarkir kendaraanya dipinggir jalan. Bahkan lampu hazard sudah dinyalakan untuk memberikan tanda, akan tetapi masih juga tertabrak.
"Mungkin supirnya mengantuk hingga menabrak begitu saja tanpa melihat tanda segitiga peringatan yang juga saya pasang," ungkap Wisnu.
Kecelakaan tragis di jalur pantura perbatasan Batang-Pekalongan atau tepatnya di jalan Slamet Riyadi Batang cukup dramatis. Polisi dibantu warga masyarakat sempat kesulitan mengevakuasi tubuh Wisnu dan kernetnya Eko yang terjebak di ruang kemudi.

Post a Comment

 
Top