-->

Trans Jateng Masuk Batang Tahun 2028, Akses Kawasan Industri dan Wisata Kian Terhubung

imajinasi
Monday, August 03, 2026, August 03, 2026 WIB Last Updated 2026-08-05T03:21:31Z



Pekalongannews, Batang – Pemerintah Kabupaten Batang memastikan layanan transportasi massal Trans Jateng akan mulai beroperasi di wilayah Kabupaten Batang pada tahun 2028. Kehadiran moda transportasi tersebut diproyeksikan menjadi solusi untuk meningkatkan konektivitas masyarakat, memperlancar mobilitas pekerja menuju kawasan industri, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Batang.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Kantor Bupati Batang, Senin (3/8/2026). Menurutnya, pengembangan transportasi publik menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya pekerja yang setiap hari melakukan perjalanan menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Faiz mengatakan, kehadiran Trans Jateng akan memberikan alternatif transportasi yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Selain mendukung aktivitas ekonomi, layanan ini juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas akibat tingginya mobilitas kendaraan pribadi.

"Transportasi massal menjadi kebutuhan untuk mendukung mobilitas masyarakat, terutama pekerja dan sektor pariwisata, sehingga perjalanan menjadi lebih mudah, nyaman, dan efisien. Pemerintah daerah telah menyiapkan konsep layanan shuttle bus yang akan terintegrasi dengan Trans Jateng," jelas Faiz.

Dalam konsep yang disiapkan, Pemerintah Kabupaten Batang akan menghadirkan layanan shuttle bus sebagai penghubung dari terminal menuju sejumlah titik strategis. Shuttle dari Terminal Banyuputih akan melayani perjalanan menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), sedangkan shuttle dari Terminal Limpung dipersiapkan untuk menghubungkan masyarakat menuju berbagai destinasi wisata, termasuk kawasan Dieng dan objek wisata alam lainnya.

Skema transportasi terintegrasi tersebut diyakini akan mempermudah masyarakat mengakses pusat ekonomi maupun destinasi wisata tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi. Selain itu, biaya perjalanan diharapkan menjadi lebih efisien sekaligus mendukung pengembangan pariwisata daerah.

Faiz menambahkan, operasional Trans Jateng di Kabupaten Batang telah mendapat kepastian dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Perhubungan. Program tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem transportasi publik yang terintegrasi dengan skema smart financing yang tengah dikembangkan Pemkab Batang.

Tahapan pelaksanaan telah disusun secara bertahap. Pada 2026, pemerintah akan menyelesaikan kajian teknis, dilanjutkan pembangunan infrastruktur dan persiapan operasional sepanjang 2027, sebelum layanan resmi beroperasi pada 2028.

Tak hanya itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan jalur penghubung dari Terminal Gringsing menuju Kawasan Industri Terpadu Batang. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mempercepat mobilitas pekerja, memperlancar distribusi logistik, sekaligus mengurangi potensi kemacetan di kawasan industri yang terus berkembang.

Melalui pengembangan Trans Jateng beserta jaringan shuttle pendukungnya, Pemerintah Kabupaten Batang optimistis sistem transportasi publik akan semakin modern dan terintegrasi. Kehadiran layanan ini diharapkan menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat daya saing kawasan industri, meningkatkan kunjungan wisata, serta memberikan pelayanan transportasi yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Batang.

Komentar

Tampilkan

No comments:

TERKINI