0 Comment
Ngambek Gara-gara Setiker, Sekda  Tarik Tiga PNS Yang Diperbantukan Di Sekretariat Panwaslu Pemalang
Inilah bentuk setiker dari Bawaslu Propinsi Jateng yang diduga bikin ngambek Sekda Pemalang
Kabupaten Pemalang
Hanya gara-gara stiker berisi himbauan beredar di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Pemalang membuat Sekretaris Daerah (SeKda) Kabupaten Pemalang diduga mutung (Ngambek) hingga mengakibatkan kinerja Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat terancam lumpuh dan tidak bisa berjalan maksimal.

Pasalnya tiga PNS yang diperbantukan di sekretariat Panwaskab diminta mundur oleh Sekda. Dengan ditarik mundurnya tiga PNS tersebut anggaran operasional dan gaji anggota Panwaslu mandeg atau tidak bisa dicairkan.

Setiker yang diduga dimasalahkan oleh Sekda berbunyi 'Ingat PNS Adalah Pelayan Masyarakat, Bukan boneka Penguasa' dikeluarkan oleh Bawaslu Propinsi Jawa Tengah untuk diedarkan menjadi bagian dari sosialisasi.
"Penarikan tersebut terkesan ganjil, karena bertepatan setelah Panwaslu Kabupaten Pemalang mengedarkan setiker berisi himbauan untuk PNS," ucap Ketua Panwaslu Kabupaten Pemalang, Hery setyawan.
Menurut Hery, dampak dari penarikan tiga PNS yang diperbantukan di kantor Sekretariat Panwaslu membuat seluruh aktivitas yang berkaitan dengan operasional terancam lumpuh.
"Ketiga PNS tersebut memegang peranan penting bagi kelangsungan kegiatan Panwaslu Kabupaten Pemalang kedepan," sambung Hery.
Dikatakan Hery, pihaknya juga mendapatkan informasi jika beberapa hari kemarin, Sekda Kabupaten Pemalang mengutarakan saat apel pagi jika ketiga PNS yang berada di sekretariat Panwaskab akan di pindah ke daerah Kecamatan Watukumpul jika tidak mau mengundurkan diri dari anggota Panwas.

Mendapat perlakuan demikian Panwaslu Kabupaten Pemalang langsung berkoordinasi dengan Bawaslu Propinsi Jawa Tengah.

Direncanakan, Ketua Bawaslu Propinsi Jawa Tengah, Abhan Misbah akan turun tangan sendiri untuk menyelesaikan permasalahan keduanya.

Post a Comment Blogger

 
Top