0 Comment
Batang-
Revitalisasi Pasar Batang akan segara dilangsungkan pembangunanya pada tahun 2015 dengan menggunakan uang APBD yang menelan biaya Rp. 75 Milyar. Pasar Batang sudah tidak layak sebagai tempat berjualan dengan kondisi yang kumuh, semrawut dan kotor .

Hal tersebut disampaikan Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo saat sosialisasi pembangunan Pasar Batang yang berlangsung di Pendopo Kantor Bupati setempat Kamis malam, 15/12. Sosialisasi di hadiri oleh Wakil Bupati Soetadi, Sekda Nasikhin dan Ketua DPRD I Teguh Rahardjo serta diikuti oleh 400 pedangan pasar Batang.

Menurt Bupati hal inilah yang merujuk pemerintah Kabupaten Batang untuk me revitalisasi pasar tradisonal menjadi pasar yang nyaman, bersih dan menjadi tempat belanja yang bercitra Positif.

 “ sejak tahun 1992 sudah ada rencana pembangunan pasar, namun baru akan di realisasikan pada tahun 2015 dengan anggaran semula Rp, 85 Milyar, setelah melalui koordinasi ke DPRD ada evisiensi, sehingga biayanya menjadi Rp. 75Milyar “. Kata Yoyok

Di jelaskan juga  sudah banyak tawaran investor dalam pembangunan pasar Batang, namun pemerintah tidak menginginkannya  apabila di bangun oleh investor, karena akan memberatkan pedaganag pasar dalam  membayar kiosnya maupun los pasarnya.

“ tawaran untuk tidak menggunkan uang APBD banyak dari investor, tapi saya tidak ingin pedagang pasar di beratkan oleh biaya kios yang mahal, ada juga tawaran pembangunan mool, tapi saya sudah bertekad untuk tidak memberikan ijin pembangunan mool sebelum pasar – pasar se Kabupaten Batang di Revitalisasi”. Jelas Yoyok.

Pembangunan pasar yang menelan biya banyak sehingga kami harapkan dukungan semua masyrakat baik tokoh masyrakat, tokoh agama, Kepala Desa sesepuh, serta asosiasi pedaganag pasar untuk mengsengkuyung,  hal ini agar pembangunannya berjalan  lacar tidak ada kendala.

“dengan situasi yang kondusif ini harus tetap di jaga, jangan muda terprovokasi isu yang tidak benar, kami harapkan semua untuk ikut mengawasi, dan kami telah membuka posko pengendalian pasar dan membuka Hotline pembangunan pasar batang 0857 4297 9020”. Terang Yoyok

Ketua DPRD Kabupaten Batang I Tguh Raharjo mengatakan, pembangunan pasar menggunkan uang rakyat , kami harapkan direncanakan dengan benar dan matang sesuai dengan kemampuan keuangan daerah serta jangan sampai melanggar aturan.

“ kami mendukung pembangunan pasar namun dalam pembangunanya haruslah berhati – hati, karena menggunkan uang rakyat, buat pasar yang benar – benar berkualitas sesuai dengan kontruksi anggaran”. Kata Teguh

I Teguh Raharjo juga menyinggung pembangunan pasar biaya yang sangat besar yang semua Rp. 85 milyar menjadi Rp. 75 milyar dengan dua kali anggaran, pengurangan ini karena adanya efisiensi melihat  sisi kemampuan ke uangan APBD kita masih terbatas,”efisiensi ini agar pembangunan tidak terfokus ke pasar saja, tapai kita juga harus memikirkan pembangunan seperti infratsruktur jalan dan masih banyak yang lainya ”. Kata teuh

Kepala Kantor Dinas Perdagangan dan Kopreasi Djamal Abdul Naser menjelaskan Pemutakhiran Data Pedagang Pasar Batang   sebanyak 2.113 pedagang terbagi menjadi 3 (tiga) Prioritas,  yakni  Pedagang lama yang memiliki identitas dengan bukti kepemilikan lengkap sebanyak 1.735 orang, Pedagang dengan status kontrak,  sebanyak 36 orang, Plataran barat diluar pagar, Timur, belakang, Non Karcis  342 orang.

Untuk masalah Pemindahan pedagang ke Pasar darurat dilaksankan  Minggu ke 3 bulan Pebruari 2015, Minggu ke 4 Bulan Januari 2015, Pedagang membangun lapak masing-masing, sesuai lokasi pembagian yang telah ditentukan Penataan Pedagang Pasar Darurat,  berdasarkan zonasi (kelompok jenis dagangan).

Pemindahan Pedagang ke Pasar darurat disediakan bantuan Alat Angkutan atau  transportasi dengan menggunkan truk, sesuai dengan Perda Nomor 20 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum setiap Pedagang wajib membayar retribusi pasar berupa Retibusi Pelayanan  untuk Kios Rp. 300/m2/hari;Los  Rp. 200,-/m2/hari, Retribusi Kebersihan untuk, Kios Rp. 500/kios/hari, Los  Rp. 200,-/los/hari.

keterangan Gambar
Gambar 1 :  Bupati Batang  saat memberikan penjelasan kepada pegadangan Pasar
Gambar 2  : Ketua DPRD  saat memberikan penjelasan kepada pegadangan Pasar

Post a Comment Blogger

 
Top