0 Comment
Pekalongan News
Ransomware WannaCry, namun, ESET Indonesia mendeteksi kehadiran WannaCry di Indonesia, dan berhasil menaklukan ransomware ini saat mencoba menyerang komputer yang menggunakan antivirus ESETDok : Prosperita Eset Indonesia 
Jakarta 
Sampai saat ini belum terdata secara pasti berapa banyak perusahaan di Indonesia yang terkena serangan dari ransomware WannaCry, namun, ESET Indonesia mendeteksi kehadiran WannaCry di Indonesia, dan berhasil menaklukan ransomware ini saat mencoba menyerang komputer yang menggunakan antivirus ESET (13/05/2017).

Technical Consultan PT Prosperita – ESET Indonesia, Yudhi Kukuh menyikapi gelombang besar serangan WannaCry mengatakan “Operasi senyap dan masif yang dilakukan pengembang ransomware WannaCry menjadi peringatan bagi kita semua, bahwa kejahatan tidak pernah tidur.
"Ransomware WannaCry yang mulai terdeteksi tanggal 12 Mei 2017 sore waktu Indonesia barat, menjadikan keuntungan sendiri karena sebagian besar perusahaan sudah mematikan komputernya. Sementara kemampuan ESET dalam mendeteksi dan meng-update database pendeteksian beberapa jam setelahnya menguntungkan pengguna komputer untuk mendapatkan update database ESET terbaru pada Jumat malam, dan untuk yang bekerja pada hari Sabtu sudah terproteksi pada paginya, dan diharapkan pada hari senin saat kantor mulai beroperasi, semua pengguna ESET memiliki penangkalnya" tambah Yudhi.
Dunia dalam kehebohan besar ransomware WannaCry atau Wanna Decryptor telah melahirkan variant baru sejak ditemukan pertama kali oleh peneliti ESET pada bulan april 2017, WannaCryptor dikenal juga sebagai WCRY kali ini melakukan serangan dalam gelombang besar ke seluruh dunia, berbagai perusahaaan baik besar maupun kecil ikut menerima dampak dari ransomware berbahaya ini.

Ransomware ini memiliki ransom note dengan multi bahasa, setidaknya mendukung lebih dari 25 bahasa. WannaCry juga mengenkripsi semua file tanpa pandang bulu.

ESET mampu mendeteksi pada hari yang sama, kurang dari 24 jam sejak penyebaran pertamanya, penyebaran WannaCry ini unik bila dibandingkan dengan ransomware lain, ia memanfaatkan eksploitasi Windows yang diperoleh melalui eksploit NSA yang disebut EternalBlue yang sempat digunakan oleh kelompok Shadow Broker sebulan yang lalu. 

Eksploit NSA punya kemampuan melakukan penetrasi ke dalam mesin yang menjalankan Windows XP dengan mengeksploitasi kerentanan pada server Windows SMB.

Proses penyebaran masif disebabkan juga agresifitas ransomware yang terus bekerja secara terstruktur, misalnya  apabila salah satu komputer perusahaan terinfeksi oleh WannaCry, Worm pada ransomware akan mencari sendiri komputer yang rentan untuk diinfeksi, sehingga dalam waktu singkat WannaCry bisa meruntuhkan sebuah sistem atau jaringan dalam perusahaan. WannaCry menyerang berbagai perusahaan, bank, rumah sakit, telekomunikasi, layanan, kereta dan berbagai jenis organisasi lain. 

Di kesempatan yang sama Yudhi juga memberikan saran ampuh bagaimana menghadapi ransomware WannaCry, selain menggunakan ESET sebagai pelindung pertahanan, Salah satu solusi penting lain adalah melakukan patch windows. Khusus untuk Windows XP disarankan upgradre Windows karena patch sudah tidak tersedia dari Microsoft. Patching Windows tersedia di link berikut ini:

https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx


Tentang PT Prosperita Mitra Indonesia

PT Prosperita Mitra Indonesia adalah perusahaan yang memfokuskan bisnisnya pada distribusi software keamanan data, komputer dan jaringan Didirikan bersamaan dengan penunjukan ESET Headquarter di Slovakia pada tahun 2008 dan secara resmi menjadi wakil ESET untuk wilayah Indonesia dan Timor Leste, dan sejak itu dikenal sebagai PT Prosperita-ESET Indonesia.

Post a Comment Blogger

 
Top