0 Comment
Sebut Empat Kecamatan Rawan Bencana Alam, Bupati Gekar Apel Kesiapsiagaan
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengecek satu persatu kesiapan peralatan personil dan relawan dari Tim Kesiapsiagaan bencana alam
Kabupaten Pekalongan
Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menyebut, dari 19 Kecamatan yang rawan bencana alam di Kabupaten Pekalongan terdapat empat Kecamatan yang paling berpotensi terjadi bencana alam.
"Kecamatan yang paling ekstrim mendapatkan bencana alam sudah kita beri arsiran merah seperti Kecamatan petungkriyono, Lebak barang, Kandangserang dan Paninggaran," ungkap Bupati usai Apel Kesiapsiagaan bencana alam, Selasa (27/12/16).
Menurut Bupati, bencana alam banjir, angin dan longsor paling sering terjadi kawasan empat Kecamatan tersebut.
Perkembangan terakhir, kata Bupati, untuk Kecamatan Petungkriyono sekarang sudah tidak lagi terisolir lagi masyarakat di dua Desa yang beberapa waktu lalu terkena dampak bencana longsor.
"Kita masih ada satu lokasi di Kecamatan KandangSerang, tepatnya di Klasem yang terdapat tujuh rumah rawan longsor. Meski belum terjadi akan kita antisipasi," ujarnya.
Nantinya apakah ada relokasi atau aktivasi lagi jalan Desa yang sempat ditutup penggunaanya tersebut ataukah akan dialihkan, pihaknya masih mencari solusi yang terbaik.

Namun yang terpenting, kata Bupati, adalah adanya prinsip dari aspek ketersediaan anggaran dan aspek ketersediaan sumber daya manusianya.
"Kita sudah siap, tinggal nanti cari waktu yang tepat untuk melibatkan masyarakat untuk memutuskan melalui dialog dan diskusi. Kepenginya seperti apa," kata Bupati.
Asip mengatakan, yang paling ideal itu keinginan datang dari masyarakat dan berbasis masyarakat. Serta bukan dari keinginan kita.
"Ini akan membutuhkan waktu. Kalau nanti yang dipilih itu relokasi tentu akan kita pikirkan dan segera akan kita alokasi-kan," tegasnya.

Post a Comment Blogger

 
Top