Miris, Inilah Penampakan Jembatan Bambu Yang Jadi Urat Nadi Perekonomian Warga

August 29, 2017
pekalongan-news.com
Jembatan bambu penghubung antara Desa Kalimanggis dengan Desa Kemiri, kondisinya memprihatinkan, padahal keberadaan jembatan ini sangat vital bagi perekonomian kedua desa yang berada di Kecamatan Subah, Kabupaten Batang
Kabupaten Batang
Miris, itulah kata yang tepat saat melihat kondisi jembatan bambu yang merupakan jalur penghubung dua desa, yakni Desa Klimanggis dan Desa Kemiri, kedua desa berada di Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.

Sebagai salah satu jalur penghubung yang mampu mempersingkat jarak tempuh, keberadaan jembatan bambu yang memiliki panjang 35 meter dan lebar 1,5 meter merupakan urat nadi ekonomi kedua desa namun keberadaanya masih belum tersentuh oleh perbaikan infrastruktur.
"Jembatan ini merupakan sarana penting bagi warga untuk menjangkau desa tetangga lebih cepat dan mudah namun hingga saat ini justru belum ada upaya untuk membangunya," ujar Babinsa Desa Kemiri, Sertu Sodik saat mengecek kondisi fisik jembatan, Selasa (29/8/17).
Senada dengan Sodik, salah satu warga Desa Kalimanggis, Sukirno mengatakan, jembatan penghubung kedua desa sangatlah membantu akses ekonomi bagu kedua warga desa.

Dengan adanya kenyataan tersebut, kata Sukirno, pembangunan penggantian jembatan gantung yang terbuat dari bambu menjadi jembatan yang lebih permanen sangatlah mendesak. 
"Ini akan sangat membantu ekonomi warga yang selama ini kesulitan akses karena jembatan yang ada masih mengandalakan jembatan darurat dari bambu," ucapnya.
Ia berharap agar pemerintah bisa segera merealisasikan pembangunan jembatan yang lebih bagus dan permanen sehingga aman digunakan bagi kedua warga desa untuk peningkatan perekonomian.
"Mudah-mudahan kesulitan kami dalam mengangkut hasil pertanian maupun hasil kebun yang selama ini menggantungkan jembatan bambu dapat didengar oleh pemerintah," tandasnya.

Share this

Related Posts