1 Comment
 Tuding Pemerintah Kota Pekalongan Lamban Tangani Rob, DPRD Sodorkan 3 Rekomendasi, Ini Isinya
Dua warga Pekalongan Utara resah, setiap hari banjir rob  selalu menggenangi pemukiman tanpa tahu akan berakhir sampai kapan

Kota Pekalongan
Gerah dengan lambannya kinerja Pemerintah Kota Pekalongan dalam menangani persoalan bencana banjir rob membuat Ketua DPRD Kota Pekalongan Balqis Diab angkat bicara, sesuai hasil rekomendasi yang telah ia terima, pihaknya meminta kepada Pemkot untuk segera menetapkan kondisi tanggap darurat bencana serta melakukan evaluasi dan perencanaan menyeluruh secara terukur untuk mengatasi persoalan rob.

"Ini agar bencana rob tidak menjadi momen atau even berkelanjutan yang setiap saat terjadi di Kota Pekalongan," ucap Balqis, Kamis (17/6/16) siang kemarin.
Balqis berharap, penanganan rob agar bisa terpadu dan maksimal sehingga rob tidak ada lagi di Kota Pekalongan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisi C DPRD Kota Pekalongan, Sudjaka Mertana mengatakan, usai melakukan rapat kerja dengan beberapa intansi terkait tentang persoalan rob, kini pihaknya telah menyampaikan 3 rekomendasi kepada Ketua DPRD. Agar 3 hal tersebut bisa ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kota Pekalongan.
"tadi kita dengarkan banyak hal yang terkait dengan kondisi rob di wilayah utara. Maka kita telah sampaikan 3 rekomendasi kepada Ketua," ujar Anton, panggilan akrab Sudjaka Mertana.
Tiga rekomendasi tersebut antara lain, :
(I) , Agar pemerintah Kota Pekalongan segera menetapkan tanggap darurat bencana.

(II) , Penanganan rob secara konperensif dan menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak sehingga hasil yang didapat bencana rob tersebut semakin berkurang bukanya malah bertambah.

(III),  Pemerintah Kota Pekalongan untuk secepatnya menangani warga yang terdampak rob agar penderitaanya bisa teratasi dan sumber kehidupan dasar sehari-hari mereka bisa terselesaikan hingga bisa menjalani kehidupan normal seperti semula.

"Tiga hal tersebut telah kita rekomendasikan kepada Ketua DPRD untuk bisa ditindak lanjuti oleh Pemkot Pekalongan supaya kondisi di wilayah utara bisa pulih kembali," tuturnya.

Post a Comment Blogger

  1. ;-( ;-( sedih lihat nasib kota pekalongan yang tercinta seharusnya semua pihak peduli bukannya saling menyalahkan mau jadi apa kalo begitu terus...

    ReplyDelete

 
Top