Korban Meninggal, Pelaku Terancam Hukuman Lebih Berat

June 30, 2015
Korban Meninggal, Pelaku Terancam Hukuman Lebih Berat
Rozaki (29 th) tersangka pembakaran istri sendiri yang baru dinikahi 20 hari lalu, ketika diwawancarai didepan selnya, Selasa (30/6/15)
Kota Pekalongan
Polisi akhirnya menetapkan tersangka Rozaki (29 th) warga Kelurahan Podosugih Rt 05 Rw 01 pelaku yang tega membakar istri sendiri dengan cara menyiram bensin akhirnya ditingkatkan status sangkaanya dari yang semula dijerat dengan pasal 44 ayat 2 menjadi pasal 44 ayat 3 dengan ancaman hukuman lebih tinggi yakni 15 tahun, Baca tak tahan disepelekan suami bakar istri

Kapolres Pekalongan kota AKBP Luthfie Sulistiawan mengatakan, status sangkaan kepada pelaku ditingkatkan karena korban meninggal dunia, Baca Sridiana Sari Korban Pembakaran
"Kita dapatkan kabar bahwa korban semalam meninggal dunia dan semalam ketika saya cek di sel kondisi pelaku cukup stabil dan direncanakan siang ini pelaku akan kembali diperiksa dengan pendampingan dari Psikolog," jelasnya, Selasa (30/6/15) siang tadi.
Sementara itu motif pelaku nekat melakukan pembakaran masih belum terungkap, hasil pemeriksaan oleh penyidik pelaku masih simpang siur dalam memberi keterangan.

Ketika media ini mencoba bertanya sendiri motif pelaku melakukan pembakaran banyak jawaban yang tidak nyambung dan berbelit-belit, beberapa media lain juga mengalami hal sama.

Alhasil keterangan tersangka yang berubah-ubah tersebut membuat bingung beberapa media yang berusaha mendapatkan keterangan langsung dari pelaku.

Kendati demikian pihak Kepolisian akan tetap menjerat pelaku sesuai hukum yang berlaku karena diduga ada indikasi pelaku pura-pura gila.

Ditempat terpisah, Slamet Hartono (35 th) kakak lelaki korban menyatakan tidak terima dengan perbuatan tersangka yang sadis membakar istri sendiri dan berharap pihak berwajib menghukum pelaku dengan seberat-beratnya.
"Keluarga kami tidak terima kalau pelaku dikatakan gila, kami ingin Polisi bertindak benar agar tidak menganggap pelaku gila dan sekali lagi kami ingin pelaku dihukum berat," pintanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rozaki yang menikahi Sridiana Sari baru 20 hari nekat melakukan penganiayaan berat dengan menyiramkan bensin ketubuh istrinya sendiri dan menyulutnya dengan api untuk sebuah alasan yang belum jelas. setelah mendapat perawatan selama semalam korban akhirnya meninggal dunia.



Share this

Related Posts