0 Comment
Kota Pekalongan - Bertempat di lapangan Setono Jl. Kimangunsarkoro kelurahan Setono kecamatan Pekalongan Timur  kota Pekalongan telah dilaksanakan Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Sengkuyung Tahap II Tahun 2019 Kodim 0710/Pekalongan dengan tema Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, kamis 8/8/19.

Upacara Penutupan TMMD dihadiri langsung Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto sekaligus sebagai Irup dan secara resmi menutup TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2019 ditandai dengan penyerahan alat peralatan kerja dan penandatangan berita acara hasil TMMD dari Dandim kepada Walikota Pekalongan H.Saelany Mahfudz.

Amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakan Irup pada upacara penutupan TMMD Sengkuyung ke - 105 Tahap II  Tahun 2019  pada intinya bahwa dengan melalui TMMD, TNI bersama dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat agar bersama-sama melaksanakan proses percepatan pembangunan terhadap fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  

“Dengan melalui TMMD, TNI bersama dengan Pemerintah daerah dan segenap komponen masyarakat agar saling bahu membahu melaksanakan proses percepatan pembangunan terhadap fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat “. 

Dandim menambahkan, proses pembangunan fisik dan non fisik merupakan salah satu wujud yang mutlak bagi TNI dan Pemerintah khususnya kota Pekalongan sehingga dengan harapan kedepannya masyarakat dapat menikmati keberhasilan proses program TMMD dari akses jalan setelah dibangun akan menjadi lebih lancar dan masyarakat dapat beraktifitas dengan lebih nyaman dan tentunya kedepannya akan mencakup di semua wilayah kota Pekalongan.

“Kami berharap kedepannya masyarakat dapat menikmati dari program TMMD yang membuat akses jalan betonisasi sehingga masyarakat dapat beraktifitas dengan lancar dan aman dan tentu nantinya akan mencakup di semua wilayah kota Pekalongan” pungkasnya.

Sementara itu Walikota Pekalongan H. Saelany Mahcfudz mengungkapkan dirinya merasa puas dengan hasil kerja bersama antara masyarakat dengan TNI yaitu dalam program TMMD Sengkuyung artinya bahwa mereka sungguh – sungguh dalam membantu masyarakat dengan program fisik membuat jalan beton sehingga dapat memperlancar aktifitas dan laju perekonomian desa. Selain itu program non fisik TMMD mensosialisasikan tentang kemasyarakatan seperti penyuluhan KB, penyuluhan bahaya Narkoba dan lain - lain yang dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah program TMMD yang tadinya satu tahun dua kali menjadi tiga kali itu artinya pentingnya persatuan dan kesatuan sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang kumuh dapat terwujud dengan baik”, ungkap Saelany.

Post a Comment Blogger

 
Top