0 Comment
Diduga karena asal mengerjakan proyek, sebuah bangunan di depan Puskesmas di Jalan Jlamprang gang 5 Kelurahan Krapyak Kidul yang rencananya akan dijadikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) ambruk rata dengan tanah.
Tiga orang pekerja bangunan, Baris (66 th), Suwarno ( 54 th) dan Triyono (40 th), semuanya warga Kelurahan Bandengan selamat dari peristiwa yang terjadi, Minggu (4/12/12) pukul 12.00 WIB.

Diduga ambruknya bangunan IPAL tersebut terjadi pada saat pengerukan lobang untuk menaruh tabung atau tanki limbah.
Kuat dugaan karena keteledoran pihak pelaksana proyek yang tidak menaruh kontruksi cor 'cakar ayam' sebagai penguat pondasi bangunan, akirnya bangunan IPAL pun runtuh.
Menurut laporan kepolisian, ada beberapa kesalahan yang dilakukan oleh pihak pelaksana proyek yang dikerjakan oleh PT CMC dari Jakarta.
"Bangunan IPAL tersebut sangat tidak layak karena sedari awal sudah diketahui karena tidak adanya cor cakar ayam sebagai penguat pondasi namun tetap nekad diteruskan," kata sumber dari kepolisian.
Selanjutnya, kesalahan PT CMC Jakarta sebagai pelaksana proyek, tidak adanya papan pagu atau papan pengumuman pengerjaan proyek.
"Selain itu, kesalahan lainnya seperti pihak pemegang tender melimpahkan atau mengesubkan proyek tersebut kepada pihak lain," ucap sumber dari kepolisian.
Diketahui,  proyek pembuatan IPAL di Puskesmas Krapyak Kidul, Kota Pekalongan merupakan proyek dari pemerintah pusat yang nantinya akan di-jadikan sebagai unit pengolah limbah kotoran manusia menjadi gas.

Post a Comment Blogger

 
Top