0 Comment
Kamera Analog senantiasa mempunyai tempat tertentu di hati para penggemar fotografi.
Dalam dunia fotografi teknologi yang mutahir serta kebutuhan pasar membuat kamera digital terus menjadi laris manis di pasaran. Walaupun begitu, kamera analog juga senantiasa mempunyai tempat tertentu di hati para penggemar fotografi. 

Memakai kamera analog ini jelas berbeda dengan kamera digital kamera analog, untuk mengintip objek harus menggunakan viewfinder, tidak ada fitur auto, bahkan membutuhkan proses yang lumayan panjang untuk melihat hasil jepretan. 

Untuk membuat foto dengan kamera analog, hal pertama yang harus disiapkan adalah kamera analog lengkap dengan film kita harus paham betul cara untuk memasang film dengan benar, sebab roll film ini sangat sensitif serta jika salah maka film tidak bisa digunakan karena telah terbakar. 

Untuk mengawali memotret dengan kamera analog, hal yang harus diperhatikan adalah pengaturannya. Menggunakan kamera analog harus berani meninggalkan mode auto pada lensa maupun kamera. Tidak ada lagi yang namanya mengatur ISO, shutter speed, diafragma, apalagi mengatur ketajaman lensa dengan mode auto fix. Seluruhnya bergantung dengan feeling serta ilmu fotografi yang dimiliki. 

Dalam sebuah roll film hanya memiliki 36 kesempatan untuk menghasilkan gambar. Jadi tidak bisa asal jepret jika ingin menghemat film. Untuk memproses hasilnya pun harus dengan hati- hati untuk melepas film dari kamera secara aman. Bila sedikit saja terkena cahaya maka dapat merusak hasil jepretan. 

Walaupun saat ini kamera digital sudah merajalela, akan tetapi masih ada studio foto yang bisa menangani pengembangan film hingga proses cetaknya. Untuk mencetak hasil jepretan, sebaiknya di bawa studio foto jika tidak ingin ribet. 

Sebenarnya bisa untuk mencetak sendiri ataupun mencuci sendiri tapi hal ini pasti membutuhkan banyak pengalaman dan biaya yang tidak sedikit buat membeli peralatan serta bahan kimianya. Terlebih untuk memproses foto ini memerlukan ruangan yang gelap dan kedap cahaya dan hanya diterangi oleh cahaya merah saja. 

Sehabis roll film dicuci akan bisa mendapatkan hasil negatifnya. Dari roll negatif ini bisa mulai mencetak hasil jepretan dalam sebuah foto yang bisa dinikmati. 

Bila dibanding dengan memakai kamera digital, membuat foto dengan kamera analog mungkin terkesan butuh proses yang panjang, detail, dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tetapi terdapat sensasi seru saat mencoba kamera analog yang tidak bakalan didapatkan dari kamera digital, ialah terdapatnya element of surprise ataupun kejutan buat hasil fotonya.

Post a Comment Blogger

 
Top