5 Comment
Tidur Di Rumah Warga, Pj Walikota  Ngobrol Sampai Main Karambol
Didampingi Kapolres Pekalongan Kota, Pj Walikota Pekalongan terlibat permainan karambol bersama warga dalam kegiatan menginap di rumah warga, kemarin malam (29/9/15)
 Kota Pekalongan
Mengikuti pergerakan yang dilakukan oleh Pj Walikota Pekalongan Prijo Anggoro seakan tiada habisnya untuk diulas dan cukup menguras stamina. Berniat untuk lebih mengenal dan menyerap aspirasi warganya, Prijo melakukan aksi menginap di rumah warga sekaligus berinteraksi dengan warga layaknya sebagai warga Pekalongan pada umumnya.

Kali ini yang disasar adalah rumah warga di Kelurahan Klego gang 5, Kecamatan Pekalongan Timur. Dalam aksi menginap tersebut Prijo menggelar sarasehan yang diberi tema 'Jateng Gayeng, Pekalongan Rahat' melibatkan warga secara langsung tanpa sekat.
Dalam interaksinya prijo menerima uneg-uneg dengan leluasa mengalir begitu saja bahkan Prijo menyempatkan diri bermain kerambol bersama warga.

Salah seorang warga bernama Mustofa (38 th) menanyakan persoalan penggabungan kelurahan dan penggantian logo Kota Pekalongan selain itu juga meminta kepada Prijo untuk menjadikan tanah bengkok yang ada dikampung nya dijadikan mushola.
"Kami berharap Pak Walikota mengabulkan permintaan kami sebagai warga Pekalongan," pintanya kepada Prijo.
Berbagai persoalan mengemuka dalam dialog gayeng tersebut dan banyak terungkap juga persoalan aspirasi yang selamaa ini tersumbat.

Menaggapi berbagai hal yang diuneg-unegkan warga, Prijo yang malam itu juga didampingi sejumlah Kepala Dinas beserta Kapolres dan Ketua DPRD Kota Pekalongan mengaku sementara ini tidak bisa berbuat apa-apa terkait masalah logo dan penggabungan kelurahan.
"Yang jelas masalahnya ketika saya masuk kesini kedua persoalan itu sudah terjadi dan mengalami proses politik yang panjang. Jadi waktu saya yang beberapa bulan ini tak akan cukup mengurus masalah ini," kata Prijo berusaha menjawab uneg-uneg warga.
Tanpa mengurangi gayengnya acara, Prijo lebih memilih hal-hal yang dapat ia kerjakan bersama masyarakat untuk memajukan dan membangun Kota Pekalongan.
"Saya hanya sebentar, suatu saat tidak akan menjabat lagi disini. Saya ingin sesuatu yang pantas untuk dikenang tapi tidak dengan sebutan Walikota Logo," ucapnya disambut gerrr dan tawa yang hadir.
Rencananya selanjutnya Pj Walikota akan melakukan hal yang sama di Kecamatan lainnya. Tidur menginap di rumah warga dilanjutkan dengan membaur bersama masyarakat menghabiskan malam bersama dengan Gayeng Jateng dan Pekalongan rahat.

Post a Comment Blogger

  1. Semoga bukan sekedar pencitraan biar mulus tanpa embel2 "pj". Pemimpin yg baik membaur dengan rakyat tidak menyuruh tapi mengajak... info menarik gan... klo sempet agan ama pa "PJ" mampir jg ke www.ahliair.com

    ReplyDelete
  2. begini nih yang diinginkan masyarakat, pemimpin yang bisa berbaur dan bisa mencari aspirasi rakyat.
    Nice info gan ! Lanjutkan !!

    ReplyDelete
  3. wah gaul nih orang,,berbaur dengan warga ,,,nice post gan

    ReplyDelete

 
Top