0 Comment
pekalongan-news.com
Ketua Baznas Imam Suraji mengukuhkan 71 UPZ  baru di Ruang Kresna, Komplek Kantor Setda Kota Pekalongan
Kota Pekalongan
Ketua Badan Amil Zakat Nasioanal (Baznas) Kota Pekalongan, Imam Suraji mengatakan, target penerimaan zakat, infaq dan sodaqoh yang dikumpulkan sepanjang tahun 2017 nanti bisa lebih tinggi dari penerimaan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,5 miliar.
"Tahun lalu kita dapatkan Rp 1,5 miliar, semoga tahun ini bisa meningkat lebih tinggi," ucap Imam, Senin (10/4/17) saat pengukuhan Unit Penerima Zakat (UPZ) yang baru periode 2017-2021.
Imam mengaku realistis, kalau tidak bisa lebih tinggi dari penerimaan zakat tahun lalu, minimal angkanya masih tetap sama Rp 1,5 miliar.

Sebelumnya, Walikota Pekalongan, Alf Arslan Djunaid didampingi Ketua Baznas Imam Suiraji mengukuhkan 71 UPZ baru untuk masa tugas tahun 2017-2-2021.

Pengukuhan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekalongan Sri Ruminingsih di Ruang Kresna, Komplek Kantor Setda Kota Pekalongan.

Alf Arslan Djunaid atau Alex mengingatkan, usai dikukuhkan UPZ harus bisa lebih disiplin dalam mengumpulan dan penyetoran infaq atau sodaqoh dari para PNS di lingkungan pemerintah Kota Pekalongan.
"Saya minta UPZ yang baru untuk tidak telat menyetorkan hasil pengumpulan zakat, infaq dan sodaqoh ke rekening Baznas," pinta Alex.
Alex menyarankan Baznas Kota Pekalongan bisa bekerjasama dengan Dinas komunikasi dan informatika (Diskominfo) untuk trasparasi keuangan.

"Dengan adanya kerjasama untuk transparasi keuangan, masyarakat umum bisa mengecek dan mengawasi penggunaan uang untuk kebutuhan apa saja," ucap Alex.

Alex menambahkan, dana yang terkumpul rencananya akan digunakan untuk kemaslahatan umat dan warga.
"Kita akan bagikan Baznas 2017 pada saat pertengahan bulan puasa nanti," Ujar Walikota

Post a Comment Blogger

 
Top