googlesyndication.com


Pekalongannews, BATANG - Kapolres Batang, AKBP Saufi Salamun mengungkapkan bahwa berita penculikan anak yang beredar di media sosial adalah hoax dan meminta masyarakat tetap waspada. Ia juga menyediakan tips dan trik untuk menghindari aksi penculikan. 

"Walaupun berita ini tidak benar, kami dari kepolisian tetap memberikan peringatan kepada orang tua dan sekolah untuk selalu waspada," ujarnya. 

Kapolres juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan tindakan yang mencurigakan di sekitar lingkungan rumah maupun sekolah. Ia juga mengajak anak-anak untuk tidak mudah akrab dengan orang asing dan berteriak meminta pertolongan jika ada pemaksaan. 

Menanggapi hal ini, Polres Batang sudah melakukan berbagai upaya untuk mencegah aksi penculikan anak. Polsek dan Polres sudah melakukan pendekatan ke sekolah untuk memastikan bahwa orang yang menjemput anak benar-benar orang yang dikenal. 

"Sampai saat ini belum ada laporan penculikan anak yang masuk ke Polres Batang," jelas Kapolres. 

AKBP Saufi Salamun mengatakan bahwa situasi saat ini masih terkendali dan aman, namun tidak boleh lengah. Ia juga meminta Disdikbud dan sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai hal ini. 

Call center 110 Polri juga siap 24 jam untuk menerima aduan dan laporan masyarakat, tidak hanya terkait penculikan anak tetapi juga semua gangguan keamanan. 

"Jadi, jangan ragu untuk menghubungi kami jika ada kebutuhan," tutup Kapolres.

 
Top