0 Comment
INACRAFT menjadi awal kebangkitan ekonomi di Kota Pekalongan dan Indonesia
Kota Pekalongan - Sebanyak 155 pengrajin batik dan kraft Kota Pekalongan direncanakan mengikuti International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2023 di Jakarta.

INACRAFT sendiri merupakan pameran industri kerajinan terbesar di Asia Tenggara yang menampilkan produk kerajinan hasil kreasi para pelaku UMKM di Tanah Air.

Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) Kota Pekalongan, Romi Oktabirawa mengatakan sebanyak 50 pengrajin telah siap menjadi peserta mandiri atau atas biaya sendiri.

Sedangkan sisanya atau sebanyak 105 perajin lainya akan didukung oleh pemda maupun BUMN yang selama ini menjadi mitra pembina seperti Pertamina, Askes dan masih banyak lainya.

"Untuk tahun ini kuota kita ada sekitar 55 dan hari ini untuk peserta mandiri agendanya sosialisasi serta pengundian stand," ungkap dia, Senin (18/7/2022).

Romi menjelaskan penyelenggaraan INACRAFT kali berbeda dengan sebelumnya karena sudah mengusung konsep go digital menggunakan dua sistem yakni online dan offline atau hybrid.

"Jadi selain diselenggarakan secara offline, INACRAFT juga digelar online sehingga masyarakat bisa membeli produknya secara langsung maupun online," jelasnya.

Romi menyebut penyelenggaraan INACRAFT dilakukan dua kali kegiatan yakni yang pertama di Oktober 2022 dan Maret 2023.

Adapun tujuanya, lanjut dia, mengenalkan konsep baru mulai dari go digital, go education bahkan mungkin juga go metaverse karena tuntutan pasar agar lebih mengena.

Sementara itu Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid berharap INACRAFT menjadi awal kebangkitan ekonomi di Kota Pekalongan dan Indonesia.

"Setelah dua tahun, INACRAFT pada tahun ini menjadi kebangkitan ekonomi terutama di sektor batik, di sektor craft dan lain-lain tidak hanya di Kota Pekalongan tapi juga di Indonesia,"katanya.

Post a Comment Blogger

 
Top