0 Comment
Meriahkan Hari Kemerdekaan RI, Warga Rutan Kelas II Pekalongan Pecahkan Rekor MURI
Warga binaan Rutan Kelas II Pekalongan mengikuti lomba ketangkasan terompah panjang dalam rangka meriahkan HUT RI ke-71 sekaligus memcahkan rekor MURI


Kota Pekalongan
Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Pekalongan menggelar berbagai lomba ketangkasan yang diikuti oleh seluruh warga binaan dalam rangka memperingati Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 71.

Selain menggelar lomba juga dilakukan pemecahan rekor MURI oleh seluruh warga binaan dengan menyanyikan lagu 'Hari Merdeka' serentak se Indonesia dengan diawali pelepasan balon merah-putih dengan melakukan formasi barisan membentuk angka 71.

Kegiatan yang digelar pada minggu pagi (15/8/16) tersebut dilakukan serentak seluruh Rutan dan Lapas se Indonesia serta dilakukan siaran langsung aplikasi zoom yang dibuka oleh Mentri Hukum dan Hak Asazi Manusia, Yasona Laoly di Jakarta.

Kepala Rutan Kelas II Pekalongan, Tantang Suherman mengatakan, kegiatan peringatan HUT RI ke-71 dilakukan serentak di seluruh Indonesia dan disiarkan langsung yang disaksikan Kemenkumham.

Namun demikan, Kata Tatang, di Rutan Pekalongan warga binaan diwajibkan untuk mengikuti sejumlah lomba ketangkasan seperti lomba terompah dan catur.

"Dengan adanya kegiatan lomba yang melibatkan seluruh warga binaan di Hari Kemerdekaan seperti ini diharapkan bisa berdampak positif bagi warga binaan," kata Tatang.
Lomba ketangkasan sendiri menurut Tatang, diikuti oleh 259 warga binaan yang menghuni Kelas II Pekalongan.

Tatang menyebut, kegiatan positif seperti ini bisa menumbuhkan rasa kebersamaan diantara warga binaan sekaligus bisa menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme.

"Dan hari ini juga kami berikan remisi bagi 86 warga binaan yang diusulkan karena selama menjalani hukuman sudah menunjukan perubahan dengan berkelakuan baik," ungkap Tatang.
Untuk warga binaan yang mendapatkan remisi bebas langsung pada tanggal 17 Agustus nanti, lanjut Tantang, ada 11 orang warga binaan.
"Dari jumlah yang diusulkan dan yang sudah dapat pembebasan langsung didominasi kasus pencurian, judi dan campuran," jelas Tatang.
Sementara untuk jumlah total warga binaan penghuni Rutan kelas II Pekalongan ada 259 yang terdiri dari tahanan wanita sebanyak 17 orang sedangkan 11 orang tahanan anak-anak dan sisanya tahanan laki-laki.

Post a Comment Blogger

 
Top