0 Comment
Komisaris Bank Central Asia (BCA) Cyrillus Harinowo, Selasa (18/4/17), meresmikan bantuan infrastruktur Desa Wisata Kampung Batik Gemah Sumilir di Desa Gumawang, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. 

Hadir dalam acara peresmian, sejumlah petinggi BCA seperti General Manager Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Inge Setiawati, Kepala BCA Kantor Wilayah II Gunawan Budi Santoso dan Kepala BCA KCU Pekalongan Andreas Andy Christianto. 
Selain itu juga hadir Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, perwakilan Muspida, serta para seniman dan perajin batik di Kabupaten Pekalongan. Cyrillus mengatakan, bantuan infrastruktur yang juga disertai pembinaan kepada desa wisata Kampung Batik Gemah Sumilir merupakan bentuk kepedulian BCA terhadap kemajuan  masyarakat desa. 
"Hal serupa juga kami lakukan di Gunung Kidul yang sekarang lebih dikenal dengan Goa Pindul," ungkap Cryllus. 
Disebutkan Cyrillus, dulunya Gunung Kidul lebih dikenal sebagai daerah tertinggal, miskin dan identik dengan busung lapar.

Namun sekarang, lanjut Cyrillus, Gunung Kidul sudah bisa menjadi contoh kisah sukses desa wisata binaan BCA yang mampu membantu warga meningkatkan kesejahteraan.
"Saat ini, para pemuda yang tergabung di dalam organisasi karang taruna mampu menghasilkan pendapatan Rp 600 juta perbulan dari pengelolaan objek wisata Gua Pindul," terang  Cyrilus.
Cyrillus menjelaskan, bantuan desa wisata itu tidak hanya berupa bantuan tunai dan infrastruktur saja. Namun warga juga diberi pelatihan pelayanan yang terbaik.
"Jadi setelah mereka kami latih, nantinya pengunjung akan lebih merasa nyaman dan betah di sini. Sedangkan misal infrastruktur suatu desa wisata, harus ada WC yang terbaik di situ," terangnya.

Post a Comment Blogger

 
Top