0 Comment
Menjaga ketersediaan kebutuhan lebaran tetap aman dan terpenuhi, Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan melakukan pengecekan stok beras di Gudang Bulog Drive IV Bondansari, Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Senin (13/5/17).

Selain Gudang Bulog, Satgas Mafia Pangan juga melakukan pengecekan di Unit Pengolahan Gabah Beras (UPGB) dan mengecek ketersediaan LPG di PT Rodeso Pekalongan.

Di Gudang Bulog, Satgas mendapati beberapa sample beras dalam kemasan karung berukuran 15 kilo tidak sesuai bobot yang tertera atau seharusnya.
"Setelah kita cek dengan ditimbang memang ada beberapa yang tidak sesuai beratnya namun sesuai SOP yang ada di sini itu nanti akan dicek ulang. Apabila ada berat yang kurang maka akan ditambahkan lagi dengan membuka bungkusnya," ujar Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Agung Ariayanto didampingi Kasat Intelkam, AKP GN Simatupang.
Namun secara umum, kata Agung, kondisi beras bagus dan layak untuk dikonsumsi serta masih dalam kemasan yang utuh. Dan untuk sementara, lanjut Agung, ketersediaan stok beras di gudang sudah aman.
"Jumlahnya ada 9500 ton sesuai data yang kita terima," ungkap Agung.
Demikian juga dengan gula pasir kondisinya bagus masih terbungkus rapi, ada yang dikemas per satu kilo dalam bungkus plastik dan kondisinya juga masih bagus.

Sementara Kepala Gudang Bulog Drive IV Bondansari, Wahyono mengatakan, untuk ketersediaan beras 10 bulan kedepan dalam kondisi aman.

Ia menjelaskan, stok beras yang tersedia mencapai 9500 ton untuk memenuhi kebutuhan lebaran dan untuk beras Raskin atau Rastra masing-masing ada 801.720 kilogram.
"Untuk Raskin atau Rastra kita alokasikan yang bulan Maret dan April dengan serapan mencapai 70 persen," terang Wahyono.
Sedangkan untuk ketersediaan gula pasir, kata Wahyono, sebanyak 30 ton untuk memenuhi kebutuhan Kota Pekalongan yang masuk ke dalam program e-voucher.
"Jumlah 30 ton itu masuk baru bulan kemarin dan semuanya untuk kebutuhan Kota Pekalongan," tutur Wahyono.

Post a Comment Blogger

 
Top