googlesyndication.com

1 Comment
Selain Uang Tunai, BAZDA Kota Pekalongan Juga Beri Bantuan Sepatu Boot
Kesibukan pengurus BAZDA salurkan santunan kepada warga miskin, guru ngaji, penjaga masjid dan anggota ITMI


Kota Pekalongan
Badan Amal Zakat Daerah (BAZDA) Kota Pekalongan menyalurkan bantuan kepada fakir miskin, guru ngaji, penjaga masjid dan ITMI atau Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia di Kantor BAZDA, Kamis (23/6/16).

"Jumlah fakir miskin di Kota Pekalongan yang disantuni ada 6500 orang, guru ngaji yang bukan TPQ dan Madin ada 750 orang sedangkan penjaga masjid ada 110 orang," ungkap Sekrtaris BAZDA, Slamet Irfan.
Slamet Irfan menyampaikan, santunan yang diberikan kepada masing-masing penerima berupa uang tunai dengan besaran yang berbeda.

"Untuk fakir miskin BAZDA memberikan santunan sebesar Rp 50 ribu, guru ngaji Rp 150 ribu, penjaga masjid Rp 150 ribu dan anggota ITMI sebesar Rp 150 ribu," terang Slamet.
Tak hanya itu, menurut Slamet Irfan, santunan juga diberikan kepada fakir miskin berupa sepatu boot yang berada di wilayah Pekalongan Utara.
"Jumlahnya 4000 pasang sepatu boot untuk warga binaan BAZDA yang miskin. Mereka tersebar di Kecamatan Pekalongan Utara dan Barat," jelas Slamet.
Sepatu boot yang diberikan, lanjut Slamet, hanya untuk warga miskin yang terdampak rob saja.
"Penyalurannya melibatkan Kepala Kelurahan masing-masing. Hingga tepat sasaran karena menyesuaikan data di Kelurahan masing-masing," ujar Slamet.

Post a Comment

 
Top