Pekalongannews - Huawei memperkenalkan ponsel lipat terbarunya, Huawei Mate X7, dalam acara Media Roundtable di Jakarta. Dari sesi hands-on singkat, perangkat ini mencoba memadukan fungsi smartphone dan tablet dalam satu bodi ringkas.
Mate X7 membawa dua layar. Saat dilipat, layar cover berukuran 6,49 inci hadir dengan rasio yang proporsional, sehingga tetap nyaman untuk mengetik pesan, membuka aplikasi, atau berselancar seperti memakai ponsel biasa.
Mate X7 membawa dua layar. Saat dilipat, layar cover berukuran 6,49 inci hadir dengan rasio yang proporsional, sehingga tetap nyaman untuk mengetik pesan, membuka aplikasi, atau berselancar seperti memakai ponsel biasa.
Ketika dibentangkan, layar utama melebar hingga 8 inci, memberikan ruang lega untuk membaca artikel, menonton video di YouTube, hingga membuka media sosial.
Layar besarnya juga mendukung fitur Split Screen dan Multi Window. Dua aplikasi bisa berjalan berdampingan dalam satu tampilan, cocok untuk kebutuhan produktivitas ringan seperti membuka dokumen sambil mencari referensi di browser.
Dari sisi desain, Mate X7 membawa modul kamera dengan konsep Time Space Gate, berbentuk kotak melengkung dengan empat lensa tersusun 2x2 serta branding XMAGE di dalamnya. Engselnya terasa solid saat dibuka dan ditutup, tanpa kesan ringkih. Perangkat ini juga sudah mengantongi ketahanan IP58 dan IP59, yang membuatnya tahan debu dan air. Dalam demo singkat, ponsel bahkan tetap berfungsi normal meski dimasukkan ke dalam wadah berisi air.
Huawei menyediakan tiga pilihan warna: Nebula Red, Black, dan Brocade White. Varian Nebula Red dan Black menggunakan material vegan leather, sementara Brocade White hadir dengan tekstur woven brocade yang memberi kesan unik.
Hingga kini, Huawei belum mengungkap harga resmi Mate X7 di Indonesia. Dengan desain premium dan fitur layar lipat yang makin matang, menarik ditunggu apakah ponsel ini mampu bersaing di pasar foldable yang kian ramai.
Layar besarnya juga mendukung fitur Split Screen dan Multi Window. Dua aplikasi bisa berjalan berdampingan dalam satu tampilan, cocok untuk kebutuhan produktivitas ringan seperti membuka dokumen sambil mencari referensi di browser.
Dari sisi desain, Mate X7 membawa modul kamera dengan konsep Time Space Gate, berbentuk kotak melengkung dengan empat lensa tersusun 2x2 serta branding XMAGE di dalamnya. Engselnya terasa solid saat dibuka dan ditutup, tanpa kesan ringkih. Perangkat ini juga sudah mengantongi ketahanan IP58 dan IP59, yang membuatnya tahan debu dan air. Dalam demo singkat, ponsel bahkan tetap berfungsi normal meski dimasukkan ke dalam wadah berisi air.
Huawei menyediakan tiga pilihan warna: Nebula Red, Black, dan Brocade White. Varian Nebula Red dan Black menggunakan material vegan leather, sementara Brocade White hadir dengan tekstur woven brocade yang memberi kesan unik.
Hingga kini, Huawei belum mengungkap harga resmi Mate X7 di Indonesia. Dengan desain premium dan fitur layar lipat yang makin matang, menarik ditunggu apakah ponsel ini mampu bersaing di pasar foldable yang kian ramai.



No comments:
Post a Comment