Dikeluhkan Petani, Babinsa Kodim 0736/Batang Turun Tangan Atasi Penyumbatan Irigasi Oleh Proyek Tol

August 29, 2017
pekalongan-news.com
Seorang Babinsa Desa Plelen, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang sedang melakukan pengecekan saluran irigasi yang tersumbat akibat dari pembangunan jalan tol yang melintasi wilayah pertanian 
Kabupaten Batang
Sejumlah irigasi dan saluran air yang biasanya lancar memasok air ke lahan persawahan milik petani dilaporkan tersumbat. Tersumbatnya irigasi dan saluran air tersebut diketahui akibat tertutup timbunan tanah dari proyek jalan tol yang melintasi areal persawahan di Kabupaten Batang. Pasiter Kodim 0736/Batang Kapten Inf Sipirno mengungkapkan hal tersebut saat menyikapi keluhan dari petani yang mengaku terganggu sawahnya tidak lagi mendapatkan pasokan air.
"Dilaporkan saluran irigasi atau gorong-gorong yang memasok air ke persawahan terhambat akibat tertimbun tanah urukan milik jalan tol, akhirnya petani dirugikan," ungkap Supirno, Senin (28/8/17).
Supirno mengatakan, pihaknya saat ini sudah memerintahkan kepada para Babinsa masing-masing wilayah untuk melakukan pengecekan ulang sekaligus pendataan lokasi irigasi atau saluran air yang mengalami masalah.

Ia menyebut, dalam waktu dekat akan melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) kabupaten batang untuk mengatasi persoalan tersebut agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.
"Kita akan lakukan koordinasi dengan pihak yang terkait agar persoalan ini bisa diselesaikan tanpa menimbulkan kerugian bagi petani atau warga sehingga nantinya program pemerintah tetap jalan namun tidak merugikan pihak lain," paparnya.
Seperti diketahui, pemerintah pusat melalui Kementrian Petanian sedang menggiatkan program Upaya Khusus (Upsus) swasembada pangan dengan fokus tiga komoditas yakni, padi, jagung dan kedelai (Pejale) sehingga persoalan di tingkat petani harus bisa diatasi.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Solehudin, salah seorang petani asal Desa Plelen, Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang yang mengaku lahan sawah miliknya dan warga lainya mengalami kekurangan pasokan air lantaran saluran air dan irigasi tersumbat.
"Saya khawatir ini akan menimbulkan dampak bagi tanaman padi yang bisa berpengaruh terhadap hasil panen nanti," ucap Solehudin.

Share this

Related Posts